Cara Lapor SPT Tahunan Online 2022 UMKM di e-SPT Formulir 1770

Menyikapi perkembangan penyebaran Virus Corona di Indonesia serta dalam rangka mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19, lapor SPT Tahunan online 2022. merupakan menjadi pilihan yang tepat. Begini cara lapor pajak bagi UMKM di e-SPT Formulir 1770.

DJP sendiri sebetulnya telah membuka lagi pelayanan perpajakan tatap muka per 15 Juni 2020 lalu dengan beberapa pembatasan.

Di antara pembatasan itu adalah konsultasi tatap muka harus terlebih dahulu membuat janji.

Dengan pembatasan tersebut, maka Wajib Pajak (WP) diharapkan bisa mengoptimalkan layanan perpajakan secara elektronik.

Terutama saat penyampaian Surat Penberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) untuk Tahun 2021 yang harus dilaporkan mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2022 bagi SPT Pribadi dan 1 Januari hingga 30 April untuk SPT Badan.

Penyampaian SPT Tahunan maupun Masa PPh secara elektronik dapat melalui e-Filing ataupun e-Form dan e-SPT di situs resmi Ditjen Pajak atau PJAP (Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan) mitra DJP yakni Klikpajak.id.

Layanan Daring DJP Lainnya

Wajib pajak tetap dapat berkonsultasi dengan Account Representative melalui telepon, email, chat, maupun saluran komunikasi daring lainnya.

Alamat unit kerja, alamat email, nomor telepon kantor maupun nomor telepon seluler unit kerja DJP dapat dilihat di www.pajak.go.id/unit-kerja.

Sedangkan Call center Direktorat Jenderal Pajak (Kring Pajak) melayani konsultasi melalui nomor telepon 1500200.

Bagi WP yang sudah akrab dengan media sosial, juga bisa melakukan konsultasi pajak lewat akun Twitter @kring_pajak dan Live Chat pada situs web www.pajak.go.id.

Untuk WP yang lebih memilih koresponden lewat email, bisa menghubungi alamat email: informasi@pajak.go.id untuk informasi perpajakan. Sedangkan untuk layanan pengaduan: pengaduan@pajak.go.id

Ketentuan lain terkait pelayanan perpajakan pada masa pencegahan penyebaran Covid-19 ada di laman www.pajak.go.id/covid19.

Kembali pada penyampaian SPT Tahunan untuk Tahun Pajak 2020 yang harus dilaporkan pada awal 2021, bagi Anda pelaku usaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), dapat melaporkan SPT secara daring melalui platform yang tersedia, baik dari DJP maupun PJAP mitra Ditjen Pajak.

Kali ini, Klikpajak by Mekari akan membahas cara lapor SPT Tahunan online 2021 untuk UMKM di e-SPT Formulir 1770.

Penjelasan Umum UMKM Sebelum Lapor SPT Tahunan Online 2022

Tidak semua usaha dapat dikategorikan UMKM. Ada kriteria tertentu jenis usaha itu termasuk tergolong sebagai UMKM.

Golongan UMKM ini pun harus dilihat dari berbagai aspek, mulai dari jumlah pendapatan usahanya, hingga bagaimana operasional dari bisnis tersebut.

Berikut kategori usaha yang tergolong sebagai UMKM:

a. Kategori UMKM Berdasarkan Omzet

Kategori UMKM didasarkan dari berapa besar jumlah omzet yang didapatkan setiap tahunnya tertera dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM.

1. Kriteria Usaha Mikro

  • Kekayaan bersih/aset (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) maksimal Rp50.000.000 setahun
  • Hasil penjualan/omzet maksimal Rp300.000.000 setahun

2. Kriteria Usaha Kecil

  • Kekayaan bersih/aset (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) maksimal >Rp50.000.000 – Rp500.000.000
  • Hasil penjualan/omzet maksimal >Rp300.000.000 – Rp2.500.000.000

3. Kriteria Usaha Menengah

  • Kekayaan bersih/aset (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) maksimal >Rp500.000.000 – Rp10.000.000.000
  • Hasil penjualan/omzet maksimal >Rp2.500.000.000 – Rp50.000.000.000

Selengkapnya baca di sini tentang kewajiban pajak UMKM, tarif pajak UMKM dan cara menghitung pajak UMKM.

b. Kategori UMKM Berdasarkan Skala Usaha

Kategori UMKM juga dapat dibedakan berdasarkan skala usahanya, diantaranya:

1. Kategori Skala Usaha Mikro

  • Tempat usaha tidak menetap atau bisa berpindah-pindah
  • Jenis produk yang dijual dapat berubah sewaktu-waktu
  • Belum memiliki izin usaha
  • Tidak memiliki NPWP
  • Belum melakukan pencatatan keuangan
  • Masih mencampur keuangan pribadi dan hasil usaha
  • Belum ada akses ke bank, tapi memanfaatkan pinjaman non-bank

Baca Juga : Belum Punya NPWP? Begini Cara Membuat NPWP Online

2. Kategori Skala Usaha Kecil

  • Tempat usaha sudah menetap
  • Jenis produk yang dijual tidak mudah berubah
  • Sudah memiliki pengalaman berusaha
  • Memiliki izin usaha
  • Memiliki NPWP
  • Mengelola administrasi keuangan sederhana
  • Memisahkan keuangan pribadi dan uang hasi usaha
  • Dapat mengakses modal ke bank maupun non-bank

Ingat, lapor SPT Tahunan online harus pakai EFIN. Belum punya EFIN? Begini cara mendapatkan EFIN Pajak online.

3. Kategori Skala Usaha Menengah

  • Tempat usaha sudah menetap
  • Jenis produk sudah tetap
  • Memiliki NPWP perusahaan
  • Memiliki izin usaha atau mendirikan perusahaan
  • Punya SDM yang berpendidikan
  • Memiliki manajemen SDM sesuai fungsi dan tugas masing-masing
  • Melakukan administrasi keuangan dengan sistem akuntansi
  • Memiliki akses modal ke perbankan maupun non-bank
  • Melakukan pengelolaan organisasi perburuhan

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Jenis SPT Formulir 1770 untuk Lapor SPT Tahunan Online UMKM

SPT Tahunan Orang Pribadi (OP) formulir 1770 adalah jenis SPT yang digunakan oleh WP yang memiliki penghasilan:

  • Dari usaha/pekerjaan bebas
  • Dari satu atau lebih pemberi kerja
  • Dikenakan PPh Final dan/atau bersifat Final dan/atau
  • Dalam negeri lainnya dan luar negeri

Surat Pemberitahuan atau yang disebut SPT adalah surat yang oleh WP gunakan untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak atau bukan objek pajak dan harta.

Kewajiban ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan Pasal 1 angka 4 PER-02/PJ/2019 tentang Tata Cara Penyampaian, Penerimaan, dan Pengolahan Surat Pemberitahuan.

SPT sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berbentuk dokumen elektronik, atau formulir kertas (hard copy).

Pasal 3 ayat (2) PER-02/PJ/2019 tentang Tata Cara Penyampaian, Penerimaan, dan Pengolahan Surat Pemberitahuan.

Note: Berkas yang Harus Disiapkan Jadi Persyaratan Lapor SPT Badan Terbaru

Jika Anda bertanya, apakah perbedaan antara e-Filing dan e-SPT?

Kalau e-Filing juga digunakan untuk penyampaian spt secara online, mengapa WP masih menggunakan e-SPT?

Jawabnya, e-SPT adalah aplikasi pengisian SPT yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Sedangkan e-Filing adalah suatu cara penyampaian SPT yang dilakukan secara online yang real time melalui laman Ditjen Pajak atau ASP mitra DJP yakni Klikpajak.id.

Singkatnya, e-SPT adalah medianya. Adapun e-Filing adalah cara penyampaiannya. Jadi antara e-SPT dan e-Filing saling berkaitan erat.

e-SPT digunakan untuk mengolah data WP, dan e-Filing hanya digunakan untuk penyampaian.

Dengan begitu e-Filing memudahkan WP dalam penyampaian tidak perlu ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

e-SPT atau e-Form berbentuk file dengan ekstensi .xfdl yang pengisiannya dapat dilakukan secara offline menggunakan aplikasi Form Viewer yang DJP.

Setelah SPT tahunan dibuat secara offline, WP bisa langsung mengunggah atau upload SPT secara online via DJP Online.

Jangan bingung saat lupa EFIN, ini solusinya jika lupa eFin.

SPT Tahunan Online 2021, Cara Lapor SPT UMKM di e-SPT Formulir 1770Contoh formulir SPT Tahunan onlien 2021 UMKM formulir 1770

Baca Juga : Panduan Lengkap Membuat NPWP Badan: Syarat, Formulir, Cara Daftar NPWP Online

Cara Lapor SPT Tahunan Online 2022 UMKM di e-SPT Formulir 1770

Bagi Wajib Pajak Pribadi UMKM, sebelum melaporkan SPT Tahunan online 2022 UMKM di e-SPT, ada sejumlah tahapan yang harus dilakukan dan diperhatikan, yakni:

a. Menginstal e-SPT

Agar WP bisa mengakses e-SPT dengan lancar, pastikan perangkat mumpuni dengan kondisi seperti berikut:

  • Perangkat keras (hardware)
  • Processor: minimal Pentium III
  • RAM: 32 Mb RAM
  • Harddisk: Free Space 40 Mb
  • Flashdisk/Harddisk Eksternal
  • Koneksi internet yang menunjang
  • Perangkat lunak (software)
  • Microsoft Windows: minimal XP
  • Microsoft Access: minimal Microsoft Office 2003

b. Kebutuhan sistem 

  1. Pastikan Kebutuhan Sistem sudah dipenuhi oleh komputer/ laptop WP
  2. Silakan unduh file installer e-SPT dari situs www.pajak.go.id atau dari KPP Pratama/KP2KP terdekat
  3. Jalankan file-file installer sampai selesai (installation complete) sesuai dengan urutannya
  4. Pastikan Regional Setting komputer/laptop Anda sudah Indonesia
  5. e-SPT sudah siap untuk dijalankan

c. Setting awal e-SPT 

  1. Koneksi ke Database Pilih DSN dengan nama “db1771_2010”
  2. Input NPWP Hanya dilakukan pada saat database dibuka untuk pertama kali
  3. Input Profil WP Data Profil WP bisa di-update kecuali untuk bagian NPWP
  4. Login Aplikasi User Name: Administrator Password: 123
  5. Memutakhirkan Tarif Pilih “Setting Tarif” dari menu “Utility”. Pastikan Tarif PPh Badan yang tercantum 25%.

Namun bagi WP Badan UMKM, tidak perlu melakukan tahap install e-SPT saat melaporkan SPT Tahunan di e-SPT Klikpajak.

Langkah selanjutnya, silakan input data e-SPT. WP Orang Pribadi (OP) yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dan WP Badan di Indonesia wajib menyelenggarakan pembukuan.

Untuk sumber data SPT:

  • Neraca/Laporan Posisi Keuangan
  • Data mengenai harta, kewajiban, dan modal

Dalam e-SPT, WP diwajibkan memasukkan laporan Laba – Rugi. yakni data mengenai penghasilan dan biaya, serta penjualan dan pembelian.

Sumber data lainnya yang harus dimasukkan ke e-SPT misalnya data susunan Pengurus/Komisaris.

Setelah sumber data SPT tersedia maka sudah bisa dilakukan input data pada e-SPT. Petunjuk pengisian bisa dilihat pada file user manual e-SPT dalam format PDF yang termasuk dalam paket instalasi.

Langkah-langkah pelaporan e-SPT

  1. Pilih Tahun Pajak yang akan dibuat file CSV-nya
  2. Simpan file CSV pada folder khusus untuk mempermudah pengarsipan  Disarankan untuk TIDAK mengubah nama file CSV hasil dari e-SPT

Berikut tutorial langkah-langkah cara lapor SPT Tahunan Pribadi dan SPT Tahunan Badan:

Aturan Baru Sanksi Tidak/Telat Lapor SPT Pajak

DJP telah menentukan kapan batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) maupun PPN.

WP yang tidak lapor atau terlambat melakukan pelaporan pajak, harus bersiap menghadapi sanksi atau denda keterlambatan.

Sebelumnya, pengenaan sanksi terlambat dan kurang bayar pajak sebesar 2% per bulan dalam Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP) No. 6/1983 yang diubah dengan UU 16/2009.

Namun ketentuan diubah dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, menjadi disesuaikan dengan tingkat atau tarif suku bunga acuan per bulan.

Hasil penghitungan sanksi telat lapor SPT dan kurang bayar pajak terbaru pengenaan sanksi terkait pelaporan SPT jumlahnya bisa lebih rendah dibanding sanksi sebelumnya.

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Tak perlu bingung kapan waktunya harus bayar lapor pajak untuk menghindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak.

Lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Lebih Mudah Urus Perpajalan Lainnya di Klikpajak.id

Karena Klikpajak.id memiliki fitur lengkap dan terintegrasi, mulai dari menghitung, membayar dan melaporkan pajak hanya dalam satu platform yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana pun Anda berada.

Sistem Klikpajak akan membantu Anda menghitung kewajiban perpajakan Anda dengan akurat, sehingga menghindari adanya kesalahan penghitungan yang dapat merugikan.

Berikut fitur lengkap Klikpajak lainnya yang semakin membuat urusan administrasi perpajakan Anda lebih efektif dan efisien.

Kategori : Berita Regulasi

PUBLISHED01 Dec 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: