Batas Waktu Pembayaran Pajak untuk Wajib Pajak Badan

Bukan hanya lapor pajak saja yang ada tanggal jatuh temponya, bayar pajak juga demikian. Lalu, kapan batas waktu pembayaran pajak bagi Wajib Pajak Badan (WP Badan)? Klikpajak by Mekari akan mengulas batas waktu pembayaran pajak WP Badan buat Sobat Klikpajak

Arti dari Jatuh Tempo atau Batas Waktu Pembayaran Pajak

Setiap Wajib Pajak Badan pada dasarnya memiliki kewajiban untuk melakukan pembayaran dan penyetoran pajak terutang.

Sebagai pebisnis, Sobat Klikpajak perlu mengetahui tanggal jatuh tempo atau batas waktu pembayaran dan penyetoran pajak agar pelaksanaannya tepat waktu.

Wajib Pajak akan dikenakan sanksi maupun denda jika terlambat melakukan pembayaran atau pelaporan pajak sesuai ketentuan yang belaku.

Setiap jenis pajak memiliki batas waktu yang berbeda-beda.

Kemungkinan masih terjadi kekeliruan pada sebagian Wajib Pajak Badan mengenai penetapan tanggal jatuh tempo.

Oleh karena itu, pemahaman akan batas waktu menjadi penting bagi Sobat Klikpajak wajib pajak agar terhindar dari sanksi keterlambatan pembayaran pajak terutang.

Definisi jatuh tempo adalah batas waktu pembayaran atau penerimaan sesuatu dengan yang telah ditetapkan.

Aturan lebih lanjut mengenai pembayaran dan penyetoran pajak memiliki tanggal jatuh tempo tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 80/PMK.03/2010.

Ingat, sebelum melakukan berbagai aktivitas perpajakan, setiap perusahaan wajib punya NPWP Badan.

Jatuh Tempo atau Batas Waktu Pembayaran Pajak jika Bertepatan dengan Hari Libur

Saat ini, setiap Wajib Pajak wajib membayar atau menyetor pajak yang terutang dengan menggunakan Surat Setoran Elektronik (SSE) ke kas negara secara online melalui laman djponline.

Berikut ini adalah batas waktu pembayaran pajak:

Jenis Pajak Batas Waktu Pembayaran
PPh Pasal 21 Tanggal 10 bulan berikutnya
PPh Pasal 22 Tanggal 10 bulan berikutnya
PPh Pasal 23 Tanggal 10 bulan berikutnya
PPh Pasal 25 Tanggal 15 bulan berikutnya
PPh Pasal 15 Tanggal 10 bulan berikutnya
PPh Pasal 4 Ayat 2 Tanggal 10 bulan berikutnya
PPN Akhir bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir dan sebelum SPT masa PPN disampaikan.

Apabila tanggal jatuh tempo pembayaran dan penyetoran pajak bertepatan dengan:

  • Hari libur termasuk hari Sabtu atau hari libur nasional (termasuk penyelenggaraan Pemilihan Umum dan cuti bersama), maka pembayaran dan penyetoran pajak dapat dilakukan pada hari kerja selanjutnya.

Batas Waktu Pembayaran Pajak Badan: Pengusaha Wajib Tahu

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Sanksi Terlambat Batas Waktu Pembayaran Pajak atas Badan

Jika Sobat Klikpajak terlambat atau tidak tepat waktu membayar dan menyetorkan pajak, maka akan dikenakan sanksi administrasi yang besar tarifnya didasarkan pada tingkat suku bunga acuan bank Indonesia dan ditentukan oleh Kementerian Keuangan.

Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Undang-undang ini dikenal sebagai UU sapu jagad atau biasa disebut omnibus laa karena berisi perubahan pasal-pasal dalam peraturan perundang-undangan sebelumnya, mulai dari tentang ketenagakerjaan, investasi, hingga perpajakan dan lainnya.

Keterlambatan dihitung dari tanggal batas waktu pembayaran sampai dengan tanggal pembayaran dan bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan.

Kantor Pajak akan mengeluarkan Surat Tagihan Pajak (STP) atas keterlambatan bayar pajak dan Sobat Klikpajak harus melunasi dalam jangka waktu 1 bulan sejak tanggal diterbitkan.

Temukan cara buat Bukti Potong & lapor SPT PPh 23/26 lebih cepat dengan tarik data langsung dari laporan keuangan online hanya di e-Bupot Klikpajak. Coba & buktikan sekarang!

Contoh:

  • PT AAA melakukan kewajiban penyetoran PPh Pasal 21 bulan April 2021 sebesar Rp17.000.000, yang disetorkan pada tanggal 12 Mei 2021

Apakah PT X dikenakan sanksi atas penyetoran pajak tersebut?

Jawaban:

Tanggal jatuh tempo penyetoran PPh Pasal 21 adalah tanggal 10 bulan berikutnya, akan tetapi karena pada tanggal 12 Mei 2021 jatuh pada hari Sabtu, maka jatuh tempo penyetoran bergesar menjadi tanggal 14 Mei 2021.

Jika dilihat pada contoh kasus, PT X melakukan penyetoran PPh Pasal 21 tepat pada tanggal jatuh tempo sehingga tidak dikenakan sanksi bunga.

  • PT BBB melakukan kewajiban penyetoran PPh Pasal 25 bulan April 2021 sebesar Rp52.000.000, yang disetorkan pada tanggal 18 Mei 2021.

Apakah PT Z dikenakan sanksi atas penyetoran pajak tersebut?

Jawaban: Tanggal jatuh tempo penyetoran PPh Pasal 25 adalah tanggal 15 bulan berikutnya.

Jika dilihat pada contoh kasus, PT Z melakukan penyetoran PPh Pasal 25 melebihi batas ketentuan, yaitu melewati tanggal 15 sehingga PT Z dikenakan sanksi bunga administrasi pajak sebesar yang ditetapkan Kemenkeu setiap bulannya

Keterlambatan satu hari ini dibulatkan ke atas menjadi satu bulan sehingga sanksi administrasi berupa bunga adalah tarif sanksi bunga administrasi pajak Kemenkeu  x 1 bulan x Rp52.000.000.

Batas Waktu Pembayaran Pajak Badan: Pengusaha Wajib Tahu

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Aturan Tarif Sanksi Pajak Terbaru

Perlu diingat, aturan pengenaan sanksi denda telat lapor atau bayar pajak sudah berubah.

Terbaru, ketentuan tarif sanksi pajak ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Berlaku tarif bunga sanksi administrasi pajak yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan yang perhitungannya mengacu pada suku bunga bank sentral Indonesia (Bank Indonesia/BI 7 days repo reserve rate).

Tarif bunga sanksi administrasi pajak yang ditetapkan Kementerian Keuangan ini digunakan sebagai dasar untuk menghitung besar sanksi pajak yang akan dikenakan pada wajib pajak yang tidak memenuhi ketentuan perpajakan berlaku.

“Jadi, tarif sanksi denda ini akan berbeda-beda setiap bulannya tergantung besar tarif bunga sanksi administrasi pajak yang ditetapkan Menkeu.”

Setiap pembayaran dan pelaporan SPT pajak ada batas waktunya

Untuk menghindari sanksi denda telat bayar pajak ataupun terlambat lapor SPT pajak, Klikpajak menyediakan kalender saku di Kalender Klikpajak.

Sobat Klikpajak dapat mengecek jadwal lapor ataupun bayar pajak kapan saja lebih mudah dan terhindar dari sanksi denda akibat terlambat bayar dan lapor pajak.

Jadi, sebelum sanksi atau denda pajak menghampiri, selalu ingat batas waktu pembayaran pajak dengan kalender pajak dari Klikpajak ini, ya!

Buat Kode Billing Langsung Bayar Pajak di e-Billing Klikpajak

Demikian pembahasan tentang Batas Waktu Pembayaran Pajak beserta Sanksi Keterlambatan yang dikenakan.

Agar terhindar dari sanksi denda telat bayar karena melewati batas waktu pembayaran pajak, gunakan aplikasi pajak online e-Billing Klikpajak by Mekari.

Ingat, sebelum bayar atau setor pajak ke kas negara, Sobat Klikpajak harus membuat yang namanya Kode Billing dari DJP terlebih dahulu sebagai syarat bayar pajak.

Setelah mendapatkan Kode Billing dari DJP, selanjutnya membayar/menyetor pajak melalui ATM, internet banking atau teller bank/pos persepsi.

Pengetahuan membayar pajak online bagi perusahaan mutlak diperlukan.

Karena dengan sistem bayar pajak online ini, proses pembayaran pajak Sobat Klikpajak akan menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih akurat.

“Tahukah? Kini Sobat Klikpajak dapat membuat Kode Billing sekaligus bayar billing-nya melalui virtual account bank hanya dalam satu platform di e-Billing Klikpajak.”

Klikpajak.id akan menerbitkan ID Billing Sobat Klikpajak resmi dari DJP dan Sobat Klikpajak dapat langsung membayar Pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.

Melalui e-Billing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Sobat Klikpajak mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

Setelah pembayaran pajak selesai, Sobat Klikpajak akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Langkah-Langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Billing di e-Billing

Batas Waktu Pembayaran Pajak Badan: Pengusaha Wajib Tahu

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Tahu Batas Waktu Pembayaran Pajak, Kelola Pajak Mudah & Cepat dengan Klikpajak

Itulah penjelasan batas waktu pembayaran pajak badan. Kini saatnya Sobat Klikpajak mengelola administrasi pajak bisnis dengan fitur lengkap dari Klikpajak by Mekari.

Jika bisa praktis, kenapa harus menggunakan cara-cara yang dapat menyita banyak waktu dan tenaga Sobat Klikpajak untuk urusan perpajakan?

Kami memahami bagaimana kompleksitas mengurus administrasi perpajakan perusahaan.

Oleh karena itu, Sobat Klikpajak dapat menemukan semua kemudahan mengurus dan melakukan administrasi perpajakan melalui Klikpajak yang memiliki fitur lengkap.

Klikpajak by Mekari adalah cara simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak, mulai dari menghitung, membayar dan cara lapor pajak dalam satu platform.

“Klikpajak akan menghitung kewajiban pajak dengan tepat dan akurat sehingga Sobat Klikpajak terhindar dari kesalahan penghitungan yang dapat menyebabkan pengenaan sanksi denda pajak.”

Tentu saja bukan hanya menghitung, membayar dan melaporkan pajak saja, fitur lengkap Klikpajak by Mekari yang semakin memudahkan aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak mulai dari membuat Faktur Pajak elektronik hingga Bukti Potong elektronik.

Temukan kemudahan urus perpajakan lainnya dengan Klikpajak by Mekari di bawah ini:

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Batas Waktu Pembayaran Pajak Badan: Pengusaha Wajib Tahu

Kategori : Pajak Bisnis

PUBLISHED25 May 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: