Punya Perseroan Terbatas, Apa saja Jenis Pajak Badan Usaha PT?

Setiap masing-masing status wajib pajak memiliki kewajiban pajak yang berbeda-beda. Seperti halnya antar status badan usaha yang juga memiliki jenis kewajiban pajak yang tak sama, termasuk jenis pajak penghasilan. Lalu, bagaimana ketentuan pajak Perseroan Terbatas (PT)? Mekari Klikpajak akan mengulas tentang ketentuan pajak PT, apa saja jenis pajak badan usaha PT dan ketentuan pajak untuk PT serta aturan perpajakan PT.

Sekilas tentang Perseroan Terbatas dan Pajak Badan Usaha PT

Perseroan Terbatas (PT) adalah Badan yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian melakukan kegiatan dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang (UU Nomor 40/2007) serta aturan pelaksanaannya.

Oleh karena PT merupakan Badan Usaha berbadan hukum, sehingga harta pribadi pemilik baik pengurus maupun pemegang saham tidak terlibat langsung dalam kegiatan perusahaan.

Berdasarkan peraturan yang ada, pemilik PT dan PT itu sendiri merupakan dua hal yang berbeda.

Misalnya, apabila PT mengalami kerugian atau memiliki utang, maka nilai kerugian atau utang yang ditanggung oleh pemilik PT tidak lebih dari jumlah dana yang diinvestasikan ke dalam PT tersebut.

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, PT memiliki keleluasaan dalam mengumpulkan modal sebanyak-banyaknya dengan menjual saham atau menawarkan obligasi, sehingga PT lebih mudah untuk mengembangkan usaha.

Hal ini disebabkan karena statusnya sebagai Badan hukum, serta teknis kepemilikan PT diwakili oleh lembaran-lembaran saham.

Ketika perusahaan tersebut berkembang menjadi Perseroan Terbuka (Tbk), maka janagkauan pengumpulan modal akan lebih luas lagi dan lebih kompleks dalam banyak hal termasuk keuangan dan perpajakannya.

Jenis Pajak Badan Usaha PT

Lalu, apa saja jenis-jenis pajak badan usaha PT atau pajak PT yang menjadi kewajiban bagi pajak perseroan terbatas ini?

Berdasarkan bentuk usahanya, PT memiliki sifat dasar adanya pemisahan kekayaan perusahaan dengan pemilik perusahaan.

Hal ini akan menyebabkan adanya potensi pembebanan pajak berganda di setiap pihak yang menerima penghasilan.

Adapun rincian jenis pajak Badan Usaha PT atau pajak PT yang menjadi kewajiban bagi pajak perseroan terbatas adalah sebagai berikut:

Baca juga: Cara Pilih Tarif Pajak Perusahaan yang Tepat dan Persiapan Lapor SPT Pajak WP Badan PT

a. PPh Pasal 21

Bagi Sobat Klikpajak yang memiliki usaha atau mengurus perseroan terbatas, perlu dipahami bahwa Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 akan menjadi tanggung jawab perusahaan sebagai bagian dari perpajakan perseroan terbatas sebagai pihak yang memungut/memotong PPh 21.

PPh 21 adalah pajak yang dikenakan atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lainnya atas pekerjaan, jasa, atau kegiatan lain dengan nama dan bentuk apapun yang diterima oleh Wajib Pajak.

Pajak ini harus dibayarkan atau disetorkan secara rutin tiap bulannya.

Perusahaan akan memotong penghasilan karyawan secara langsung, dan menyetorkan pajak tersebut ke kas negara.

Sebagai pemilik atau pengurus perusahaan, Sobat Klikpajak wajib memberikan Bukti Potong PPh Pasal 21 kepada karyawan yang dipekerjakan.

Lebih lanjut tentang Pajak Penghasilan Pasal 21 ini, selengkapnya baca Panduan Penghitungan PPh 21 Karyawan, Contoh, Cara Bayar dan Lapor SPT.

Pajak Badan Usaha PT, Jenis Pajak PT & Pajak Perseroan Terbatas

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

b. PPh Pasal 23

Sebagai perusahaan berstatus perseroan terbatas atau PT, juga tak lepas dari kewajiban PPh Pasal 23.

PPh 23 merupakan pajak yang dikenakan pada penghasilan atas modal, penyerahan jasa, atau hadiah dan penghargaan, selain yang telah dipotong oleh PPh Pasal 21.

Ini adalah pajak yang dipotong oleh pemungut pajak dari Wajib Pajak saat transaksi yang meliputi transaksi dividen (pembagian keuntungan saham), royalti, bunga, hadiah dan penghargaan, sewa dan penghasilan lain yang terkait dengan penggunaan aset selain tanah atau transfer bangunan, atau jasa.

Selengkapnya baca tentang Penjelasan PPh Pasal 23 ini.

Pihak yang menerima penghasilan akan dikenakan PPh 23.

Sebagai pemungut atau pemotong PPh 23, maka wajib membuat Bukti Potong PPh 23 dan menyerahkannya ke lawan transaksi.

Selanjutnya, sebagai pemungut/pemotong PPh 23, Sobat Klikpajak harus membayarkan atau menyetorkan PPh 23 yang telah dipungut tersebut ke kas negara.

Ingat ya, membuat bukti potong dan lapor SPT PPh 23/26 sekarang wajib melalui form SPT PPh 23.

Baca Juga: Pentingnya Bukti Potong & Panduan Lengkap Penggunaan e-Bupot PPh 23/2

c. PPh Pasal 25

Bukan hanya wajib pajak badan perseroan terbatas saja, PPh Pasal 25 sejatinya akan dikenakan terhadap hampir semua wajib pajak.

Pada dasarnya PPh 25 merupakan angsuran pajak yang berasal dari jumlah Pajak Penghasilan terutang menurut SPT Tahunan PPh dikurangi PPh yang dipotong, serta PPh yang dibayar atau terutang di luar negeri yang boleh dikreditkan.

PPh Pasal 25 dibuat dengan tujuan untuk meringankan beban Wajib Pajak.

Pajak ini harus dilunasi dalam kurun waktu satu tahun dan pembayarannya tidak bisa diwakilkan.

Pajak Badan Usaha PT, Jenis Pajak PT & Pajak Perseroan Terbatas

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

d. PPh Pasal 29

Sedangkan PPh 29 adalah PPh kurang bayar yang tercantum dalam SPT Tahunan PPh, yakni sisa dari PPh yang terutang dalam Tahun Pajak yang bersangkutan dikurangi dengan kredit PPh (PPh 21, 22, 23 dan seterusnya) dan PPh Pasal 25.

Saat jumlah pajak terutang suatu perusahaan dalam satu Tahun Pajak lebih besar dari jumlah kredit pajak yang telah dipotong oleh pihak lain dan yang telah disetor sendiri, maka nilai lebih pajak terutang tersebut (pajak terutang dikurangi kredit pajak) menghasilkan PPh Pasal 29.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang PPh 29, selengkapnya baca Ulasan Lengkap PPh Pasal 29: Pengertian, Subjek, Tarif, Contoh dan Cara Bayar

e. PPh Pasal 4 Ayat (2)

Sebagai wajib pajak badan usaha PT, kewajiban pajak yang biasanya melekat pada perseroan terbatas adalah PPh Pasal 4 ayat (2).

Selengkapnya baca PPh Pasal 4 ayat 2: Objek, Subjek, Tarif dan Contoh

f. PPh Final PP 23/2018

PPh Final adalah pajak yang dikenakan kepada Badan dengan nilai peredaran bruto maksimal Rp4,8 miliar.

PPh Final harus dibayarkan saat penghasilan diterima.

Hal ini dikarenakan untuk menyederhanakan proses dan mekanisme perpajakan serta mengurangi beban administrasi pajak, terutama bagi Wajib Pajak yang masih berkembang dan belum mampu menyelenggarakan pembukuan.

Adapun tarif Pajak Final UMKM untuk bisnis dengan omzet kurang dari Rp4,8 miliar sesuai dengan PP Nomor 23 Tahun 2018 adalah 0,5%.

Perlu dipahami, penggunaan tarif PPh Final PP 23/2018 sebesar 0,5% dari omzet bruto ini tidak berlaku selamanya.

Itulah penjelasan tentang pajak Badan Usaha PT atau pajak untuk PT yang harus diketahui dan dipahami dalam perpajakan perseroan terbatas.

Selanjutnya, Sobat Klikpajak dapat mengelola pajak perusahaan dengan cara mudah dan cepat melalui aplikasi pajak online resmi mitra DJP Klikpajak.id yang terintegrasi dengan software akuntansi online Jurnal.id.

Pajak Badan Usaha PT, Jenis Pajak PT & Pajak Perseroan Terbatas

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Kelola Pajak Bisnis Lebih Mudah dengan Klikpajak by Mekari

Klikpajak.id dirancang untuk memudahkan perhitungan pajak penghasilan dan urusan pajak perusahaan dengan fitur lengkap yang memudahkan pengelolaan pajak bisnis.

Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Sobat Klikpajak yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer.

Temukan fitur lengkap aplikasi pajak online Klikpajak by Mekari selengkapnya di Inilah Daftar Fitur Lengkap Klikpajak untuk Kelola Pajak Perusahaan.

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis dan aktivitas Sobat Klikpajak dalam mengelola e-Faktur, e-Bupot, bayar dan lapor SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN yang dapat menghemat banyak waktu?

Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan perusahaan. Klikpajak by Mekari mengerti yang Anda butuhkan.

Cukup daftarkan email di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Sobat Klikpajak dapat melakukan urusan perpajakan dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang dibayangkan.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Kategori : Pajak Bisnis

PUBLISHED22 Jul 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: