5 Aplikasi Online Pajak Pokok yang Harus Dipahami Wajib Pajak Badan

Sebagai pelaku usaha, tak lepas dengan yang namanya urusan perpajakan. Klikpajak by Mekari akan menunjukkan lima aplikasi online pajak yang pokok dan harus dipahami oleh Wajib Pajak Badan (WP Badan).

Inilah 5 Aplikasi Online Pajak bagi WP Badan

Dalam mempermudah WP Badan memenuhi kewajiban perpajakan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meluncurkan 5 layanan aplikasi pajak online yang wajib dipahami bagi setiap wajib pajak.

Perkembangan teknologi yang pesat dimanfaatkan oleh DJP untuk meningkatkan layanan perpajakan secara online sekaligus mengoptimalkan penerimaan pajak.

Pengertian aplikasi pajak online atau aplikasi online pajak berdasarkan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-42/PJ/2017.

Beleid tersebut tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengamanan Transaksi Elektronik Layanan Pajak Online, adalah sistem elektronik yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) atau penyedia jasa aplikasi (Application Service Provider/ASP).

Berangkat dari ketidaktransparan sistem pembayaran pajak di Indonesia, kehadiran online pajak merupakan salah satu cara DJP dalam memberikan pelayanan perpajakan kepada wajib pajak secara cepat, akurat, transparan, dan aman sesuai peraturan perpajakan yang berlaku.

Berikut adalah beberapa aplikasi pajak online pajak yang harus dipahami sebagai WP Badan:

Cara kelola e-Faktur mudah & cepat dengan menarik data langsung dari laporan keuangan online hanya di e-Faktur Klikpajak by Mekari. Coba dan buktikan sekarang!

Inilah 5 Aplikasi Pajak Online yang Wajib Diketahui Perusahaan

1. Aplikasi Online Pajak e-Registration

Sistem e-registration melayani pendaftaran menjadi wajib pajak yang terhubung secara online dengan Direktorat Jenderal Pajak.

Melalui aplikasi ini, wajib pajak dapat mendaftar atau melakukan penghapusan NPWP, mengajukan permohonan pengukuhan atau penghapusan Pengusaha Kena Pajak (PKP), serta melakukan perubahan data wajib pajak.

Sebelum melakukan berbagai aktivitas perpajakan, selalu siapkan NPWP Badan.

2. Aplikasi Online Pajak e-SPT

Aplikasi pajak online ini dapat digunakan oleh wajib pajak dalam rangka membuat Surat Pemberitahuan (SPT).

Penerbitan e-SPT ini meliputi jenis SPT Masa maupun SPT Tahunan Lewat e-SPT inilah, proses pembuatan SPT Anda menjadi lebih mudah dan tidak menggunakan banyak kertas (paperless).

Baca juga Begini Cara Menghitung Pajak Penghasilan Perusahaan

Berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 9/PMK.03/2018 tentang Surat Pemberitahuan (SPT), penerbitan e-SPT dalam rangka modernisasi dan penyederhanaan administrasi pengelolaan SPT dalam mendukung kemudahan berusaha (ease of doing business).

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

3. Aplikasi Online Pajak e-Filing

Wajib pajak dapat menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) secara elektronik (e-Filing) dan real time melalui laman resmi Direktorat Jenderal Pajak atau penyedia jasa aplikasi (Application Service Provider/ASP).

Telitilah dalam menyampaikan SPT Perusahaan Sobat Klikpajak.

Wajib pajak yang tidak melaporkan SPT Masa PPh Pasal 21/26 dan PPN melalui e-Filing, akan dianggap tidak menyampaikan SPT.

Agar lebih mudah lapor SPT Pajak, gunakan e-Filing Klikpajak by Mekari.

Lapor SPT pajak penghasilan melalui e-Filing Klikpajak sangat cepat karena Sobat Klikpajak akan dipandu dengan langkah-langkah yang mudah.

Melalui e-Filing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat melaporkan berbagai jenis SPT Tahunan/Masa PPh dengan langkah-langkah yang mudah.

“Lapor SPT di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya!”

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Sobat Klikpajak akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Sobat Klikpajak juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Sebelum menyampaikan SPT pajak, terlebih dahulu Sobat Klikpajak harus melakukan daftar pajak online.

Setelah melalui tahap cara menghitung pajak penghasilan perusahaan, berikut cara lapor SPT pajak di e-Filing:

Sobat Klikpajak juga dapat mengetahui cara lapor SPT PPh Pribadi berikut ini:

Selengkapnya tutorial lapor SPT pajak lainnya:

Online Pajak : Aplikasi Pajak yang Harus Dipahami Wajib Pajak Badan

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

4. Aplikasi Pajak Online e-Faktur

e-Faktur merupakan bukti pungutan pajak yang dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP), terutama yang dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

PKP menerbitkan e-Faktur akibat penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP) secara online kepada Direktorat Jenderal Pajak.

Selain itu, melalui e-Faktur, wajib pajak dapat mengajukan permohonan nomor seri Faktur Pajak dan Sertifikat Elektronik atau digital sertificate.

Wajib e-Faktur

Seperti diketahui, DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur untuk melakukan update e-Faktur 3.0 menggantikan e-Faktur 2.2 mulai 1 Oktober 2020.

Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini menggunakan aplikasi e-Faktur Client Desktop DJP, harus install dan download patch terbaru untuk update e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya agar bisa menggunakan aplikasi yang dilengkapi dengan fitur prepopulated ini.

Dengan fitur prepopulated e-Faktur 3.0, maka DJP sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk kemudian PKP tinggal mencocokkan saja saat pembuatan e-Faktur maupun pelaporan SPT Masa PPN-nya.

Ingat, meskipun PKP pengguna e-Faktur Client Desktop sudah update e-Faktur 3.0, tapi tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur Web Based DJP di web-efaktur.pajak.go.id saat akan melaporkan SPT Masa PPN.

Karena DJP telah menutup pelaporan SPT Masa PPN di e-Filing dan e-SPT. Tapi lapor SPT Masa PPN wajib di aplikasi e-Faktur.

Update sistem terbaru e-Faktur 3.0 DJP ini juga harus dilakukan pada server PJAP mitra resmi DJP, seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Sobat Klikpajak menggunakan e-Faktur Klikpajak, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa keluar atau pindah platform.

“Langsung saja gunakan aplikasinya, biar Klikpajak.id yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur, pembayaran PPN, hingga pelaporan SPT Masa PPN Sobat Klikpajak dengan mudah hanya dalam satu langkah.”

Ingin langsung menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install aplikasinya? Langsung saja daftar dan aktifkan akun e-Faktur Sobat Klikpajak di https://my.klikpajak.id/register.

Kenapa urus Faktur Pajak lebih mudah di Klikpajak?

Melalui Klikpajak.id, Sobat Klikpajak dapat membuat berbagai macam Faktur pajak, mulai dari Faktur Pajak Pengganti, Retur, bahkan dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan langkah-langkah yang mudah hanya dalam satu platform.

Bahkan administrasi e-Faktur semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Sehingga Sobat Klikpajak dapat menarik data laporan keuangan yang akan dibuat Faktur Pajaknya dengan sangat mudah dan simpel.

Lihat beberapa tutorial penggunaan aplikasi e-Faktur Klikpajak berikut ini:

  1. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  2. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur Pajak di e-Faktur
  3. Cara Menggunakan Prepopulated Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

5. Aplikasi Online Pajak e-Billing

Aplikasi pajak online e-Billing merupakan cara pembayaran online atas pajak terutang dengan mengisi Surat Setoran Elektronik (SSE) Pajak.

Sistem pembayaran pajak online pajak yang mulai dikenalkan pada tahun 2013 ini, masih terbatas melayani jenis pembayaran Pajak Penghasilan (PPh).

Kemudahan dalam menggunakan e-Billing adalah Sobat Klikpajak dapat menunaikan pembayaran pajak selama 24 jam melalui ATM atau internet banking.

Sebelum membayar atau menyetor pajak, Sobat Klikpajak perlu mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP melalui e-Billing.

Sebelum menyetor pajak, harus mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak.

Setelah mendapatkan Kode Billing dari DJP, selanjutnya membayar/menyetor pajak melalui ATM, internet banking atau teller bank/pos persepsi.

Melalui e-Billing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Sobat Klikpajak mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

Klikpajak.id akan menerbitkan ID Billing Sobat Klikpajak resmi dari DJP dan Sobat Klikpajak dapat langsung membayar Pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Sobat Klikpajak akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Langkah-Langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Billing di e-Billing

Online Pajak : Aplikasi Pajak yang Harus Dipahami Wajib Pajak Badan

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Temukan Kemudahan Urus Pajak dengan Fitur Lengkap Klikpajak by Mekari

Sebagai wajib pajak yang memiliki kewajiban atas perpajakan, memenuhi kewajiban bayar dan lapor pajak dengan tertib juga akan mempermudah urusan bisnis.

Bukan hanya beberapa aplikasi online pajak di atas, melalui Klikpajak.id, bukan hanya bayar dan lapor pajak serta membuat e-Faktur, tapi Sobat Klikpajak juga dapat membuat dan lapor SPT PPh 23/26 dengan mudah.

Bukan hanya itu, melalui Klikpajak.id juga dapat membuat urusan perpajakan jadi lebih efektif sebab Klikpajak by Mekari dilengkapi dengan fitur multi user dan multi NPWP.

Jika bisa praktis, kenapa harus menggunakan cara-cara yang dapat menyita banyak waktu dan tenaga Sobat Klikpajak untuk urusan perpajakan?

Sobat Klikpajak dapat menemukan semua kemudahan mengurus dan melakukan administrasi perpajakan ini melalui Klikpajak yang memiliki fitur lengkap.

Klikpajak by Mekari adalah cara simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak, mulai dari menghitung, membayar dan cara lapor pajak dalam satu platform.

“Klikpajak akan menghitung kewajiban pajak dengan tepat dan akurat sehingga Sobat Klikpajak terhindar dari kesalahan penghitungan yang dapat menyebabkan pengenaan sanksi denda pajak.”

Tentu saja bukan hanya menghitung, membayar dan melaporkan pajak saja, fitur lengkap Klikpajak by Mekari yang semakin memudahkan aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak mulai dari membuat Faktur Pajak elektronik hingga Bukti Potong elektronik.

Temukan kemudahan urus perpajakan lainnya dengan Klikpajak by Mekari di bawah ini:

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Online Pajak : Aplikasi Pajak yang Harus Dipahami Wajib Pajak Badan

Kategori : Berita Pajak

PUBLISHED17 May 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: