eFaktur Web Based, Beda eFaktur Client Desktop & eFaktur Host to Host

Perbedaan e-Faktur Client Desktop, Web Based, Host to Host & Penggunaannya

Sudah tahu? Ada beberapa jenis sistem operasi pembuatan Faktur Pajak elektronik, yakni eFaktur web based, eFaktur client desktop dan eFaktur host to host. Apa bedanya? Klikpajak by Mekari akan mengulasnya untuk Sobat Klikpajak dan penjelasan e-Faktur we based/PJAP.

Sejak 2016, semua Pengusaha Kena Pajak (PKP) wajib membuat Faktur Pajak elektronik.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pun bebenah.

Salah satunya layanan perpajakan elektronik dengan menghadirkan layanan Faktur Pajak elektronik atau e-Faktur.  

Dalam Pasal 1 ayat (1) Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-16/PJ/2014 s.t.d.t.d Perdirjen Pajak No. PER-31/PJ/2017 dijelaskan, e-Faktur adalah sebuah terobosan di sistem teknologi administrasi perpajakan yang berbentuk aplikasi.

Sudah tahu cara membuat Faktur Pajak dan kelola e-Faktur lebih mudah dan cepat?

eFaktur Web Based, Beda eFaktur Client Desktop & eFaktur Host to Host

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Perlu dipahami, sistem operasional pembuatan Faktur Pajak elektronik yang terdiri eFaktur client desktop, eFaktur web based dan eFaktur host to host ini memiliki cara kerja yang berbeda.

Maksudnya, meski sama-sama berfungsi untuk membuat e-Faktur, namun ada sejumlah perbedaan penggunaannya.

Ingin mengetahui apa saja perbedaan e-Faktur Client Desktop, eFaktur Web Based, dan e-Faktur Host to Host serta penggunaannya, ikuti terus ulasan dari Klikpajak by Mekari di bawah ini.

Tahapan Implementasi e-Faktur & Teknologi eFaktur Web Based

Di Indonesia, penerapan aplikasi e-Faktur dilakukan secara bertahap.

Tahap pertama dilakukan pada 1 Juli 2014 untuk 100 Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang ditunjuk Direktorat Jenderal Pajak.

Tahap kedua diterapkan untuk PKP di wilayah Jawa dan Bali pada 1 Juli 2015.

Adapun penerapan e-Faktur secara nasional atau tahap terakhir, berlaku per 1 Juli 2016.

Note: Ketahui Keunggulan Aplikasi Berbasis Web untuk Urus Pajak

Pada Pasal 1A Perdirjen Pajak No. PER-31/PJ/2017 disebutkan, aplikasi e-Faktur terdiri atas 3 aplikasi, yaitu:

  • e-Faktur Client Desktop
  • e-Faktur Web Based
  • e-Faktur Host-to-Host (H2H)

Sama-sama digunakan untuk membuat Faktur Pajak elektronik, apa perbedaan dari ketiganya?

eFaktur Web Based, Beda eFaktur Client Desktop & eFaktur Host to HostIlustrasi eFaktur web based dan host to host untuk kelola e-Faktur lebih praktis

Perbedaan Sistem Operasi pada eFaktur Web Based, Client Desktop & Host to Host

Penjelasan lebih lanjut soal tiga sistem operasi pada aplikasi e-Faktur ini adalah sebagai berikut:

1. Aplikasi e-Faktur Client Desktop

Aplikasi ini merupakan kanal e-Faktur yang pertama kali diperkenalkan dan yang paling banyak digunakan.

Aplikasi e-Faktur Client Desktop ini disediakan DJP dan ditujukan untuk penerbitan e-Faktur dalam jumlah sedikit.

Melalui aplikasi ini, PKP dapat menerbitkan e-Faktur dengan aplikasi berbasis desktop.

Namun harus melakukan update dan install manual jika ada pembaruan sistem.

Aplikasi ini dapat dioperasikan secara offline, namun tetap memerlukan sambungan internet saat mengesahkan Faktur Pajak.

Ingat ya, untuk dapat menggunakan aplikasi e-Faktur, PKP wajib memiliki Sertifikat Elektronik terlebih dahulu. Begini Cara Membuat Sertifikat Elektronik secara Online.

Agar dapat menggunakan aplikasi e-Faktur client desktop, aplikasi e-Faktur ini harus diunduh pada laptop atau komputer.

Aplikasi e-Faktur client desktop telah mengalami perkembangan, di mana yang terbaru adalah versi 3.0 yang diimplementasikan secara nasional mulai 1 Oktober 2020.

Aplikasi e-Faktur terbaru ini dapat diunduh pada laman efaktur.pajak.go.id/login.

Dalam aplikasi terbaru ini, ada beberapa fitur tambahan seperti prepopulated pajak masukan, prepopulated Pemberitahuan Impor Barang (PIB), prepopulated SPT PPN, dan sinkronisasi kode cap fasilitas.

Note: Lebih jelasnya, baca Perbedaan e-Faktur 3.0 dan e-Faktur 2.2

eFaktur Web Based, Beda eFaktur Client Desktop & eFaktur Host to Host

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

2. Aplikasi e-Faktur Web Based

Aplikasi ini berbasis web yang harus dioperasikan dengan sambungan internet.

Laman tersebut juga digunakan untuk melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Aplikasi eFaktur web based ini disediakan oleh DJP tapi hanya khusus digunakan untuk melaporkan SPT Masa PPN saja bagi pengguna eFaktur client desktop DJP.

Sedangkan eFaktur web based/PJAP atau yang disedikan oleh PJAP mitra resmi DJP, Klikpajak.id, dapat digunakan untuk membuat Faktur Pajak elektronik dan langsung dapat melaporkan SPT Masa PPN dalam satu platform.

Aplikasi eFaktur Web Based juga menjadi bagian dari pembaruan e-Faktur 3.0.

Aplikasi ini menjadi kanal untuk melaporkan SPT PPN, yang sebelumnya disampaikan melalui skema upload CSV di e-Filing.

Setelah e-Faktur 3.0 diterapkan, seluruh proses terkait dengan pelaporan SPT Masa PPN dilakukan lewat aplikasi e-Faktur, tidak lagi menggunakan e-Filing.

Sudah tahu? Kenalkan! Fitur baru Klikpajak by Mekari: Cara Mudah & Cepat Rekonsiliasi Pajak

eFaktur Web Based, Beda eFaktur Client Desktop & eFaktur Host to HostIlustrasi lapor SPT Masa PPN di eFaktur web based

3. Aplikasi e-Faktur Host-to-Host (H2H)

Aplikasi ini diperuntukkan bagi perusahaan skala besar dengan penerbitan Faktur Pajak dalam jumlah banyak.

Aplikasi e-Faktur H2H ini biasanya diarahkan pada perusahaan yang punya dukungan teknologi informasi mumpuni.

Aplikasi e-Faktur H2H dapat dilakukan melalui 2 cara, yaitu dijalankan oleh PKP itu sendiri atau melalui Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) mitra DJP, Klikpajak by Mekari.

Hal ini diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, yang diterbitkan berdasarkan permohonan tertulis dan setelah dilakukan pengujian sistem (User Acceptance Test/UAT) oleh Ditjen Pajak.

Sekarang ini, aplikasi H2H telah berperan sebagai sistem antar server.

Dengan begitu, komunikasi terjadi antar komputer atau server dalam sebuah jaringan secara langsung.

Selain itu, aplikasi H2H juga memungkinkan PKP melakukan integrasi ke API miliknya lewat software yang sudah digunakan sebelumnya.

Cari tahu di sini Apa Saja Kemudahan Cara Membuat Faktur Pajak Keluaran di e-Faktur Klikpajak?

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Jenis Transaksi dalam Penggunaan e-Faktur

Bicara soal e Faktur, ada dua jenis transaksi yang wajib dibuatkan e-Faktur oleh PKP.

  • Pertama, penyerahan barang kena pajak (BKP) di dalam wilayah pabean yang dilakukan oleh PKP atau transaksi penyerahan BKP berupa aktiva yang menurut tujuan semula tidak untuk diperjualbelikan oleh PKP (Pasal 16D UU PPN dan PPnBM).
  • Kedua, penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP) di dalam daerah pabean yang dilakukan oleh PKP.

Baca juga tentang Surat Pernyataan Non-PKP: Fungsi, Contoh dan Cara Membuatnya

Berdasarkan PER-16/PJ/2014, ada pengecualian dalam pembuatan e-Faktur untuk penyerahan BKP atau JKP seperti berikut:

  • Dilakukan oleh pedagang eceran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 Peraturan Pemerintah No. 1 Tahun 2012
  • Dilakukan oleh PKP Toko Retail kepada orang pribadi pemegang paspor luar negeri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16E UU PPN dan PPnBM
  • Bukti pungutan PPN-nya berupa dokumen tertentu, yang kedudukannya dipersamakan dengan Faktur Pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (6) UU PPN dan PPnBM.

Selengkapnya tentan perpajakan Pedagang Eceran ini, begini Cara Membuat & Lapor Faktur Pajak Digunggung bagi Perusahaan Retail

eFaktur Web Based, Beda eFaktur Client Desktop & eFaktur Host to HostContoh membuat Faktur Pajak di eFaktur web based dan eFaktur host to host Klikpajak

Manfaat Aplikasi e-Faktur

Dengan adanya e-Faktur, PKP penjual maupun PKP pembeli sama-sama mendapat kemudahan dan keuntungan.

Bagi penjual, tanda tangan basah dalam Faktur Pajak dapat digantikan dengan tanda tangan elektronik serta dapat meminta NSFP secara online, sehingga tidak perlu lagi datang ke KPP.

Bukan hanya itu, e-Faktur tidak harus dicetak sehingga bisa menghemat kertas, print, dan ruang penyimpanan.

Untuk PKP dalam posisi pembeli, e-Faktur dapat melindungi mereka dari penyalahgunaan Faktur Pajak yang tidak sah.

Sebab e-Faktur sudah dilengkapi dengan QR Code yang dapat diverifikasi dengan mudah.

Dengan begitu, PKP pembeli bisa memperoleh kepastian bahwa PPN yang dibayar dilaporkan ke DJP oleh pihak penjual.

eFaktur Web Based, Beda eFaktur Client Desktop & eFaktur Host to Host

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

a. Lebih Mudah & Cepat Kelola e-Faktur di Klikpajak by Mekari

Seperti diketahui, per 1 Oktober 2020, DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur client desktop harus update e-Faktur 3.0 karena e-Faktur 2.2 telah ditutup.

Tahukah, Sobat Klikpajak dapat lebih mudah dan praktis menggunakan e-Faktur Klikpajak karena Anda tidak perlu ribet harus me-install aplikasi maupun backup data e-Faktur ke komputer lain terlebih dahulu.

Melalui e-Faktur Klikpajak, Sobat Klikpajak tidak perlu repot-repot download patch terbaru e-Faktur ini karena bisa langsung menggunakannya dan memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur.

“Gunakan aplikasnya, biar Klikpajak yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur hingga pelaporan SPT Masa PPN Anda.”

Sebab aplikasi e-Faktur online Klikpajak mengadopsi sistem berbasis web dengan teknologi cloud.

Memudahkan dalam mengakses data dan informasi melalui internet kapan pun dan di mana saja.

Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.

Baca juga tentang cara setor PPN terutang. Makin Praktis! Fitur baru Klikpajak: Cara Bayar Pajak Terutang dari Halaman SPT PPN

Melalui teknologi cloud, Sobat Klikpajak bisa menggunakan aplikasi tanpa harus mengunduh (download) dan memasang (install) aplikasi terlebih dahulu.

Melalui e-Faktur Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan (SPT) PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Bahkan pembuatan dan pengelolaan e-Faktur Anda semakin cepat karena salah satu kelebihan Klikpajak adalah terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software.

Ini adalah teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengelolaan data pajak dari bagian keuangan (accounting) lebih cepat dan mudah.

Melalui e-Faktur Klikpajak, Sobat Klikpajak bisa menarik data langsung dari pembukuan atau laporan keuangan Jurnal.id tanpa harus keluar masuk platform lagi.

Tentu saja, hal ini semakin menghemat waktu Sobat Klikpajak, bukan?

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

b. Cara Membuat Faktur Pajak dan Pelaporan SPT Masa PPN di eFaktur Web Based

Jadi, kemudahan berlipat akan Sobat Klikpajak dapatkan dengan menggunakan e-Faktur Klikpajak adalah:

  • Langsung menggunakan aplikasi e-Faktur tanpainstall terlebih dahulu
  • Tidak perluinput data satu per satu secara manual saat membuat e-Faktur karena bisa langsung menarik data transaksi dari laporan keuangan ‘online’
  • Membuat e-Faktur dan menyampaikan SPT Masa PPN di e-Faktur lebih praktis dengan sistem yang terintegrasi dengan Jurnal.id

Lebih jelasnya bagaimana cara membuat:

  • Faktur Keluaran
  • Membuat Faktur Pengganti
  • Cara membuat Faktur Pajak Pembatalan
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Cara menghapus ‘Draft’ Faktur Pajak

Selengkapnya, lihat di sini Panduan Tutorial Cara Membuat Faktur Pajak Elektronik Online di e-Faktur

Bukan hanya mudah kelola e-Faktur, aplikasi pajak online mitra resmi DJP, Klikpajak.id, juga memudahkan dalam pengelolaan pajak lainnya karena memiliki fitur lengkap yang terintegrasi.

Apa saja fitur lengkap pajak online Klikpajak.id?

Berikut ini adalah Fitur Lengkap Klikpajak yang Memudahkan Pengelolaan Pajak Bisnis.

Tunggu apalagi, segera hubungi tim konsultan kami dan manfaatkan fitur lengkap Klikpajak untuk kemudahaan urus pajak perusahaan.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Kategori : Berita Regulasi

PUBLISHED02 Sep 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: