eFaktur, Seputar Pengertian e Faktur adalah serta Jenis eFaktur bagi PKP

Ketentuan e-Faktur Pajak yang Wajib Pengusaha Tahu. Apa sajakah?

Setiap Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan transaksi barang/jasa kena Pajak Pertambahan Nilai (PPN), wajib membuat Faktur Pajak elektronik atau eFaktur. Klikpajak by Mekari akan membahas seputar e Faktur dan pemahaman dasar tentang seputar pengertian eFaktur adalah dan jenis e Faktur yang penting bagi setiap PKP.

Berdasar Peraturan Direktur Jenderal Pajak No.PER-16/PJ/2014 Pasal 1 ayat (1), berlaku Faktur Pajak berbentuk elektronik.

Ada hal-hal seputar e-Faktur Pajak yang pengusaha wajib tahu. Apa sajakah itu?

Definisi Faktur Pajak sendiri adalah bukti pungutan pajak yang telah dilakukan oleh PKP.

Faktur Pajak sangat penting karena terkait dengan perhitungan PPN Keluaran dan PPN Masukan, yang akan memengaruhi jumlah PPN terutang harus disetorkan oleh PKP ke kas negara.

Cara mudah membuat e-Faktur, lapor Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN dan bayar/setor PPN terutang hanya di e-Faktur Klikpajak by Mekari.

Buat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Langsung di Klikpajak by Mekari

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Kapan Faktur Pajak elektronik atau e-Faktur dibuat?

eFaktur atau Faktur Pajak elektronik dibuat pada saat:

  • Penyerahan Barang Kena Pajak (BKP)
  • Penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP)
  • Pada saat menerima pembayaran BKP/JKP sebelum penyerahan BKP/JKP
  • Saat pembayaran termin atau penyerahan sebagai tahap pengerjaan
  • Pada saat lainnya yang diatur sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai Faktur Pajak elektronik ini, berikut ulasan seputar e Faktur Pajak dari Klikpajak by Mekari untuk Sobat Klikpajak, yang akan membahas eFaktur mulai dari seputar pengertian eFaktur adalah dan jenis e Faktur pajak hingga cara membuat dan melaporkannya.

Baca Juga : Jenis Faktur Pajak & Cara Membuat e-Faktur untuk PKP

Pentingnya eFaktur, Pengertian eFaktur & Jenis eFaktur adalah

Pengertian eFaktur adalah Faktur Pajak berupa elektronik yang dibuat melalui aplikasi e-Faktur.

Jadi e-Faktur adalah aplikasi untuk membuat Faktur Pajak elektronik atau bukti pungutan PPN secara elektronik.

Sebelum ada mekanisme Faktur Pajak elektronik yang dibuat melalui aplikasi e-Faktur, Faktur Pajak dibuat secara manual.

Namun proses penerbitan Faktur Pajak secara manual ternyata menimbulkan beberapa permasalahan.

Permasalahan ini muncul baik karena proses administrasi yang banyak dan menjadi beban bagi PKP, maupun karena adanya fraud seperti adanya:

  • Faktur Pajak fiktif
  • Nomor seri ganda
  • Penyalahgunaan faktur
  • Faktur Pajak tidak terbit atau terlambat diterbitkan
  • Hingga masalah sulitnya menelusuri penerbitan Faktur Pajak yang dilakukan pihak yang tidak berwenang

Oleh karena itulah pada 2014 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mulai memperkenalkan e-Faktur.

Kemudian mekanisme ini diwajibkan sejak 1 Juli 2016.

Hingga pembaruan sistem e-Faktur terakhir kalinya pada Oktober 2020 adalah update e-Faktur 3.0 untuk dapat membuat eFaktur.

Aplikasi eFaktur ditentukan dan/atau disediakan oleh DJP dan/atau Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) resmi yang ditunjuk oleh DJP.

Salah satu aplikasi pajak online mitra DJP adalah Klikpajak.id.

Tahukah? Melalui e-Faktur Klikpajak, Anda tidak perlu update dan install e-Faktur 3.0 sendiri di perangkat kompoter Anda.

Sebab e-Faktur Klikpajak merupakan aplikasi berbasis web dengan teknologi cloud yang membuat penggunaan fitur e-Faktur tidak perlu install aplikasi.

Melalui aplikasi e-Faktur, PKP tidak perlu lagi membuat Faktur Pajak secara manual.

Selain itu, PKP juga dimudahkan karena beban administrasi Faktur Pajak menjadi lebih ringan melalui aplikasi eFaktur.

Di sisi lain, DJP pun diuntungkan karena menjadi lebih mudah dalam melakukan pengawasan perpajakan.

eFaktur dan Pengertian eFaktur adalah serta Jenis eFaktur bagi PKP

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Baca Juga : e Faktur Error, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Siapa yang Wajib Membuat Faktur Pajak di eFaktur & Apa saja Pengertian Juga Jenis eFaktur?

Ingat, tidak semua Wajib Pajak harus membuat Faktur Pajak atau e-Faktur.

Pihak yang memiliki kewajiban untuk membuat Faktur Pajak atau eFaktur adalah wajib pajak yang dikukuhkan sebagai PKP oleh DJP.

Berdasarkan Undang-Undang No.42/2009 tentang PPN dan PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah), definisi PKP adalah pengusaha yang melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP.

Baca juga tentang Apa Saja Kemudahan Cara Membuat Faktur Pajak Keluaran di e-Faktur Klikpajak?

a. Pengertian Fungsi Faktur Pajak & Manfaat e-Faktur Pajak bagi PKP

Adapun fungsi Faktur Pajak adalah:

  • Fungsi Faktur Pajak sebagai keperluan pelaporan pajak
  • Sebagai pengendalian akuntansi
  • Fungsi kontrol internal
  • Sebagai dokumen untuk perincian transaksi antara pembeli dan penjual barang/jasa kena pajak
  • Berfungsi sebagai bukti pemungutan/pemotongan PPN
  • Bukti telah dipungut/dipotong/bayar PPN

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, mekanisme e-Faktur Pajak memiliki beberapa manfaat dalam mengatasi permasalahan yang timbul dalam penerbitan Faktur Pajak Manual.

Tahukah? Sekarang makin praktis bayar/setor PPN terutang dengan Cara Bayar PPN Terutang Melalui Halaman SPT PPN.

Berikut adalah rincian manfaat Faktur Pajak yang diterbitkan secara elektronik bagi PKP, baik PKP Penjual maupun PKP Pembeli:

1. Pengertian Seputar Manfaat eFaktur Pajak bagi PKP Penjual

  • Keamanan identitas pribadi, karena tanda tangan basah dapat digantikan tanda tangan elektronik
  • Hemat biaya cetak dan biaya penyimpanan dokumen karena e-Faktur tidak harus dicetak hard copy
  • Praktis karena melalui aplikasi e-Faktur, PKP dapat membuat Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN sekaligus, sehingga meminimalisasi proses administrasi yang berulang
  • Dapat dilakukan dimana saja selama ada jaringan internet, karena PKP yang menggunakan e-Faktur Pajak dapat meminta Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) secara online dan tidak harus datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Baca Juga : Cara Lapor SPT Masa PPh 23/26 di e-Bupot Klikpajak Lebih Mudah

2. Manfaat e-Faktur Pajak bagi PKP Pembeli

  • PKP Pembeli lebih terlindung dari penyalahgunaan faktur pajak yang tidak sah dari penjual, karena e-Faktur dilengkapi dengan QR code (Quick Response Code) yang dapat di-scan dengan mudah menggunakan smartphone atau gawai lainnya.
  • Hal ini dapat digunakan oleh PKP Pembeli untuk memeriksa informasi tentang transaksi, penyerahan nilai DPP dan informasi lainnya tentang kevalidan e-Faktur Pajak.

eFaktur dan Pengertian eFaktur adalah serta Jenis eFaktur bagi PKP

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

b. Pengertian Jenis Faktur & Jenis eFaktur Pajak

Dalam dunia usaha, terdapat istilah Faktur Komersil yang tidak jauh berbeda dengan Faktur Pajak.

Faktur Komersil dikeluarkan untuk memberikan informasi terkait perhitungan penjualan dengan perhitungan pembayaran kemudian.

Berikut jenis-jenis Faktur Komersil tergantung fungsi diedarkannya faktur tersebut:

1. Faktur Biasa

Faktur Biasa umumnya digunakan dalam transaksi yang bersifat sederhana.

Artinya, jenis Faktur Biasa ini yang biasanya diberikan pada saat transaksi secara umum dan memiliki sistem sederhana dalam kehidupan sehari-hari atau dalam transaksi jual beli barang/jasa.

Baca Juga : Penyebab Lain Munculnya ETAX 40001 pada e-Faktur & Solusinya

2. Faktur Proforma

Sedangkan Faktur Proforma adalah jenis faktur yang bersifat sementara.

Faktur Proforma ini biasanya diberikan sebelum penyerahan barang secara keseluruhan.

Artinya, Faktur Proforma ini digunakan sebagai faktur pengganti sementara karena barang yang diterima konsumen dikirimkan dengan cara bertahap atau barang belum diterima secara keseluruhan.

Setelah barang diterima secara utuh atau keseluruhan, maka Faktur Proforma ini akan diganti dengan Faktur utuh atau Faktur Biasa.

Baca juga Klikpajak, Aplikasi Pajak ‘Online’ yang Terintegrasi dengan Laporan Keuangan

3. Faktur Konsuler

Bagaimana dengan Faktur Konsuler ini?

Faktur Konsuler adalah faktur yang dibuat khusus untuk melakukan perdagangan luar negeri atau ekspor dan impor.

Jenis Faktur Konsuler ini harus memiliki legalisasi oleh pperwakilan negara tujuan pengimpor, yaitu atase perdagangan, kantor konsuler, dan kedutaan besar negara pengimpor yang berkedudukan di negara pengekspor.

Itulah jenis-jenis Faktur Komersil. Bagaimana dengan jenis Faktur Pajak elektronik atau jenis eFaktur?

eFaktur dan Pengertian eFaktur adalah serta Jenis eFaktur bagi PKP

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Berikut adalah pemahaman dan seputar pengertian jenis-jenis eFaktur yang wajib dipahami PKP:

Secara umum Faktur Pajak digolong menjadi dua bagian yakni Faktur Pajak Keluaran dan Faktur Pajak Masukan.

Perbedaan keduanya adalah jika Faktur Keluaran harus dibuat oleh PKP penjual BKP/JKP, sedangkan Faktur Masukan merupakan Faktur Pajak yang digunakan untuk mengkreditkan Pajak Masukan oleh PKP pembeli sebagai bukti telah dipungut/dipotong PPN.

Berikut adalah jenis-jenis eFaktur:

  • Faktur Pajak Standar
  • Faktur Pajak Gabungan
  • Faktur Pajak Sederhana
  • Faktur Pajak Cacat
  • Faktur Pajak Pengganti
  • Faktur Pajak Batal
  • Faktur Pajak Digunggung

Penjelasan tentang jenis e-Faktur ini, selengkapnya baca Jenis-Jenis Faktur Pajak Elektronik yang Harus Diketahui PKP

eFaktur dan Pengertian eFaktur adalah serta Jenis eFaktur bagi PKPFitur membuat Faktur Pajak yang mudah di eFaktur Klikpajak

Syarat Menggunakan Aplikasi e-Faktur

Setelah mengetahui penjelasan umum tentang seputar pengertian eFaktur dan jenis eFaktur adalah, berikutnya yang perlu diketahui adalah syarat menggunakan aplikasi e-Faktur.

Setidaknya, Sobat Klikpajak harus memenuhi syarat berikut ini agar dapat menggunakan aplikasi e-Faktur:

Semakin banyak transaksi yang dilakukan oleh PKP, maka frekuensi membuat e-Faktur pun akan semakin besar.

Proses penerbitan Faktur Pajak elektronik ini dapat dilakukan secara online dengan dua cara sebagai berikut:

1. Melalui eFaktur pajak.go.id

Namun untuk dapat membuat Faktur Pajak elektronik melalui eFaktur pajak.go.id, terlebih dahulu harus melakukan donwload dan install aplikasi e-Faktur 3.0 pada perangkat komputer atau laptop sendiri.

Kemudian, ketika akan melaporkan SPT Masa PPN, harus pindah platform ke e-Faktur web DJP.

Agar tidak ribet harus download dan install aplikasi eFaktur, karena harus menyesuaikan juga spesifikasi sistem operasi yang ada pada komputer, lebih simpel gunakan e-Faktur mitra resmi DJP yakni e-Faktur Klikpajak.

Baca Juga : Cara Lapor SPT Masa PPh 23/26 di e-Bupot Klikpajak Lebih Mudah

2. Melalui mitra DJP Klikpajak.id

DJP telah bekerja sama dengan Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau application service provider (ASP).

Pastikan ASP yang ingin digunakan adalah ASP yang ditunjuk secara resmi oleh DJP.

Seperti yang sudah disinggung di atas, DJP menunjuk Klikpajak by Mekari sebagai ASP/PJAP mitra resmi pajak untuk mengelola perpajakan wajib pajak.

Melalui e-Faktur Klikpajak, berbagai aktivitas pajak mulai dari membuat Faktur Pajak elektronik, lapor SPT Masa PPN, hingga bayar/setor PPN Terutang dan melakukan restitusi pajak dengan mudah hanya dalam satu platform.

Bagaimana langkah-langkah seputar kelola e-Faktur lebih mudah dan cepat tanpa install aplikasi di e-Faktur Klikpajak?

Selengkapnya baca tutorial Langkah-Langkah Cara Membuat Faktur Pajak, Lapor SPT Masa PPN dan Bayar PPN Terutang di e-Faktur.

Bahkan kelola e-Faktur lebih cepat dengan menarik data langsung dari laporan keuangan online Jurnal by Mekari.

Selanjutnya, temukan di sini kemudahan kelola e-Faktur dari integrasi Klikpajak.id dengan Jurnal.id.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

eFaktur dan Pengertian eFaktur adalah serta Jenis eFaktur bagi PKP

 

Nah, diatas adalah penjelasan tentanng eFaktur, Seputar Pengertian e Faktur adalah serta Jenis eFaktur bagi PKP. Semoga bisa bermanfaat!

Kategori : Berita Regulasi

PUBLISHED16 Aug 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: