Klikpajak by Mekari

Cara Mengatasi Status Aplikasi eFaktur Desktop Belum Registrasi

Ada saja kendala saat mengelola Faktur Pajak elektronik menggungakan aplikasi e-Faktur desktop. Salah satunya status aplikasi eFaktur desktop belum registrasi.

Ketahui kenapa status aplikasi e Faktur desktop belum registrasi dan cara mengatasinya?

Mendadak tak bisa mengakses aplikasi e-Faktur bikin urusan kelola Faktur Pajak jadi berantakan tentunya.

Jangan sampai urusan membuat Faktur Pajak elektronik, bayar dan lapor SPT Masa PPN-nya harus tersendat dan tertunda hanya karena masalah teknis seperti ini.

Jika masalahnya adalah status aplikasi eFaktur desktop belum registrasi, tidak perlu panik.

Terus simak ulasan dari Mekari Klikpajak tentang penjelasan penyebab kenapa status apikasi eFaktur desktop belum registrasi muncul dan cara menindaklanjuti status aplikasi eFaktur desktop belum registrasi.

Selain itu, akan diulas penjelasan tentang eFaktur web dan penggunaannya, lengkap dengan bagaimana cara login web eFaktur ( login web-eFaktur ) serta permasalahan aplikasi eFaktur lainnya.

Seperti diketahui, untuk dapat mengelola Faktur Pajak dan menggunakan aplikasi e-Faktur, wajib pajak harus berstatus Pengusaha Kena Pajak (PKP) terlebih dahulu.

Apa yang harus dilakukan setelah dikukuhkan sebagai PKP?

Dengan menjadi PKP, maka Setelah wajib pajak badan maupun pribadi berstatus PKP tersebut memiliki hak dan kewajiban perpajakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan/atau Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Setelah menyandang status PKP, langkah selanjutnya adalah wajib membuat Pajak Keluaran atas transaksi barang/jasa kena pajak, mengelola Pajak Masukan, dan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN.

Jadi, kewajiban Pengusaha Kena Pajak adalah memungut, menyetor, dan melaporkan PPN yang terutang.

Berikutnya, PKP perlu meminta Sertifikat Elektronik pajak untuk mengaktifkan akun PKP dan dapat menggunakan aplikasi e-Faktur.

Berapa lama aktivasi PKP?

Proses aktivasi PKP tidak memakan waktu lama selama syarat aktivasi sudah tersedia dan jaringan internet lancar.

Dalam proses aktivasi PKP dibutuhkan password e-Nofa dari Ditjen Pajak yang akan diterima saat permohonan pengukuhan PKP disetujui.

Siapkan pula kode aktivasi dari DJP yang berisi username dan kode aktivasi.

Kode aktivasi ini dikirimkan Ditjen Pajak melalui pos pada saat pengajuan sebagai PKP dikabulkan oleh DJP.

Setelah itu, buka situs DJP di e-faktur.pajak.go.id, isikan nomor NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan password e-Nofa atau password aktivasi yang diterima dari DJP melalui email tadi.

Kemudian Anda akan diarahkan mengisi aktivasi akun permohonan nomor faktur online atau e-Nofa.

Lalu, masukkan kode aktivasi dari DJP yang dikirimkan melalui pos ke alamat PKP.

Brikutnya isi kode keamanan (passphrase) pada kolom yang tersedia. Terakhir klik “Aktivasi”.

Jika semua data yang dimasukkan benar, Anda akan menerima pemberitahuan atau notifikasi aktivasi akun PKP berhasil.

Selanjutnya, Anda dapat login ulang untuk melakukan langkah selanjutnya, seperti mengunduh atau download Sertifikat Elektronik pajak (digital certificate) hingga meminta Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) untuk mengelola Faktur Pajak elektronik.

Kenapa Status Aplikasi eFaktur Desktop Belum Registrasi?

Jika status aplikasi eFaktur desktop belum registrasi ini terjadi, maka satu-satunya cara adalah set ulang aplikasi e-Faktur.

Namun apa jadinya bila mereset aplikasi e-Faktur pun juga tak bisa.

Penyebab aplikasi e-Faktur harus direset bisa jadi karena:

  • Database terkena virus sehingga database corrupt
  • Lupa password atau username login aplikasi e-Faktur
  • PKP pindah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) 

Agar bisa mereset aplikasi e-Faktur, Anda harus melakukan registrasi ulang dengan aplikasi e-Faktur terbaru.

Akan tetapi sebelum mereset, Anda harus menginstal dahulu Sertifikat Digital atau Sertifikat Elektronik ke dalam browser untuk otentikasi browser terhadap website e-Nofa online

Jika tidak instali Sertifikat Elektronik terlebih dahulu, dapat dipastikan tidak bisa mereset aplikasi e-Faktur.

Biasanya nanti akan muncul notifikasi “Certificate-based authentication failed”.

Perlu dipahami, kenapa status aplikasi eFaktur dekstop belum registrasi ini muncul biasanya karena wajib pajak Pengusaha Kena Pajak (PKP) masih menggunakan e Faktur versi desktop lama atau belum update eFaktur terbaru.

Apa itu e Faktur Desktop?

e Faktur desktop adalah sistem pembuatan Faktur Pajak elektronik yang disediakan DJP dengan cara install aplikasi di perangkat komputer terlebih dahulu untuk dapat menggunakannya.

Aplikasi e Faktur desktop ini terus dilakukana pembaruan sistem, sehingga wajib pajak PKP harus melakukan update eFaktur terbaru untuk dapat menggunakannya.

Versi eFaktur desktop ini dapat dapat digunakan atau dioperasikan secara offline untuk membuat Faktur Pajak elektronik.

Namun pada saat PKP akan melakukan pelaporan SPT Masa PPN, harus berpindah ke eFaktur web DJP karena pelaporan eFaktur harus secara real time.

Status Aplikasi eFaktur Desktop Belum Registrasi, Cara Login Web eFakturContoh fitur membuat Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

Kode Aktivasi e Faktur dan Password Akun PKP itu yang Mana?

Seperti yang sudah disinggung di atas, aktivasi e Faktur artinya sama halnya dengan akivasi PKP.

Artinya, untuk dapat menggunakan layanan sistem e-Faktur, wajib pajak harus melakukan aktivasi PKP atau aktivasi e Faktur terlebih dahulu dengan cara yang sudah disebutkan di atas.

Tata cara aktivasi ini tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-20/PJ/2020 tentang Tata Cara Permohonan Kode Aktivasi dan Password, Permintaan Aktivasi Akun Pengusaha Kena Pajak dan Sertifikat Elektronik, serta Permintaan, Pengembalian dan Pengawasan Nomor Seri Faktur Pajak.

Lalu, kode aktivasi e Faktur yang mana?

Jadi, kode aktivasi e Faktur merupakan kode aktivasi yang dikirmkan DJP melalui pos ke alamat PKP pemohon.

Kode aktivasi juga dapat dicek melalui web eNofa dengan cara masuk ke menu “profile User”.

Password akun PKP yang mana?

Sama seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa password akun PKP adalah yang dikirimkan oleh DJP ke email saat PKP mengajukan permohonan pengukuhan sebagai pengusaha kena pajak.

Lalu bagaimana jika lupa password eFaktur?

Saat akan melakukan aktivasi tapi lupa password, dapat mengecek kembali email dan cari email dari DJP yang berisi pengiriman password aktivasi eNofa tersebut.

Bagi PKP yang baru pertama kali menggunakan layanan aplikasi eFaktur, kode aktivasi ini digunakan untuk Registrasi ETaxInvoice.

Sedangkan apabila PKP pernah melakukan reset aplikasi client desktop, maka akan menggunakan isian ‘Kode Aktivasi Efaktur Desktop’.

Selengkapnya tentang Cara Daftar eNofa: Cara Meminta ‘Password’ & Kode Aktivasi e-Nofa baca di Sini.

Bagaimana Langkah Aktivasi Efaktur Desktop?

Berikut ini langkah aktivasi Efaktur desktop setelah dikukuhkan menjadi PKP dan mendapatkan akun, kode dan password PKP:

  1. Unduh patch Efaktur dan jalankan ETaxInvoice.exe pada folder yang tersedia di situs e-Nofa DJP
  2. Pilih Lokal Database lalu klik Connect untuk melakukan koneksi ke database aplikasi e-Faktur.
  3. Pada kolom yang tersedia, isikan NPWP dan PKP dengan identitas yang dimiliki.
  4. Klik Open pada Sertifikat User, lalu simpan ke folder penyimpanan Sertifikat User.
  5. Pilih file Sertifikat Digital, lalu klik Open, kemudian akan tampil formulir Passphrase Certificate.
  6. Lalu isikan Passphrase dan Password atau kode saat menerima Sertifikat Digital ke KPP.
  7. Kemudian klik OK.
  8. Isikan Kode Aktivasi dengan kode saat meminta NSFP ke KPP.
  9. Klik Register, kemudian akan diminta memasukkan kode captcha dan password.
  10. Masukkan captcha dan password dengan benar.
  11. Jika sudah selesai, klik Submit.
  12. Maka proses aktivasi Efaktur desktop pun selesai.

Status Aplikasi eFaktur Desktop Belum Registrasi, Cara Login Web eFakturIlustrasi registrasi e-Faktur

Apa yang Dimaksud e-Faktur Web Based?

Jika ada Efaktur desktop, maka ada yang namanya sistem eFaktur web atau e-Faktur web based.

Apa yang dimaksud e-Faktur web based ini? Meski sama-sama untuk kelola eFaktur, cara kerja atau penggunaan sistem keduanya berbeda.

Seperti yang sudah disinggung di atas, eFaktur desktop merupakan sistem yang disediakan DJP yang digunakan hanya untuk membuat Faktur Pajak elektronik.

Sedangkan pelaporan SPT Masa PPN-nya masih harus berpindah ke e-Faktur web based.

Namun, untuk memudahkan PKP dalam mengelola e Faktur, DJP telah menunjukkan Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau ASP utuk menyediakan sistem pengelolaan perpajakan salah satunya sistem e-Faktur web based Mekari Klikpajak.

Melalui e-Faktur Mekari Klikpajak yang merupakan sistem pengelolaan e Faktur berbasis web, maka proses pembuatan Faktur Pajak dan pelaporan SPT Masa PPN-nya dapat dilakukan dalam satu platform yang sama.

Karena sistem e Faktur Mekari Klikpajak berbasis web eFaktur, maka Anda tidak perlu melakukan instal aplikasi untuk menggunakannya.

Anda dapat langsung menggunakan aplikasi e-Faktur Mekari berbasis web ini hanya dengan melakukan registrasi e-Faktur saja.

Kenapa Tidak Bisa Masuk ke Web e-Faktur DJP dan Cara Mengatasi Tidak Bisa Login?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bagi PKP yang menggunakan e Faktur desktop untuk membuat Faktur Pajaknya, maka harus melaporkan SPT Masa PPN-nya melalui eFaktur web atau versi website.

Namun tidak menutup kemungkinan mengalami gagal login atau tidak bisa masuk ke web e-Faktur DJP saat akan melaporkan e Faktur.

Lalu, kenapa tidak bisa masuk ke web e-Faktur DJP dan apa yang harus dilakukan?

Berikut beberapa penyebab kenapa tidak bisa masuk ke web e-Faktur DJP saat akan melaporkan SPT PPN setelah proses pembuatan Faktur Pajak di e Faktur desktop selesai dan cara mengatasi tidak bisa login web e-Faktur DJP:

1. Koneksi internet tidak stabil

Salah satu penyebab kenapa tidak bisa masuk ke web e-Faktur adalah karena koneksi internet yang tidak stabil.

Oleh karena itu pastikan jaringan internet yang Anda gunakan stabil sehingga dapat mengakses eFaktur web.

2. Jaringan wifi diblokir

Penyebab tidak bisa masuk ke web e-Faktur tidak menutup kemungkinan karena jaringan wifi diblokir.

Jika memanfaatkan jaringan wifi tersebut, maka pastikan koneksi dari wifi tersebut tidak terblokir.

3. Error server web eFaktur

Kendala tidak bisa masuk web e-Faktur bisa juga disebabkan karena memang ada eror pada server DJP.

Untuk kendala ini hanya bisa menunggu proses perbaikan sistem pada server DJP selesai, dan Anda dapat mengeceknya beberapa waktu kemudian.

4. Salah memasukkan ID atau password

Sebaiknya periksa dengan baik ID dan password yang digunakan untuk masuk ke web e-Faktur agar tidak gagal saat login.

Jika ternyata lupa password, maka dapat menggunakan pilihan pada ‘Lupa Password’ di kolom yang tersedia.

5. Kendala cookie dan cache pada komputer

Penyebab tidak bisa masuk ke web e-Faktur DJP adalah karena kendala cookie dan cache pada komputer atau laptop.

Jika demikian, maka dapat diatasi dengan cara menghapus cookie dan cache pada browser yang digunakan untuk membuka web eFaktur.

6. Akun belum diverifikasi

Salah satu kendala tidak bisa masuk ke web e-Faktur DJP adalah akun yang belum terverifikasi di database Ditjen Pajak.

Untuk mengatasinya segeralah melakukan verifikasi data hingga DJP memberikan notifikasi bahwa akun telah diverifikasi oleh Ditjen Pajak.

7. Pemblokiran oleh pihak DJP

Karena suatu alasan tertentu bisa saja ternyata pihak DJP memblokir akun PKP Anda.

Oleh karena itu, Anda dapat menghubungi layanan Customer Service DJP untuk menyampaikan kendala tersebut.

Kenapa Web Efaktur Tidak Muncul NPWP?

Masalah penggunaan eFaktur web DJP tidak muncul NPWP bisa saja terjadi saat melakukan login di web e-Faktur.

Setidaknya berikut beberapa penyebab kenapa web Efaktur tidak muncul NPWP saat login:

1. Belum terpasangnya Sertifikat Elektronik

Saat akan mengakses web Efaktur tidak muncul NPWP bisa saja disebabkan karena Sertifikat Elektronik belum terpasang.

Untuk itu pastikan Digital Sertificate pajak ini sudah terpasang pada perangkat komputer ketika menggunakan eFaktur desktop dengan cara begini.

2. Pemasangan Sertifikat Elektronik salah

Penyebab web Efaktur tidak muncul NPWP juga bisa dikarenakan pemasangan Sertifikat Elektronik atau digital certificate pajak salah.

Maka pastikan pemasangan atau instal Sertifikat Elektronik pada browser sudah benar agar dikenali oleh server.

3. Ternyata Sertifikat Elektronik sudah tidak berlaku

Jika NPWP tidak terbaca saat masuk web Efaktur bisa juga disebabkan oleh Sertifikat Elektronik yang terpasang sudah tidak berlaku.

Ketahui masa berlaku dan cara cek sertifikat elektronik di sini.

4. Akses browser tidak maksimal

Kendala web Efaktur tidak muncul NPWP biasanya muncul pada pengguna perangkat tertentu seperti macbook.

Ini terjadi dikarena akses browser yang tidak maksimal, sehingga perlu dilakukan pengaturan sertifikat elektronik pada perangkat.

Caranya buka KeyChain Acces dan memberikan akses penuh pada chrome untuk mengakses sertifikat elektronik serta matikan Web Shield pada aplikasi antivirus.

Cara Mereset Aplikasi e-Faktur Desktop

Lalu, bagaimana cara mereset aplikasi e-Faktur dan apa solusinya jika tidak bisa reset aplikasi e-Faktur client desktop ini?

Tidak perlu bingung, berikut langkah-langkah cara mereset aplikasi e-Faktur:

  • Masuk ke website efaktur.pajak.go.id, lalu masukan NPWP sebagai username dan password Pengusaha Kena Pajak (ketentuan nomor sebanyak 10 digit).
  • Setelah login, unggah Sertifikat Elektronik.
  • Setelah berhasil diunduh, import Sertifikat Elektronik ke browser yang digunakan.
  • Masuk ke menu pengaturan browser, pilih privacy and security, dan cari kolom certificate.
  • Saat muncul daftar sertifikat, klik impor dan masukan passphrase. Klik ‘OK’ untuk menyimpan Sertifikat Elektronik.
  • Masuk ke menu reset aplikasi.
  • Saat muncul notifikasi registrasi ulang aplikasi e-Faktur Desktop, pilih reset aplikasi.
  • Masukan kode aktivasi aplikasi (dapat dilihat di menu profil PKP dan password PKP).

Akan tetapi,  jika muncul kode ETAX-40005 error, maka dapat disimpulkan proses reset aplikasi gagal atau dengan kata lain tidak bisa reset aplikasi e-Faktur.

Jika Tidak Bisa Reset Aplikasi e-Faktur

Tidak bisa mereset aplikasi e-Faktur kemungkinan disebabkan PKP pernah melakukan aktivasi e-Faktur dengan kode aktivasi yang pernah digunakan sebelumnya.

Padahal, kode aktivasi e-Faktur hanya dapat digunakan untuk satu kali aktivasi.

Contoh kasus;

Pak Kelik merupakan PKP dan melakukan aktivasi e-Faktur pada 1 Oktober 2020 dengan kode aktivasi 2399BDAA, kemudian muncul gangguan pada komputernya tersebut sehingga membuat aplikasi e-Faktur Desktop hilang.

Saat Pak Kelik tersebut mengunduh ulang aplikasi e-Faktur seminggu kemudian, dan memasukkan kode 2399BDAA sebagai kode aktivasi awal, maka secara otomatis akan muncul kotak dialog peringatan ETAX-40005 error.

Baca juga: Cara Mudah Membuat Faktur Keluaran di e-Faktur

Ketika hal ini terjadi, maka lakukan langkah berikut: 

  1. Jika mengalami kesulitan mereset aplikasi client e-Faktur, buka website e-Nofa.
  2. Pada main menu, pilih “Reset Aplikasi Client” sebagai langkah untuk mereset kode aktivasi e-Faktur lama dari website e-Nofa.
  3. Masukan data untuk mereset kode aktivasi e-Faktur lama (buka dari menu profile user).
  4. Setelah mereset aplikasi client e-Faktur dari e-Nofa, maka muncul 16 digit kode aktivasi baru, misalnya: 2345BCDE2345BCDE.
  5. Setelah kode aktivasi e-Faktur sudah diperoleh, sebaiknya segera back-up folder database dari aplikasi e-Faktur sebelumnya di tempat terpisah seperti flashdisk.
  6. Atur ulang kode aktivasi e-Faktur baru pada aplikasi e-Faktur desktop dengan cara memasukannya pada ruas kode aktivasi dan pilih register. 

Baca juga: Makin Praktis! Fitur Baru Klikpajak: Cara Bayar Pajak Terutang dari Halaman SPT PPN

Jika kotak dialog muncul peringatan ETAX-40005 error: Tidak Dapat Menghubungi ETaxInvoice Server. Jangan risau, contact center DJP yakni Kring Pajak, telah memberikan langkah-langkah yang bisa dilakukan PKP.

  • Pertama, pastikan komputer terhubung internet. Apabila koneksi dengan proxy, pastikan sudah melakukan setting proxy aplikasi dengan benar di menu Referensi > Setting Aplikasi.
  • Notifikasi error itu juga bisa dikarenakan Sertifikat Elektronik kedaluwarsa atau sudah habis masa berlakunya atau dicabut (revoke).
  • Jika kondisi itu yang terjadi, Anda perlu mengajukan permintaan Sertifikat Elektronik yang baru.
  • Jika setelah dicek rupanya Sertifikat Elektronik masih aktif, maka Anda bisa mengunduh kembali dari e-Nofa.
  • Langkah selanjutnya, lakukan re-impor ke e-Faktur menu Referensi => Adm. Sertifikat ⇒ coba tutup e-Faktur => refresh => akses kembali e-Faktur dan lakukan upload faktur kembali.

Update Sistem e-Faktur Terbaru tapi Status Aplikasi eFaktur Desktop Belum Registrasi

DJP terus melakukan pembaruan sistem pada aplikasi pembuatan Faktur Pajak elektronik.

Hal ini untuk mempermudah para WP atau PKP dalam melakukan aktivitas perpajakannya.

Aplikasi e-Faktur versi 3.0 resmi diberlakukan untuk semua PKP yang menggunakan aplikasi e-Faktur client desktop, per 1 Oktober 2020.

Dengan begitu, mulai sekarang seluruh PKP yang menerbitkan Faktur Pajak melalui DJP Online menggunakan aplikasi e-Faktur client desktop, harus memperbarui sistemnya dari versi e-Faktur 2.2 ke e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya.

Tahukah? Sobat Klikpajak tidak perlu melakukan update eFaktur 3.0 sendiri di perangkat komputer. Karena melalui e-Faktur Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat langsung gunakan e-Faktur tanpa update maupun install aplikasi.

Dengan e-Faktur 3.0, maka membuat Faktur Pajak dan melaporkan SPT Masa PPN bisa dalam satu aplikasi saja yakni e-Faktur.

Efaktur Terbaru Versi Berapa?

DJP terus memperbarui sistem e Faktur terbaru versi 3.2 untuk mengakomodir kebutuhan pengelolaan Faktur Pajak elektronik bagi PKP.

Pembaruan sistem e Faktur ini salah satunya dilakukan seiring adanya perubahan tarif PPN 11% mulai April 2022.

Bagi pengguna e-Faktur desktop DJP, harus melakukan update eFaktur terbaru ini untuk dapata menggunakannya.

Namun bagi Anda yang menggunakan eFaktur web Klikpajak, tidak perlu melakukan update sendiri karena update tersebut sudah dilakukan melalui server e-Faktur Klikpajak.

Dengan eFaktur web Klikpajak, Anda pun tidak perlu repot download dan install patch terbaru eFaktur sendiri di komputer.

Status Aplikasi eFaktur Desktop Belum Registrasi, Cara Login Web eFaktur

Baca Juga: Fitur Klikpajak Multi User & Multi Company: Cara Efektif Kelola Pajak Bisnis, Gratis!

Cara Membuat e-Faktur dan Pelaporan SPT Masa PPN

Jadi, kemudahan berlipat Anda dapatkan dengan menggunakan e-Faktur Klikpajak adalah:

  • Langsung menggunakan aplikasi e-Faktur tanpa install terlebih dahulu
  • Tidak perluinput data satu per satu secara manual saat membuat e-Faktur karena bisa langsung menarik data transaksi dari laporan keuangan ‘online’
  • Membuat e-Faktur dan menyampaikan SPT Masa PPN lebih praktis dengan sistem yang terintegrasi dengan Jurnal.id

Lebih jelasnya bagaimana cara membuat:

  • Cara membuat Faktur Keluaran
  • Membuat Faktur Pengganti
  • Cara membuat Faktur Pajak Pembatalan
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Cara menghapus ‘Draft’ Faktur Pajak

Baca juga: Panduan Lengkap Penggunaan e-Faktur ‘Online’

Daftar Kode Error dalam e-Faktur Desktop dan Cara Mengatasinya

Sudah tahu cara mengatasi saat menghadapi status aplikasi eFaktur desktop belum registrasi, ya?

Untuk tambahan informasi, berikut daftar kode error dalam e-Faktur desktop DJP serta cara mengatasinya:

Kode Error Keterangan Error Penyebab Cara Mengatasi
ETAX-10001 Error Database
  1. File di dalam folder db ada yang corrupt atau hilang (misal: Corrupt karena meng-copy database saat aplikasi menyala.
  2.  Di dalam folder db tidak terdapat folder ETaxInvoice atau terdapat folder selain folder ETaxInvoice yang bukan ter-create dari proses tambah database.
  3.  Versi aplikasi tidak sama dengan versi db.
  4.  PC server PKP mati/database belum di-start sebagai server (dalam hal menggunakan konfigurasi network db)
  1. Pastikan dalam folder db > ETaxInvoice terdapat folder log, seg0 dan tmp serta file db.lck, README_DO_NOT_TOUCH_FILE, dan service.properties.
  2.  Pastikan folder db berisi folder ETaxInvoice dengan isi folder sesuai pada nomor (1) dan tidak ada folder selain ETaxInvoice yang ditambahkan sendiri.
  3.  Jalankan aplikasi saat terhubung dengan internet untuk dapat melakukan update database aplikasi.
  4.  Pastikan PC server menyala dan aplikasi e-Faktur berjalan/lakukan start database sebagai server dari menu File > Administrasi Db dan tekan tombol Start DB Sebagai Server.
ETAX-10003 Input ke database tidak berhasil, periksa kembali data yang akan diinput. Koneksi antara server dan client terputus (Network Database) Pastikan PC Server dan Client terkoneksi dengan baik kemudian ulangi proses
ETAX-10005 Database tidak ditemukan Beberapa kemungkinan yang dapat terjadi antara lain folder DB terhapus, terkena virus yang menyebabkan aplikasi tidak menemukan posisi database e-Faktur Pastikan Database e-Faktur terdapat dalam folder DB aplikasi
ETAX-10006 Tidak dapat menstart database sebagai network server Beberapa kemungkinan yang dapat terjadi antara lain folder DB terhapus, terkena virus yang menyebabkan aplikasi tidak menemukan posisi database e-Faktur Pastikan Database e-Faktur terdapat dalam folder DP aplikasi
ETAX-20001 NPWP tidak lengkap
  1. Merekam/mengimpor referensi lawan transaksi dengan isian NPWP kurang dari 15 digit.
  2.  Merekam/mengimpor faktur/dokumen lain dengan isian NPWP lawan transaksi null atau kurang dari 15 digit.
Isikan NPWP dengan benar, baik di form inputan maupun di file CSV yang akan diimpor.
ETAX-20002 Nomor Faktur sudah terdaftar Merekam/mengimpor faktur dengan nomor faktur yang sudah pernah diinput sebelumnya Gunakan nomor faktur baru yang belum digunakan
ETAX-20003 Nomor Faktur tidak ditemukan
  1. Meretur faktur eTax yang belum terapprove
  2.  Merekam/impor dokumen lain pengganti untuk dokumen lain yang belum pernah diinput ke database lokal
Pastikan faktur telah diinput dan diapprove
ETAX-20004 Format angka salah Isian data tidak sesuai dengan format yang ditentukan Isi kolom DPP, PPN, PPnBM, Harga, Jumlah Barang, Diskon dengan angka,…………………Page Break………. Jika ada nilai pecahan, gunakan: ………..
  • Karakter titik sebagai pemisah pecahan untuk mekanisme impor…………….Page Break…….
  • Karakter koma sebagai tanda pemisah pecahan untuk input dari interface
ETAX-20005 Format NPWP tidak sesuai Isian data NPWP tidak sesuai dengan format dan/atau tidak sesuai dengan cek digit Isikan NPWP dengan angka 15 digit dan benar
ETAX-20006 Format tanggal salah Isian data tanggal tidak sesuai dengan format yang ditentukan Isikan tanggal sesuai dengan format yang ditentukan yaitu tanggal/bulan/tahun
ETAX-20007 Nomor Faktur tidak ditemukan Format NSFP tidak sesuai dengan format yang ditentukan Lakukan cek ulang atas NSFP yang diterima pada referensi NSFP
ETAX-20008 Error Validasi
  1. Tidak mengisi inputan mandatori
  2.  Data inputan tidak sesuai dengan format yang ditentukan
  1. Pastikan mengisi semua kolom isian yang mandatori
  2.  Isikan data sesuai format pengisian
ETAX-20013 Lawan Transaksi tidak lengkap
  1. Kolom pertama Baris LT pada file CSV tidak memakai diisi LT.
  2.  Kolom isian pada baris LT kurang atau format isi datanya tidak sesuai dengan skema impor
Periksa file CSV, cek kolom dan isian data pada baris LT. Pastikan sesuai dengan skema impor dari DJP
ETAX-20014 Nilai tidak boleh kosong Field yang tertera pada pesan error belum diisi Pastikan data diisi dengan benar
ETAX-20015 Belum memasukkan pilihan Mengklik tombol buka SPT tanpa memilih SPT yang akan dibuka Untuk membuka SPT, klik baris SPT yang akan dibuka kemudian tekan tombol Buka SPT untuk Diubah
ETAX-20016 Range nomor faktur sudah terdaftar Menginput referensi range nomor faktur yang sama atau beririsan dengan salah satu range nomor faktur yang sudah direkam Periksa kembali range nomor faktur. Pastikan range yang akan direkam belum ada di daftar referensi range nomor faktur
ETAX-20017 Nomor Faktur tidak termasuk dalam range Referensi Nomor Faktur Merekam atau mengimpor faktur keluaran dengan nomor yang tidak ada dalam range di referensi nomor faktur Periksa kembali nomor faktur yang digunakan dan pastikan nomor faktur tersebut berada dalam range di referensi nomor faktur
ETAX-20018 Range Nomor Faktur tidak tersedia, Daftarkan Referensi Nomor Faktur terlebih dahulu
  1. Belum menginputkan range nomor faktur
  2.  Nomor faktur yang terpakai sudah sampai ke range nomor terakhir yang ada
  1. Inputkan range nomor faktur yang diperoleh dari KPP
  2.  Dalam hal nomor merekam faktur dengan nomor yang terlewat dan masih di dalam range, klik OK pada Error dan lanjutkan rekam faktur dengan mengisi 8 digit nomor seri secara manual atau bisa dengan melakukan impor
ETAX-20019 Tidak bisa mengubah data.\Data yang akan dihapus dipakai sebagai referensi Menghapus data referensi lawan transaksi atau barang/jasa yang sudah pernah dipakai dalam pembuatan faktur pajak Data referensi yang sudah pernah dipakai tidak bisa dihapus
ETAX-20020 Kode Barang/Jasa sudah terdaftar\nTidak dapat memakai Kode yang sama Merekam/impor data barang dengan kode barang yang sudah ada di referensi barang/jasa Data referensi sudah pernah dipakai tidak bisa dihapus
ETAX-20021 Nama Barang/Jasa sudah terdaftar\nTidak dapat memakai Nama yang sama Merekam/impor data barang dengan nama barang yang sudah ada di referensi barang/jasa Data referensi yang sudah pernah dipakai tidak bisa dihapus
ETAX-20022 Barang/Jasa tidak lengkap
  1. Baris OF pada file CSV tidak memakai flag OF
  2.  Kolom isian pada baris OF kurang atau format isi datanya tidak sesuai dengan skema impor
Periksa file CSV, cek kolom dan isian data pada baris OF. Pastikan sesuai dengan skema impor dari DJP
ETAX-20023 Format faktur salah Format isian data CSV yang diimpor tidak sesuai dengan skema impor dari DJPP
  1. Periksa kembali file CSV dan pastikan isian data telah sesuai dengan skema impor DJP.
  2.  Periksa karakter pemisah (delimiter) yang dipakai, pastikan karakter pemisah pada form impor sama dengan karakter pemisah di file CSV.
ETAX-20024 Masa Faktur tidak boleh kurang dari tanggal faktur Merekam/impor faktur dengan isian masa kurang dari bulan tanggal faktur Pastikan masa pelaporan faktur keluaran pada form input faktur atau pada file CSV impor diisi dengan benar
ETAX-20025 Masa Faktur melebihi batas ketentuan pelaporan Faktur Pajak Merekam/impor faktur pajak masukan dengan isian masa lapor lebih dari 3 bulan dari tanggal faktur Periksa masa pelaporan faktur masukan, pastikan masa lapor tidak lebih 3 bulan dari tanggal faktur
ETAX-20026 Flag Pengganti tidak sesuai format Kolom fg_pengganti di skema impor diisi selain angka 0 dan 1 Isikan kolom fg_pengganti dengan:
  • 0 untuk faktur normal
  • 1 untuk faktur pengganti
ETAX-20027 Tanggal Faktur Pengganti tidak boleh kurang dari Faktur Pajak Tanggal Faktur Pengganti kurang dari Tanggal faktur Pajak yang diganti Tanggal Faktur Pajak Pengganti minimal sama dengan Tanggal Faktur yang diganti
ETAX-20028 Jumlah DPP, PPN, PPnBM Objek Faktur tidak sama dengan nilai Faktur Nilai Jumlah DPP, PPN dan PPnBM pada baris FK tidak sama dengan total nilai DPP, PPN dan PPnBM pada baris OF Cek file CSV. Kolom jumlah DPP/Jumlah PPnBM baris FK nilainya harus sama dengan total nilai DPP/PPN/PPnBM pada baris OF-nya
ETAX-20029 Masa Faktur lebih besar dari tanggal ETAXReady, Faktur harus direkam dengan ETax Invoice Merekam retur manual untuk Faktur Pajak Keluaran yang seharusnya sudah menggunakan e-Faktur Rekam Pajak Keluarannya terlebih dahulu dan lakukan upload
ETAX-20030 Tanggal Retur tidak boleh lebih kecil dari tanggal Faktur Menginput tanggal Retur lebih kecil dari tanggal faktur yang diretur Isikan tanggal retur lebih besar sama dengan tanggal faktur pajak yang diretur
ETAX-20031 Masa retur tidak boleh lebih kecil dari tanggal Retur Menginput nilai DPP retur lebih besar dari tanggal retur Isikan masa retur sama dengan bulan retur
ETAX-20032 Saldo DPP untuk retur kurang Mengisi nilai DPP retur lebih besar dari nilai DPP faktur yang diretur Isikan nilai DPP retur yang sesuai
ETAX-20033 Saldo PPN untuk retur kurang Mengisi nilai PPN retur lebih besar dari nilai DPP faktur yang diretur Isikan nilai PPN retus yang sesuai
ETAX-20034 Saldo PPnBM untuk retur kurang Mengisi nilai PPnBM retur lebih besar dari nilai DPP faktur yang diretur Isikan nilai PPnBM yang sesuai
ETAX-20035 Masa Faktur kurang dari tanggal ETAXReady, Faktur Non ETax Merekam/impor faktur dengan masa pelaporan sebelum ditetapkan sebagai pengguna e-Faktur Cek tanggal faktur pajak. Faktur pajak dengan tanggal transaksi sebelum diterapkan sebagai pengguna etax tidak bisa dibuat melalui aplikasi e-Faktur
ETAX-20035 DPP tidak boleh lebih kecil dari 0 DPP lebih kecil dari 0 Cek DPP-nya
ETAX-20036 PPN tidak boleh lebih kecil dari 0 PPN lebih kecil dari 0 Cek PPN-nya
ETAX-20037 PPnBM tidak boleh lebih kecil dari 0 PPnBM lebih kecil dari 0 Cek PPnBM-nya
ETAX-20039 Tidak ditemukan faktur yang akan diganti Salah mengisi NSFP yang akan diganti Pastikan kembali NSFP yang akan diganti
ETAX-30044 SPT Kurang Bayar Membuat File CSV untuk SPT Kurang Bayar tanpa merekam SSP terlebih dahulu Dalam hal SPT Kurang Bayar, rekam terlebih dahulu SSP-nya
ETAX-20001 Tidak dapat melakukan enkripsi/deskripsi
ETAX-30002 Tidak dapat melakukan hashing Sertifikat dipindah/hilang Pastikan file sertifikat ada dan tidak berpindah tempat penyimpanan. Dalam hal memindahkan sertifikat, setting kembali dari menu Administrasi Sertifikat.
ETAX-30005 Error objek mapping Format isian data CSV yang diimpor tidak sesuai dengan skema impor dari DJP Periksa kembali file CSV dan pastikan isian data lebih sesuai dengan skema impor DJP
ETAX-30006 File tidak ditemukan File CSV yang akan diimpor tidak ada
  1. Periksa kembali lokasi tempat file CSV yang akan diimpor telah sesuai dengan lokasi file CSV yang ada di form impor.
  2.  Ulangi kembali proses impor dengan mengklik tombol Open dan arahkan ke folder file CSV yang sebenarnya
ETAX-30011 Profile Belum Diregister Belum melakukan update profile pada aplikasi e-Faktur Lakukan update profile pada menu update profile
EATX-30022 File Certificate belum tersedia. Pilih file certificate terlebih dahulu di Administrasi Belum pernah mendaftarkan file certificate pada aplikasi e-Faktur Daftarkan file Certificate yang dimiliki pada menu administrasi sertifikat
ETAX-30023 File Certificate tidak bisa dipakai
  • Format Certificate Salah
  • File Certificate tidak ditemukan
  • Certificate bukan milik terdaftar
  • Tidak ditemukan Certificate yang benar untuk user
Pastikan menggunakan file sertifikat digital yang telah diberikan oleh DJP
ETAX-30024 Harga Barang/jasa tidak boleh lebih kecil sama dengan 0 Harga barang lebih kecil dari 0 Cek harga barang yang diinput
ETAX-30029 Nomor Faktur tidak benar
  1. Nomor Faktur yang diinput tidak sesuai dengan tanggal faktur
  2.  Merekam/impor dokumen lain pengganti untuk dokumen lain yang belum direkam di aplikasi
  1. Cek nomor faktur dan tanggal faktur. Faktur dengan nomor xxx-yy.xxxxxxxx hanya bisa dipakai untuk penyerahan di tahun yy
  2.  Rekam/impor terlebih dahulu dokumen lain yang akan diganti. Setelah itu rekam/impor dokumen lain penggantinya
ETAX-30030 Nomor Retur sudah terdaftar Nomor retur dan nomor faktur pajak yang diretur yang direkam/diimpor sudah ada di database Cek kembali data dokumen retur yang akan direkam. Pastikan nomor retur dan faktur pajaknya sudah benar dan belum pernah direkam/impor sebelumnya
ETAX-30031 Dokumen lain tidak lengkap
  1. Mengisi kolom DK_DM untuk dokumen lain dengan isian selain DK//DM
  2.  Kolom isian kurang atau format isi datanya tidak sesuai dengan skema impor dokumen lain
  • Periksa file CSV, cek kolom dan isian datanya. Pastikan sesuai dengan skema impor dari DJP
ETAX-40001 Tidak dapat menghubungi E-TaxInvoice Server Tidak terhubung dengan internet
  1. Cek koneksi internet, pastikan PC terhubung dengan internet.
  2.  Apabila koneksi internet dengan proxy, pastikan sudah melakukan setting proxy aplikasi dengan benar di menu Referensi > Setting Aplikasi
ETAX-40004 User tidak dapat mengakses service Salah mengisi captcha, password ataupun passphrase
  1. Pastikan sudah menginputkan password, captcha ataupun passphrase dengan benar
  2.  Pastikan PC terhubung dengan koneksi internet
ETAX-50003 Tidak dapat membentuk SPT Terdapat prosedur-prosedur yang belum dilakukan dalam proses membentuk SPT
  1. Pastikan seluruh isian data di Induk dan Lampiran AB sudah diisi dan disimpan
  2.  Dalam hal membuat SPT Pembetulan, pastikan SPT normalnya sudah dibuat
ETAX-50004 Tidak dapat membentuk file CSV Terdapat kolom-kolom dalam aplikasi yang belum diisi dengan lengkap (misalnya: tanggal lapor) atau belum update profile Pastikan kolom-kolom dalam SPT Masa telah diisi dan telah mengisi profile PKP dengan lengkap
ETAX-50005 Tidak dapat membentuk file PDF Terdapat kolom-kolom dalam aplikasi yang belum diisi dengan lengkap (misalnya: tanggal lapor) atau belum melakukan update profile Pastikan kolom-kolom dalam SPT Masa telah diisi dan telah mengisi profile PKP dengan lengkap.

 

Itulah penjelasan tentang kenapa status aplikasi e Faktur dekstop belum registrasi dan cara mengatasi status aplikasi eFaktur dekstop belum registrasi serta cara mudah menggunakan eFaktur web. Semoga bermanfaat untuk Anda dalam mengelola pajak bisnis!

Kategori : Perencanaan Pajak

PUBLISHED07 Sep 2022
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: