Studi Kasus

Simak Bagaimana Fitur Rekonsiliasi Klikpajak Meningkatkan Sinergi 33 Cabang HydroClean Indonesia

Simak Bagaimana Fitur Rekonsiliasi Klikpajak Meningkatkan Sinergi 33 Cabang HydroClean Indonesia
HydroClean Indonesia

Simak Bagaimana Fitur Rekonsiliasi Klikpajak Meningkatkan Sinergi 33 Cabang HydroClean Indonesia

Temukan bagaimana HydroClean Indonesia meningkatkan sinergi 33 cabang operasionalnya dengan berbagai fitur one stop solution dari Mekari Klikpajak.

Tentang HydroClean Indonesia

Kelola perpajakan perusahaan bukanlah urusan yang mudah, terutama perusahaan dengan banyak cabang operasional. HydroClean misalnya, sebuah startup yang bergerak di bidang jasa premium pembersih tungau dan debu profesional, seperti vacuum cleaning untuk kasur, sofa, dan furnitur lain.

HydroClean Indonesia memiliki 33 cabang yang tersebar di berbagai kota di Indonesia dengan pengelolaan perpajakannya terfokus di kantor pusat Jakarta. Hal ini menjadi komplikasi yang harus dihadapi tim keuangan dan perpajakan HydroClean dalam menyelaraskan data transaksi dan perpajakan dari seluruh titik operasional ke pusat administrasi di kantor pusat.

Tantangan Mengelola Urusan Perpajakan 33 Titik Operasional Secara Terpusat

Dimulai pada tahun 2020 akhir, manajemen keuangan HydroClean Indonesia diintegrasikan dengan sistem manajemen pusat. Sebelumnya, HydroClean bukan termasuk Perusahaan Kena Pajak (PKP) sehingga manajemen keuangan menjadi kewenangan masing-masing kantor cabang dan diolah secara manual.

HydroClean pun bersinergi dengan 33 titik operasionalnya untuk mengintegrasikan sistem pengelolaan keuangan secara terpusat guna mendaftar sebagai PKP di akhir tahun 2020. Hal ini disebabkan oleh PMK 197/2013 yang mengatur bahwa batasan omzet atau batasan PKP adalah Rp4,8 miliar setahun. Artinya, perusahaan harus menyatukan daya transaksi ke satu pintu utama untuk memulai pelaporan pajak.

Menurut Head of Finance and Tax HydroClean Indonesia, Aziz Indrawan, keluaran faktur pajak yang dikelola  tim mampu mencapai ribuan eFaktur dalam sebulan.

Customer sebelum pandemi ada 2500 faktur per bulan. Ketika pandemi, ada penurunan menjadi 1300-1500 per bulan. Meski begitu, butuh waktu cukup banyak untuk melakukan urusan pajak,” ungkap Aziz.

Dengan tingginya arus transaksi ini, maka kelola perpajakan perusahaan semakin membutuhkan ketelitian. Proses persiapan data, pembuatan faktur, pelaporan pajak hingga rekonsiliasi merupakan rutin tim keuangan dan pajak di kantor pusat HydroClean Indonesia dengan tantangannya tersendiri.

Secara unik, proses kelola perpajakan di HydroClean masih memadukan kelola keuangan secara offline dan online. Urusan perpajakan dikelola sepenuhnya oleh tim Aziz di kantor pusat. Dimulai dari langkah pertama, yaitu setiap petugas lapangan HydroClean di seluruh cabang yang bertugas wajib melakukan pelaporan dengan mendokumentasikan invoice fisik usai menyelesaikan tugas dan mengirimkannya ke admin. Admin yang dimaksud adalah salah satu dari empat orang tim keuangan di kantor pusat Jakarta yang dikepalai oleh Aziz. Admin akan melakukan rekapitulasi dari hari ke hari melalui Mekari Jurnal guna kebutuhan akuntansi, kemudian data transaksi tersebut diimpor ke Mekari Klikpajak guna keperluan kelola perpajakan.

Aziz mengakui bahwa kesulitan proses ini adalah bagaimana dalam rekapitulasi, petugas lapangan dapat keliru membuat tipe invoice. Selain itu, hal ini juga berdampak pada proses rekonsiliasi data keuangan dan perpajakan secara manual.

“Saat orang lapangan membuat invoice sebagai bukti telah dijalankannya suatu layanan dengan harga sekian, dipotret dan dilaporkan ke grup. Tapi ketika dicek saat membuat invoice online di Jurnal, rupanya tipe layanan di invoice fisik berbeda dari yang sebenarnya telah dijalankan. Selain itu, di akhir bulan penarikan data, saat rekonsiliasi secara manual lewat Microsoft Excell, kami sering menemui selisih yang besar karena kesalahan ini.”  

Dengan kesulitan yang dihadapi perusahaan, HydroClean Indonesia membutuhkan sebuah solusi tata kelola keuangan sekaligus perpajakan yang komprehensif, efektif, serta apa yang disebut oleh Aziz sebagai “one stop solution” untuk berbagai permasalahan HydroClean.

Kesederhanaan dalam Bekerja melalui Integrasi Mekari Jurnal dan Fitur Rekonsiliasi

Tingginya jumlah transaksi HydroClean, dipadukan dengan sistem manajemen keuangan terpusat yang diadopsi oleh perusahaan berisiko menimbulkan celah untuk kekeliruan. Dari segi tata keuangan, HydroClean telah menggunakan Mekari Jurnal, aplikasi akuntansi online bahkan sejak belum menjadi PKP. Sejak menjadi sebuah PKP, HydroClean Indonesia mempercayakan tata kelola perpajakan kepada Klikpajak.

Integrasi Mekari Jurnal dan Mekari Klikpajak menjadi cara jitu HydroClean Indonesia untuk menunjang sinergitas kelola perpajakan antar seluruh cabang operasionalnya. Fitur lengkap Mekari Klikpajak yang terintegrasi dengan Mekari Jurnal mampu mengatasi berbagai macam permasalahan perpajakan yang dialami Aziz dan tim, seperti:

  1. Persiapan faktur lebih cepat dengan impor data transaksi langsung dari Mekari Jurnal

Tim tidak perlu menginput data secara manual, sebab data transaksi dapat diimpor dari Jurnal dan secara otomatis dibuatkan faktur pajak oleh Klikpajak. Sistem eFaktur Klikpajak by Mekari dirancang untuk membantu penghitungan otomatis dari setiap transaksi pajak sesuai dengan peraturan perpajakan terbaru.

Dengan fitur ini, tim HydroClean Indonesia dapat memberikan faktur pajak secara langsung apabila pelanggan membutuhkan faktur pajak di hari yang sama saat pelayanan. Selain itu, admin juga dapat menarik banyak data transaksi sekaligus untuk dibuatkan faktur pajak.

  1. Rekonsiliasi pajak yang otomatis dan akurat

Sebelumnya, HydroClean melakukan rekonsiliasi secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk pengecekan kebenaran data. Seringkali karena human error atau ada ketidakseragaman rekapitulasi antara data di lapangan dan catatan keuangan, selisih data ketika rekonsiliasi cukup terbilang besar. Namun, sejak menggunakan fitur rekonsiliasi dalam eFaktur Klikpajak, tim Hydroclean Indonesia dapat dengan mudah menganalisis data yang tidak sesuai. Menurut keterangan Aziz, sejak menggunakan fitur rekonsiliasi Klikpajak dan Jurnal, selisih antara data keuangan dan perpajakan tidak lagi berbeda jauh.

Integrasi antara Jurnal dan Klikpajak memungkinan sinkronisasi data keuangan dan perpajakan secara otomatis dan akurat. Dengan Klikpajak, HydroClean Indonesia dapat menghemat banyak waktu ketika melakukan rekonsiliasi.

  1. Buat e-Faktur dan lapor SPT Masa PPN satu platform

HydroClean Indonesia membutuhkan kesederhanaan dalam bekerja, apa yang dimaksud Aziz sebagai satu aplikasi untuk solusi segala macam masalah perpajakan. Perusahaan dapat melakukan persiapan berbagai jenis faktur pajak, pembayaran hingga pelaporan SPT Masa PPN dalam satu platform Mekari Klikpajak. Fitur-fitur Klikpajak juga mudah dipahami dan praktis sehingga tim dapat dengan mudah menavigasikan Klikpajak.

  1. Histori perpajakan dapat diawasi oleh seluruh user

Klikpajak memiliki fitur multi user yang memungkinkan satu akun perusahaan dikelola oleh beberapa user dari perangkat berbeda secara real time kapan pun dan dimana pun.

Segala aktivitas perpajakan yang dilakukan di Klikpajak dapat dengan mudah ditinjau melalui dashboard log atau arsip pajak yang tersedia di halaman utama. Hal ini menunjang akuntabilitas kelola perpajakan bagi seluruh staf ataupun Aziz yang memiliki kewajiban di level supervisor. Dengan fitur ini, perubahan-perubahan yang dibuat akan dapat diketahui oleh seluruh user yang mengelola akun Klikpajak perusahaan.

 

One Stop Solution: Fitur Lengkap dan Membantu Urusan Pajak Secara Aktual

Aziz menerangkan bahwa ia dan tim memilih Klikpajak dibanding software pajak lain karena dinilai lengkap, praktis, dan aktual dalam membantu aktivitas perpajakan mereka sejak persiapan hingga pengarsipan.

“Dari pada PJAP lain, kami lebih memilih Klikpajak karena benar-benar membantu perpajakan secara aktual. Karena kami sudah menggunakan Mekari Jurnal, maka data-data transaksi bisa langsung diimpor ke Klikpajak. Fitur-fitur Klikpajak juga termasuk lengkap dan mudah dipahami,” jelas Aziz.

Aziz mencontohkan, misalnya fitur pengarsipan yang memungkinkan tercatatnya histori aktivitas perpajakan dengan sistematis. Histori ini pun dapat diunduh dalam bentuk pdf. Tidak hanya fitur ini mendukung salah satu kepedulian manajemen yang menginisiasi gerakan paperless untuk menghemat kertas, namun Klikpajak juga dapat menyelesaikan pelaporan berbagai tipe pajak serta menyederhanakan proses perpajakan mulai dari persiapan hingga rekonsiliasi.

Rekonsiliasi data keuangan dan perpajakan dinilai menjadi fitur yang paling membantu bagi HydroClean Indonesia. Rekonsiliasi otomatis dari Klikpajak dapat secara akurat melakukan pencocokan otomatis data transaksi perpajakan sehingga memangkas waktu tim untuk meneliti aktualitas data secara manual. Fitur ini merupakan salah satu benefit yang hadir ketika akun Klikpajak perusahaan terintegrasi dengan akun Jurnal. Lantaran integrasi ini, Aziz mengklaim bahwa anggota tim dapat merasa sangat dimudahkan dalam memanajemen sistem keuangan sekaligus perpajakan dari berbagai titik operasional yang ada di Indonesia. 

Ingin mudah kelola pajak bisnis seperti halnya HydroClean Indonesia, silakan Hubungi Kami dengan tautan di bawah ini:

Saya Mau Tanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!