Pajak Sewa Kendaraan : Jenis Pajak untuk Bisnis Rental Mobil

Punya bisnis sewa kendaraan? Sudah tahu berapa tarif pajak sewa kendaraan dari bisnis ini? Temukan di sini jenis pajak bisnis rental mobil atau pajak sewa mobil sebelum mengurus pajaknya.

Apappun bisnisnya, tak lepas dari pajak yang dikenakan. Tentu setiap masing-masing jenis pajak itu punya tarif berbeda. Tak terkecuali tarif pajak sewa kendaraan.

Agar bisnis rental mobil yang dijalankan berjalan dengan lancar dan berkembang lebih baik, penuhi segala kewajiban yang ada, seperti memenuhi kewajiban pajak sewa kendaraan.

Berapa tarif pajak sewa kendaraan? Terus simak uraiannya dalam blog Mekari Klikpajak berikut ini.

Mekari Klikpajak akan mengulas pajak bisnis rental mobil dan apa saja jenis pajak sewa kendaraan atau pajak sewa mobil ini untuk Sobat Klikpajak.

Kewajiban atas Pajak Bisnis Rental Mobil & Tarif Pajak Sewa Kendaraan

Dunia usaha semakin ramai dipenuhi oleh para pemain bisnis.

Meskipun setiap bisnis adalah eksperimen yang tidak pernah diketahui dengan pasti hasilnya namun tidak sedikit anak muda maupun orang dewasa yang ingin memulai masuk ke dunia bisnis tersebut, tak terkecuali Sobat Klikpajak.

Dari berbagai peluang usaha, bisnis rental mobil cukup dilirik karena memiliki potensi keuntungan yang menggiurkan.

Sobat Klikpajak hanya harus mempersiapkan strategi pemasaran yang tepat untuk menarik pasar.

Bisnis rental mobil yang semakin menjadi tren mengundang banyak pebisnis baru untuk turut serta meramaikan pasar dan saling berkompetisi menarik hati calon pelanggan.

Berbagai cara pun dilakukan oleh para pelaku usaha ini, dari mulai memanfaatkan media sosial sampai beriklan dan mengadakan promo-promo khusus dengan memanfaatkan momentum seperti mengadakan diskon saat Hari Besar Nasional juga diupayakan.

Peluang yang diprediksi akan sangat menguntungkan tersebut mendorong para pebisnis banyak yang terjun ke usaha rental mobil.

Namun demikian, meskipun para pebisnis tidak sedikit yang bergerak pada sektor ini, nyatanya tidak banyak di antara mereka yang telah mengetahui cara mengurus Pajak Penghasilan (PPh) yang dibebankan.

Berikut kewajiban-kewajiban pajak yang harus diketahui oleh pemilik bisnis rental mobil atau pajak bisnis rental mobil dan penjelasan pajak sewa kendaraan:

1. Kewajiban PPh Badan atas Pajak Bisnis Rental Mobil

Setiap pemilik bisnis rental mobil akan dikenakan pajak Pajak Penghasilan (PPh) Badan maupun Orang Pribadi.

Ketentuan pembayaran pajak dapat disesuaikan dengan bentuk usaha yang didirikan, apakah itu PT, CV, Yayasan atau bentuk usaha yang lain.

Untuk pemilik usaha yang telah berbadan hukum, pembayaran pajak yang wajib dilakukan adalah Pajak Penghasilan Badan.

Sedangkan bagi pemilik usaha yang tidak berbadan hukum, yang wajib dibayarkan adalah Pajak Pribadi.

Perhitungan PPh Badan bergantung pada laba bersih yang diterima perusahaan ketika akhir tahun.

Jika Sobat Klikpajak adalah pemilik usaha rental mobil yang telah membuat pembukuan sesuai dengan standar akuntansi, perhitungan pajak dapat dilakukan berdasarkan penghasilan bersih atas bisnis rental mobil tersebut.

Apabila bisnis Sobat Klikpajak tidak dalam bentuk badan hukum, akan tetapi memiliki omzet dalam satu tahun tidak lebih dari Rp4,8 miliar, dapat menggunakan metode Norma Perhitungan Penghasilan Netto (NPPN).

Metode NPPN ini adalah dengan menghitung persentase perkiraan laba bersih sesuai dengan ketetapan pemerintah.

Sobat Klikpajak dapat memanfaatkan insentif pajak dengan mengantongi SKB PPh Pasal 23. Ketahui Cara Mengajukan Surat Keterangan Bebas (SKB) PPh 23

2. Kewajiban PPh Pasal 21 atas Pajak Bisnis Sewa Kendaraan

Selain Pajak Badan, jenis pajak yang harus dibayarkan pemilik usaha rental mobil mengacu pada PPh Pasal 21.

Sesuai dengan ketentuan Pajak Penghasilan Pasal 21, pemilik usaha wajib menyetorkan pajak atas penghasilan yang diberikan kepada karyawan dalam bentuk gaji, honor, bonus, THR yang tidak melebihi penghasilan pokok.

PPh Pasal 21 tersebut wajib dihitung, disetorkan, dan dilaporkan tiap bulannya.

3. Kewajiban PPN atas Pajak Sewa Kendaraan

Pajak yang harus dibayarkan selanjutnya adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Jasa rental mobil yang diberikan kepada konsumen dikenakan Pajak Pertambahan Nilai jika omzet yang diterima dalam satu tahun lebih dari Rp600 juta dan telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP).

Konsekuensi Sobat Klikpajak sebagai Pengusaha Kena Pajak adalah harus melakukan pembuatan Faktur Pajak serta mencantumkan PPN sebesar 10% dari jasa yang akan Sobat Klikpajak berikan.

Tapi tidak perlu khawatir soal kewajiban pembuatan Faktur Pajak ini, karena Sobat Klikpajak dapat lakukan dengan cara mudah & cepat melalui e-Faktur Klikpajak by Mekari.

Seperti diketahui, DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur untuk melakukan update e-Faktur 3.0 menggantikan e-Faktur 2.2 mulai 1 Oktober 2020.

Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini menggunakan aplikasi e-Faktur Client Desktop DJP, harus install dan download patch terbaru untuk update e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya agar bisa menggunakan aplikasi yang dilengkapi dengan fitur prepopulated ini.

Dengan fitur prepopulated e-Faktur 3.0, maka DJP sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk kemudian PKP tinggal mencocokkan saja saat pembuatan e-Faktur maupun pelaporan SPT Masa PPN-nya.

Ingat, meskipun PKP pengguna e-Faktur Client Desktop sudah update e-Faktur 3.0, tapi tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur Web Based DJP di web-efaktur.pajak.go.id saat akan melaporkan SPT Masa PPN.

Karena DJP telah menutup pelaporan SPT Masa PPN di e-Filing dan e-SPT. Tapi lapor SPT Masa PPN wajib di aplikasi e-Faktur.

Update sistem terbaru e-Faktur 3.0 DJP ini juga harus dilakukan pada server PJAP mitra resmi DJP, seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Sobat Klikpajak menggunakan e-Faktur Klikpajak, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa keluar atau pindah platform.

Terbaru, DJP kembali memperbarui sistem e-Faktur ke versi eFaktur 3.1 dan versi eFaktur 3.2.

Pembaruan sistem eFaktur tersebut guna mengakomodir penambahan fitur pelayanan pajak sekaligus penyesuaian jumlah pengenaan tarif PPN terbaru yakni tarif PPN 11% mulai April 2022.

Selengkapnya baca di sini tentang Update eFaktur 3.2 PPN 11% dan Perubahan di e-Faktur Terbaru

“Langsung saja gunakan aplikasinya, biar Klikpajak.id yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur, pembayaran PPN, hingga pelaporan SPT Masa PPN Sobat Klikpajak dengan mudah hanya dalam satu langkah.”

Ingin langsung menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install aplikasinya? Juga tak ingin repot update eFaktur 3.1 dan eFaktur 3,2?

Langsung saja daftar dan aktifkan akun e-Faktur Sobat Klikpajak di https://my.klikpajak.id/register.

Kenapa urus Faktur Pajak lebih mudah di Mekari Klikpajak?

Melalui Mekari Klikpajak.id, Anda dapat membuat berbagai macam Faktur pajak, mulai dari Faktur Pajak Pengganti, Retur, bahkan dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan langkah-langkah yang mudah hanya dalam satu platform.

Bahkan administrasi e-Faktur semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Sehingga Sobat Klikpajak dapat menarik data laporan keuangan yang akan dibuat Faktur Pajaknya dengan sangat mudah dan simpel.

Lihat beberapa tutorial penggunaan aplikasi e-Faktur Klikpajak berikut ini:

  1. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  2. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur Pajak di e-Faktur
  3. Cara Menggunakan Prepopulated Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0
  4. Cara Lapor SPT Masa PPN Online Terbaru di e-Faktur Klikpajak
  5. Cara Rekonsiliasi Pajak Otomatis di e-Faktur

Pajak Sewa Kendaraan : Jenis Pajak Bisnis Rental Mobil

4. Kewajiban PBB atas Pajak Bisnis Rental Mobil

Pemanfaatan bumi dan bangunan untuk keperluan bisnis akan dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Pajak yang dibebankan atas pemanfaatan bumi dan atau bangunan tersebut tarif PBB sebesar 0,5%.

Nilai ini didapatkan dari dasar pengenaan pajak bumi dan bangunan adalah NJOP dikurangi NJOPTKP.

Baca juga: Jenis Pajak Properti yang Harus Diketahui Pengusaha Bisnis Properti

5. Kewajiban Pajak atas Kendaraan Bermotor dari Pajak Sewa Kendaraan

Kendaraan bermotor sebagai sarana utama untuk bisnis Sobat Klikpajak dikenakan pajak atas kepemilikan kendaraan bermotor.

Ketentuan pajak berbeda-beda untuk setiap daerah.

Pajak Kendaraan Bermotor yng terutang biasanya tertera pada STNK.

Informasi lebih lengkap juga bisa Anda tanyakan ke pihak pelayanan di Kantor Samsat terdekat.

Itulah kelima jenis pajak yang wajib dibayarkan oleh para pemilik bisnis rental mobil.

Jika Anda telah memiliki bisnis rental mobil atau baru akan membangun bisnis tersebut, sebagai Wajib Pajak sebaiknya menyiapkan pelaporan pajak  atas bisnis rental mobil yang Sobat Klikpajak miliki.

Pajak Sewa Kendaraan : Jenis Pajak Bisnis Rental MobilIlustrasi pajak bisnis rental mobil atau pajak sewa kendaraan

6. Kewajiban PPh 23 atas Pajak Bisnis Rental Mobil

Pajak lainnya atas sewa kendaraan adalah jenis Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23.

Lalu, apa pengertian PPh Pasal 23?

PPh P23 adalah sebagai pajak yang dienakan pada penghasilan atas modal, hadiah, penghargaan. dan penyerahan atas jasa.

Seperti diketahui, tarif PPh 23 sendiri ada beberapa tergantung objek pajak.

Sedangkan yang berkaitan dengan pajak bisnis rental atau pajak sewa kendaraan ini, maka tarif PPh 23 yang dikenakan atas pajak sewa mobil adalah 2% dari jumlah bruto.

Penjelasan tarif PPh 23 sebesar 2% dari jumlah bruto ini diperuntukkan atas:

  • Sewa dan penghasilan lain yang berkaitan dengan penggunaan harta kecuali sewa tanah/bangunan.
  • Imbalan jasa teknis, jasa manajemen, jasa konstruksi, dan jasa konsultasi.
  • Imbalan jasa lainnya yang diuraikan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 141/PMK.03/2015 dan efektif berlaku pada 24 Agustus 2015.

Bagi Sobat Klikpajak yang tidak memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) akan dikenakan 100% lebih tinggi dari tarif PPh Pasal 23.

Belum punya NPWP?

Itulah penjelasan tentang pajak bisnis rental mobil bagi Sobat Klikpajak yang berkecimpung di dunia sewa kendaraan yang tidak lepas dari kewajiban pajak sewa kendaraan.

Bayar dan Lapor Pajak Bisnis Rental Mobil dengan Mudah di Klikpajak

Sudah mengetahui tentang pajak bisnis rental mobil atau pajak sewa kendaraan, termasuk tarif PPh sewa kendaraan atau tarif pajak sewa kendaraan, ya?

Kini saatnya membayar dan melaporkan pajak bisnis rental mobil atau pajak sewa mobil.

Cara Bayar Pajak Sewa Kendaraan

Ingat, sebelum bayar atau setor pajak ke kas negara, Sobat Klikpajak harus membuat yang namanya Kode Billing dari DJP terlebih dahulu sebagai syarat bayar pajak.

Setelah mendapatkan Kode Billing dari DJP, selanjutnya membayar/menyetor pajak melalui ATM, internet banking atau teller bank/pos persepsi.

Pengetahuan membayar pajak online bagi perusahaan mutlak diperlukan.

Karena dengan sistem bayar pajak online ini, proses pembayaran pajak Sobat Klikpajak akan menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih akurat.

“Tahukah? Kini Sobat Klikpajak dapat membuat Kode Billing sekaligus bayar billing-nya melalui virtual account bank hanya dalam satu platform di e-Billing Klikpajak.”

Klikpajak.id akan menerbitkan ID Billing Sobat Klikpajak resmi dari DJP dan Sobat Klikpajak dapat langsung membayar Pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.

Melalui e-Billing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Sobat Klikpajak mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

Setelah pembayaran pajak selesai, Sobat Klikpajak akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Baca Juga: Tutorial Cara Mudah Bayar Pajak Online di eBilling Klikpajak

Bisnis Rental Mobil, Ini 5 Jenis Pajak yang Wajib Disetorkan Pemilik Usaha

Cara Lapor Pajak Bisnis Rental Mobil

Setelah mengetahui cara bayar pajak bisnis rental mobil atau pajak sewa kendaraan, kini waktunya tahu cara lapor pajaknya.

Melalui Klikpajak.id, Sobat Klikpajak tidak hanya dapat melakukan bayar pajak saja, tapi juga bisa melaporkan pajak yang dibayarkan.

Sobat Klikpajak dapat melaporkan pajak melalui e-Filing Klikpajak.

Melalui e-Filing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat melaporkan berbagai jenis SPT Tahunan/Masa PPh dengan langkah-langkah yang mudah.

“Lapor SPT di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya!”

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Sobat Klikpajak akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Sobat Klikpajak juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Sebelum menyampaikan SPT pajak, terlebih dahulu Sobat Klikpajak harus melakukan daftar pajak online.

Setelah melalui tahap cara menghitung pajak penghasilan perusahaan, berikut cara lapor SPT pajak di e-Filing:

Sobat Klikpajak juga dapat mengetahui cara lapor SPT PPh Pribadi berikut ini:

Selengkapnya tutorial lapor SPT pajak lainnya:

Pajak Sewa Kendaraan : Jenis Pajak Bisnis Rental Mobil

Urusan Bea Cukai Beres, Bisnis pun Lancar dengan Mekari Klikpajak

Sudah sepatutnya sebagai pebisnis memahami seluk beluk yang berkaitan dengan kegiatan usahanya, salah satunya manfaat Bea Cukai adalah untuk kepentingan kegiatan ekspor impor.

Agar urusan perpajakan Anda beres dan bisnis pun dapat berjalan dengan lancar, gunakan apikasi pajak online Mekari Klikpajak.

Melalui Klikpajak, Anda dapat mengurus berbagai kewajiban perpajakan dengan mudah dan cepat karena dapat dilakukan dalam satu platfrom, sebab Klikpajak memiliki fitur lengkap.

Mekari Klikpajak adalah cara simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak, mulai dari menghitung, membayar dan cara lapor pajak dalam satu platform.

“Klikpajak akan menghitung kewajiban pajak dengan tepat dan akurat sehingga Sobat Klikpajak terhindar dari kesalahan penghitungan yang dapat menyebabkan pengenaan sanksi denda pajak.”

Tentu saja bukan hanya menghitung, membayar dan melaporkan pajak saja, fitur lengkap Mekari Klikpajak yang semakin memudahkan aktivitas perpajakan Anda mulai dari membuat Faktur Pajak elektronik hingga Bukti Potong elektronik.

Temukan kemudahan urus perpajakan lainnya dengan Mekari Klikpajak di bawah ini:

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Kategori : Pajak Bisnis

PUBLISHED03 Apr 2022
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: