Cara Menghitung PBB: Dasar Pengenaan, Tarif PBB dan NJOPTKP adalah

Cara Menghitung Pajak Bumi dan Bangunan bagi Perusahaan

Setiap perusahaan yang didirikan di atas lahan tidak akan lepas dari pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ketahui tarif PBB, pengertian NJOPTKP adalah, dasar pengenaan pajak bumi dan bangunan adalah serta cara menghitung PBB perusahaan dan kelola pajak perusahaan lainnya.

Pajak Bumi Bangunan atau PBB adalah pajak atas tanah dan bangunan yang dikenakan kepada pemilik karena adanya keuntungan ekonomi atau status ekonomi akibat kepemilikan tanah dan bangunan tersebut.

Meski kewajiban bayar pajak PBB ini dikenakan pada pemilik, terkadang pemilik yang menyewakan bangunan membebankan biaya pajak PBB tersebut ke pihak penyewa.

Tentu saja, bagi Sobat Klikpajak yang memiliki aset bumi dan bangunan dari bagian perusahaan yang dijalankan, penting untuk memahami kewajiban PBB ini.

Lalu, bagaimana cara menghitung PBB ini?

Klikpajak by Mekari akan mengulas seputar cara menghitung dan dasar pengenaan pajak bumi dan bangunan, tarif PBB serta tentang NJOPTKP adalah bagian dari kewajiban perpajakan.

Sebagai perusahaan atau wajib pajak badan yang berstatus WP Badan Pengusaha Kena Pajak (PKP), tentu ada banyak kebutuhkan perpajakan yang harus dikelola.

Agar lebih memudahkan perusahaan kelola pajak bisnis, lakukan administrasi perpajakan melalui aplikasi pajak online mitra resmi DJP Klikpajak.id.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Dasar Pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan & Cara Menghitung PBB

Sebelum memahami bagaimana cara menghitung PBB, perlu dipahami dasar pengenaan pajak bumi dan bangunan serta berapa tarif PBB juga NJOPTKP adalah bagian yang tak terpisahkan.

Besarnya nilai PBB didasarkan pada dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah atau bangunan terkait.

Apa itu NJOP?

NJOP adalah nilai yang ditentukan oleh Kementerian Keuangan, yang mana nilai NJOP di setiap daerah berbeda-beda karena tergantung faktor yang memengaruhi, sebagaimana nilai tanah dan bangunan pada umumnya. 

Faktor yang memengaruhi besarnya nilai NJOP bumi dan bangunan adalah sebagai berikut:

  1. Faktor yang mempengaruhi NJOP Bumi adalah lokasi, peruntukan, pemanfaatan serta kondisi lingkungan di sekitarnya,
  2. Faktor yang mempengaruhi NJOP Bangunan antara lain bahan baku atau bahan bangunan yang digunakan, lokasi bangunan, rekayasa serta kondisi lingkungan di sekitar bangunan.

Sudah tahu tentang Perpajakan bagi Perusahaan Induk dan Anak Perusahaan Selama Spin-off?

Apa itu NJOPTKP?

Penjelasan besar nilai bumi dan bangunan tidak kena pajak diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 67/PMK.03/20211 tentang Penyesuaian Besarnya Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak PBB.

Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP) adalah batas nilai jual objek pajak yang tidak kena pajak.

Artinya, untuk mengetahui berapa besar PBB terlebih dahulu harus dikurangkan dengan NJOPTKP terlebih dahulu.

Besar NJOPTKP terbaru diatur dalam PMK Nomor 23/PMK.03/2014 tentang Penyesuaian Besarnya Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak Bumi dan Bangunan.

Dalam beleid ini berlaku hingga sekarang bahwa besarnya NJOPTKP ditetapkan sebesar Rp12.000.000.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Tarif PBB & Cara Menghitung Pajak Bumi dan Bangunan

Rumus perhitungan pajak PBB adalah:

1. PBB = tarif 0.5% dikali Nilai Jual Kena Pajak (NJKP)

2. Rumus NJKP = 40% x (Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) – NJOPTKP)

  • 40% apabila lebih dari Rp1.000.000.000
  • 20% apabila kurang dari nilai tersebut.
  • NJOPTKP = Rp12.000.000

Atau dengan kata lain, nilai PBB = 0,5% x 40% x NJKP

Baca juga tentang BPHTB: Pengertian, Objek, Tarif, Cara Menghitung dan Syarat Mengurus

Ilustrasi cara menghitung PBB

Contoh Perhitungan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

PT AAA memiliki lahan di daerah Jakarta dengan memiliki area tanah seluas 1.000 meter persegi dengan luas bangunan 800 meter persegi.

Diketahui NJOP tanah per meter di daerah tersebut adalah Rp5.000.000 dan harga bangunan per meter Rp1.000.000.

Berikut adalah langkah-langkah cara mengitu PBB yang wajib dipahami perusahaan pemilik bumi dan bangunan:

a. Langkah pertama, hitung NJOP bumi dan bangunan

Bumi = 1.000 x Rp5.000.000 = Rp5.000.000.000
Bangunan = 800 x Rp1.000.000 = Rp800.000.000
NJOP Bumi dan Bangunan = Rp5.000.000.000 + Rp800.000.000 = Rp5.800.000.000

 

b. Langkah kedua, hitung NJKP

NJKP = 40% x (Rp5.800.000.000 – Rp12.000.000) = Rp2.315.200.000

 

c. Langkah ketiga, hitung PBB.

PBB = 0.5% x Rp2.315.200.000 = Rp11.576.000

 

Maka setiap tahunnya PT AAA harus membayar PBB sebesar Rp11.576.000.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

Cara Memeriksa Tagihan PBB Online & Kelola Pajak Lainnya

Setelah mengetahui bagaimana perhitungan PBB, Sobat Klikpajak dapat melakukan pengecekan tagihan PBB.

Pengecekan tagihan PBB secara online dapat dilakukan pada situs resmi masing-masing daerah.

Caranya adalah dengan menginputkan Nomor Objek Pajak yang dimiliki ke situs PBB online tersebut. 

Setelah melakukan kewajiban pembayaran PBB, sebagai WP Badan yang memiliki kewajiban perpajakan lainnya, seperti membuat Faktur Pajak elektronik, membuat dan melaporkan SPT Masa PPN serta membuat Bukti Potong dan lapor SPT PPh 23/26, lakukan pengelolaan pajak bisnis tersebut melalui mitra DJP Klikpajak.id.

Kelola pajak bisnis lebih mudah dan cepat karena Klikpajak memiliki fitur lengkap yang membantu memenuhi kebutuhan perusahaan melakukan administrasi perpajakannya.

Temukan di sini Fitur Lengkap Klikpajak yang Memudahkan Pengelolaan Pajak Bisnis.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Klikpajak Sekarang!

 

Kategori : Perhitungan

PUBLISHED16 Aug 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: