Ketahui Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Arti Kode NPWP Secara Lengkap - Klikpajak

Ketahui Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Arti Kode NPWP Secara Lengkap

Hampir semua orang setidaknya pasti sudah pernah mendengar istilah Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Namun ternyata masih banyak yang belum mengetahui tentang NPWP secara lebih lengkap dan jelas. Berikut ini pengertian, fungsi, manfaat, hingga arti kode NPWP yang perlu Anda ketahui.

Pengertian dan Fungsi NPWP

Ketahui Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Arti Kode NPWP Secara Lengkap

Menurut UU Nomor 16 Tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, NPWP merupakan nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sebuah sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. Selain sebagai identitas Wajib Pajak, NPWP juga berfungsi untuk menjaga ketaatan dalam pembayaran pajak dan pengawasan administrasi perpajakan karena seseorang yang telah memiliki NPWP akan lebih mudah terakses oleh DJP. Segala hal yang berhubungan dengan dokumen perpajakan seperti pelaporan SPT, baik SPT Tahunan maupun SPT Masa wajib menyertakan NPWP.

Bagi Wajib Pajak, NPWP berfungsi sebagai tanda pengenal diri atau identitas. Hal ini karena satu nomor NPWP hanya berlaku untuk satu Wajib Pajak. Sehingga dapat dipastikan bahwa tidak mungkin ada NPWP yang sama untuk lebih dari satu orang di seluruh Indonesia. Selain itu, NPWP juga berfungsi untuk menjaga ketertiban dalam administrasi perpajakan sehingga memungkinkan Wajib Pajak untuk memenuhi hak dan kewajibannya sebagai Wajib Pajak.

Manfaat NPWP

  1. Dengan memiliki NPWP, maka Wajib Pajak akan terhindar dari sanksi hukum. Karena bagi Wajib Pajak yang tidak melaksanakan ketentuan UU KUP (memiliki NPWP), akan terkena sanksi pidana sesuai dengan Pasal 39.
  2. Memiliki NPWP akan membuat Wajib Pajak terhindar dari kenaikan tarif sebesar 20% untuk pemotongan PPh Pasal 21. Hal ini sesuai dengan Pasal 21 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, bahwa besarnya tarif yang diterapkan terhadap Wajib Pajak yang tidak memiliki NPWP lebih tinggi yaitu sebesar 20% daripada tarif yang diterapkan terhadap Wajib Pajak yang memiliki NPWP. Sedangkan untuk PPh Pasal 22 , PPh Pasal 23 , kenaikan tarif yang berlaku bagi yang tidak memiliki NPWP adalah 100%.

Arti Kode NPWP

Ketahui Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Arti Kode NPWP Secara Lengkap

NPWP terdiri dari 15 digit nomor. Berikut adalah struktur dari NPWP X X . YYY . YYY . Z – X X X . X X X. Penjelasan arti kode NPWP tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Dua digit yang pertama merupakan identitas Wajib Pajak, yaitu 01 sampai dengan 03 adalah Wajib Pajak Badan. Kemudian, angka 04 dan 06 adalah Wajib Pajak Pengusaha, 05 adalah Wajib Pajak Karyawan. Sedangkan 07, 08, 09 adalah Wajib Pajak Orang Pribadi.
  2. Enam digit selanjutnya merupakan nomor registrasi atau nomor urut yang diberikan oleh Kantor Pusat DJP kepada KPP.
  3. Satu digit selanjutnya diberikan untuk KPP sebagai alat pengaman agar tidak terjadi pemalsuan dan kesalahan NPWP.
  4. Dan tiga digit selanjutnya merupakan kode KPP terdaftar. Kode ini dulunya dapat berubah jika Wajib Pajak mengajukan pindah NPWP, namun sejak berlakunya NPWP Tetap, maka kode ini akan selalu sama atau tidak berubah.
  5. Selanjutnya, tiga digit terakhir adalah status Wajib Pajak (Tunggal, Pusat atau Cabang). 000 untuk status Wajib Pajak Tunggal/Pusat, sedangkan 001, 002, dst untuk status Wajib Pajak Cabang.

Kewajiban Pendaftaran NPWP

Ketahui Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Arti Kode NPWP Secara Lengkap

Wajib Pajak seorang wanita kawin yang dikenai pajak secara terpisah dengan suaminya berdasarkan perjanjian pemisahan harta, tetap wajib mendaftarkan NPWP sendiri. Tujuannya agar Wajib Pajak seorang wanita kawin tersebut dapat melaksanakan hak dan kewajibannya terpisah dengan hak dan kewajiban perpajakan suaminya. Kewajiban pendaftaran untuk memperoleh NPWP memiliki batas waktu. Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang menjalankan usaha dan Wajib Pajak Badan, harus mendaftarkan diri paling lambat 1 (satu) bulan sejak usaha mulai berjalan. Sedangkan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang tidak menjalankan suatu usaha atau tidak melakukan pekerjaan bebas, wajib mendaftarkan diri paling lambat di akhir bulan berikutnya.

Ketahui berbagai informasi tentang NPWP, termasuk arti kode NPWP. Dengan begitu, Anda tidak akan salah dalam mengartikannya. Bagi Anda yang belum memiliki NPWP, segera daftarkan diri Anda. Jangan sampai Anda terbelit masalah dikemudian hari karena tidak memiliki NPWP. Setelah memiliki NPWP, Anda akan lebih mudah untuk setor dan lapor pajak. Gunakan aplikasi Klikpajak untuk memudahkan Anda dalam melakukan lapor pajak. Klikpajak merupakan mitra resmi DJP yang dapat Anda gunakan secara gratis. Lakukan registrasi mudah di sini!


PUBLISHED18 Feb 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: