Bisnis Rental Mobil, Ini 5 Jenis Pajak yang Wajib Disetorkan Pemilik Usaha

Inilah 5 Jenis Pajak yang Wajib Diketahui Pemilik Bisnis Rental Mobil

Dunia usaha semakin ramai dipenuhi oleh para pemain bisnis. Meskipun setiap bisnis adalah eksperimen yang tidak pernah diketahui dengan pasti hasilnya namun tidak sedikit anak muda maupun orang dewasa yang ingin memulai masuk ke dunia bisnis tersebut, tak terkecuali Anda. Dari berbagai peluang usaha, bisnis rental mobil cukup dilirik karena memiliki potensi keuntungan yang menggiurkan. Anda hanya harus mempersiapkan strategi pemasaran yang tepat untuk menarik pasar.

Bisnis rental mobil yang semakin menjadi tren mengundang banyak pebisnis baru untuk turut serta meramaikan pasar dan saling berkompetisi menarik hati calon pelanggan. Berbagai cara pun dilakukan oleh para pelaku usaha ini, dari mulai memanfaatkan media sosial sampai beriklan dan mengadakan promo-promo khusus dengan memanfaatkan momentum seperti mengadakan diskon saat lebaran juga diupayakan.

Peluang yang diprediksi akan sangat menguntungkan tersebut mendorong para pebisnis banyak yang terjun ke usaha rental mobil. Namun demikian, meskipun para pebisnis tidak sedikit yang bergerak pada sektor ini, nyatanya tidak banyak di antara mereka yang telah mengetahui cara mengurus Pajak Penghasilan yang dibebankan. Berikut kewajiban-kewajiban pajak yang harus diketahui oleh pemilik bisnis rental mobil.

Kewajiban Pajak Atas Bisnis Rental Mobil

1. Pajak Penghasilan Badan

Setiap pemilik bisnis rental mobil akan dikenakan pajak Pajak Penghasilan (PPh) Badan maupun Orang Pribadi. Ketentuan pembayaran pajak dapat disesuaikan dengan bentuk usaha yang didirikan, apakah itu PT, CV, Yayasan atau bentuk usaha yang lain. Untuk pemilik usaha yang telah berbadan hukum, pembayaran pajak yang wajib dilakukan adalah Pajak Penghasilan Badan. Sedangkan bagi pemilik usaha yang tidak berbadan hukum, yang wajib dibayarkan adalah Pajak Pribadi. Perhitungan PPh Badan bergantung pada laba bersih yang diterima perusahaan ketika akhir tahun.

Jika Anda adalah pemilik usaha rental mobil yang telah membuat pembukuan sesuai dengan standar akuntansi, perhitungan pajak dapat dilakukan berdasarkan penghasilan bersih atas bisnis rental mobil tersebut. Apabila bisnis Anda tidak dalam bentuk badan hukum, akan tetapi memiliki omzet dalam satu tahun tidak lebih dari 4,8 miliar, Anda dapat menggunakan metode Norma Perhitungan Penghasilan Netto, dengan menghitung persentase perkiraan laba bersih sesuai dengan ketetapan pemerintah.

2. Pajak Penghasilan Pasal 21

Selain Pajak Badan, jenis pajak yang harus dibayarkan pemilik usaha rental mobil mengacu pada PPh Pasal 21. Sesuai dengan ketentuan Pajak Penghasilan Pasal 21, pemilik usaha wajib menyetorkan pajak atas penghasilan yang diberikan kepada karyawan dalam bentuk gaji, honor, bonus, THR yang tidak melebihi penghasilan pokok. PPh Pasal 21 tersebut wajib dihitung, disetorkan, dan dilaporkan tiap bulannya.

3. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Pajak yang harus dibayarkan selanjutnya adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Jasa rental mobil yang diberikan kepada konsumen dikenakan Pajak Pertambahan Nilai jika omzet yang diterima dalam satu tahun lebih dari 600 juta dan telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP). Konsekuensi Anda sebagai Pengusaha Kena Pajak adalah harus melakukan pembuatan faktur pajak serta mencantumkan  PPN sebesar 10% dari jasa yang akan Anda berikan.

4. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Pemanfaatan bumi dan bangunan untuk keperluan bisnis akan dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pajak yang dibebankan atas pemanfaatan bumi dan atau bangunan tersebut tarifnya sebesar 0,5% dari nilai jual objek pajak dikurangi nilai jual objek pajak tidak kena pajak.

5. Pajak atas Kendaraan Bermotor

Kendaraan bermotor sebagai sarana utama untuk bisnis Anda dikenakan pajak atas kepemilikan kendaraan bermotor. Ketentuan pajak berbeda-beda untuk setiap daerah. Pajak Kendaraan Bermotor yng terutang biasanya tertera pada STNK. Informasi lebih lengkap juga bisa Anda tanyakan ke pihak pelayanan di Kantor Samsat terdekat.

Itulah kelima jenis pajak yang wajib dibayarkan oleh para pemilik bisnis rental mobil. Jika Anda telah memiliki bisnis rental mobil atau baru akan membangun bisnis tersebut, sebagai Wajib Pajak sebaiknya menyiapkan pelaporan pajak  atas bisnis rental mobil yang Anda miliki.


PUBLISHED13 Aug 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: