Apa itu NPWP? Begini Cara Dapatkan Kartu & Contohnya - Klikpajak

Apa itu NPWP? Begini Cara Dapatkan Kartu & Contohnya

Nomor Pokok Wajib Pajak atau dikenal dengan singkatan NPWP bukan hal asing lagi di telinga. NPWP adalah salah satu hal yang tak terabaikan ketika mengurus berbagai hal yang terkait regulasi pemerintah, terutama perpajakan. 

Berikut pengertian NPWP Menurut Undang Undang Nomor 28 Tahun 2007 Pasal 1 Ayat (6):

“Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.”

Jadi, Apa itu NPWP? 

NPWP adalah serangkaian nomor yang diberikan kepada wajib pajak (baik perorangan maupun badan) untuk identifikasi dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan (yaitu Pajak Penghasilan dan PPN). Jadi, NPWP adalah:

Diberikan kepada wajib pajak yang memenuhi persyaratan baik subjektif maupun objektif sebagaimana diatur dalam Undang Undang dan Peraturan Perpajakan.

Diterbitkan oleh sebuah kantor pajak sebagaimana diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak. NPWP dikelola oleh sistem informasi terintegrasi di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak.

NPWP terdiri atas 15 angka sebagai kode unik yang diacu para wajib pajak agar tidak tertukar satu sama lain. Setiap angka mempunyai arti sendiri misal untuk 12.345.678.9-012.000.

Maka, 012 adalah kode unik Kantor Pelayanan Pajak (KPP), jika baru tempat pendaftaran, jika wajib pajak lama sebagai kode tempat wajib pajak saat ini. Sementara 000 adalah status wajib pajak, jika angka terakhir 0 berarti status pusat, jika angka lain berarti status urutan cabang.

Jenis NPWP

NPWP PribadiNPWP Badan
Setiap orang yang berpenghasilan di Indonesia.Setiap badan usaha atau perusahaan yang berpenghasilan di Indonesia.

Seberapa Penting NPWP?

Tapi, kenapa sih perlu memiliki NPWP? Beberapa hal berikut urgensinya:

Bagi Perpajakan

Bagi dunia pajak, NPWP dapat membantu proses restitusi atau kelebihan pembayaran pajak. Tanpa NPWP, pengajuan restitusi akan ditolak oleh petugas.

Selain itu, NPWP berfungsi juga sebagai pengurangan beban pembayaran pajak secara legal. NPWP membuat wajib pajak penghasilan menjadi ringan. 

Beban pajak penghasilan bagi  yang tidak mempunyai NPWP hingga 20 persen lebih tinggi.

Diluar Perpajakan

NPWP adalah salah satu persyaratan administrasi bank, terlebih jika akan mengajukan kredit ke bank. NPWP juga menjadi salah satu persyaratan jika ingin membuka nomor rekening atau mencetak rekening koran.

Kemudian, dalam mengajukan dan membuat SIUP. NPWP Pribadi dan NPWP Perusahaan atau Badan diperlukan demi mengetahui jumlah pendapatan yang dimiliki saat ini maupun kemudian hari. Aturan pajak juga tergantung dari jumlah penghasilan perusahaan.

Siapa Saja yang Perlu Memiliki NPWP?

    1. Perorangan Pribadi: yang dapat memilih dan mendaftarkan diri agar memeroleh NPWP Pribadi
    2. Wanita yang Sudah Menikah: Wanita yang berkehidupan terpisah berdasarkan putusan hakim, terdapat kehendak secara tertulis dari perjanjian pemisahan penghasilan serta harta. Juga memilih dalam mengurus pajak terpisah dari suami walau tidak ada perjanjian.
    3. Badan atau Perusahaan: yang berorientasi pada profit,  berkewajiban dalam hal pembayaran, pemotongan, pemungutan pajak. 
    4. Badan atau Perusahaan: yang tidak berorientasi pada profit, berkewajiban dalam hal pemotongan dan pemungutan pajak.
    5. Bendahara: yang ditunjuk dalam hal pemotongan dan pemungutan pajak.

Note: Urus pajak bukan lagi masalah, aplikasi Klikpajak jadi solusinya. Lihat bagaimana Klikpajak membantu perpajakan Anda maupun bisnis Anda.

Syarat Membuat NPWP

Apa saja persyaratan yang diperlukan dalam membuat NPWP Pribadi, NPWP Perusahaan maupun bendaharawan?

1. Pribadi

  • Fotokopi e-KTP untuk WNI.
  • Fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) untuk WNA.
  • Surat keterangan bekerja.

2. Wanita yang Sudah Menikah

  • Fotokopi NPWP suami.
  • Fotokopi e- KTP pribadi.
  • Fotokopi KK.
  • Fotokopi Surat Keterangan Kerja dari perusahaan. 
  • Fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta yang menyatakan bahwa kedua belah pihak menghendaki pemisahan pelaksanaan hak dan kewajiban antara suami dan istri.

3. Perusahaan Berorientasi Profit

  • Fotokopi akta pendirian atau dokumen pendirian dan perubahan bagi Wajib Pajak badan dalam negeri, atau surat keterangan penunjukan dari kantor pusat bagi bentuk usaha tetap.
  • Fotokopi Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak salah satu pengurus, atau fotokopi paspor dan surat keterangan tempat tinggal dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa dalam hal penanggung jawab adalah Warga Negara Asing; dan
  • Fotokopi dokumen izin usaha dan/atau kegiatan yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa atau lembar tagihan listrik dari Perusahaan Listrik/bukti pembayaran listrik.

4. Perusahaan Berorientasi Non Profit

  •  Fotokopi e-KTP salah satu pengurus badan atau organisasi.
  • Surat keterangan domisili dari pengurus Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW)

5. Perusahaan Joint Operation

  • Fotokopi Perjanjian Kerjasama/Akte Pendirian sebagai bentuk kerja sama operasi (Joint Operation)
  • Fotokopi Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak masing-masing anggota bentuk kerja sama operasi (Joint Operation) yang diwajibkan untuk memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak
  • Fotokopi Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak orang pribadi salah satu pengurus perusahaan anggota bentuk kerja sama operasi (Joint Operation), atau fotokopi paspor dan surat keterangan tempat tinggal dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa dalam hal penanggung jawab adalah Warga Negara Asing; dan
  • Fotokopi dokumen izin usaha dan/atau kegiatan yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa.

6. Bendaharawan

  • Fotokopi surat penunjukan sebagai Bendahara
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk.

Terdapat 2 cara agar mendapatkan NPWP, yaitu:
Cara Membuat NPWP secara Online maupun Offline

1. Offline

Datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) 

  1. Mendatangi KPP terdekat dari domisili beserta bekas persyaratan.
  2. Semua dokumen difotokopi beserta formulir pendaftaran Wajib Pajak dari petugas KPP. 
  3. Melengkapi formulir Wajib pajak dan ditandatangani.
  4. Jika alamat domisili berbeda dengan KTP, persiapkan Surat Keterangan Tempat Tinggal dari kelurahan setempat.
  5. Serahkan berkas ke petugas pendaftaran.
  6. Dapatkan tanda terima pendaftaran Wajib Pajak untuk mendapat kartu NPWP.

Melalui Jasa Pos atau Ekspedisi

  1. Jika KPP jauh dari tempat tinggal, datangi kantor pos atau jasa ekspedisi terdekat.
  2. Isi formulir pendaftaran beserta dokumen persyaratan. 
  3. Kirim dokumen lengkap tersebut.

2. Online

  1. Mengunjungi https://ereg.pajak.go.id/daftar agar langsung mengakses halaman pendaftaran NPWP online di situs Dirjen Pajak. 
  2. Buat akun dengan “daftar”.
  3. Mengisi data seperti nama, email, password.
  4. Mengaktivasi akun dengan membuka email dari Dirjen Pajak. Lalu mengikuti petunjuk dari email tersebut.
  5. Mengisi formulir pendaftaran. Setelah aktivasi, login ke e-Registration dengan menginput email & password atau mengklik inbox di email dalam aktivasi kedua dari Dirjen Pajak.
  6. Isi data dengan benar di halaman Registrasi Data WP untuk buat NPWP online. Bila sudah benar, akan muncul Surat Keterangan Terdaftar Sementara.
  7. Kirim formulir pendaftaran ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar.
  8. Cetak formulir registrasi Wajib Pajak dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara.
  9. Menandatangani formulir dan melengkapi dokumen. 
  10. Mengirim dokumen ke KPP atau Pos Tercatat. Paling lambat 14 hari setelah formulir terkirim secara elektronik atau memindai (scan) dokumen dan unggah melalui aplikasi e-Registration tadi.
  11. Cek status dan menunggu pengiriman kartu NPWP.

Note: Berapa lama waktu yang dibutuhkan? Satu hari kerja dan tidak dipungut biaya. Kartu NPWP akan dikirim ke alamat melalui pos. Baca cara membuatnya dengan lebih lengkap Tutorial Lengkap Daftar NPWP Elektronik via Online dan Offline

Contoh Kartu NPWP

Ketahui Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Arti Kode NPWP Secara Lengkap

 


PUBLISHED09 Jul 2020
Septina Muslimah
Septina Muslimah

SHARE THIS ARTICLE: