Tahapan Penting Mendapatkan ID Billing Melalui e-Billing Pajak - Klikpajak

Tahapan Penting Mendapatkan ID Billing Melalui e-Billing Pajak

Sistem pembayaran pajak elektronik atau e-billing system sudah mulai diterapkan per 1 tanggal Juli 2016. Dengan adanya ketentuan bayar pajak online melalui e-billing, semua pembayaran pajak dilakukan dengan menggunakan kode billing berupa 15 digit kode angka yang diterbitkan melalui sistem billing pajak. Bagi Anda yang belum mengetahui lebih lengkap tentang e-billing, berikut ini informasinya.

Pengertian dan Manfaat e-Billing Pajak

Tahapan Penting Mendapatkan ID Billing Melalui e-Billing Pajak

Menurut Direktorat Jenderal Pajak (DJP), e-Billing pajak adalah sistem bayar pajak online dengan cara pembuatan kode billing atau ID billing terlebih dahulu. Hingga saat ini, e-Billing pajak telah menerapkan sistem Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua (MPN G2) dan menutup sistem Modul Penerimaan Negara Generasi Pertama (MPN G1) per tanggal 1 Juli 2016. Sistem e-Billing ini berbeda dengan sistem terdahulu, dimana Wajib Pajak harus membayar pajak mereka secara manual dengan media Surat Setoran Pajak (SSP). Melalui e-Billing, pajak dapat dibayarkan secara online dengan terlebih dahulu membuat kode billing atau ID Billing sebagai portal pembayaran pajak. Ada beberapa manfaat dari penggunaan e-Billing, diantaranya adalah:

  1. Membuat ID Billing dan bayar pajak dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Penggunaan e-Billing dapat mempermudah dalam melakukan pembayaran di mana dan kapan saja.
  2. Dapat terhindar dari kesalahan pencatatan transaksi, karena e-Billing dapat meminimalisasi kesalahan pencatatan transaksi yang dilakukan secara manual.
  3. Transaksi dilakukan secara real time. Data transaksi yang dibuat oleh Wajib Pajak langsung terekam di DJP.

Registrasi e-Billing Pajak

Tahapan Penting Mendapatkan ID Billing Melalui e-Billing Pajak

Untuk dapat menggunakan layanan ini, setiap Wajib Pajak diwajibkan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu. Cara pendaftarannya cukup mudah dan tidak perlu meminta ke KPP. Setiap Wajib Pajak cukup mendaftarkan diri secara pribadi di sse.pajak.go.id, namun kini Anda juga bisa membuat ID billing lewat Klikpajak.

    1. Langkah pertama untuk menggunakan fitur eBilling di Klikpajak adalah login/masuk ke akun Klikpajak Anda melalui link https://my.klikpajak.id/login, lalu masukkan ‘email dan password’ yang telah Anda daftarkan di Klikpajak.
    2. Setelah masuk dengan email dan password yang telah didaftarkan, akan muncul menu Home seperti dibawah ini, selanjutnya Anda klik ‘Bayar Pajak‘.buat ID Billing di Klikpajak
    3. Setelah mengklik ‘Bayar Pajak’ akan muncul halaman baru untuk menentukan jenis pajak yang ingin anda bayarkan seperti dibawah ini. Tentukan Kode Akun Pajak dan Jenis Pajak, Kode Jenis Setoran dan Masa Pajak yang akan Anda bayarkan. Lalu klik lanjutkan.
    4. Setelah mengklik Lanjutkan, akan muncul halaman seperti di bawah ini, lalu masukan jumlah pajak yang akan dibayarkan pada kolom yang tersedia, lalu klik Lanjutkan.
    5. Setelah klik Lanjutkan akan muncul gambar seperti di bawah ini, pastikan semuanya telah terisi dengan benar lalu klik ‘Buat ID Billing dan Lanjutkan’.
    6. Setelah mengklik ‘Buat ID Billing dan Lanjutkan’, Anda akan diarahkan kembali ke halaman utama (Home). Apabila ID Billing sudah diproses, maka di kolom ID Billing akan muncul informasi bahwa ID Billing Anda sedang diproses. Jika ID Billing sudah selesai diproses, maka akan muncul secara otomatis di halaman ini.

 

 

Pembuatan Kode Billing Melalui DJP Online

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum mendapatkan ID Billing melalui website DJP Online adalah memiliki akun DJP Online tersebut. Apabila Anda belum mempunyai akun di DJP Online, Anda harus ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat untuk meminta nomor EFIN yang digunakan untuk daftar akun DJP Online. Sedangkan bagi Anda yang sudah memiliki akun DJP Online, ikuti langkah-langkahnya berikut ini:

  1. Melakukan login ke website DJP Online dengan memasukan nomor NPWP serta password Anda. Dan jangan lupa juga menuliskan kode autentifikasi yang berada di dalam kotak.
  2. Kemudian pilih ikon yang bertuliskan “Billing System”, pilih tab yang berwarna hijau dan bertuliskan Isi SSE. Isi form SSE tersebut secara lengkap dan benar.
  3. Pilih jenis pajak yang ingin Anda bayarkan serta jenis setoran pajak. Lalu pilih masa pajak (dari bulan apa sampai bulan apa) dan tahun masa pajak.
  4. Isikan nominal pajak yang akan Anda setorkan, dan isi kolom uraian apabila ada informasi tambahan yang ingin disampaikan. Lalu klik simpan. Maka dua kotak dialog konfirmasi akan muncul. Pilihlah “Ya” untuk kotak dialog pertama dan pilihlah “Ok” untuk kotak dialog kedua.
  5. Selanjutnya akan muncul halaman baru dengan 2 tombol perintah, yaitu kotak hijau, “Ubah SSP” (untuk mengubah data yang sudah dimasukan). Dan kotak Ungu, “Kode Billing” (untuk melanjutkan proses).
  6. Jika memilih “Kode Billing”, maka kotak dialog baru akan muncul sebagai pemberitahuan bahwa ID Billing Anda sudah dibuat, lalu klik “Ok”.
  7. Laman selanjutnya akan menampilkan informasi Anda serta nomor ID Billing dan masa berlakunya. Yang terakhir, klik kotak “cetak kode billing”, jika Anda ingin mencetaknya.

Gunakan ID Billing yang berhasil Anda dapatkan untuk membayar pajak. Pastikan Anda dapatkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) sebagai bukti pembayarannya. Jangan sampai Anda terlambat dalam membayar dan melaporkan pajak Anda agar tidak terkena sanksi. Coba gunakan Klikpajak sekarang juga! Klikpajak akan memudahkan Anda dalam urusan perpajakan.


PUBLISHED01 Mar 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: