Cara Lapor Pajak Online Bulanan dan Batas Waktu Pelaporan SPT Masa

Pelaporan pajak harus dilakukan tepat waktu untuk menghindari sanksi berupa denda. Ketahui cara pelaporan pajak bulanan serta batas waktu pelaporan SPT Masa.

Melaporkan pajak secara manual ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tentu bukan cara efektif lantaran terlalu menyita banyak waktu dan tenaga. Sehingga Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyediakan layanan pelaporan pajak daring melalui e-Filing.

Tak hanya itu, untuk semakin memudahkan Wajib Pajak (WP) dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak, DJP menggandeng Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) untuk menyediakan aplikasi perpajakan online, salah satunya Klikpajak.id.

Berdasarkan jangka waktu pelaporannya, SPT pajak terbagi menjadi dua yakni SPT Bulanan atau Masa dan SPT Tahunan. SPT sendiri merupakan media pelaporan berupa formulir atas pajak yang telah dibayarkan.

Seperti apa cara lapor pajak online bulanan dan batas waktu pelaporan SPT Masa pajak, berikut ulasan Klikpajak by Mekari.

Mengenal SPT Pajak Bulanan

SPT Bulanan atau SPT Masa adalah SPT yang digunakan untuk melaporkan pajak pihak lain yang telah dipotong atau dipungut setiap bulannya.

Contoh sederhananya adalah Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 yang mengharuskan pengusaha atau pemberi kerja memotong pajak atas gaji karyawan.

Apa saja pajak yang umumnya dilaporkan melalui SPT Bulanan atau Masa?

  1. Pajak Penghasilan Pasal 21/26
  2. Pajak Penghasilan Pasal 22
  3. Pajak Penghasilan Pasal 23/26
  4. Pajak Penghasilan Pasal 25
  5. Pajak Penghasilan Final/Pasal 4 ayat 2
  6. Pajak Penghasilan 15
  7. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
  8. Pajak Pertambahan Nilai bagi pemungut
  9. Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)

Berdasarkan tarif serta objek pajak yang dikenakan terhadap masing-masing pajak, kesembilan pajak di atas memiliki format dan tata cara lapor SPT yang berbeda.

Lapor SPT Masa Pajak Online dan Batas Waktu Pelaporan SPT MasaContoh lapor pajak SPT Masa

Batas Waktu Pelaporan SPT Masa

Merujuk pada peraturan yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan, SPT Masa memiliki batas/tenggat waktu penyampaian, yaitu paling lama 20 hari setelah akhir tahun pajak.

Apabila tenggat waktunya jatuh pada hari libur, termasuk Sabtu atau hari libur nasional (yang ditetapkan oleh pemerintah), maka pelaporan SPT dapat dimajukan ke hari kerja selanjutnya.

Berikut adalah rincian batas waktu pelaporan SPT Masa:

  • Pajak Penghasilan Pasal 4 Ayat 2 pada tanggal 20 bulan berikutnya
  • Pajak Penghasilan Pasal 15 pada tanggal 20 bulan berikutnya
  • Pajak Penghasilan Pasal 21/26 pada tanggal 20 bulan berikutnya
  • Pajak Penghasilan Pasal 23/26 pada tanggal 20 bulan berikutnya
  • Pajak Penghasilan Pasal 22, PPN dan PPnBM oleh Bea Cukai pada hari kerja terakhir pekan berikutnya karena laporan dilakukan secara mingguan
  • Pajak Penghasilan pasal 22 oleh bendahara pemerintah pada tanggal 14 bulan berikutnya
  • Pajak Penghasilan Pasal 22 oleh pemungut tertentu pada tanggal 20 bulan berikutnya
  • Pajak Penghasilan dan PPnBM oleh PKP pada akhir bulan berikutnya setelah berakhirnya masa pajak
  • PPN dan PPnBM oleh bendaharawan pada tanggal 14 bulan berikutnya
  • PPN dan PPnBM oleh pemungut non-bendahara pada tanggal 20 bulan berikutnya
  • Pajak Penghasilan Pasal 4 Ayat 2, Pasal 15, Pasal 21, Pasal 23 PPN dan PPnBM untuk wajib pajak kriteria tertentu pada tanggal 20 setelah berakhirnya masa pajak terakhir

Sama seperti SPT Tahunan, wajib pajak yang tidak melaporkan SPT Masa dengan tepat waktu atau sesuai tenggat yang berlaku tentunya akan dikenai sanksi berupa denda.

Baca Juga: perhitungan PPN, pembuatan Faktur Pajaknya hingga denda

Apabila wajib pajak terlambat melaporkan pajak untuk SPT Masa PPN, maka mereka akan dikenakan sanksi sesuai perhitungan tarif bunga sanksi administrasi pajak yang di-update setiap bulannya.

Lapor SPT Masa Pajak Online dan Batas Waktu Pelaporan SPT MasaContoh BPE yang didapatkan setelah lapor pajak

Cara Melaporkan Pajak Online Bulanan atau Lapor SPT Masa

Lapor pajak secara daring melalui aplikasi e-Filing, Wajib Pajak (WP) harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), nomor EFIN yang sudah diaktivasi, serta mendaftarkan akun di situs DJP Online terlebih dahulu.

Kemudian buat laporan SPT Masa baru dan memilih jenis SPT yang akan dibuat.

Dilanjutkan dengan mengisi data terkait, mengunggah dokumen yang diperlukan dengan format CSV, lalu melakukan verifikasi.

Dengan begitu, proses SPT Masa pun selesai dilakukan.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan DJP No. KEP-169/PJ/2018.

Berikut langkah-langkah cara lapor SPT Masa:

Lapor SPT Masa Pajak Online dan Batas Waktu Pelaporan SPT Masa

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Kelola Pajak Bisnis dengan Fitur Lengkap Klikpajak

Klikpajak berbasis cloud yang memudahkan Anda mengelola administrasi perpajakan dengan baik kapan pun dan di mana pun.

“Klikpajak memiliki fitur lengkap sebagai aplikasi pajak online yang membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang bekerja sebagai tax officer di perusahaan.”

Anda dapat nyaman menggunakan aplikasi Klikpajak karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin. Sebab Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Temukan di bawah ini apa saja fitur lengkap Klikpajak yang memudahkan pengelolaan pajak perusahaan?

Baca Juga:Fitur Lengkap Aplikasi Pajak Online Terintegrasi Mitra Resmi DJP

Buat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Langsung di Klikpajak by Mekari

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Kategori : Berita Regulasi

PUBLISHED21 Aug 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: