Ketentuan dan Tata Cara Lapor Pajak Online

Bukan hanya asal lapor, tapi cara melaporkan pajak daring itu ada aturan dan ketentuannya. Klikpajak by Mekari akan menunjukkan bagaimana cara laporan SPT Tahunan pajak online yang benar melalui cara lapor SPT online dengan langkah mudah.

Tapi sebelum mulai ke cara melaporkan pajak online, sebaiknya pahami terlebih dahulu syarat melakukan cara melaporkan SPT online dan ketentuan cara pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan online.

Mengingat pelaporan perpajakan ini dilakukan secara daring, maka ada sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi saat melakukan tahapan cara lapor perpajakan online yang benar.

Apa saja syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi sebagai cara lapor pajak online yang benar supaya cara lapor SPT Tahunan online dapat berjalan lancar?

Terus simak ulasan dari Klikpajak.id tentang ketentuan cara lapor perpajakan online bagi wajib perpajakan yang akan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) online dengan mudah di bawah ini.

Klikpajak.id akan menjabarkan penjelasan umum tentang pelaporan perpajakan dan apa saja persiapan yang diperlukan sebelum mulai melakukan cara melaporkan pajak daring atau pelaporan perpajakan online yang benar.

Baca Juga : Begini Cara Menghitung Pajak Penghasilan Perusahaan

Ketentuan Cara Lapor, Melaporkan Pajak SPT Tahunan Online Atau Daring

Baik Wajib Pajak Badan ( WP Badan ) maupun Wajib Pajak Orang Pribadi ( WP Pribadi ) diharuskan melaporkan perpajakan secara daring.

Jika cara lapor SPT Tahunan online WP Pribadi bisa melalui e-Filing, sedangkan cara laporan SPT Tahunan online WP Badan melalui aplikasi perpajakan online e-SPT Tahunan Badan.

Cara laporan SPT online WP Pribadi dan WP Badan melalui aplikasi pelaporan perpajakan mitra resmi Ditjen Pajak e-Filing dan e-SPT Tahunan Badan Klikpajak.

Lalu, apa saja ketentuan cara pelaporan SPT Tahunan online lainnya?

Sebagai WP Badan atau WP Orang Pribadi yang melakukan kegiatan usaha tentunya berbeda dengan cara pelaporan perpajakan online pada karyawan.

Sebab pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) perusahaan atau WP Badan dan WP Orang Pribadi yang melakukan kegiatan usaha (WP Pengusaha) relatif lebih kompleks dibanding pelaporan perpajakan bagi pekerja.

Oleh karena itu, ketahui apa saja ketentuan dalam cara pelaporan SPT Pajak Tahunan online bagi perusahaan maupun pengusaha dengan baik agar pelaporan perpajakan dilakukan benar dan sah.

Berikut hal-hal yang harus diketahui dan dipersiapkan pada cara pelaporan SPT Tahunan online:

a. Persiapan Cara Melaporkan SPT Pajak Tahunan Online Atau Daring

Jika bagi WP Orang Pribadi karyawan atau pekerja diperlukan dokumen bukti pemotongan PPh Pasal 21 dari pemberi kerja.

Bagi WP Badan atau perusahaan, ada banyak hal yang harus disiapkan sebelum melaporkan SPT perpajakan, salah satunya dokumen laporan keuangan.

Sedangkan bagi WP Orang Pribadi yang menjalankan usaha, juga diharuskan melampirkan dokumen yang diperlukan terkait keuangan dari kegiatan usahanya.

Baca juga tentang Belum Jadi PKP? Ini Fungsi Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak

b. Persiapan Teknis Lapor SPT Pajak Online

Karena pelaporan perpajakan ini tidak dilakukan secara offline dengan datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak ( KPP ), tapi dilakukan cara online, maka dibutuhkan pendaftaran terlebih dahulu untuk dapat melakukan transaksi perpajakan secara daring.

Apa saja yang persiapan teknis cara pelaporan SPT online ini?

  • Untuk WP Pribadi karyawan maupun pengusaha wajib memiliki EFIN
  • Sedangkan untuk WP Badan atau perusahaan harus punya Sertifikat Elektronik

Kewajiban terbaru bagi WP Badan/Perusahaan dalam melaporkan Surat Pemberitahuan Pajak adalah tidak memerlukan EFIN, tapi harus mendaftarkan Sertifikat Elektronik Pajak pada e-SPT Tahunan Badan.

Sudah tahu cara amendapatkan Sertifikat Elektronik ?

Temukan di sini langkah-langkah Cara Download dan Update Sertifikat Elektronik

d. Syarat Cara Laporan SPT Tahunan

Seperti yang sudah disebutkan di atas, masing-masing status wajib perpajakan memiliki ketentuan dan syarat berbeda dalam pelaporan SPT pajaknya.

Berikut rincian syarat pelaporan SPT Tahunan bagi setiap wajib perpajakan sesuai statusnya:

1. WP Pribadi Karyawan

2. WP Pribadi Pengusaha

  • Formulir 1770
  • Laporan laba-rugi

3. WP Badan

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

e. Mulai Pelaporan SPT PPh

Setelah melalui pemahaman bagi setiap wajib perpajakan dengan masing-masing statusnya yakni WP Orang Pribadi Karyawan/Pekerja, WP Orang Pribadi yang melakukan usaha/pengusaha, dan WP Badan, berikut tata cara lapor SPT Pajak Tahunan online di e-SPT Tahunan Badan:

Bukan hanya mudah melakukan pelaporan PPh saja, Klikpajak by Mekari juga memudahkan urusan perpajakan lainnya.

Sebab Klikpajak.id memiliki fitur lengkap dan terintegrasi yang semakin membuat aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak, mulai dari lapor dan bayar perpajakan lebih simpel hanya dalam satu platform.

Cara Lapor Pajak Online dan Cara Lapor SPT Online Mudah

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Tahap Cara Lapor Pajak Online Secara Umum

Persiapan yang harus dipenuhi wajib pajak sebelum melaporkan pajak melalui sistem e-filing adalah sebagai berikut:

Mendapatkan Nomor EFIN

Seluruh wajib pajak harus memiliki EFIN. Apa itu EFIN?

EFIN atau Electronic Filing Identification Number adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk wajib pajak agar dapat melakukan transaksi online dengan DJP termasuk mengisi e-filing.

Wajib pajak bisa mendapatkan nomor EFIN dengan datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat untuk memperoleh formulir atau mengunduhnya secara online. Isi formulir pengajuan EFIN dengan informasi yang lengkap dan benar.

Selain itu, wajib pajak harus membawa seluruh dokumen terkait, seperti Fotokopi KTP dan KTP asli bagi WNI atau KITAS/KITAP bagi WNA dan serta Fotokopi dan NPWP asli, serahkan kepada petugas.

Mengaktivasi Nomor EFIN

Setelah mengajukan formulir pengisian EFIN, wajib pajak akan mendapatkan kode EFIN dari petugas. Untuk dapat menggunakannya, kode tersebut harus diaktivasi terlebih dahulu secara mandiri di situs resmi DJP Online.

Setelah itu, klik “daftar di sini”, masukkan NPWP, EFIN, dan kode keamanan, lalu klik “verifikasi”. Untuk login ke aplikasi DJP Online, buatlah password.

Buka email dan temukan link aktivasi dari DJP Online. Klik tautan tersebut hingga masuk ke halaman login aplikasi DJP.

Lalu wajib pajak bisa login menggunakan NPWP dan password yang sudah dibuat. EFIN sudah secara otomatis teraktivasi dan dapat digunakan untuk melakukan transaksi online.

Melaporkan SPT Melalui e-Filing

Setelah EFIN teraktivasi, wajib pajak dapat menggunakannya untuk melaporkan SPT Tahunan melalui e-Filing dengan langkah-langkah berikut:

  1. Kunjungi situs web pajak online https://djponline.pajak.go.id di ponsel atau komputer, masukkan NPWP, kata sandi, kode keamanan, dan klik login.
  2. Pilih layanan “e-Filing”.
  3. Klik “Buat SPT”.
  4. Jawab beberapa pertanyaan yang nantinya akan menentukan jenis formulir yang harus diisi wajib pajak.
  5. Klik SPT yang sesuai.
  6. Isi formulir yang berisi tahun pajak dan status SPT.
  7. Lalu, isi data SPT.
  8. Klik “Berikutnya”.
  9. Setelah itu muncul ringkasan SPT dan pengambilan kode verifikasi. Klik “Di Sini” untuk pengambilan kode verifikasi. Pemberitahuan kode verifikasi akan dikirim ke email atau nomor ponsel.
  10. Masukkan kode verifikasi.
  11. Klik “Kirim SPT”.
  12.  Buka email, temukan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) SPT Tahunan PPh.

Jika wajib pajak sudah menerima bukti penerimaan elektronik, maka artinya pelaporan SPT Tahunan yang dilakukan sudah berhasil.

Ilustrasi cara lapor pajak di aplikasi pajak online Klikpajak

Baca Juga : Ingat, Begini Syarat & Cara Lapor SPT Tahunan Pribadi

Persiapan Cara Lapor SPT Tahunan Online Pribadi

Sebelum mulai pelaporan SPT Pajak bagi wajib pajak pribadi, Sobat Klikpajak harus menyiapkan apa saja yang diperlukan.

Nah, apa saja yang harus disiapkan untuk lapor SPT Pajak Pribadi antara karyawan dan pekerja bebas atau pengusaha ini berbeda.

Bahkan, bagi yang berstatus karyawan saja juga ada perbedaan dari segi formulir SPT yang digunakan.

Berikut apa saja yang harus diketahui dan disiapkan sebelum mulai ke tahapan cara lapor pajak pribadi atau SPT Tahunan online:

a. Ketahui Jenis Formulir Lapor SPT Pajak Pribadi

Pelaporan SPT Pajak Pribadi terbagi menjadi tiga jenis formulir SPT, yaitu:

  • Formulir 1770SS
  • Formulir 1770S
  • Formulir 1770

Apa perbedaan dari ketiga jenis formulir itu? Dan siapa yang boleh menggunakan formulir SPT tersebut?

1. Karyawan (Penghasilan < Rp60 juta/tahun)

Bagi Wajib Pajak (WP) yang memiliki penghasilan atau gaji dalam 1 tahun kurang dari Rp60.000.000 atau di bawah Rp5.000.000 sebulan, maka harus menggunakan Formulir 1770SS untuk melaporkan SPT Tahunan Pribadi.

Formulir SPT 1770SS (Sangat Sederhana) ini memiliki cara pengisian yang paling sederhana dibanding Formulir 1770S.

2. Karyawan (Penghasilan > Rp60 juta/tahun)

Sedangkan bagi Wajib Pajak yang memiliki penghasilan di atas Rp60.000.000 dalam 1 tahun atau lebih dari Rp5.000.000 sebulan, maka pelaporan SPT Pajak Pribadi harus menggunakan Formulir 1770S.

Pengisian Formulir 1770S (Sederhana) ini sedikit lebih kompleks dibanding Formulir 1770SS, karena harus memasukkan keterangan harta dan lainnya pada kolom yang tersedia namun masih dalam kategori sederhana.

3. Pengusaha/Pekerja Bebas

Bagi Sobat Klikpajak yang melakukan pekerjaan bebas atau memiliki usaha, harus menggunakan Formulir 1770 untuk melaporkan SPT Pajak Pribadi.

Tentu saja, pelaporan SPT Tahunan Pribadi dengan Formulir 1770 ini lebih kompleks dibanding Formulir 1770S karena ada sejumlah komponen yang harus dilampirkan dalam pelaporan pajak.

Jadi, lebih rincinya Formulir 1770 ini digunakan bagi Sobat Klikpajak yang memperoleh penghasilan dari berikut ini:

  • Penghasilan dari usaha
  • Penghasilan dari pekerjaan
  • Penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja
  • Penghasilan yang dikenakan PPh Final
  • Penghasilan dari dalam negeri maupun luar negeri lainnya seperti bunga, royalti, dan lain-lain

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Baca juga Viral Jualan di Olshop Ditagih Pajak Rp35 Juta. Apa saja Jenis Pajak Toko Online dan Kewajiban WP Pribadi Pengusaha Jualan Online?

b. Dokumen yang Harus Disiapkan

Setelah mengetahui jenis formulir SPT yang digunakan untuk lapor SPT Pajak Pribadi, langkah berikutnya adalah menyiapkan dokumen yang disyaratkan dalam pelaporan Pajak Penghasilan (PPh).

Apa saja dokumen untuk lapor SPT Pajak Pribadi atau lapor SPT Pajak online?

1. Karyawan

Dokumen yang harus disiapkan sebelum lapor SPT Tahunan Pribadi bagi karyawan atau pegawai adalah:

  • Formulir 1721 A1 / A2

Bukti Potong PPh Pasal 21/Formulir 1721 A1 bagi karyawan/pegawai swasta.

Bukti Potong PPh 21/Formulir 1721 A2 bagi karyawan/pegawai negeri seperti PNS, TNI, Polri, dan pensiunan.

  • Punya NPWP

Memmiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) merupakan persyaratan yanag mutlak untuk dapat melaporkan SPT Tahunan.

Tentu saja, sebagai Wajib Pajak, ketika dipotong pajak penghasilan oleh pemberi kerja/perusahaan, artinya karyawan sudah pasti memiliki NPWP.

Ingin tahu cara membuat NPWP? Caranya mudah, begini langkah-langkah cara membuat NPWP online.

  • Memiliki EFIN

EFIN atau Electronic Identification Number adalah nomor identitas untuk melakukan transaksi elektronik perpajakan.

Belum punya EFIN Pajak? Begini cara membuat dan daftar EFIN Online.

2. Pengusaha/Pekerja Bebas

Dokumen yang harus disiapkan untuk lapor SPT Pajak penghasilan pribadi pengusaha atau pekerja bebas secara umum sama, hanya ada beberapa dokumen berbeda yang harus dilampirkan.

Bagi Sobat Klikpajak yang berstatus pengusaha atau memiliki pekerjaan bebas, maka dokumen yang harus disiapkan untuk melaporkan SPT pajaknya adalah:

  • Formulir 1721 A1

Bukti Potong PPh 21 atau Formulir 1721 A1 ini harus dilampirkan jika Sobat Klikpajak sebagai pengusaha sekaligus bekerja di perusahaan atau tempat lain atau sebagai pekerja bebas yang dipotong pajak oleh perusahaan pemberi kerja.

  • Memiliki NPWP

Sama seperti karyawan, sebagai pengusaha atau pekerja bebas tentunya juga harus memiliki NPWP untuk melakukan pelaporan SPT Tahunan PPh Pribadi.

Jika belum punya NPWP, begini Cara Membuat NPWP Pribadi secara online.

  • Punya EFIN

Sebagai Wajib Pajak Pengusaha atau pekerja bebas pun Sobat Klikpajak sudah pasti harus punya EFIN terlebih dahulu untuk dapat melaporkan SPT Tahunan Pribadi.

Jika belum memiliki EFIN, begini Cara Membuat atau Daftar EFIN Pribadi secara online.

  • Dokumen laporan keuangan usaha

Neraca dan laporan laba rugi (jika menggunakan metode pembukuan)

Rekapitulasi bulanan peredaran bruto dan biaya (jika menggunakan mekanisme norma atau NPPN)

Daftar perhitungan peredaran bruto (jika menggunakan perhitungan sesuai PPh 46/2018 dan PP 23/2018)

  • Lembar penghitungan pajak penghasilan terutang bagi yang berstatus PH (Pisah Harta) atau MT (Manajemen Terpisah)

Baca juga tentang Cara Lapor SPT Tahunan Pribadi PPh Pasal 21 Bukan Karyawan

c. Bagaimana cara mendapatkan Bukti Potong 1721 A1/A2?

Bukti potong atau Formulir SPT 1721 A1 atau 1721 A2 dapat diperoleh dari masing-masing perusahaan atau instansi pemberi kerja atau yang memberikan penghasilan pada karyawan/pegawai maupun pekerja bebas/pengusaha.

Biasanya, perusahaan/instansi akan memberikan Bukti Potong 1721 A1/A2 pada awal masa pelaporan SPT Tahunan, yakni setiap awal tahun seperti di Januari atau Februari.

Jika Sobat Klikpajak belum mendapatkan Bukti Potong 1721 A1/A2 tersebut, segeralah mintakan pada bagian keuangan perusahaan supaya dapat diproses dan segera bsia melaporkan SPT Pajak Penghasilan Pribadi.

Cara Lapor SPT Tahunan Pribadi Formulir 1770SS, 1770S dan 1770Ilustrasi bukti potong/formulir 1721 A1 atau A2 untuk lapor Pajak penghasilan Pribadi

Mulai Cara Melaporkan PPh Pribadi

Lapor SPT Tahunan PPh Pribadi, baik bagi yang berstatus karyawan/pegawai maupun pengusaha/pekerja bebas, sama-sama harus dilakukan secara elektronik melalui e-Filing.

Begitu dokumen yang dibutuhkan sudah disiapkan, selanjutnya Sobat Klikpajak dapat mulai melaporkan SPT-nya.

Tentu saja, dari masing-masing pengguna Formulir 1770SS, 1770S dan 1770 itu memiliki cara pelaporan SPT pajak yang berbeda.

Berikut langkah-langkah cara melaporkan pajak penghasilan atau PPh pribadi dari masing-masing status Wajib Pajak tersebut:

a. Karyawan dengan Formulir 1770SS

Begini langkah-langkah cara melaporkan pajak penghasilan pribadi atau SPT Tahunan Pribadi Formulir 1770SS

b. Karyawan dengan Formulir 1770S

Begini tata cara langkah-langkah cara melaporkan PPh pribadi atau SPT Tahunan Pribadi Formulir 1770S

c. Pengusaha/Pekerja Bebas dengan Formulir 1770

Begini tutorial langkah-langkah cara lapor pajak penghasilan pribadi atau SPT Tahunan Pribadi Formulir 1770

Itulah tata cara lapor pajak pribadi atau lapor SPT Tahunan PPh pribadi yang mudah secara online.

Berikutnya, bagaimana jika hasil lapor SPT Tahunan Pajak Penghasilan Pribadi atau lapor SPT Pajak penghasilan secara online terjadi kurang bayar pajak?

Baca juga tentang Cermati Perbedaan Formulir SPT Tahunan 1770, 1770ss dan 1770s agar Tidak Salah Pelaporannya

Cara Lapor SPT Pribadi dan Cara Lapor Pajak Pribadi Online

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Jika Hasil Cara Lapor SPT Tahunan Online Kurang Bayar

Jika hasil dari pelaporan SPT Tahunan PPh Pribadi Sobat Klikpajak ternyata terjadi kurang bayar pajak, maka harus melakukan pembayaran pajak kurang bayar terlebih dahulu.

Setelah itu, barulah Sobat Klikpajak melanjutkan pelaporan SPT Pajak hingga hasilnya NIHIL.

Agar lebih mudah melakukan pembayaran pajak kurang bayar, lanjutkan bayar pajak di e-Billing Klikpajak.

Melalui e-Billing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat langsung membuat Kode Billing sekaligus bayar billing-nya pada virtual account bank persepsi DJP tanpa keluar platform.

Setelah melakukan pembayaran pajak, Sobat Klikpajak langsung mendapat Bukti Pembayaran Elektronik (BPE) resmi dari Ditjen Pajak.

Begini tutorial langkah-langkah Cara Bayar e Billing, e-Billing Pajak Online Mudah Di eBilling Klikpajak.

Solusi Urus Pajak Bisnis Lebih Mudah & Cepat hanya di Klikpajak by Mekari

Bukan hanya kemudahan dalam pelaporan SPT Tahunan Badan, fitur lengkap Klikpajak akan membuat administrasi perpajakan lainnya juga semakin efektif dan efisien.

Seperti membuat bukti pemotongan perpajakan dari berbagai jenis transaksi PPh, maupun membuat Faktur Pajak elektronik dan pengisian formulir pelaporan SPT Masa PPN dengan mudah.

Klikpajak by Mekari adalah cara simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak, mulai dari menghitung, membayar dan cara lapor pajak secara online dalam satu platform.

“Klikpajak akan menghitung kewajiban perpajakan dengan tepat dan akurat sehingga Sobat Klikpajak terhindar dari kesalahan penghitungan yang dapat menyebabkan pengenaan sanksi denda perpajakan.”

Berikut Fitur Lengkap Klikpajak yang Terintegrasi memudahkan urusan perpajakan bisnis lebih efektif dan efisien.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Cara Lapor Pajak Online dan Cara Lapor SPT Online Mudah

 

Kategori : Perencanaan Pajak

PUBLISHED12 Apr 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: