Cara Lapor SPT Masa PPN Online Terbaru di e-Faktur Klikpajak

Cara Lapor SPT Masa PPN Online Terbaru di e-Faktur Klikpajak

Seiring berlakunya e-Faktur 3.0 DJP, pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak bisa lagi menggunakan e-SPT maupun e-Filing DJP, melainkan harus lewat aplikasi e-Faktur. Begini cara lapor SPT Masa PPN online terbaru di Klikpajak.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Seperti diketahui, dengan berlakunya sistem terbaru aplikasi e-Faktur, bagi pengguna e-Faktur Client Desktop harus install dan download patch terbaru untuk update e-Faktur 3.0 menggantikan e-Faktur 2.2.

Artinya, tanpa update e-Faktur 3.0, pengguna aplikasi e-Faktur desktop tidak dapat menggunakan aplikasi e-Faktur untuk membuat Faktur Pajak elektronik ini, karena DJP telah menutup saluran e-Faktur 2.2.

Namun, setelah berhasil update e-Faktur 3.0 di perangkat komputer, pengguna e-Faktur 3.0 desktop tetap harus berpindah ke e-Faktur Web Based di web-efaktur.pajak.id untuk dapat menyampaikan SPT Masa PPN.

Tahukah Anda? Melalui e-Faktur Klikpajak.id, Anda tidak perlu install aplikasi e-Faktur 3.0 dan dapat membuat e-Faktur sekaligus lapor SPT Masa PPN online hanya dalam satu platform.

Aktifkan e-Faktur Klikpajak

Fitur baru e-Faktur 3.0 yang ditawarkan sebagai serba otomatis ini adalah:

  • Prepopulated Pajak Masukan e-Faktur
  • Prepopulated Pajak Masukan PIB (Pemberitahuan Impor Barang)
  • Prepopulated SPT PPN 1111
  • Prepopulated VAT (Value Added Tax) Refund
  • Sinkronisasi kode cap fasilitas pada aplikasi e-Faktur

Dengan fitur prepopulated ini proses input Pajak Masukan hingga pelaporan SPT Masa PPN jadi otomatis.

Apa itu prepopulated?

Keharusan update e-Faktur 3.0 DJP ini tidak hanya ditujukan pada Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini memilih menggunakan e-Faktur Client Desktop DJP saja, tapi juga berlaku pada PJAP mitra resmi DJP agar memperbarui sistem e-Faktur versi terbaru ini pada servernya.

“Jadi, langsung saja gunakan aplikasinya, biar Klikpajak.id yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur dan pelaporan SPT Masa PPN Anda.”

Ingin langsung gunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install dan update aplikasi e-Faktur sendiri, daftar dan aktifkan akun e-Faktur Anda sekarang juga di https://my.klikpajak.id/register.

Itulah sekilas tentang pembaruan sistem DJP pada aplikasi e-Faktur.

Untuk mengetahui langkah-langkah tata cara lapor SPT Masa PPN online terbaru di e-Faktur Klikpajak, berikut Klikpajak by Mekari berikan tutorialnya.

Note: Cara Impor Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0

Persiapan Lapor SPT Masa PPN

Sebelum melaporkan SPT Masa PPN online terbaru melalui e-Faktur, Anda harus menyiapkan beberapa hal yang menjadi syarat lapor SPT Masa PPN.

Berikut syarat yang diperlukan untuk menyampaikan SPT Masa PPN online:

1. Kartu NPWP Badan

Bagi Anda yang belum memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), ikuti cara daftar NPWP online berikut ini:

2. Memiliki EFIN Badan

Jika Anda belum memiliki EFIN (Electronic Filing Identification Number), berikut cara mendapatkan EFIN Pajak online:

3. Memiliki Sertifikat Elektronik

Syarat yang harus ada sebelum lapor SPT Masa PPN online terbaru berikutnya adalah memiliki Sertifikat Elektronik (Digital Certificate).

Apabila Anda belum memiliki Sertifikat Elektronik, ikuti cara membuat Sertifikat Elektronik berikut ini:

4. Faktur Pajak Masukan

Faktur Pajak Masukan yang harus disiapkan ini artinya bahwa PKP benar-benar memiliki bukti pemotongan pajak atau bukti telah dipotong PPN oleh PKP lain.

5. Faktur Pajak Keluaran

Sedangkan syarat berikutnya berupa harus memiliki Faktur Pajak Keluaran artinya bukti pemungutan pajak atau bukti bahwa PKP benar-benar telah memotong PPN dari PKP lain.

Input InvoiceIlustrasi mempersiapkan Faktur Pajak sebelum lapor SPT Masa PPN online terbaru di e-Faktur

Pahami Jenis Formulir SPT Masa PPN Terlebih Dahulu

Dalam pelaporan SPT Masa PPN, PKP harus melaporkan Daftar Pajak Keluaran atas penyerahan dalam negeri dengan Faktur Pajak Masukan dalam SPT Masa PPN 1111, pada formulir:

  • Formulir 1111 A2 untuk Masa Pajak yang sama dengan tanggal Faktur Pajak dibuat
  • Formulir 1111 B3 untuk Pajak Masukan yang dapat dikreditkan, namun tidak dilakukan pengkreditan
  • Bagi PKP Pedagang Eceran, dapat melaporkan Faktur Pajak dalam SPT Masa PPN 1111 dengan cara digunggung
  • Jika PKP tidak termasuk pedagang eceran kemudian melaporkan Faktur Pajak dalam SPT Masa PPN 1111 dengan cara digunggung, maka dianggap tidak benar dan dapat dikenai sanksi

a. Jenis-Jenis Formulir SPT Masa PPN

Berikut jenis-jenis formulir SPT Masa PPN 1111:

1. Induk SPT Masa PPN 1111 – Formulir 1111 (F.1.2.32.04)

2. Lampiran SPT Masa PPN 1111, terdiri dari:

  • Formulir 1111 AB – Rekapitulasi Penyerahan dan Perolehan (D.1.2.32.07)
  • Formulir 1111 A1 – Daftar Ekspor BKP Berwujud, Barang Kena Pajak/BKP Tidak Berwujud atau Jasa Kena Pajak/JKP (D.1.2.32.08)
  • Formulir 1111 A2 – Daftar Pajak Keluaran atas Penyerahan Dalam Negeri dengan faktur Pajak (D.1.2.32.09)
  • Formulir 1111 B1 – Daftar Pajak Masukan yang Dapat Dikreditkan atas Impor BKP dan Pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dan/atau JKP dari Luar Daerah Pabean (D.1.2.32.10)
  • Formulir 1111 B2 – Daftar Pajak Masukan yang Dapat Dikreditkan atas Perolehan BKP/JKP Dalam Negeri (D.1.2.32.11)
  • Formulir 1111 B3 – Daftar Pajak Masukan yang Tidak Dikreditkan atau yang Mendapat Fasilitas (D.1.2.32.12)

b. Pengecualian Jenis Formulir SPT Masa PPN

Terdapat pengecualian jenis formulir SPT Masa PPN berlaku bagi PKP yang menggunakan pedoman penghitungan pengkreditan Pajak Masukan.

SPT Masa PPN yang berlaku dan dapat digunakan adalah SPT Masa PPN 1111 DM.

Jenis SPT Masa PPN 1111 DM ini terdiri dari:

1. Induk SPT Masa PPN 1111 DM – Formulir 1111 DM (F.1.2.32.05)

2. Lampiran SPT Masa PPN 1111 DM, yang terdiri atas:

  • Formulir 1111 A DM (D.1.2.32.13) – Daftar Pajak Keluaran atas Penyerahan Dalam Negeri dengan Faktur Pajak
  • Formulir 1111 R DM (D.1.2.32.13) – Daftar Pengembalian BKP dan Pembatalan JKP oleh PKP yang menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan

SPT MASA PPNContoh formulir induk SPT Masa PPN 1111 untuk lapor SPT Masa PPN online terbaru di e-Faktur

Mulai Melaporkan SPT Masa PPN

Pelaporan SPT Masa PPN ini harus dilakukan setiap bulan atau Masa Pajak, meski tidak ada perubahan neraca maupun nilai rupiah pada Masa Pajak terkait atau nihil (0).

Setelah semua persyaratan yang diperlukan lengkap, berikutnya Anda dapat mulai menyampaikan SPT Masa PPN online Anda dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Mendaftarkan EFIN

Sebelum mulai lapor SPT Masa PPN online, Anda harus mendaftarkan EFIN yang didapat dari Ditjen Pajak ke Klikpajak.

Berikut cara registrasi EFIN di Klikpajak:

  • Login ke akun Klikpajak Anda melalui link https://my.klikpajak.id/login, lalu masukkan “email dan password yang telah Anda daftarkan di Klikpajak.

Login Klikpajak

  • Jika Anda sudah masuk ke halaman utama (Home), klik pada tombol “Daftar EFIN” di kanan atas halaman utama.

Daftar EFIN

  • Pada halaman Daftar EFIN, akan ditampilkan field NPWP, email, dan EFIN.
  • Harap perhatikan NPWP yang sudah terisi secara otomatis. Jika NPWP tidak sesuai, Anda bisa mengubahnya dengan klik tautan “Ubah NPWP”.
  • Masukkan email yang akan digunakan untuk kebutuhan pelaporan pajak Anda. Email yang digunakan bisa berbeda dengan username Anda.
  • Masukkan EFIN yang Anda miliki.

Cara Daftar EFIN

  • Jika data EFIN sudah dimasukkan dengan benar, klik button “Daftarkan”.

EFIN

  • Jika EFIN berhasil didaftarkan, Anda akan diarahkan ke halaman utama (Home) dan akan muncul informasi bahwa EFIN berhasil didaftarkan.

Berhasil Daftar EFINPerhatikan: Jika EFIN yang sudah pernah terdaftar di PJAP lain, maka Anda harus membuat surat permohonan untuk pindah PJAP.

2. Cara Daftar EFIN jika Sudah Terdaftar di PJAP Lain

  • Ketika Anda daftar EFIN di Klikpajak, maka akan muncul informasi bahwa EFIN Anda sudah terdaftar di PJAP lain.
  • Klik link dengan keterangan “Klik di sini untuk petunjuk pemindahan EFIN”.

Petunjuk Pemindahan EFIN

  • Anda akan diarahkan ke halaman formulir pemindahan EFIN.
  • Langkah pertama adalah Anda harus mengisi data wajib pajak dengan lengkap dan benar, yang terdiri: Nama WP, EFIN,  Nama Penandatangan surat (Nama yang akan menandatangani surat permohonan pindah PJAP), Alamat NPWP (Alamat yang terdaftar pada NPWP Anda), ASP sebelumnya (Nama PJAP sebelumnya), Alasan pindah ke Klikpajak
  • Jika data sudah diisi dengan benar, lalu klik button “Submit”.

Profil Wajib Pajak

  • Sistem akan membuat permohonan Anda. Pada tahap ini, Anda dapat tinjau kembali apakah data yang ditampilkan sudah sesuai.
  • Jika surat permohonan sudah sesuai dengan data Anda, klik button “Download & Lanjutkan”.

Permohonan Pemindahan EFIN

  • Langkah selanjutnya adalah cetak dokumen dan tanda tangan dokumen. Harap Perhatikan: Dokumen harus ditandatangani oleh pemilik NPWP di atas Meterai Rp10.000.
  • Setelah itu, scan dokumen yang sudah ditandatangani dan simpan dalam format file PDF.
  • Lalu upload dokumen yang sudah ditandatangani ke aplikasi Klikpajak, dengan cara klik button “Pilih File” lalu klik button “Upload”.

Kirim Surat Pemindahan EFIN

  • Jika sudah berhasil di upload, akan muncul informasi bahwa permohonan Anda sedang diproses
  • Sementara permohonan Anda sedang diproses, Anda perlu mengirimkan dokumen fisik surat permohonan pindah PJAP ke alamat kantor Klikpajak: Midplaza 2 Lantai 4, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 10-11, Jakarta 10220

Submit Pemindahan EFIN

  • Anda akan menerima email, ketika permohonan pindah PJAP sudah di-approved dan EFIN Anda akan otomatis terdaftar di Klikpajak.

3. Langkah-Langkah Lapor SPT Masa PPN Online Terbaru di Klikpajak

Berikut tahapan langkah-langkah tutorial cara lapor SPT Masa PPN online terbaru di e-Faktur:

a. Membuat Laporan SPT (Posting)

Langkah pertama dalam proses pelaporan SPT Masa PPN di e-Faktur adalah melakukan posting atau membuat laporan SPT terlebih dahulu.

Berikut cara posting SPT Masa PPN:

  • Klik menu “e-Faktur”, setelah itu pilih submenu SPT, kemudian pada halaman SPT pilih “Posting”.

Lapor SPT

  • Setelah pilih Posting, akan ditampilkan popup Posting SPT, kemudian Anda harus melengkapi field yang tersedia.

Lapor SPT MASA

  • Setelah field yang diminta dilengkapi, pilih “Cek Dokumen” untuk menghitung jumlah Faktur Pajak Keluaran dan Faktur Pajak Masukan yang Anda miliki.
  • Setelah memilih Cek Dokumen, Faktur Pajak Keluaran dan Faktur Pajak Masukan otomatis terhitung dan ditampilkan di popup Posting SPT.

Dokumen Lapor PPN MASA

  • Klik “Posting”, maka Anda akan diarahkan kembali ke halaman list SPT, yang mana SPT yang baru saja diposting akan muncul di list teratas, dengan Status SPT Mempersiapkan Data, kemudian Anda harus merefresh halaman tersebut, maka Status SPT akan berubah menjadi “Belum Approve”.

Status SPT

b. Melihat Detail SPT Formulir Lampiran A1-A2 & B1-B2

Setelah melakukan posting SPT Masa PPN, Anda dapat melihat detail SPT Formulir Lampiran A1-A2 & B1-B3.

Untuk melihat detail SPT formulir lampiran tersebut, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Klik menu “e-Faktur”, setelah itu pilih submenu SPT, kemudian Anda akan diarahkan ke halaman SPT yang berisi list SPT.
  • Pada list SPT, pilih SPT yang ingin dilihat detail formulir lampirannya, dengan cara klik “Masa/Tahun Pajaknya”, lalu Anda akan diarahkan ke halaman detail SPT yang defaultnya akan berada pada Formulir Lampiran AB.

SPT Online

  • Pada halaman detail SPT Formulir Lampiran AB, pilih “Formulir Lampiran” yang ingin dilihat, kemudian Anda akan diarahkan ke halaman Formulir Lampiran tersebut.

Formulir Lampiran

c. Melihat Detail Formulir Lampiran AB

Anda juga dapat melihat detail formulir lampiran AB dengan langkah-langkah berikut ini:

  • Klik menu “e-Faktur”, setelah itu pilih submenu SPT, kemudian Anda akan diarahkan ke halaman SPT yang berisi list SPT.
  • Pada list SPT, pilih SPT yang ingin dilihat detail Formulir Lampiran AB-nya, dengan mengklik “Masa/Tahun Pajaknya”, lalu Anda akan diarahkan ke halaman detail SPT yang defaultnya akan berada pada Formulir Lampiran AB.

Detail Formulir 1111 AB

d. Melihat Detail SPT PPN Formulir Induk

Untuk melihat detail SPT formulir induk, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Klik menu “e-Faktur”, setelah itu pilih submenu SPT, kemudian Anda akan diarahkan ke halaman SPT yang berisi list SPT.
  • Pada list SPT, pilih SPT yang ingin dilihat detail formulir induknya, dengan cara klik “Masa/Tahun Pajaknya”, kemudian Anda akan diarahkan ke halaman detail SPT yang defaultnya akan berada pada Formulir Lampiran AB.

Formulir 1111 AB

  • Pada halaman detail SPT Formulir Lampiran AB, pilih “Formulir Induk:, kemudian Anda akan diarahkan ke halaman “Formulir Induk”.

Formulir Induk eFaktur

e. Mereview dan Mencocokkan Data SPT

Selangkah lagi ke tahap akhir proses pelaporan SPT Masa PPN, lakukan review dan penyesuaian data SPT terlebih dahulu.

Berikut langkah-langkah mereview dan pencocokan data SPT;

  • Klik menu e-Faktur, setelah itu pilih submenu SPT, kemudian Anda akan diarahkan ke halaman SPT yang berisi list SPT.
  • Pada list SPT, pilih SPT yang ingin di-review, dengan cara mengklik “Masa/Tahun Pajaknya”,, kemudian Anda akan diarahkan ke halaman detail SPT yang defaultnya akan berada pada Formulir Lampiran AB.
  • Pada halaman Formulir Lampiran AB Anda dapat mereview formulir lampiran AB dan juga dapat menginput pada beberapa field (misalnya pajak digunggung).

Formulir Lampiran

  • Setelah melakukan review dan input, pilih “Lanjut ke Formulir Induk”, kemudian Anda akan diarahkan ke halaman Formulir Induk. Pada halaman Formulir Induk, Anda dapat meriview dan dapat juga menginput sesuai pada field yang enable saja.

Formulir Induk

  • Pada formulir induk Bagian II, III, V, ada bagian SSP untuk menyertakan NTPN atau bukti pembayaran. Jika Anda ingin menyertakan NTPN atau bukti pembayaran, pilih “SSP” pada bagian yang Anda ingin sertakan NTPN-nya. Kemudian muncul popup “Daftar SSP PPN Kurang Bayar”, Anda harus melengkapi field yang diminta.

PPN Kurang Bayar

  • Setelah melengkapi field, klik “Simpan”. Kemudian Anda akan diarahkan kembali ke halaman “Formulir Induk” dan setelah selesai mereview serta melakukan penyesuaian data pada formulir induk, pilih “Validasi SPT ke DJP”.

Validasi SPT Online

  • Setelah pilih Validasi SPTke DJP, maka Anda akan diarahkan ke halaman list SPT dengan Status SPT Sedang Divalidasi. Jika data SPT dan NTPN yang dimasukkan valid, maka Status SPT akan berubah menjadi “Siap Lapor”.

Status SPT

f. Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur

Setelah melakukan tahap-tahap di atas, berikutnya langsung saja melaporkan SPT Masa PPN tersebut hingga selesai dan mendapatkan Bukti Lapor.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Login kembali ke akun Klikpajak Anda di https://my.klikpajak.id/login, masukkan “email dan password” Anda yang terdaftar di Klikpajak
  • Klik menu e-Faktur, setelah itu pilih submenu SPT, kemudian Anda akan diarahkan ke halaman SPT yang berisi list SPT.
  • Pada list SPT pilih dengan “Status SPT yang Siap Lapor”, masuk ke detail SPT kemudian pilih “Formulir Induk”, maka Anda akan diarahkan ke halaman formulir induk. Pada formulir induk pilih “Lapor SPT”.

Cara Lapor SPT Online

  • Setelah pilih “Lapor SPT”, Anda akan diarahkan kembali ke halaman list SPT dengan status SPT menjadi “Sedang Dilapor”. Jika laporan berhasil, maka status SPT akan menjadi “Berhasil” dan muncul NTTE (Nomor Tanda Terima Elektronik).

Tampilan SPT e-Faktur

  • Untuk mengunduh (download) Bukti Penerimaan Elektronik (BPE), klik nomor NTTE-nya, maka BPE akan otomatis terunduh.

Tampilan eBupot
BPE yang diterbitkan Klikpajak resmi dari DJP

Lapor SPT Masa PPN online di e-Faktur Klikpajak mudah, bukan?

Bukan hanya lapor SPT Masa PPN online saja, melalui e-Faktur Klikpajak, Anda juga dapat lebih mudah membuat berbagai macam e-Faktur, mulai dari Faktur Pajak Keluaran, Faktur Pajak Masukan, Faktur Pajak Retur, Faktur Pajak Pembetulan, dan masih banyak lagi.

Ingin mengetahui secara lengkap cara mengurus e-Faktur tersebut? Temukan di Panduan Lengkap membuat berbagai jenis e-Faktur Online.

Bayar dan Lapor Pajak

Fitur Lengkap Klikpajak yang Terintegrasi

Klikpajak.id memiliki fitur lengkap dan cara yang simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan, mulai dari menghitung, membayar dan lapor pajak dalam satu platform.

Sistem Klikpajak akan membantu Anda menghitung kewajiban perpajakan Anda dengan akurat, sehingga menghindari adanya kesalahan penghitungan yang dapat berdampak pada sanksi dan denda yang merugikan Anda.

Apa saja fitur lengkap Klikpajak yang memudahkan urusan perpajakan Anda jadi lebih efektif dan efisien?

1. Mudah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh 23/26 di e-Bupot

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong PPh Pasal 23/26 dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah.

Melalui fitur e-Bupot Klikpajak, Anda juga dapat langsung menarik data laporan keuangan elektronik yang akan dibuatkan bukti pemotongan pajaknya maupun penyampaian SPT PPh Pasal 23/26.

Wajib e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26, wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk Masa Pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Note: Tutorial Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot.

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efektif dan ramah penggunaan (user friendly)
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah membuat bukti potong
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan

Fitur eBupot KlikpajakFitur membuat bukti potong dan lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot Klikpajak

2. Bisa Membuat Kode Billing Sekaligus Bayar Pajak di e-Billing

Sebelum menyetor pajak, harus mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak.

Setelah mendapatkan Kode Billing dari DJP, Anda wajib membayar billing ke pos atau bank persepsi seperti ATM, internet banking ataupun teller bank.

Melalui e-Billing Klikpajak, Anda dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

“Klikpajak akan menerbitkan ID Billing Anda resmi dari DJP dan Anda dapat langsung membayar pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Anda akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Note: Langkah-Langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Billing di e-Billing

Fitur Membuat Kode dan Bayar BillingFitur membuat kode billing dan bayar billing langsung di e-Billing Klikpajak

3. Lapor SPT Pajak di e-Filing Klikpajak Gratis!

Melalui e-Filing Klikpajak, Anda dapat melaporkan semua jenis SPT Tahunan/Masa dengan langkah-langkah yang mudah.

Lapor SPT pajak di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya, seperti:

  • SPT Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Setelah menyampaikan SPT pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak.id, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Untuk mengetahui cara lapor SPT PPh Badan, dapat melihat tutorialnya pada video berikut ini:

Mudah Lihat Batas Waktu Bayar dan Lapor Pajak

Tidak perlu bingung kapan waktunya harus membayar dan melaporkan pajak Anda tepat waktu.

Hindari sanksi atau denda terlambat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan SPT pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Kalender Pajak Terbaru

4. Dilengkapi Fitur ‘Multi Users dan Multi NPWP’ Unlimited dan Gratis!

Klikpajak.id juga dilengkapi dengan fitur Multi Users dan Multi Company (NPWP) yang semakin membuat aktivitas perpajakan Anda lebih efektif.

Fitur ‘Multi Users’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk dapat mengatur siapa saja dan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses akun aplikasi Klikpajak.id di bawah nama perusahaan yang sama.

Sedangkan fitur ‘Multi Company/NPWP’ adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Note: Lebih jelasnya tentang bagaimana cara kerja fitur Multi Users dan Multi Company di Klikpajak.

Fitur Multiuser Klikpajak

5. Terintegrasi Jurnal.id: Administrasi Perpajakan Makin Mudah dan Cepat

Agar semakin mudah dan praktis dalam melakukan administrasi perpajakan Anda, gunakan juga pembukuan dan laporan keuangan dalam aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Karena aplikasi pajak online Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Anda dapat menarik data transaksi dalam laporan keuangan untuk langsung dibuatkan Faktur Pajaknya maupun Bukti Potong Pajaknya secara langsung, dan saat diperlukan untuk melaporkan SPT pajaknya dengan cepat dalam satu platform.

Integrasi dengan Jurnal by Mekari ini merupakan teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian keuangan (accounting) lebih cepat dan mudah.

Jurnal.id adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Dan lainnya yang memudahkan Anda mengelola faktur, biaya, stok barang, cash link atau transfer langsung dalam aplikasi, hingga melihat ringkasan bisnis dari smartphone Anda.

Note: Ketahui lebih lanjut bagaimana integrasi aplikasi akuntansi online Jurnal.id dan aplikasi pajak online Klikpajak.id online Klikpajak.id ini semakin memudahkan urusan perpajakan Anda.

Integrasi Klikpajak dan JurnalIntegrasi Jurnal.id dan Klikpajak.id semakin memudahkan administrasi perpajakan Anda

Keamanan Data Terlindungi

Tenang, Anda dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan nyaman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sistem keamanan yang berlapis dan menjaga data Anda dengan aman adalah menjadi komitmen utama.

Klikpajak.id sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Anda tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan maupun kehilangan komputer atau laptop.

Tax Data ProtectionKeamanan data adalah yang utama

Tim ‘Support’ Klikpajak Selalu Siap Membantu Anda!

“Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak Anda dengan mudah.

Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Anda dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif menghemat banyak waktu Anda?

Tim Support Klikpajak

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan Anda. Klikpajak mengerti yang Anda butuhkan.”

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Anda dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang Anda bayangkan.

ID Billing Klikpajak

Kategori : Produk

PUBLISHED08 Dec 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: