Cara Daftar NPWP Online, Cara Buat NPWP untuk Daftar Pajak Online

Cara Daftar NPWP Online untuk Kemudahan Urusan Bisnis

Punya Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) itu wajib bagi setiap warga negara yang memenuhi syarat sesuai ketentuan perundang-undangan perpajakan. Klikpajak by Mekari akan menunjukkan bagaimana cara daftar NPWP online yang mudah untuk Sobat Klikpajak gunakan daftar pajak online.

Sebelum mengulas cara buat NPWP online untuk daftar pajak online, Klikpajak.id akan mengingatkan Sobat Klikpajak pentingnya mengelola pajak sekaligus keuangan usaha yang simpel untuk efektivitas dan efisienasi usaha.

Ingin tahu cara kelola pajak dan keuangan bisnis yang mudah dan cepat?

Ikuti demo online cara mengelola perpajakan dan laporan keuangan perusahaan di Klikpajak Demo Jurnal, kami dapat menyesuaikan waktu Sobat Klikpajak kapan saja.

Klikpajak by Mekari adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Melalui Klikpajak.id, Sobat Klikpajak dapat menghitung, membayar dan melaporkan pajak kapan saja dan di mana pun Sobat Klikpajak berada serta menyimpan arsip perpajakan dengan aman dalam satu platform aplikasi pajak online berbasis web yang terintegrasi.

Kelola e-Faktur dan e-Bupot juga lebih mudah dan cepat karena Klikpajak terintegrasi dengan software akuntansi online Jurnal by Mekari.

Temukan kemudahan kelola pajak dari integrasi Klikpajak.id dan Jurnal.id

Jurnal.id adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Kembangkan bisnis tanpa batas dengan software akuntansi terintegrasi Jurnal by Mekari. Coba Gratis 14 hari sekarang!

Bukan hanya itu, Sobat Klikpajak juga dapat mengelola karyawan dengan mudah melalui sistem HRIS (Human Resources Information System) Talenta by Mekari.

Melalui HRIS Talenta.co, segala urusan payroll dan manajemen HR (Human Resources) lebih mudah dan praktis.

Jaga bisnis tetap produktif dengan software payroll dan HRIS terautomasi Talenta by Mekari. Coba Talenta Gratis sekarang!

“Serahkan semua urusan perpajakan, keuangan perusahaan dan manajemen SDM melalui support system yang lengkap dan terintegrasi guna mendukung kinerja perusahaan dan perkembangan bisnis Sobat Klikpajak.”

Kembali ke cara daftar NPWP, Sobat Klikpajak tidak perlu datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) hanya untuk membuat NPWP.

Cukup melalui cara daftar NPWP online, ikuti alur proses pembuatannya secara daring dan tunggu NPWP Sobat Klikpajak selesai dicetak dan siap digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti:

  • Membuka rekening bank
  • Mengurus bisnis atau mendirikan usaha
  • Mengajukan pinjaman ke bank
  • Melamar kerja
  • Daftar pajak online
  • dan masih banyak aktivitas lainnya yang membutuhkan lampiran dokumen NPWP sebagai syaratnya

Jadi, tunggu apa lagi?

Segera miliki dan buat NPWP dengan cara daftar NPWP online dengan langkah-langkah yang mudah dari ulasan Klikpajak.id berikut ini untuk daftar pajak online.

Bagaimana Cara Daftar NPWP Online atau Buat NPWP Online?

Sebelum itu, Klikpajak by Mekari akan sedikit menjelaskan secara umum tentang Nomor Pokok Wajib Pajak yang harus dimiliki setiap Wajib Pajak (WP), baik Wajib Pajak Pribadi maupun Wajib Pajak Badan berbentuk:

  • Perusahaan
  • Koperasi
  • Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
  • Perseroan Terbatas (PT)
  • Persekutuan Komanditer (CV/Comanditaire Venootschap)
  • Firma
  • Kongsi
  • Persekutuan
  • Yayasan
  • Organisasi Massa dan Politik
  • dan lainnya

Jadi, NPWP adalah Nomor Pokok Wajib Pajak yang diberikan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kepada Wajib Pajak sebagai identitas wajib pajak tersebut.

Baca Juga: Penyebab NPWP Online Anda Bermasalah

a. Fungsi NPWP yang Wajib Dimiliki Pebisnis

Dilihat dari fungsinya, fungsi NPWP adalah sebagai sarana administrasi perpajakan dan identitas resmi atau tanda pengenal setiap Wajib Pajak saat bayar dan lapor pajak serta administrasi perpajakan lainnya dengan terlebih dahulu melakukan daftar pajak online.

Seperti yang sudah disinggung di atas, NPWP juga berfungsi sebagai syarat dalam pengajuan beberapa berkas terkait bisnis dan urusan perbankan.

Biasanya ketika melakukan kerjasama bisnis, penyertaan NPWP bersifat sebagai validasi pada mitra bisnis yang diajak kerjasama.

Penyertaan NPWP menunjukkan pebisnis tersebut merupakan warga negara yang patuh terhadap hukum.

Dalam dunia perbankan, NPWP juga diperlukan dalam pengajuan kredit atau ketika membuka rekening koran baru.

Mungkin dahulu hanya diperlukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) saja, namun kini identitas yang juga harus disertakan adalah NIK dalam KTP beserta NPWP dalam kartu NPWP.

Fungsi lain NPWP bagi pebisnis

Selain memudahkan dalam melakukan berbagai aktivitas yang sifatnya formal, fungsi lain NPWP yang tak kalah penting bagi pengusaha adalah:

  • Dapat memanfaatkan insentif pajak
  • Bisa mengajukan pengembalian lebih bayar pajak (restitusi pajak)
  • Dapat mengikuti pengampunan pajak atau penghapusan pajak (tax amnesty)
  • Dikenakan tarif pajak lebih rendah

Buat Kode Billing dan langsung bayar pajak di e-Billing Klikpajak. Coba sekarang, Gratis!

b. Jenis NPWP

Nomor Pokok Wajib Pajak ini memiliki dua jenis NPWP, yaitu:

  • NPWP Badan

NPWP Badan adalah Nomor Pokok Wajib Pajak  yang diberikan kepada perusahaan atau badan usaha yang mempunyai penghasilan di Indonesia.

Contoh: Badan Usaha Tetap (BUT)

  • NPWP Pribadi

Sesuai namanya, NPWP Pribadi adalah Nomor Pokok Wajib Pajak yang diberikan kepada setiap orang yang memiliki penghasilan di Indonesia.

Artinya, bagi Warga Negara Asing (WNA) yang sudah berada di Indonesia lebih dari 183 hari dan memiliki penghasilan yang diperoleh di Indonesia, wajib punya NPWP.

c. Kode Seri NPWP Menunjukkan Status Wajib Pajak

Pada kartu NPWP terdapat 15 digit angka berisi kode seri dari identitas WP yang dapat dibaca secara berbeda-beda tergantung status wajib pajak hingga KPP yang menerbitkan NPWP online tersebut.

Format 15 digit angka pada NPWP seperti contoh berikut: 88.888.888.8-888.888

Dengan keterangan sebagai berikut:

1. Keterangan jumlah digit pada NPWP

  • 9 digit pertama adalah kode unik dari identitas wajib pajak, contoh: 12.345.678.9-000.000
  • 3 digit selanjutnya adalah kode unik dari KPP tempat WP mendaftar (jika WP lama sebagai kode tempat WP saat ini), contoh: 00.000.000.0-123.000
  • 3 digit terakhir adalah status Wajib Pajak, contoh: 00.000.000.0-000.123

2. Keterangan digit angka NPWP pusat atau cabang

  • 000 artinya pusat atau tunggal, contoh: 12.345.678.9-123.000
  • 00x contoh; 001, 002, artinya cabang, dengan nomor terakhir menunjukkan urutan cabang, contoh: 12.345.678.9-001.002

3. Cara baca digit NPWP yang menunjukkan identitas Wajib Pajak

  • 01 sampai 03 adalah Wajib Pajak Badan, contoh: 22.222.201.2-222.222
  • 04 dan 06 adalah Wajib Pajak Pengusaha, contoh: 22.222.204.2-222.222
  • 05 adalah Wajib Pajak Karyawan, contoh: 22.222.205.2-222.222
  • 07 sampai 09 adalah Wajib Pajak Orang Pribadi, contoh: 22.222.207.2-222.222

Kelola e-Faktur dan e-Bupot lebih mudah dan cepat dengan tarik data langsung dari laporan keuangan di Klikpajak by Mekari. Coba sekarang!

d. Wajah Baru NPWP, Ada NPWP Elektronik

Tahukah? Jika sekarang sudah ada Kartu NPWP elektronik.

Ide ini dinilai sebagai langkah DJP dalam mengakomodir kebutuhan masyarakat yang serba digital sebagai dampak dari perkembangan teknologi canggih.

Banyak hal sekarang ini sudah bisa dilakukan secara online.

Bagi pebisnis, urusan deal dengan klien tidak lagi harus janji temu tatap muka di suatu tempat.

Cukup jadwalkan online meeting dengan aplikasi, sudah dapat menjangkau seluruh klien atau mitra bisnis di penjuru dunia.

Praktis dengan NPWP Elektronik

Adanya NPWP elektronik, Sobat Klikpajak tidak perlu lagi bongkar lemari atau laci hanya untuk menemukan kartu NPWP fisik lalu memfotonya saat dibutuhkan.

Tinggal buka file pada email atau dokumen tempat menyimpan NPWP elektronik, Sobat Klikpajak pun mudah menemukannya sewaktu-waktu saat dibutuhkan.

Saat butuh NPWP, cukup mengecek email dan membuka NPWP elektronik untuk disalin atau dicetak.

Sebab DJP mengirimkan NPWP elektronik ini melalui email Sobat Klikpajak yang terdaftar. Simpel, bukan?

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Hitung PPh 21 Tanpa NPWP untuk Karyawan

e. Cara Membuat NPWP Elektronik

Cara mendapatkan NPWP elektronik ini sangat mudah tentunya.

Karena ini merupakan bagian dari fitur yang disediakan DJP bagi Wajib Pajak pada saat pengjuan pembuatan NPWP.

Pilihannya, tidak lagi hanya perlu dikirim ke alamat rumah, tapi dapat memilih pengiriman Kartu NPWP elektronik dirikim ke email (surat elektronik) yang digunakan untuk daftar NPWP.

Bagaimana cara mendapatkan atau membuat NPWP elektronik?

Sobat Klikpajak dapat fitur pengiriman NPWP elektronik ke email dengan langkah berikut:

  • Masuk atau login pada laman pajak.go.id atau DJP Online
  • Setelah berhasil login, Sobat Klikpajak akan diarahkan secara otomatis ke menu “Informasi”, lalu klik tab ‘Informasi’ yang memuat preview NPWP elektronik tersebut
  • Lnjutkan dengan menekan tombol “Kirim Email” pada menu “Informasi” tersebut
  • Sobat Klikpajak akan menerima NPWP elektronik pada email
  • Cek ‘Inbok’ email Sobat Klikpajak dan temukan NPWP elektronik yang dikirimkan DJP

Cara Daftar NPWP Online, Cara Cepat dan Praktis Buat NPWP OnlineContoh NPWP elektronik dalam cara daftar NPWP online atau buat NPWP online

Syarat Membuat NPWP Sebelum Mulai Cara daftar NPWP Online

Tidak semua orang dapat mengajukan kepemilikan NPWP.

Artinya, jika salah satu syarat pengajuan pembuatan NPWP tidak terpenuhi, misal dari segi usia, maka pembuatan NPWP otomatis ditolak.

Jadi, sebelum mulai melakukana cara daftar NPWP online, ketahui terlebih dahulu apa saja syarat membuat NPWP?

Tentu saja, syarat membuat NPWP antara WP Pribadi dan WP badan berbeda.

a. Syarat Daftar NPWP Pribadi

Syarat cara daftar NPWP online bagi Wajib Pajak Pribadi terbagi menjadi 4 yakni:

1. Syarat umum membuat NPWP online WP Pribadi

Syarat umum cara membuat NPWP online adalah:

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) —> bagi WNI
  • Tokopi paspor, Kartu Izin Tinggal terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) —> bagi WNA

2. Jika WP Pribadi punya usaha atau pekerja bebas

Bagi Sobat Klikpajak sebagai WP pribadi yang punya usaha atau melakukan pekerjaan bebas, maka syarat cara membuat NPWP online adalah:

  • Fotokopi e-KTP bagi WNI, atau KITAS/KITAP bagi WNA
  • Fotokopi dokumen izin kegiatan usaha yang diterbitkan instansi berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari Pejabat Pemerintah Daerah setempat, sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa
  • Atau lembar tagihan listrik dari perusahaan listrik/bukti pembayaran listrik
  • Surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan bahwa yang bersangkutan benar-benar menjalankan usaha atau pekerjaan bebas

Dear Pebisnis, Begini Cara Mengajukan Surat Keterangan Bebas (SKB) PPh 23

3. Jika WP Pribadi adalah wanita kawin dengan Pisah Harta (PH) atau Manajemen terpisah (MT)

Sedangkan bagi Sobat Klikpajak sebagai WP pribadi wanita kawin dengan PH atau MT, maka syarat cara membuat NPWP online adalah:

  • Fotokopi Kartu NPWP suami
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta, atau surat pernyataan menghendaki melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami

4. WP Pribadi pengusaha tertentu

Bagi WP pribadi pengusaha tertentu yang akan mengajukan NPWP, harus memenuhi syarat cara daftar NPWP online seperti berikut:

  • Fotokopi e-KTP
  • Fotokopi dokumen izin kegiatan usaha yang diterbitkan oleh instansi berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa atau lembar tagihan listrik dari perusahaan listrik/bukti pembayaran listrik
  • Surat pernyataan di atas meterai dari WP Pribadi yang menyatakan bahwa yang bersangkutan benar-benar menjalankan usaha atau pekerjaan bebas bagi WP Orang Pribadi Pengusaha Tertentu.

b. Syarat Membuat NPWP Online WP Badan

Begitu juga dengan persayaratan permbuatan NPWP bagi WP Badan terbagi menjadi 5 kategori, di antaranya:

1. WP Badan sebagai pemotong/pemungut pajak

Wajib Pajak Badan yang memiliki kewajiban perpajakan sebagai pembayar pajak, pemotong dan/atau pemungut pajak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan, termasuk BUT dan kontraktor dan/atau operator di bidang usaha hulu minyak dan gas bumi yang berorientasi pada profit, maka syarat pembuatan NPWP Badan adalah:

  • Fotokopi akta pendirian atau dokumen pendirian dan perubahan bagi WP Badan dalam negeri, atau surat keterangan penunjukan dari kantor pusat bagi BUT
  • Fotokopi Kartu NPWP salah satu pengurus, atau fotokopi paspor dan surat keterangan tempat tinggal dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa jika penanggung jawab adalah WNA
  • Fotokopi dokumen izin usaha dan/atau kegiatan yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa atau lembar tagihan listrik dari perrusahaan listrik/bukti pembayaran listrik

2. WP Badan yang tidak berorientasi profit

Bagi WP Badan yang tidak berorientasi profit, syarat cara daftar NPWP online sebegai berikut:

  • Fotokopi e-KTP salah satu pengurus badan atau organisasi
  • Surat keterangan domisili dari pengurus Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW)

Note: Ini lho Benefit Perusahaan Korporasi Menggunakan Klikpajak

3. WP Badan sebagai pemotong/pemungut termasuk bentuk kerjasama operasi

Bagi WP Badan sebagai pemotong atau pemungut pajak termasuk bentuk kerjasama operasi (joint operation), maka berikut syarat cara membuat NPWP online:

  • Fotokopi Perjanjian Kerjasama/Akte Pendirian sebagai bentuk kerja sama operasi
  • Fotokopi Kartu NPWP masing-masing anggota bentuk kerja sama operasi yang diwajibkan untuk memiliki NPWP
  • Fotokopi Kartu NPWP orang pribadi salah satu pengurus perusahaan anggota bentuk kerja sama operasi, atau fotokopi paspor dan surat kertarangan tempat tinggal dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa dalam hal penanggung jawab adalah WNA
  • Fotokopi dokumen izin usaha dan/atau kegiatan yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa

4. WP Bendaharawan

Untuk bendaharan yang ditunjuk sebagai pemotong dan/atau pemungut pajak sesuai ketentuan perundang-undangan perpajakan, maka syarat cara daftar NPWP online adalah:

  • Fotokopi surat penunjukan sebagai Bendahara
  • Fotokopi KTP

5. WP dengan status Cabang

Sedangkan bagi WP dengan status cabang, maka syarat cara daftar NPWP online sebagai berikut:

  • Fotokopi Kartu NPWP pusat dan induk
  • Surat keterangan sebagai cabang untuk WP Badan
  • Fotokopi dokumen izin kegiatan usaha yang diterbitkan oleh instansi berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari Pejabat Pemerintah daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa bagi WP Badan

Cara Daftar NPWP Online, Cara Cepat dan Praktis Buat NPWP OnlineIlustrasi membuat NPWP dengan cara daftar NPWP online atau buat NPWP online

Mulai Membuat NPWP dengan Cara Daftar NPWP Online

Berikut langkah-langkah membuat NPWP dengan cara daftar NPWP online untuk Wajib Pajak Pribadi dan Wajib Pajak Badan untuk digunakan daftar pajak online:

Itulah tadi penjelasan tentang tata cara dan ketentuan pembuatan NPWP, baik bagi Sobat Klikpajak sebagai WP pribadi, maupun WP badan.

Kalau Sobat Klikpajak belum memiliki NPWP, segera bikin karena cara daftar NPWP online sangat mudah, bukan?

Buat NPWP online dan gunakan untuk daftar pajak online.

Setelah buat NPWP online, saatnya Sobat Klikpajak melakukan berbagai aktivitas perpajakan, mulai dari membayar dan melaporkan pajaknya.

Agar lebih mudah bayar dan lapor pajak, gunakan aplikasi pajak online mitra resmi Ditjen Pajak, Klikpajak by Mekari.

Melalui Klikpajak.id, Sobat Klikpajak dapat mengurus perpajakan dengan mudah dan cepat, seperti membuat e-Faktur dan e-Bupot lebih praktis karena dapat menarik data langsung dari laporan keuangan online.

Berikut fitur lengkap Klikpajak yang membantu Sobat Klikpajak mengelola perpajakan lebih efektif dan efisien.

Cara Daftar NPWP Online, Cara Cepat dan Praktis Buat NPWP OnlineIlustrasi NPWP elektronik dari cara daftar NPWP online atau buat NPWP online

Fitur Lengkap Klikpajak by Mekari Terintegrasi, Kelola Pajak Mudah & Cepat

Klikpajak.id memiliki fitur lengkap dan cara yang simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan, mulai dari menghitung, membayar dan lapor pajak dalam satu platform.

Klikpajak akan menghitung kewajiban pajak dengan tepat dan akurat sehingga Sobat Klikpajak terhindar dari kesalahan penghitungan yang dapat menyebabkan pengenaan sanksi denda pajak.

Selain mudah untuk melaporkan dan cara mengisi SPT Tahunan Badan, apa saja fitur lengkap Klikpajak lainnya yang semakin memudahkan urusan perpajakan?

Baca Juga: Perhitungan Pajak Penghasilan Perusahaan dan Cara Menghitungnya

A. Membuat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Tanpa ‘Install’ Aplikasi

Seperti diketahui, DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur untuk melakukan update e-Faktur 3.0 menggantikan e-Faktur 2.2 mulai 1 Oktober 2020.

Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini menggunakan aplikasi e-Faktur Client Desktop DJP, harus install dan download patch terbaru untuk update e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya agar bisa menggunakan aplikasi yang dilengkapi dengan fitur prepopulated ini.

Dengan fitur prepopulated e-Faktur 3.0, maka DJP sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk kemudian PKP tinggal mencocokkan saja saat pembuatan e-Faktur maupun pelaporan SPT Masa PPN-nya.

Ingat, meskipun PKP pengguna e-Faktur Client Desktop sudah update e-Faktur 3.0, tapi tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur Web Based DJP di web-efaktur.pajak.go.id saat akan melaporkan SPT Masa PPN.

Karena DJP telah menutup pelaporan SPT Masa PPN di e-Filing dan e-SPT. Tapi lapor SPT Masa PPN wajib di aplikasi e-Faktur.

Update sistem terbaru e-Faktur 3.0 DJP ini juga harus dilakukan pada server PJAP mitra resmi DJP, seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Sobat Klikpajak menggunakan e-Faktur Klikpajak, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa keluar atau pindah platform.

“Langsung saja gunakan aplikasinya, biar Klikpajak by Mekari yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur, pembayaran PPN, hingga pelaporan SPT Masa PPN dengan mudah hanya dalam satu langkah.”

Ingin langsung menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install aplikasinya? Langsung saja daftar dan aktifkan akun e-Faktur Sobat Klikpajak di https://my.klikpajak.id/register.

Kenapa urus Faktur Pajak lebih mudah di Klikpajak?

Sebab Sobat Klikpajak dapat membuat berbagai macam Faktur pajak, mulai dari Faktur Pajak Pengganti, Retur, bahkan dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan langkah-langkah yang mudah hanya dalam satu platform.

Bahkan administrasi e-Faktur semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Sehingga Sobat Klikpajak dapat menarik data laporan keuangan yang akan dibuat Faktur Pajaknya dengan sangat mudah dan simpel.

Lihat beberapa tutorial penggunaan aplikasi e-Faktur Klikpajak berikut ini:

  1. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  2. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur Pajak di e-Faktur
  3. Cara Menggunakan Prepopulated Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0

Cara Daftar NPWP Online, Cara Cepat dan Praktis Buat NPWP Online

B. Mudah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi yang mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh 23/26 wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk masa pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Kepdirjen Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Klikpajak juga dilengkapi dengan fitur e-Bupot yang semakin memudahkan Sobat Klikpajak membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26 dan melaporkan SPT PPh 23/26 melalui e-Bupot dengan menarik data langsung dari laporan keuangan elektronik.

Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efektif dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal by Mekari, sehingga semakin mudah membuat bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan.

Cara Daftar NPWP Online, Cara Cepat dan Praktis Buat NPWP Online

C. Bisa Membuat Kode Billing Sekaligus Bayar Pajak di e-Billing Klikpajak

Sebelum menyetor pajak, harus mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak.

Melalui e-Billing Klikpajak, Anda dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

“Klikpajak akan menerbitkan ID Billing Anda resmi dari DJP dan Anda dapat langsung membayar pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Anda akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direkorat Jenderal Pajak (DJP).

Langkah-Langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Billing di e-Billing

Cara Daftar NPWP Online, Cara Cepat dan Praktis Buat NPWP Online

D. Lapor SPT Pajak Online Mudah dan Cepat di e-Filing Klikpajak

Melalui e-Filing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat melaporkan berbagai jenis SPT Tahunan/Masa PPh dengan langkah-langkah yang mudah.

Jenis SPT Tahunan/Masa Pajak Badan yang dapat Sobat Klikpajak laporkan melalui fitur e-Filing di Klikpajak di antaranya:

1. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 4 ayat 2 Masa atau PPh Final

Pelaporan PPh Final ini diwajibkan bagi WP Badan maupun WP Pribadi atas beberapa jenis penghasilan yang didapatkan dan pemotongannya bersifat final dan tarifnya berbeda untuk setiap jenis pajaknya. Salah satu objek PPh Pasal 4 ayat 2 dengan tarif 0,5% adalah omzet penjualan dari UMKM yang di bawah Rp4,8 miliar per tahun.

2. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 15 Masa

Pelaporan PPh Pasal 15 ini wajib dilakukan oleh WP Badan yang bergerak di bidang pelayaran, penerbangan internasional, perusahaan asuransi asing, dan perusahaan pengeboran minyak serta perusahaan yang berinvestasi bentuk bangun-guna-serah (build-operate-transfer) seperti proyek-proyek infrastruktur.

Baca Juga: Solusi Ekspor-Impor yang Terhambat Masalah SPT Pajak

3. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21/26 Masa

Pelaporan PPh Pasal 21/26 Masa ini wajib dilakukan pengusaha atas pemungutan yang dilakukan terhadap gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lainnya kepada pekerjanya.

4. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 Masa

Pelaporan PPh Pasal 22 Masa ini wajib dilakukan oleh badan usaha tertentu, baik milik pemerintah maupun swasta yang melakukan kegiatan ekspor-impor dan re-impor.

“Lapor SPT di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya!”

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Sobat Klikpajak akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Sobat Klikpajak juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Sebelum menyampaikan SPT pajak, terlebih dahulu Sobat Klikpajak harus melakukan daftar pajak online.

Belum tahu cara daftar pajak online?

Setelah melalui tahap cara daftar NPWP online, berikut cara daftar pajak online dan cara lapor dan cara mengisi SPT Tahunan Badan secara online di e-Filing:

Sobat Klikpajak juga dapat mengetahui cara lapor SPT Tahunan Pribadi berikut ini:

Perlu diingat, ketentuan pengenaan sanksi pajak terbaru diatur melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Sesuai UU Cipta Kerja ini, berlaku tarif bunga sanksi administrasi pajak ditetapkan oleh Menteri Keuangan yang perhitungannya mengacu pada suku bunga bank sentral Indonesia (Bank Indonesia/BI).

Temukan ketentuan terbaru tentang perpajakan dalam UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada e-Book “Susunan dalam Satu Naskah UU Perpajakan (UU Cipta Kerja)”, di bawah ini:

UU Pajak

Tarif Sanksi Pajak Terbaru

Bicara sanksi pajak, besar tarif sanksi terbaru diatur dalam Undang-U No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Berikut tarif bunga sanksi administrasi pajak sebagai komponen untuk menghitung besarnya sanksi atau denda pajak:

1. Sanksi denda terkait Surat Pemberitahuan (SPT)

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 5% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada Sobat Klikpajak yang:

  • Melakukan pembetulan SPT sendiri dan membuat utang pajak jadi lebih besar
  • Kurang bayar karena pembetulan SPT Tahunan/Masa
  • Terlambat membayar PPh Pasal 29 SPT Tahunan
  • Terlambat membayar SPT Masa

Baca Juga: Pengisian SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi

2. Sanksi denda tidak melunasi SPT kurang bayar

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 10% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Baca Juga: PPh Pasal 29: Pengertian, Subjek, Tarif, Contoh dan Cara Bayar

3. Sanksi denda tidak melunasi pajak kurang bayar dan mendapat SKPKB

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 15% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dijatuhkan pada WP yang tidak mau melunasi pajak kurang bayar dan WP sudah mendapatkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB).

Baca Juga: Surat Ketetapan Pajak dalam Pemeriksaan Pajak, Pebisnis Wajib Tahu

4. Sanksi denda terkait tindak pidana karena pengungkapan ketidakbenaran

Untuk tarif sanksi denda ini, tidak menggunakan tarif fluktuatif yang mengacu pada suku bunga acuan BI.

Tarif sanksi dijatuhkan karena pengungkapan ketidakbenaran atau ketidaksesuaian data dalam konteks tindak pidana perpajakan, maupun melampirkan keterangan yang isinya tidak benar, sebesar 100% dari jumlah pajak yang kurang bayar saat pengungkapan pelaporan pajak tidak benar.

Note: Tahapan Pengenaan Sanksi Pajak: Pemeriksaan & Penyelesaiannya

5. Penghentian Penyidikan

Penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan cuma bisa dilakukan setelah melunasi semua utang pajak yang tidak/kurang bayar/seharusnya dikembalikan.

Sobat Klikpajak juga harus menyelesaikan sanksi administrasi berupa denda sebesar 3 kali jumlah pajak yang tidak/kurang dibayar, atau yang tidak seharusnya dikembalikan.

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Tak perlu bingung kapan waktunya harus bayar lapor pajak untuk menghindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak.

Lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Kalender Pajak Terbaru

E. Dilengkapi Fitur ‘Multi Users dan Multi NPWP’ Unlimited dan Gratis!

Klikpajak.id juga dilengkapi dengan fitur Multi Users dan Multi Company (NPWP) yang semakin membuat aktivitas perpajakan lebih efektif.

Fitur ‘Multi Users’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Sobat Klikpajak untuk dapat mengatur siapa saja dan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses akun aplikasi Klikpajak.id di bawah nama perusahaan yang sama.

Sedangkan fitur ‘Multi Company/NPWP’ adalah fitur yang memungkinkan Sobat Klikpajak untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Lebih jelasnya, begini cara kerja fitur Multi Users dan Multi Company.

Cara Daftar NPWP Online, Cara Cepat dan Praktis Buat NPWP Online

Data Sobat Klikpajak Terlindungi

Tenang, Sobat Klikpajak dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan aman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sebab Klikpajak.id sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standarisasi Internasional ISO (International Organization for Standardization) yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Sobat Klikpajak tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Karena Klikpajak merupakan aplikasi pajak berbasis web (web based) yang didukung dengan teknologi cloud, semakin memudahkan Sobat Klikpajak melakukan semua aktivitas perpajakan hanya dalam satu platform kapan pun dan di mana saja.

Perbedaan e-Faktur Client Desktop, Web Based, Host to Host dan Penggunaannya

Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.

Melalui teknologi cloud, Sobat Klikpajak bisa menggunakan aplikasi tanpa harus mengunduh (download) dan memasang (install) aplikasi terlebih dahulu.

Sebab sistem cloud yang berbasis web ini memudahkan dalam mengakses data dan informasi melalui internet secara cepat.

Cara Daftar NPWP Online, Cara Cepat dan Praktis Buat NPWP OnlineKeamanan data adalah yang utama

Tim ‘Support’ Klikpajak by Mekari Siap Membantu Sobat Klikpajak!

“Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Sobat Klikpajak yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak dengan mudah.

Tinggal klik, semua urusan pajak Sobat Klikpajak selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Sobat Klikpajak dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif menghemat banyak waktu Sobat Klikpajak?

Implikasi Pemanfaatan Insentif Pajak pada Pelaporan SPT Tahunan

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Sobat Klikpajak. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan Sobat Klikpajak. Klikpajak by Mekari mengerti yang Sobat Klikpajak butuhkan.”

Cukup daftarkan email Sobat Klikpajak di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Sobat Klikpajak dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang dibayangkan.

Cara daftar NPWP online atau buat NPWP online untuk daftar pajak online mudah, bukan?

Kini saatnya Sobat Klikpajak juga dapat mengetahui pemahaman tentang berbagai aktivitas pajak mulai dari cara menghitung, bayar dan lapor pajak secara komprehensif melalui Mekari University.

Asah kemampuan Sobat Klikpajak tentang perpajakan melalui kursus online di Mekari University, gratis!

Setelah menyelesaikan kursus online pajak ini, Sobat Klikpajak akan mendapatkan sertifikat dari Mekari University yang bisa menjadi portofolio Sobat Klikpajak di bidang perpajakan.

Karena belajar pajak itu mudah!

Tak perlu bayar, kemampuan pajak bisa bertambah melalui Kursus Pajak Online bersama Mekari University.

Ingin tahu cara kelola pajak dan keuangan bisnis dengan mudah dan praktis? Klik banner di bawah ini.

live demo pajak online

 

Kategori : Perencanaan Pajak

PUBLISHED25 Mar 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: