Daftar NPWP Online, Ini Langkah dan Petunjuk Mudahnya! - Klikpajak

Daftar NPWP Online, Ini Langkah dan Petunjuk Mudahnya!

NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak sebagai bentuk identitas bagi wajib pajak untuk menunaikan kewajiban pajaknya.

Untuk mendapatkan NPWP, Wajib pajak dapat mengajukan diri dengan dua cara yaitu mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dengan mengisi formulir dan membawa berkas persyaratan. Kedua, Anda bisa mendaftarkan diri secara daring atau online pada portal e-registration Dirjen Pajak yaitu https://ereg.pajak.go.id/

Sebelumnya Anda telah mengetahui bagaimana proses pendaftaran NPWP melalui Kantor Pelayanan Pajak. Kini, Klikpajak akan menjelaskan langkah dan petunjuk permohonan atau cara daftar NPWP melalui sistem e-registration Direktorat Jenderal Pajak atau permohonan NPWP Online.

Sebelum Anda mengetahui langkah melakukan registrasi atau daftar NPWP secara online, Anda perlu mengetahui Syarat pengajuan NPWP secara umum.

Syarat Mengajukan NPWP Pribadi

cara daftar npwp online

Bagi Anda sebagai wajib pajak utama atau pribadi dan berwarga negara Indonesia, Anda hanya membutuhkan fotokopi kartu identitas atau KTP. 

Sedangkan bagi WNA, diwajibkan menyerahkan fotokopi paspor atau surat izin tinggal (KITAS/KITAP).

Bagaimana jika Anda seorang wanita karir yang kewajiban pajaknya dipisah dengan suami?

cara daftar npwp online

Sama seperti syarat pengajuan NPWP pribadi, namun Anda perlu juga menunjukkan atau melampirkan fotokopi Kartu Keluarga dan juga NPWP suami.

Selain itu jika suami Anda seorang WNA wajib dibuktikan kewajiban pajaknya dengan surat perpajakan luar negeri.

Bagaimana jika Anda pedagang atau memiliki usaha atau seorang freelancer?

Syaratnya sama dengan wajib pajak pribadi namun Anda perlu melampirkan surat izin kegiatan usaha yang diterbitkan oleh pihak berwenang.

Jika freelance, Anda bisa melampirkan surat keterangan yang diterbitkan oleh pihak berwenang setempat.

Penting! Dalam pendaftaran NPWP online, bukti yang diberikan tidak boleh berupa fotokopi, namun diserahkan dalam bentuk digital yaitu semua dokumen difoto atau di-scan kemudian diunggah ke dalam portal pendaftaran.

Baca juga: NPWP Pribadi: 5 Syarat dan 2 Cara, Cek Disini!

Langkah dan Cara Daftar NPWP Online

Seperti yang telah dijelaskan bahwa selain melalui KPP, Anda bisa mendaftarkan NPWP secara online melalui portal https://ereg.pajak.go.id/ dengan persyaratan yang tidak jauh berbeda dengan pendaftaran manual.

Apa untungnya bagi Anda daftar NPWP secara online?

Pertama, lebih mudah, cepat, dan sederhana. Anda tidak perlu mengantri dan panas-panasan untuk menyambangi Kantor Pelayanan Pajak.

Kedua, dokumen Anda lebih aman. Berbeda jika Anda mendaftar secara on-site, ada kemungkinan risiko dokumen lampiran Anda tercecer.

Tanpa berlama-lama, berikut langkah mudah dan cara daftar NPWP secara online!

1. Buat Akun

Pertama, Anda tentunya wajib membuat akun di portal e-registration pajak (https://ereg.pajak.go.id/

E-registration Pajak adalah situs portal yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk melayani permohonan NPWP online.

cara mendaftar NPWP online

Pada gambar di atas, Anda akan diarahkan untuk mengisi alamat email yang akan digunakan dan mengisi captcha sebagai autentikasi. Setelah Anda memasukkan alamat email Anda pada kolom tersebut, maka akan muncul kotak diaolog di bawah ini.

Setelah itu, Anda bisa memeriksa email Anda untuk mendapatkan notifikasi dan link verifikasi dari sistem ereg pajak. Berikut gambarnya;

Setelah itu, sesuai arahan di dalam email, Anda perlu mengkilik atau meng-copy tautan yang ada pada email untuk melakukan verifikasi. Setelah diklik maka akan muncul formulir seperti di bawah ini;

Pada formulir tersebut ada kolom jenis WP di sana terdapat dua pilihan Pribadi atau Badan. Selebihnya kolom standar pendaftaran online dimana ada nama pemohon sesuai KTP, alamat email, password, dan nomor HP.

Ada satu kolom yang menarik yaitu kolom pertanyaan di mana salah satunya berisi pertanyaan, “Siapa nama panggilan Anda saat SD?” dan pertanyaan personal lainnya sebagai bentuk double verification yang dilakukan oleh sistem ereg pajak.

Setelah itu Anda klik Daftar.

Setelah mengklik daftar, selanjutnya Anda akan diarahkan kembali ke email Anda untuk melakukan verifikasi kedua dengan mengklik link atau tautan verifikasi yang ada di email Anda.

Setelah berhasil akan muncul kotak dialog seperti gambar di bawah ini

Setelah itu, Anda bisa mengklik “Klik disini untuk memulai Pendaftaran NPWP” dan akan muncul halaman login.

Anda kini bisa login menggunakan alamat email serta password yang sebelumnya telah dibuat. Di laman login juga terdapat pilihan lupa password apabila Anda lupa password atau email Anda.

2. Langkah Pendaftaran Di Portal ereg Pajak

Setelah Anda berhasil login, Anda akan mendapati tampilan langkah pembautan seperti gambar di bawah ini;

Di dalam portal ada 10 formulir pendaftaran yang wajib Anda isi. Di langkah pertama, adalah formulir kategori wajib pajak.

Di dalam formulir ini ada pilihan kategori yaitu orang pribadi dan juga wanita atau istri yang ingin memisahkan hak kewajiban pajaknya. 

Di bawahnya ada pilihan status wajib pajak yang terdiri dari NPWP pusat, cabang, dan OPPT. Untuk NPWP pribadi, Anda bisa memilih status – pusat.  Apabila Anda memiliki usaha bisa memilih status OPPT (Orang Pribadi Pengusaha Tertentu). OPPT biasanya berlaku apabila memiliki usaha atau tergabung dalam sebuah organisasi.

Di dalam formulir ini juga terdapat kolom NIK dan Nomor kartu keluarga, pastikan Anda mengisi dengan benar. Jika tidak, maka sistem akan melarang Anda untuk mengisi formulir selanjutnya.

Formulir kedua, adalah formulir identitas diri. Formulir ini berisi identitas data diri pribadi. Ingat! Anda perlu mengisinya sesuai KTP. Pastikan juga nomor yang dicantumkan adalah nomor yang dapat dihubungi.

Formulir ketiga, formulir sumber penghasilan utama. Jika Anda berhasil mengisi formulir kedua, Anda akan diarahkan untuk mengisi formulir sumber penghasilan utama.

Di sini yang sering menjadi pertanyaan, “bagaimana jika Saya belum memiliki penghasilan?”  Apabila Anda mengisinya penghasilan nol biasanya permohonan NPWP Anda ditolak karena belum memenuhi persyaratan wajib pajak yaitu memiliki penghasilan Rp. 4.500.000 per-bulan.

Bagaimana jika Anda freelance?

Jika Anda seorang freelancer, Anda tetap diwajibkan untuk memiliki NPWP sebagai bukti wajib pajak. Pada formulir ini, Anda bisa mengisi rata-rata penghasilan Anda dalam satu bulan.

Selain itu, Anda wajib membuktikan bahwa Anda seorang freelancer dengan membuktikan surat pembayaran listrik, dokumen keterangan bahwa Anda seorang freelance yang ditulis sendiri dan juga dibuat/disahkan oleh pejabat berwenang setempat.

Formulir selanjutnya adalah formulir alamat KTP, domisili dan alamat usaha jika Anda memiliki usaha. 

Selanjutnya, Anda juga akan diarahkan untuk mengisi formulir info tambahan yang berisi jumlah tanggungan (maksimial 3 tanggungan) dan juga kisaran penghasilan Anda per-bulannya.

Formulir selanjutnya, adalah formulir persyaratan. Jika Anda wajib pajak pribadi. Anda cukup mengunggah file KTP terbaru. Jika bukan wajib pajak pribadi atau wajib pajak istri maka Anda diwajibkan mengunggah file sesuai dengan persyaratan.

Terakhir, adalah formulir pernyataan. Di sini Anda wajib mencentang kotak benar untuk menyetujui syarat dan ketentuan. Anda juga diwajibkan mengisi kotak lengkap sebagai bentuk pernyataan kelengkapan isian data pada tiap formulir. Kemudian klik simpan.

3. Mengirim Formulir ereg Pajak

Setelah Anda mengisi semua formulir secara lengkap. maka akan muncul status pendaftaran Anda di dashboard situs ereg pajak. Di sana Anda harus menekan tombol “kirim token“, dan Anda harus mengisi CAPTCHA, lalu klik “submit”.

Selanjutnya sistem akan mengirimkan token ke email Anda. Biasanya proses respon berlangsung selama satu menit. Jika tidak lekas direspon oleh sistem, Anda bisa mengklik tombol “token” lagi.

Setelah Anda mendapatkan token, Anda bisa menyalin token tersebut dan masuk kembali ke menu dashboard. Lalu, klik, “kirim” dan paste kode token tersebut dalam kolom token. Selanjutnya Anda klik Kirim permohonan.

Setelah selesai isi formulir, klik tombol “Token” (kode rahasia) yang ada pada dashboard. Kemudian cek email Anda. Bila setelah 1 menit, token belum juga dikirim, silakan klik tombol “Token” lagi.

Anda bisa menunggu beberapa jam untuk menunggu konfirmasi persetujuan. Apabila tidak disetujui, biasanya ada keterangan dari sistem apa yang menyebabkan Anda tidak disetujui permohonannya.

Jika permohonan Anda diterima atau disetujui, Anda juga tetap mendapat pemberitahuan bahwa permohonan Anda diterima.

Setelah diterima, Anda akan mendapatkan kartu NPWP. Biasanya kartu NPWP waktu pengiriman berlangsung selama tiga hari kerja dan paling lama dua minggu terhitung hari kerja. Biasanya kartu NPWP akan dikirimkan melalui layanan POS.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Terkait NPWP Online

Q: Setelah mendaftar, bagaimana cara memeriksa nomor NPWP kita?

A: Anda bisa membuka situs ereg.pajak.go.id di sana Anda bisa mengisi kolom NPWP dengan lengkap, tunggu beberapa detik Anda akan diarahkan ke kolom email. Jika NPWP Anda masih aktif, nomor dan identitas lainnya munculs ecara otomatis. Jika tidak, maka NPWP Anda tidak atau belum aktif.

Q: Kenapa kartu NPWP Saya tidak lekas sampai?

A: Anda bisa menghubungi KPP pemroses atau mendatanginya langsung untuk konfirmasi.

Q: Berapa lama pengiriman kartu NPWP?

A: Tergantung jasa pengiriman dan situasi layanan. Biasanya hari ini Anda mendaftar dan disahkan permohonannya, maka hari itu juga akan dikirim.

Q: Saya belum punya penghasilan, Apakah bisa mendaftarkan NPWP?

A: Menurut UU KUP pasal 2 dimana ada ketentuan minimum penghasilan maka bagi yang belum bekerja tidak diwajibkan memiliki NPWP. Namun apabila untuk kebutuhan lamar pekerjaan. Anda bisa meminta surat keterangan status pekerjaan dari kelurahan setempat. Selain itu ketika mengisi status pekerjaan, Anda bisa memilih sebagai pekerja lepas atau wiraswasta.

Q: Apakah Saya perlu mengunggah slip gaji?

A: Biasanya tidak perlu, mengunggah dokumen hanya diperuntukkan bagi Anda yang memiliki usaha atau pekerja bebas (freelancer)

Baca juga: NPWP Perusahaan atau Badan: Panduan Lengkap 2020

Setelah Punya NPWP, Buat E-FIN dengan Klikpajak!

Setelah Anda tahu cara daftar NPWP dan terdaftar sebagai wajib pajak, tentu hal selanjutnya yang dilakukan adalah lapor pajak. Saat ini, Anda bisa melaporkan SPT pajak Anda melalui sistem aplikasi. 

Untuk melaporkan pajak Anda melalui aplikasi dibutuhkan electronic filling identification number atau biasa disingkat E-FIN. Salah satu aplikasi perpajakan yang menyediakan pembuatan E-FIN adalah Klikpajak.

Klikpajak merupakan aplikasi perpajakan mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak. Melalui Klikpajak, Anda bisa melakukan pelaporan SPT tahunan atau masa, selain itu Anda bisa melakukan pembayaran pajak dan pengarsipan pajak.

Selain itu, Klikpajak juga dapat diakses secara gratis!

Simak fitur lengkap Klikpajak di sini, dan daftarkan diri Anda di Klikpajak di sini.

 

lapor spt tahunan badan dengan klikpajak: tips dan cara daftar NPWP

 


PUBLISHED09 Jul 2020
Hafidh
Hafidh

SHARE THIS ARTICLE: