Daftar NPWP Online, Begini Syarat dan Dokumennya - Klikpajak

Daftar NPWP Online, Begini Syarat dan Dokumennya

NPWP adalah nomor yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak kepada Wajib Pajak (WP) sebagai tanda pengenal atau sarana identitas WP dalam administrasi perpajakan. Dengan kata lain, nomor ini akan selalu digunakan oleh WP dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. Untuk mendapatkannya, Anda dapat melakukan daftar NPWP online.

3 Saluran Pendaftaran NPWP

NPWP perusahaan

Sebenarnya, ada tiga saluran yang bisa Anda gunakan untuk dapat mendaftar NPWP. Namun, berhubung saat ini Kantor Pelayanan Pajak mengurangi layanan tatap muka, pendaftaran NPWP dilakukan secara online. Hal ini untuk melindungi baik pegawai pajak maupun wajib pajak dari penularan Virus COVID-19.

Tiga saluran pendaftaran NPWP adalah sebagai berikut:

  1. Datang ke KPP /KP2KP dimana Anda bertempat tinggal atau pada wilayah tempat kegiatan usaha Anda.
  2. Mendaftar NPWP melalui pos. Caranya dengan mengirimkan formulir pendaftaran NPWP, lengkap beserta dokumen yang disyaratkan, ke alamat KPP atau KP2KP dimana Anda bertempat tinggal atau pada wilayah tempat kegiatan usaha Anda.
  3. Cara yang paling praktis, aman serta mudah dipantau adalah dengan melakukan daftar NPWP online.  Pendaftaran dapat dilakukan melalui https://ereg.pajak.go.id/

Note: NPWP bagi perusahaan atau badan? Baca artikel berikut untuk panduan lengkapnya NPWP Perusahaan atau Badan: Panduan Lengkap 2020

4 Tahapan Utama Daftar NPWP Online

Ada 4 tahapan utama yang harus Anda lakukan saat melakukan daftar NPWP online. Tahapan tersebut antara lain:

  1. Mendaftar akun e-Reg terlebih dahulu, dan melakukan verifikasi email.
  2. Login kembali ke laman e-Registrasi dan mengisi formulir elektronik yang tersedia dengan data dan informasi yang dibutuhkan.
  3. Melakukan pengunggahan dokumen yang disyaratkan.
  4. Melakukan verifikasi dengan token dan pengiriman pengajuan pendaftaran secara online.

Dokumen Persyaratan Daftar NPWP Online

Berikut adalah daftar dokumen yang disyaratkan oleh DJP untuk pengurusan NPWP pribadi:

1 . Bagi Orang Pribadi yang bekerja di pemberi kerja atau karyawan

Karyawan yang adalah Warga Negara Indonesia wajib untuk melampirkan dokumen foto/ scan KTP. Sementara untuk karyawan asing wajib melampirkan dokumen paspor dan KITAS atau KITAP.

2 . Bagi Orang Pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas

Wirausahawan atau pekerja bebas wajib melampirkan dokumen identitas diri serta dokumen yang menunjukkan tempat dan kegiatan usaha.

3 . Bagi wanita kawin yang hidup terpisah dari suami

Secara umum, pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan wanita kawin di Indonesia adalah tergabung dengan suami. Sehingga, Wajib Pajak wanita kawin sebenarnya tidak perlu mendaftarkan NPWP. Namun ada kalanya diperlukan NPWP secara terpisah.

Bagi orang pribadi yang adalah wanita kawin dan hidup terpisah berdasarkan putusan hakim dari suaminya, wajib melampirkan dokumen sebagai berikut:

  • Dokumen identitas istri,
  • Keterangan melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas. 

4 . Bagi wanita kawin dengan perjanjian pemisahan harta

Bagi wanita kawin yang menghendaki secara tertulis untuk mengadakan perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau menghendaki untuk memilih melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan secara terpisah dari suaminya, maka wajib melengkapi dokumen sebagai berikut:

  • Identitas perpajakan atau NPWP suami,
  • Dokumen perkawinan,
  • Dokumen pemisahan pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan istri, 
  • Apabila istri melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas maka dibutuhkan surat keterangan usaha atau pekerjaan bebas. 

Setelah memiliki NPWP, kewajiban wajib pajak selanjutnya adalah melakukan perhitungan, pelaporan serta pengadministrasian pajak. Apabila Anda mengalami kesulitan dengan hal-hal tersebut, Anda dapat menggunakan aplikasi pajak digital KlikPajak.

Aplikasi ini merupakan mitra resmi DJP yang akan memudahkan Anda untuk menjalankan kewajiban perpajakan Anda sesuai ketentuan yang berlaku.

Urus Pajak Mudah bersama Klikpajak

Klikpajak hadir sebagai solusi lapor pajak online melalui eFiling Pajak resmi dari Ditjen Pajak.  Klikpajak adalah aplikasi penyedia jasa elektronik SPT (e-SPT) dan e-Filing pajak online yang resmi dan telah disahkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sesuai Surat Keputusan Nomor KEP-193/PJ/2015.

Lapor SPT Tahunan Pribadi dan Badan Anda dengan mudah melalui eFiling Klikpajak. Sebelum pelaporan pajak badan tahunan berakhir pada 30 April dan pelaporan pajak pribadi pada 31 Maret, segera penuhi segala kewajiban perpajakan Anda.

Hindari sanksi administrasi karena terlambat lapor. Simpan dengan baik kode EFIN Anda demi kelancaran pembayaran pelaporan perpajakan Anda.

Daftar sekarang agar Anda bisa lapor SPT GRATIS selamanya tanpa dipungut biaya tambahan dan Anda akan memperoleh Bukti Lapor resmi seperti DJP Online.

Daftar akun Klikpajak sekarang juga!


PUBLISHED15 Jul 2020
Septina Muslimah
Septina Muslimah

SHARE THIS ARTICLE: