Cara Lapor SPT Tahunan Badan dan Dokumen Laporan SPT Tahunan

Cara Lapor SPT Tahunan Badan serta Persiapan Dokumennya

Penyampaian SPT Tahunan pajak tidak hanya dilakukan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) saja, tapi juga Wajib Pajak Badan. Klikpajak by Mekari akan menunjukkan cara lapor SPT Tahunan Badan serta dokumen yang harus disiapkan agar laporan pajak tahunan perusahaan atau urusan SPT Tahunan perusahaan yang Sobat Klikpajak lakukan dapat berjalan lancar.

Pelaporan SPT Tahunan Badan atau laporan pajak tahunan perusahaan berisikan bukti Pajak Penghasilan (PPh) yang dipungut dari laba usaha badan.

Batas penyampaian SPT Tahunan Badan adalah tanggal 30 April setiap tahunnya.

Diimbau agar jangan sampai terlambat dalam pelaporan SPT atau pajak tahunan perusahaan agar Sobat Klikpajak tidak dikenakan sanksi berupa denda.

Bagaimana cara lapor SPT Tahunan Badan dan dokumen apa saja yang harus disiapkan?

Sebelum itu, Klikpajak.id akan kembali mengingatkan Sobat Klikpajak pentingnya kelola pajak dan keuangan bisnis yang efektif untuk meningkatkan efisiensi usaha.

Ingin tahu cara kelola pajak dan keuangan bisnis yang mudah dan cepat?

Ikuti demo online cara mengelola perpajakan dan laporan keuangan di Klikpajak Demo Jurnal, kami dapat menyesuaikan waktu Sobat Klikpajak kapan saja.

Klikpajak by Mekari adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan DIrektur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Melalui Klikpajak.id, Sobat Klikpajak dapat membayar dan melaporkan pajak dengan mudah dan cepat kapan pun dan di mana saja serta menyimpan arsip perpajakan dengan aman dalam satu platform aplikasi pajak online berbasis web yang terintegrasi.

Kelola e-Faktur dan e-Bupot juga lebih mudah dan cepat karena Klikpajak terintegrasi dengan software akuntansi online Jurnal by Mekari.

Temukan kemudahan kelola pajak dari integrasi Klikpajak.id dan Jurnal.id

Jurnal by Mekari adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Kembangkan bisnis tanpa batas dengan software akuntansi terintegrasi Jurnal by Mekari. Coba Gratis 14 hari sekarang!

Klikpajak juga akan menghitungkan kewajiban pajak Sobat Klikpajak dengan tepat dan akurat karena dilengkapi sistem penghitungan otomatis.

Sobat Klikpajak pun tidak perlu bingung dan pusing bagaimana cara menghitung kewajiban pajak yang harus dibayarkan.

Bukan hanya itu, Sobat Klikpajak juga dapat mengelola karyawan dengan mudah melalui sistem HRIS (Human Resources Information System) Talenta by Mekari.

Melalui HRIS Talenta.co, segala urusan payroll dan manajemen HR (Human Resources) lebih mudah dan praktis.

Jaga bisnis tetap produktif dengan software payroll dan HRIS terautomasi Talenta by Mekari. Coba Talenta Gratis sekarang!

“Serahkan semua urusan perpajakan, keuangan perusahaan dan manajemen SDM melalui support system yang lengkap dan terintegrasi untuk mendukung kinerja perusahaan dan perkembangan bisnis Sobat Klikpajak.”

Kembali pada topik pembahasan cara lapor SPT Tahunan Badan dan dokumen yang harus disiapkan, berikut ulasan dari Klikpajak.id untuk Sobat Klikpajak.

Agar semakin menambah pemahaman Sobat Klikpajak terkait pelaporan SPT Tahunan Badan, terlebih dahulu akan diulas penjelasan umum tentang WP Badan dan media yang digunakan untuk pelaporan SPT Tahunan Badan atau laporan pajak tahunan perusahaan.

Cara Lapor SPT Tahunan Badan Online 

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menyediakan layanan e-Filing untuk mempermudah penyampaian SPT Tahunan Badan atau laporan pajak tahunan perusahaan.

Selain pada laman DJP Online, layanan laporan SPT Tahunan juga disediakan oleh PJAP/ASP mitra resmi DJP, yakni e-Filing Klikpajak.

Kenapa harus di e-Filing Klikpajak?

Melalui eFiling Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat melaporkan berbagai jenis SPT Tahunan/Masa PPh dengan langkah-langkah yang mudah.

Keuntungan lain lapor SPT Tahunan perusahaan di e-Filing Klikpajak adalah:

  • Bukti Lapor Resmi

Klikpajak merupakan mitra resmi DJP yang memberikan Bukti lapor (NTTE) resmi dari Ditjen Pajak Indonesia.

  • Gratis Lapor Selamanya!

Laporkan seluruh jenis SPT Anda secara gratis selamanya melalui fitur eFiling di Klikpajak.

  • Proses Cepat dan Mudah

Proses lapor pajak bisa lebih cepat dan mudah, dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun dengan eFiling Klikpajak.

Sebelum dapat menggunakan layanan e-Filing buat laporan pajak tahunan perusahaan, Sobat Klikpajak diwajibkan memiliki nomor identitas untuk melakukan transaksi online.

Apa itu nomor identitas untuk lapor SPT Tahunan perusahaan?

Namanya adalah EFIN atau Electronic Filing Identification Number.

EFIN adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Ditjen Pajak untuk WP yang melakukan transaksi elektronik dengan lembaga itu.

Salah satunya, untuk lapor SPT pajak melalui e-Filing.

Buat dan kelola Bukti Pemotongan PPh 23/26 lebih mudah di e-Bupot Klikpajak. Coba sekarang!

1. Lapor SPT Tahunan Perusahaan di eFiling Badan

eFiling Badan adalah pelaporan SPT bagi pengguna Formulir SPT 1771 yang dilakukan oleh WP Badan.

Siapa Pengguna eFiling Badan?

Dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan (UU PPh), Badan adalah sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan satu kesatuan, baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha.

Subjek WP Badan ini harus melaporkan SPT Pajak melalui e-Filing.

Wajib lapor SPT melalui e-Filing bagi WP Badan ini diumumkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui PENG-04/PJ.09/2016 tentang:

“Kewajiban Pelaporan Pajak secara Elektronik bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) Pengguna e-Faktur bahwa WP Badan yang Telah Dikukuhkan sebagai PKP (Pengusaha atau Perusahaan yang memiliki omzet bruto di atas Rp4,8 miliar setahun) yang Membuat e-Faktur Wajib Melakukan e-Filing SPT Tahunan PPh Badan.”

 

Bentuk dari Badan dapat berupa:

  • Perseroan Terbatas (PT)
  • Persekutuan Komanditer (CV/Commanditaire Vennootschap)
  • Perseroan lainnya
  • Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
  • Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
  • BUMN/BUMD dengan nama dan dalam bentuk apapun
  • Firma
  • Kongsi
  • Koperasi
  • Dana Pensiun
  • Persekutuan
  • Perkumpulan (dapat berbentuk asosiasi, persatuan, perhimpunan, atau ikatan dari pihak-pihak yang mempunyai kepentingan)
  • Yayasan
  • Organisasi Massa atau organisasi yang sejenisnya
  • Lembaga
  • Bentuk Usaha Tetap (BUT)
  • Bentuk Badan lainnya

Buat Kode Billing dapat langsung setor pajak, bayar pajak lebih praktis di e-Billing Klikpajak. Coba Gratis sekarang!

2. Persiapan Laporan SPT Tahunan Badan

Seperti diketahui, laporan pajak tahunan badan relative lebih kompleks ketimbang pajak pribadi.

Oleh karena itu, dibutuhkan persiapan yang lengkap agar proses lapor SPT Tahunan Badan ini dapat berjalan dengan lancar dan perhitungan pajak yang benar.

Persiapan lapor SPT Tahunan perusahaan ini mulai dari syarat yang harus dipenuhi hingga dokumen yang harus dilampirkan pada saat memulai laporan SPT Tahunan Badan.

Apa saja persipan dan dokumen yang harus disiapkan dalam melakukan cara lapor SPT Tahunan Badan?

Cara Lapor SPT Tahunan Badan dan Dokumen Laporan SPT TahunanIlustrasi wajib pajak badan yang harus lapor SPT Tahunan Badan

Dokumen yang Harus Disiapkan pada Laporan SPT Tahunan Badan

Berikut dokumen yang harus disiapkan saat menyampaikan SPT Tahunan Badan di eFiling Badan:

1. SPT Formulir 1771

Pertama, Sobat Klikpajak harus memiliki Formulir SPT Tahunan Badan 1771 yang didapatkan atau diunduh melalui e-SPT dari DJP Online.

Untuk dapat mengakses software e-SPT dari DJP, secara singkat caranya seperti berikut: 

  • Pasang atau install e-SPT Tahunan Badan
  • Gandakan database
  • Asosiasikan database baru ke e-SPT Badan

Baca Juga: Perhitungan Pajak Penghasilan Perusahaan dan Cara Menghitungnya

Cara membuat file CSV seperti berikut:

  • Klik ‘SPT Tools’
  • Lapor Data SPT ke KPP
  • Akses direktori penyimpanan database yang terdapat di C:\Program Files (x86)\DJP\eSPT 1771 2010\Database untuk windows 64 bit
  • Klik ‘Tampilkan Data’
  • Klik ‘Tahun Pajak’, yang selanjutnya akan tampil ringkasan PPh kurang/lebih bayar
  • Klik ‘Create File’ dan simpan file CSV di folder yang diinginkan

2. Punya EFIN Badan

EFIN adalah Electronic Filing Identification Number yang merupakan nomor identifikasi wajib pajak pada saat melakukan lapor pajak online.

Untuk mendapatkan EFIN, Sobat Klikpajak tidak harus mendatangi KPP terdekat.

Tapi, pembuatan EFIN Badan dapat dilakukan secara online atau daring.

Belum punya EFIN Badan?

Ikuti tutorial langkah-langkah mudah Cara Membuat EFIN Badan Online

3. Menyiapkan dokumen

Laporan Keuangan atau dokumen pendukung lainnya yang perlu disiapkan namun bersifat optional adalah:

  • Arsip SPT Masa PPh Pasal 21 Januari s/d Desember.
  • Arsip Bukti Pemotongan PPh Pasal 23 Masa Januari s/d Desember.
  • Arsip Bukti Pemungutan PPh Pasal 22 dan Bukti Pungutan atau Bukti Pembayaran Pasal 22 Impor Masa periode Januari s/d Desember.
  • Arsip Bukti Pemotongan PPh Pasal 4 ayat (2) Masa Januari s/d Desember.
  • Arsip Bukti Pembayaran PPh Pasal 25 Masa Januari s/d Desember. Namun jika WP dengan kewajiban berdasarkan PP No. 23 Tahun 2018, maka yang disiapkan adalah Bukti Pembayaran PPh Pasal 4 ayat 2 Masa periode Januari s/d Desember.
  • Arsip Bukti Pembayaran atas Surat Tagihan Pajak (STP) PPh Pasal 25 Masa untuk periode Januari s/d Desember.
  • Keuangan (Rugi Laba, Neraca), termasuk Laporan Keuangan hasil audit akuntan publik.
  • Akte pendirian dan/atau akte perubahannya.
  • Lampiran SPT Tahunan PPh Badan setahun sebelumnya, misalnya Daftar Penyusutan, Perhitungan Kompensasi Kerugian, Daftar Nominatif Biaya Hiburan, promosi dan lain-lain.
  • Pencocokan atas peredaran usaha dan penghasilan luar usaha.
  • Pencocokan atas pembelian dan biaya usaha.
  • Pencocokan untuk komponen neraca.
  • Pencocokan untuk persediaan awal dengan persediaan akhir pada SPT Tahunan PPh Badan Tahunan Formulir 1771.

Dari semua dokumen tersebut disusun dalam sebuah Laporan Keuangan jadi satu dalam 1 file PDF Laporan Keuangan untuk diupload pada tahap pengiriman SPT.

4. Penghitungan Peredaran Bruto & Pembayaran

Sedangkan dokumen penghitungan peredaran bruto serta pembayaran ini dibutuhkan khusus Wajib Pajak Badan yang menggunakan perhitungan pajak penghasilan sesuai PP 46 Tahun 2013.

5. Laporan Debt to Equity Ratio & Utang Swasta Luar Negeri

Laporan Debt to Equity dan utang swasta luar negeri ini khusus Wajib Pajak PT (Perseroan Terbatas) yang membebankan Utang.

6. Ikhtisar Dokumen Induk & Dokumen Lokal

Ikhtisar dokumen induk dan dokumen lokal ini diperlukan khusus bagi Wajib Pajak dengan Transaksi Hub Istimewa.

Buat dan kelola e-Faktur lebih mudah dan cepat di e-Faktur Klikpajak karena dapat menarik data langsung dair laporan keuangan langsung. Coba sekarang!

7. Laporan Penyampaian CbCR

Laporan Per Negara atau Country by Country Report (CbC Report) adalah salah satu dokumen transfer pricing yang berisi mengenai alokasi penghasilan, pajak yang dibayar, dan aktivitas usaha dari seluruh anggota grup usaha yang disajikan dalam tabulasi khusus sesuai dengan standar internasional dan akan dipertukarkan dengan otoriatas pajak negara lain sesuai perjanjian internasional.

8. Daftar Nominatif Biaya Entertainment

Dokumen berupa daftar nominatif biaya entertainment ini diperlukan hanya jika ada.

9. Daftar Nominatif Biaya Promosi

Daftar nominatif biaya promosi ini juga diperlukan untuk dilampirkan jika ada.

10. Khusus Wajib Pajak Migas

Laporan Tahunan Penerimaan Negara dari Kegiatan Hulu Minyak dan/atau Gas Bumi diperlukan saat lapor SPT Tahunan Badan khusus bagi wajib pajak migas.

11. Khusus BUT (Bentuk Usaha Tetap):

  • Seurat Setoran Pajak (SSP) PPh Pasal 26 (4)
  • Pemberitahuan Bentuk Penanaman Modal
  • Laporan Keuangan Konsolidasi/Kombinasi

Cara Lapor SPT Tahunan Badan dan Dokumen Laporan SPT TahunanIlustrasi dokumen yang disiapkan untuk lapor SPT Tahunan Badan

3. Mulai Lapor SPT Tahunan Perusahaan atau SPT Badan

Bagaimana cara melakukan laporan pajak tahunan perusahaan di eFiling?

Lapor SPT Tahunan Badan secara online melalui eFiling Klikpajak.

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Sobat Klikpajak akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Klikpajak akan menerbitkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor SPT Tahunan Badan yang Sobat Klikpajak lakukan.

Setelah mempersiapkan semua hal dan dokumen yang diperlukan untuk lapor SPT Tahunan Badan, sekarang saatnya mulai melakukan laporan SPT Tahunan Badan yang benar dengan langkah-langkah berikut:

Itulah penjelasan cara lapor pajak tahunan perusahaan.

Hindari Sanksi Akibat Terlambat Lapor SPT Tahunan Perusahaan

Perlu diingat, ketentuan pengenaan sanksi pajak terbaru diatur melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Sesuai UU Cipta Kerja ini, berlaku tarif bunga sanksi administrasi pajak ditetapkan oleh Menteri Keuangan yang perhitungannya mengacu pada suku bunga bank sentral Indonesia (Bank Indonesia/BI).

Tarif bunga sanksi administrasi pajak ini digunakan sebagai dasar untuk menghitung besar sanksi pajak yang akan dikenakan pada wajib pajak tidak memenuhi ketentuan perpajakan yang berlaku.

Temukan ketentuan terbaru tentang perpajakan dalam UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada e-Book “Susunan dalam Satu Naskah UU Perpajakan (UU Cipta Kerja)”, di bawah ini:

UU Pajak

Tarif Sanksi Pajak Terbaru

Bicara sanksi pajak, besar tarif sanksi terbaru diatur dalam Undang-U No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Berikut tarif bunga sanksi administrasi pajak sebagai komponen untuk menghitung besarnya sanksi atau denda pajak:

1. Sanksi denda terkait Surat Pemberitahuan (SPT)

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 5% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada Sobat Klikpajak yang:

  • Melakukan pembetulan SPT sendiri dan membuat utang pajak jadi lebih besar
  • Kurang bayar karena pembetulan SPT Tahunan/Masa
  • Terlambat membayar PPh Pasal 29 SPT Tahunan
  • Terlambat membayar SPT Masa

Baca Juga: Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Pribadi: Formulir 1770SS, 1770S dan 1770

2. Sanksi denda tidak melunasi SPT kurang bayar

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 10% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

PPh Pasal 29: Pengertian, Subjek, Tarif, Contoh dan Cara Bayar

3. Sanksi denda tidak melunasi pajak kurang bayar dan mendapat SKPKB

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 15% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dijatuhkan pada WP yang tidak mau melunasi pajak kurang bayar dan WP sudah mendapatkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB).

Baca Juga: Surat Ketetapan Pajak dalam Pemeriksaan Pajak, Pebisnis Wajib Tahu

4. Sanksi denda terkait tindak pidana karena pengungkapan ketidakbenaran

Untuk tarif sanksi denda ini, tidak menggunakan tarif fluktuatif yang mengacu pada suku bunga acuan BI.

Tarif sanksi dijatuhkan karena pengungkapan ketidakbenaran atau ketidaksesuaian data dalam konteks tindak pidana perpajakan, maupun melampirkan keterangan yang isinya tidak benar, sebesar 100% dari jumlah pajak yang kurang bayar saat pengungkapan pelaporan pajak tidak benar.

5. Penghentian Penyidikan

Penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan cuma bisa dilakukan setelah melunasi semua utang pajak yang tidak/kurang bayar/seharusnya dikembalikan.

Sobat Klikpajak juga harus menyelesaikan sanksi administrasi berupa denda sebesar 3 kali jumlah pajak yang tidak/kurang dibayar, atau yang tidak seharusnya dikembalikan.

Note: Tahapan Pengenaan Sanksi Pajak: Pemeriksaan & Penyelesaiannya

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Tak perlu bingung kapan waktunya harus bayar lapor pajak untuk menghindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak.

Lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Bayar Pajak Kurang Bayar saat Lapor SPT Tahunan Perusahaan

Apabila hasil laporan pajak tahunan perusahaan Sobat Klikpajak mengalami kurang bayar, segera lakukan pembayaran terlebih dahulu.

Untuk dapat membayar SPT Pajak kurang bayar, terlebih dahulu buat Kode Billing dan setorkan jumlah kurang bayar melalui virtual account bank persepsi pada aplikasi e-Billing Klikpajak.

Untungnya, buat Kode Billing dan bayar billing bisa langsung melalui e-Billing Klikpajak tanpa pindah platform.

Begini tutorial langkah-langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Pajak di e-Billing

Sobat Klikpajak juga dapat melihat tutorial bayar pajak online di e-Billing Klikpajak melalui video di bawah ini:

Mudah Urus Pajak Lainnya di Klikpajak by Mekari yang Terintegrasi

Klikpajak.id memiliki fitur lengkap dan cara yang simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan, mulai dari menghitung, membayar dancara lapor pajak maupun badan dalam satu platform.

Klikpajak akan menghitung kewajiban pajak dengan tepat dan akurat sehingga Sobat Klikpajak terhindar dari kesalahan penghitungan yang dapat menyebabkan pengenaan sanksi denda pajak.

Selain mudah untuk bayar dan lapor SPT pajak penghasilan, apa saja fitur lengkap Klikpajak lainnya yang semakin memudahkan urusan perpajakan Sobat Klikpajak?

A. Mudah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi yang mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh 23/26 wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk masa pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Kepdirjen Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Klikpajak juga dilengkapi dengan fitur e-Bupot yang semakin memudahkan Sobat Klikpajak membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26 dan melaporkan SPT PPh 23/26 melalui e-Bupot dengan menarik data langsung dari laporan keuangan elektronik.

Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efektif dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal by Mekari, sehingga semakin mudah membuat bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan.

Cara Lapor SPT Tahunan Badan dan Dokumen Laporan SPT Tahunan

B. Membuat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Tanpa ‘Install’ Aplikasi

Seperti diketahui, DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur untuk melakukan update e-Faktur 3.0 menggantikan e-Faktur 2.2 mulai 1 Oktober 2020.

Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini menggunakan aplikasi e-Faktur Client Desktop DJP, harus install dan download patch terbaru untuk update e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya agar bisa menggunakan aplikasi yang dilengkapi dengan fitur prepopulated ini.

Dengan fitur prepopulated e-Faktur 3.0, maka DJP sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk kemudian PKP tinggal mencocokkan saja saat pembuatan e-Faktur maupun pelaporan SPT Masa PPN-nya.

Ingat, meskipun PKP pengguna e-Faktur Client Desktop sudah update e-Faktur 3.0, tapi tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur Web Based DJP di web-efaktur.pajak.go.id saat akan melaporkan SPT Masa PPN.

Karena DJP telah menutup pelaporan SPT Masa PPN di e-Filing dan e-SPT. Tapi lapor SPT Masa PPN wajib di aplikasi e-Faktur.

Update sistem terbaru e-Faktur 3.0 DJP ini juga harus dilakukan pada server PJAP mitra resmi DJP, seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Sobat Klikpajak menggunakan e-Faktur Klikpajak, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa keluar atau pindah platform.

“Langsung saja gunakan aplikasinya, biar Klikpajak by Mekari yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur, pembayaran PPN, hingga pelaporan SPT Masa PPN dengan mudah hanya dalam satu langkah.”

Ingin langsung menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install aplikasinya? Langsung saja daftar dan aktifkan akun e-Faktur Sobat Klikpajak di https://my.klikpajak.id/register.

Kenapa urus Faktur Pajak lebih mudah di Klikpajak?

Sebab Sobat Klikpajak dapat membuat berbagai macam Faktur pajak, mulai dari Faktur Pajak Pengganti, Retur, bahkan dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan langkah-langkah yang mudah hanya dalam satu platform.

Bahkan administrasi e-Faktur semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Sehingga Sobat Klikpajak dapat menarik data laporan keuangan yang akan dibuat Faktur Pajaknya dengan sangat mudah dan simpel.

Lihat beberapa tutorial penggunaan aplikasi e-Faktur Klikpajak berikut ini:

  1. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  2. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur Pajak di e-Faktur
  3. Cara Menggunakan Prepopulated Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0

Cara Lapor SPT Tahunan Badan dan Dokumen Laporan SPT Tahunan

C. Dilengkapi Fitur ‘Multi Users dan Multi NPWP’ Unlimited dan Gratis!

Klikpajak.id juga dilengkapi dengan fitur Multi Users dan Multi Company (NPWP) yang semakin membuat aktivitas perpajakan lebih efektif.

Fitur ‘Multi Users’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Sobat Klikpajak untuk dapat mengatur siapa saja dan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses akun aplikasi Klikpajak.id di bawah nama perusahaan yang sama.

Sedangkan fitur ‘Multi Company/NPWP’ adalah fitur yang memungkinkan Sobat Klikpajak untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Lebih jelasnya, begini cara kerja fitur Multi Users dan Multi Company.

Cara Lapor SPT Tahunan Badan dan Dokumen Laporan SPT Tahunan

Data Sobat Klikpajak Terlindungi

Tenang, Sobat Klikpajak dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan aman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sebab Klikpajak.id sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standarisasi Internasional ISO (International Organization for Standardization) yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Sobat Klikpajak tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Karena Klikpajak merupakan aplikasi pajak berbasis web (web based) yang didukung dengan teknologi cloud, semakin memudahkan Sobat Klikpajak melakukan semua aktivitas perpajakan hanya dalam satu platform kapan pun dan di mana saja.

Perbedaan e-Faktur Client Desktop, Web Based, Host to Host dan Penggunaannya

Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.

Melalui teknologi cloud, Sobat Klikpajak bisa menggunakan aplikasi tanpa harus mengunduh (download) dan memasang (install) aplikasi terlebih dahulu.

Sebab sistem cloud yang berbasis web ini memudahkan dalam mengakses data dan informasi melalui internet secara cepat.

Cara Lapor SPT Tahunan Badan dan Dokumen Laporan SPT TahunanKeamanan data adalah yang utama

Tim ‘Support’ Klikpajak by Mekari Siap Membantu Sobat Klikpajak!

“Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Sobat Klikpajak yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak dengan mudah.

Tinggal klik, semua urusan pajak Sobat Klikpajak selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Sobat Klikpajak dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif menghemat banyak waktu Sobat Klikpajak?

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Sobat Klikpajak. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan Sobat Klikpajak. Klikpajak by Mekari mengerti yang Sobat Klikpajak butuhkan.”

Cukup daftarkan email Sobat Klikpajak di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Sobat Klikpajak dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang dibayangkan.

Itulah cara laporan pajak tahunan perusahaan dan dokumen laporan SPT Tahunan Badan

Lapor SPT Tahunan Badan atau laporan pajak tahunan perusahaan mudah, bukan?

Kini saatnya Sobat Klikpajak juga dapat mengetahui pemahaman tentang berbagai aktivitas pajak mulai dari cara menghitung, bayar dan lapor pajak secara komprehensif melalui Mekari University.

Asah kemampuan Sobat Klikpajak tentang perpajakan melalui kursus online di Mekari University, gratis!

Setelah menyelesaikan kursus online pajak ini, Sobat Klikpajak akan mendapatkan sertifikat dari Mekari University yang bisa menjadi portofolio Sobat Klikpajak di bidang perpajakan.

Karena belajar pajak itu mudah!

Tak perlu bayar, kemampuan pajak bisa bertambah melalui Kursus Pajak Online bersama Mekari University.

Ingin tahu cara kelola pajak dan keuangan bisnis dengan mudah dan praktis? Klik banner di bawah ini.

Kategori : Berita Regulasi

PUBLISHED29 Mar 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: