Miliki NPWP Badan, Permudah Urusan Perpajakan Anda - Klikpajak

Miliki NPWP Badan, Permudah Urusan Perpajakan Anda

Wajib Pajak Badan adalah Badan yang meliputi pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak yang mempunyai hak dan kewajiban perpajakan sesuai peraturan perundang-undangan perpajakan atau memiliki kewajiban subjektif serta telah mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Wajib Pajak Badan menerima atau memperoleh penghasilan dengan peredaran bruto tidak melebihi RP4.800.000.000,00 (empat miliar delapan ratus juta rupiah) dalam satu Tahun Pajak. Lalu, bagaimana ketentuan lengkap akan kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak ini? Mari simak ulasan berikut.

Siapakah yang Wajib Mempunyai NPWP Badan?

Berdasarkan peraturan perundang-undangan perpajakan, setiap Badan baik yang berorientasi profit maupun non-profit wajib memiliki NPWP. Badan merupakan sekumpulan orang dan atau modal, baik yang melakukan usaha (profit oriented) ataupun yang tidak melakukan usaha (non-profit oriented) dalam bentuk apapun. Berikut ini contoh badan yang wajib memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak menurut aturan perpajakan:

  1. Perseroan Terbatas (PT), Komanditer (CV), atau Perseroan Lainnya;
  2. Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), atau Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan nama dan bentuk apapun;
  3. Firma (fa);
  4. Kongsi;
  5. Koperasi;
  6. Dana Pensiun;
  7. Persekutuan atau Perkumpulan;
  8. Yayasan;
  9. Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Sosial Politik (Orsospol), atau organisasi lainnya dengan nama dan bentuk apapun;
  10. Lembaga dan bentuk badan lainnya;
  11. Kontrak Investasi Kolektif (KIK); dan
  12. Bentuk Usaha Tetap (BUT).

Apa Tujuan dari Penggunaan NPWP?

Minimnya informasi dan pemahaman mengenai Nomor Pokok Wajib Pajak, tidak sedikit membuat sebagian orang menyepelekan atau meremehkan akan penggunaan dari Nomor Pokok Wajib Pajak. Meski telah diwajibkan untuk memiliki, akan tetapi pada kenyataannya tetap saja ada pihak yang tidak kunjung memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak. Alasannya bisa dikarenakan ingin menghindari kewajiban pajak, malas, hingga tidak mengetahui dan memahami manfaat serta kegunaan dari Nomor Pokok Wajib Pajak.

1. Permudah Segala Administrasi

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dipergunakan oleh setiap wajib pajak sebagai sarana dalam mengurus segala administrasi perpajakan. Selain itu, nomor penting ini juga dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas resmi wajib pajak dalam melaksanakan segala hak dan kewajiban perpajakan. Biasanya Nomor Pokok Wajib Pajak juga digunakan dalam setiap transaksi kredit bank, kredit barang elektronik, pembuatan paspor, pembukaan rekening koran hingga syarat pendirian badan usaha dan lain sebagainya. Sudah pasti bahwa pajak yang Anda bayarkan memiliki manfaat dan dampak besar bagi kehidupan.

2. Lapor SPT Pajak

Seorang pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak sekaligus wajib pajak, memiliki kewajiban melaporkan surat pemberitahuan (SPT). Pelaporan SPT terbagi atas dua jenis, yaitu SPT Masa dan SPT Tahunan. Berikut ini adalah rincian pelaporan SPT online bagi setiap wajib pajak badan:

SPT Tahunan

  • Lapor Pajak Online SPT Tahunan Orang Pribadi 1770
  • Lapor Pajak Online SPT Tahunan Orang Pribadi 1770S (Sederhana)
  • Lapor Pajak Online SPT Tahunan Orang Pribadi 1770SS (Sangat Sederhana)
  • Lapor Pajak Online SPT Tahunan Badan 1771

SPT Masa

  • SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
  • SPT Masa PPh Pasal 21
  • SPT Masa PPh Pasal 22
  • SPT Masa PPh Pasal 23
  • SPT Masa PPh Final Pasal 4 ayat 2

Laporkan pajak tahunan dan masa Anda sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila wajib pajak terlambat atau tidak menyampaikan SPT sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan pasal 7 UU PPh.

3. Pengajuan dan Pembuatan SIUP

SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan merupakan surat izin bagi badan usaha tertentu yang diterbitkan oleh pemerintah daerah agar Anda dapat menjalankan usaha. SIUP tidak hanya dimiliki oleh badan usaha seperti perusahaan saja, tetapi juga dimiliki oleh badan usaha berskala kecil sperti UKM dan UMKM. Apabila Anda tidak memiliki SIUP, maka badan usaha Anda tidak diperkenankan untuk beroperasi atau dapat dianggap sebagai usaha ilegal. Nomor Pokok Wajib Pajak perusahaan dan pribadi dibutuhkan dalam pengajuan SIUP ini. Tujuannya agar pemerintah dapat mengetahui dan mengontrol berapa pendapatan yang dimiliki oleh badan usaha tersebut. Kebijakan pengenaan pajak terhadap badan usaha ini tergantung dari besaran pendapatan yang diperoleh.

4. Mempermudah Urusan Restitusi Pajak

Dengan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak, maka segala urusan perpajakan Anda akan menjadi lebih mudah. Nomor Pokok Wajib Pajak telah menjadi syarat utama yang harus dipenuhi ketika akan mengurus dokumen perpajakan. Salah satunya, Anda akan terbantu berkat Nomor Pokok Wajib Pajak saat mengurus proses restitusi pajak maupun mengetahui jumlah pajak yang harus dibayar.

Restitusi pajak merupakan permohonan pengembalian kelebihan pembayaran yang dilakukan oleh wajib pajak terhadap negara. Pengembalian kelebihan dana pajak ini hanya berlaku apabila Anda memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak, tapi jika Anda tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak, maka pengajuan restitusi pajak tersebut sudah pasti akan langsung ditolak oleh petugas pajak.

Gunakan e-Registration untuk Mempermudah Urusan Perpajakan

Direktorat Jenderal Pajak mengarahkan sasaran penggunaan aplikasi e-Registration kepada Wajib Pajak agar dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pendaftaran secara keseluruhan. Di samping itu, penggunakan aplikasi e-registration bagi petugas pajak semakin mempermudah pengelolaan administrasi. Sehingga, sasaran yang ditetapkan pemerintah dapat tercapai diantaranya adalah penyimpanan data Wajib Pajak menjadi terpusat, memberikan kemudahan pendaftaran dan perubahan data (apabila diperlukan) bagi Wajib Pajak.

Sebelum melakukan pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak secara online, persiapkan dan lalui langkah-langkah berikut ini.

Persiapkan Persyaratan Dokumen

Berikut ini adalah dokumen yang perlu Anda siapkan dan lengkapi dalam mengurus pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak secara online:

  • Persiapkan fotokopi kartu identitas, KTP atau SIM bagi WNI. Bagi WNA, Anda dapat menyiapkan fotokopi paspor dan surat keterangan tempat tinggal. Dokumen ini hanya diperlukan untuk wajib pajak pribadi non usahawan.
  • Wajib pajak pribadi pengusaha memerlukan dokumen tambahan, yaitu surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas  dari instansi yang berwenang.
  • Fotokopi kartu NPWP suami, Kartu Keluarga (KK), dan fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau Surat Pernyataan menghendaki melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami bagi yang wanita kawin.

Mendaftar online melalui e-Registration Pajak

Apabila dokumen yang dipersyaratkan telah terpenuhi, langkah berikutnya adalah mendaftar secara online menggunakan aplikasi e-Registration. Menu e-Registration tersedia pada laman resmi DJP www.pajak.go.id. Klik tombol “Daftar” kemudian isilah data Anda dengan lengkap nama, alamat email, password, dan sebagainya. Jika Anda telah yakin dengan data yang Anda isi, klik “Save”. Segera lakukan aktivasi akun dengan membuka notifikasi email dari Dirjen Pajak dan ikuti petunjuk yang tertera.

Pembuatan NPWP Online

Setelah sukses memiliki akun, selanjutnya adalah pembuatan NPWP. Untuk mengakses halaman dashboard, gunakan email dan password Anda. Pada tahapan ini, isilah beberapa kolom pertanyaan dan kolom untuk mengunggah dokumen yang dipersyaratkan. Setelah proses pengisian selesai, Anda harus menunggu persetujuan dan pembuatan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak. Kartu tersebut akan dikirimkan ke alamat Anda atau dapat langsung diambildi Kantor Pelayanan Pajak setempat.

Apabila Anda telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak, selanjutnya pengguna dapat mengakses seluruh fitur layanan yang tersedia dengan login Nomor Pokok Wajib Pajak. Kerugian apabila tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak adalah, wajib pajak biasanya akan dikenakan tarif lebih tinggi dibandingkan dengan tarif normal.

Pahami ketentuan perpajakan yang berlaku termasuk segala informasi penting mengenai Nomor Pokok Wajib Pajak. Jadilah wajib pajak yang patuh dan cerdas. Dengan segala kemudahan membuat NPWP secara online menggunakan aplikasi e-Registration pajak, kini tidak ada lagi alasan menghindar dari kewajiban sebagai seorang wajib pajak. Dapatkan informasi perpajakan terbaru bersama Klikpajak dan selesaikan seluruh urusan perpajakan Anda bersama Klipajak sekarang juga, mulai dari hitung, bayar, dan lapor pajak. Daftarkan diri Anda sekarang juga di sini!


PUBLISHED25 Apr 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: