Ketahui 2 Cara Membuat NPWP untuk Wajib Pajak Pribadi

Ketahui 2 Cara Membuat NPWP untuk Wajib Pajak Pribadi

Setiap warga negara Indonesia yang telah berumur 17 tahun wajib memiliki KTP atau Kartu Tanda Pengenal sebagai kelengkapan dan keterangan bahwa ia adalah seorang warga negara Indonesia yang sah. Dalam sistem perpajakan hal ini juga berlaku, yaitu berupa kewajiban memiliki NPWP. Jika belum memilikinya, Anda wajib menyimak penjelasan cara membuat NPWP di sini.

Sebelum masuk pada prosedur pembuatan NPWP, perlu diketahui bahwa NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak menurut peraturan yang berlaku wajib dimiliki oleh setiap wajib pajak. Wajib pajak sendiri secara sederhana dapat didefinisikan sebagai seorang yang telah memiliki penghasilan dalam jumlah melebihi PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

NPWP Pribadi untuk Wajib Pajak Bekerja atau Belum Bekerja

Lalu apakah NPWP harus dibuat setelah memiliki pekerjaan atau pemasukan pada jumlah tertentu? Tidak, NPWP bisa dibuat oleh seorang warga negara, baik yang sudah memiliki penghasilan atau pekerjaan dan yang belum memiliki penghasilan atau pekerjaan. Nantinya, untuk orang yang tidak memiliki pekerjaan, kewajiban bayar dan lapor pajaknya akan menjadi nihil.

Dengan memiliki NPWP, wajib pajak telah terdaftar secara administratif dalam sistem arsip yang dimiliki Dirjen Pajak, sehingga jika sewaktu-waktu memiliki pemasukan, bisa langsung melaksanakan kewajiban bayar dan lapor pajak.

Syarat Pembuatan NPWP

Pembuatan NPWP memiliki beberapa syarat berkas yang harus dipenuhi. Misalnya saja untuk seorang wajib pajak yang belum memiliki pendapatan atau tidak menjalankan usaha apapun, syarat yang diperlukan cukup dengan fotokopi KTP yang dimiliki.

Sedangkan untuk wajib pajak yang menjalankan usaha atau melakukan pekerjaan bebas, berkas yang diperlukan adalah fotokopi KTP, fotokopi dokumen izin kegiatan usaha yang diterbitkan oleh instansi terkait atau surat keterangan lain yang menyatakan bahwa wajib pajak menjalankan usaha dan dibuat dengan minimal sepengetahuan Lurah atau Kepala Desa. Terakhir adalah surat pernyataan di atas materai bahwa wajib pajak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas.

Cara membuat NPWP Pribadi ada dua, yakni secara online dan secara offline. Berikut langkah-langkah untuk membuat NPWP secara online maupun offline.

Dengan Cara Online

  1. Kunjungi situs resmi Dirjen Pajak di www.pajak.go.id atau klik tautan ereg.pajak.go.id/login untuk mengakses laman pendaftaran NPWP. Pilih menu ‘e-Registration’.
  2. Klik ‘Daftar’, lalu isilah data yang diperlukan dengan benar sesuai dengan kartu identitas yang dimiliki.
  3. Dirjen Pajak akan mengirimkan email untuk aktivasi akun, periksa email Anda dan buka email tersebut untuk melakukan aktivasi.
  4. Anda telah memiliki akun di situs DJP tersebut. Lanjutkan dengan mengisi formulir pendaftaran (setelah login di situs) dengan lengkap. Jika data yang diisikan benar, maka Anda akan diberikan status ‘Terdaftar Sementara’.
  5. Selanjutnya kirim formulir pendaftaran dengan mengklik tombol ‘Daftar’ pada laman tersebut. Formulir akan dikirimkan ke Kantor Pelayanan pajak tempat Anda terdaftar.
  6. Cetak dokumen yang ada (formulir pendaftaran dan surat keterangan terdaftar sementara), kemudian tanda tangani formulir tersebut dan sertakan dengan berkas lainnya.
  7. Kirimkan formulir tersebut ke KPP, sebagai bentuk konfirmasi dan permohonan tertulis bahwa Anda mengajukan kepemilikan NPWP. Cara ini bisa dilakukan secara online dengan memindai kedua berkas tersebut kemudian kirimkan melalui e-Registration tadi.
  8. Anda tinggal menunggu NPWP selesai diproses dan dikirimkan langsung ke alamat Anda.

Dengan Cara Offline

Cara membuat NPWP langsung dengan mendatangi KPP ini digunakan dulu saat belum ada sistem online. Namun, cara ini masih dapat digunakan hingga sekarang.

  1. Sebelum mendatangi KPP terdekat, cari informasi mengenai syarat yang diperlukan untuk mengajukan NPWP, kemudian lengkapi setiap dokumen yang diperlukan.
  2. Datangi KPP dengan membawa berkas yang diperlukan dan temui petugas pajak yang bertugas.
  3. Sisanya Anda tinggal mengikuti arahan dari petugas untuk melakukan prosedur pendaftaran yang diperlukan.
  4. Jika berhasil, NPWP akan bisa diterbitkan secepatnya.

Cara lain bisa dengan menggunakan jasa Pos atau ekspedisi.

  1. Datangi Kantor Pos dengan membawa setiap berkas yang diperlukan. Sampaikan keperluan Anda untuk melakukan pendaftaran NPWP.
  2. Petugas akan memberikan formulir pendaftarannya, kemudian isi dengan legnkap dan kirimkan ke KPP terdekat.
  3. Tunggu beberapa hari, entah berhasil atau tidak, Anda akan mendapatkan pemberitahuan dari KPP. Jika gagal, lakukan kembali dengan melengkapi berkas yang kurang.

Sebenarnya prosedur pengajuan NPWP telah banyak dipermudah dengan cara online yang kini bisa digunakan. Selain hemat waktu, pembuatan secara online juga bisa dibilang lebih praktis dan prosesnya akan lebih cepat.

Cara membuat NPWP ini bisa dilakukan, agar Anda segera dapat menjalankan kewajiban pajak Anda. DJP telah bekerjasama dengan berbagai pihak, sehingga kewajiban perpajakan untuk membayar dan melapor bisa dilakukan secara online. Klikpajak, merupakan salah satu mitra DJP resmi, untuk menyelesaikan urusan perpajakan Anda. Jika Anda sudah punya NPWP, jangan lupa untuk lapor pajak sebelum terlambat. Registrasi sekarang di klikpajak, dan Anda bisa melaporkan pajak secara mudah, cepat, dan gratis!


PUBLISHED07 Mar 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: