Cermati Manfaat dan Cara Membuat NPWP Online yang Praktis

Cermati Manfaat dan Cara Membuat NPWP Online untuk Pribadi dan Badan Berikut ini

Menjadi warga negara otomatis menjadi wajib pajak. Hal ini berlaku di Indonesia yang merupakan negara hukum dan negara yang sistem perpajakannya sedang benar-benar digiatkan. Jika sebagai warga negara setiap orang diwajibkan memiliki Kartu Tanda Penduduk, sebagai wajib pajak setiap warga negara wajib memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP. NPWP kemudian digunakan sebagai identitas utama untuk mengurus berbagai hal terkait perpajakan, baik hak atau kewajiban wajib pajak. Terdapat dua cara untuk mengurus NPWP, dengan mendatangi KPP secara langsung atau bisa menggunakan sistem online. Cara yang akan dibahas adalah membuat NPWP Online mengingat pembuatan dengan cara ini memiliki banyak kelebihan.

Manfaat NPWP

Sebelum masuk pada kelebihan membuat NPWP secara online, terlebih dahulu akan sedikit dipaparkan mengenai beberapa manfaat memiliki NPWP. Selain tentu menjadi identitas untuk urusan perpajakan, NPWP memiliki beberapa manfaat lain, diantaranya adalah sebagai berikut.

a. Pengajuan Kredit

Ketika wajib pajak, baik berupa badan ataupun pribadi ingin mengajukan kredit ke suatu bank, maka bank akan memberikan syarat ini. Kepemilikan NPWP jadi satu syarat utama untuk mendapatkan kredit dari bank terkait karena kepemilikan NPWP dinilai sebagai bentuk nyata wajib pajak tersebut memiliki tanggung jawab. Hal ini juga berlaku untuk pembelian barang yang terutang, sebagai salah satu kelengkapan yang diperlukan dalam transaksi.

b. Syarat Pengajuan Pembuatan SIUP

Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan juga merupakan salah satu pengurusan dokumen yang memerlukan kepemilikan NPWP. SIUP ini nantinya akan jadi bukti yang sah berdirinya perusahaan atau unit usaha wajib pajak yang diberikan oleh pemerintah daerah di mana usaha tersebut didirikan. SIUP dibutuhkan untuk perusahaan dengan semua skala, baik kecil, sedang atau besar. Wajib pajak yang ingin mengajukan pembuatan dan izin SIUP wajib memiliki NPWP karena nantinya wajib pajak harus melaporkan pajak usaha yang dijalankan.

c. Rekening Koran di Bank

Setiap nasabah bank yang ingin memiliki rekening koran, maka akan dimintai data NPWP-nya. Rekening koran sendiri merupakan bentuk lain dari buku bank yang memiliki fungsi sebagai tempat pencatatan mutasi saldo secara keseluruhan.

d. Pengurusan Administrasi Pajak Final

Administrasi pajak final merupakan pajak yang harus diselesaikan dalam periode pajak yang sama saat seorang menerima sesuatu. Pemotongan ini dikenakan pada jenis penghasilan seperti deposit,, hadiah lotre, undian, serta transaksi saham. Tentu saja, untuk menyelesaikan urusan perpajakan ini wajib pajak juga wajib memiliki NPWP.

e. Keuntungan Membuat NPWP Online

NPWP bisa diurus dengan cara manual dan online. Tentu pada masa sekarang ini mengurus NPWP dengan cara online lebih diminati karena lebih praktis dan menghemat waktu.  Selain itu, membuat NPWP online juga memiliki keuntungan lain.

f. Pembuatan Tidak Mengenal Jam Kantor dan Jam Kerja

Karena sistem yang digunakan online, maka pembuatan NPWP tidak lagi terbatas pada jam kantor dan jam kerja kantor pelayanan pajak di setiap daerah. Anda bisa dengan mudah membuatnya di mana saja sehingga tidak menghalangi mobilitas Anda sebagai pengusaha yang seringkali harus melakukan perjalanan keluar kota. Pembuatannya juga terbilang cepat karena bisa diselesaikan dengan hitungan menit saja.

g. NPWP Dikirimkan Langsung

Dengan melakukan pengurusan NPWP secara online, Anda bisa mendapatkan NPWP dengan menunggunya saja di rumah. Kantor pajak kemudian akan mengirimkan dokumen ini dengan jasa pengiriman seperti PT. Pos Indonesia langsung ke alamat yang Anda tuliskan pada formulir yang diisi sebelumnya

h. Mudah dan Sederhana

Banyak asumsi yang berkembang di masyarakat bahwa mengurus berbagai berkas yang berurusan dengan kantor pemerintahan akan dipersulit dan banyak proses birokrasi yang harus dilewati. Kendati sebenarnya pengurusan secara langsung juga sudah sangat efektif, hal ini masih jadi pertimbangan untuk banyak orang melakukan pengurusan dengan sistem online karena dinilai lebih mudah, praktis, dan cepat.

Syarat yang Harus Dipenuhi, Baik untuk NPWP Pribadi atau NPWP Badan

Dalam melakukan pengurusan NPWP, terdapat beberapa syarat tertentu yang wajib dipenuhi. Syarat ini memiliki perbedaan, antara wajib pajak badan dan wajib pajak perorangan. Selain karena skala pajak yang berbeda, secara mendasar memang regulasi yang berlaku memiliki sedikit perbedaan. Berbagai syarat bisa Anda ketahui dengan mengakses situs resmi Dirjen Pajak.

 

Cara Membuat NPWP Online untuk Orang Pribadi dan Badan Usaha

Untuk membuat NPWP online orang pribadi, beberapa langkah di bawah ini merupakan langkah yang harus dilakukan secara berurutan. Secara singkat, langkahnya adalah sebagai berikut.

a. Mintalah surat keterangan dari kelurahan

Surat keterangan ini berisi tentang informasi pekerjaan Anda terkini dan data diri Anda secara lengkap. Jika kemudian Anda belum memiliki pekerjaan, isikan pegawai swasta atau pekerja lepas pada kolom pekerjaan. Jangan isi dengan belum memiliki pekerjaan atau pengangguran karena bisa jadi masalah kemudian.

b. Melalui situs resmi Dirjen Pajak

Setelah memiliki berkas dan persyaratan lengkap, buat akun untuk mengakses situs ini kemudian pilih menu e-registration. Klik ‘Daftar’ kemudian lengkapi setiap kolom pada panel selanjutnya yang terbuka, lalu simpan data tersebut dengan mengklik ‘Save’. Langkah selanjutnya adalah dengan mengaktifkan akun tersebut dengan membuka surel yang dikirim oleh dinas dan ikuti petunjuk didalamnya.

c. Kolom pekerjaan dan domisili

Seperti dijelaskan sebelumnya, isi bagian kolom pekerjaan dengan pegawai swasta atau pekerja lepas agar proses bisa dilanjutkan. Isi bagian alamat tinggal dengan alamat sesuai yang tercantum pada KTP beserta alamat usaha. Klik ‘Submit’.

d. Tunggu dan periksa email dari Dirjen Pajak

Jika proses disetujui, maka Dirjen Pajak akan mengirimkan email berisi nomor transaksi yang digunakan untuk melakukan Login dan melihat informasi mengenai Kantor Pajak Pratama terdekat yang akan menerbitkan NPWP Anda.

e. Tunggu proses 1 hingga 4 hari

Jika permohonan Anda disetujui, dalam waktu 1 hingga 4 hari Anda akan mendapatkan pemberitahuan lebih lanjut terkait dengan NPWP Anda. Kartu NPWP akan dikirim atau bisa Anda ambil sesuai dengan arahan dinas terkait.

Untuk membuat NPWP online badan usaha, langkah yang dilakukan sedikit lebih banyak, yaitu:

  1. Kunjungi situs Dirjen Pajak dan akses laman pendaftaran NPWP online.
  2. Aktivasi akun yang ingin dibuat dengan konfirmasi yang dikirimkan Dirjen Pajak pada alamat surel yang Anda gunakan untuk mendaftar.
  3. Isi formulir pendaftaran secara lengkap dan tepat.
  4. Kirimkan formulir pendaftaran yang telah terisi.
  5. Cetak dokumen terkait, dalam hal ini Formulir Registrasi Wajib Pajak dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara.
  6. Tandatangani formulir registrasi wajib pajak dan lengkapi dokumen yang menjadi syarat.
  7. Kirimkan formulir registrasi tersebut ke Kantor Pajak Pelayanan Pajak.
  8. Periksa status dan tunggu konfirmasi dari Dirjen Pajak.

 

Memang jika kembali dilihat, kepemilikan NPWP memiliki banyak manfaat. Selain itu, proses membuat NPWP online juga sangat mudah dan cepat. Tinggal lengkapi berkas yang diperlukan kemudian ikuti setiap langkah pada situs Dirjen Pajak. Beberapa syarat yang diperlukan juga bukan merupakan berkas yang sulit didapat, mengingat semua berkas syarat merupakan rincian data diri atau perusahaan.

Jika masih terlihat sulit, Anda bisa mengakses situs-situs swasta perpajakan yang memang hadir untuk membantu mengurus berbagai hal terkait pajak. Situs seperti Klikpajak bisa jadi situs yang pertama Anda kunjungi, mengingat layanan pada situs ini sangat lengkap dan mudah digunakan. Fitur yang ada pada Klikpajak memungkinkan Anda mengurus setiap keperluan perpajakan dengan satu layanan, serta dijamin aman dan sesuai regulasi karena sudah menjadi mitra resmi Dirjen Pajak.

 


PUBLISHED27 Dec 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: