Prosedur Detail tentang Cara Membuat NPWP Online untuk Karyawan

Prosedur Detail tentang Cara Membuat NPWP Online untuk Karyawan

Perkembangan teknologi memungkinkan segalanya untuk diselesaikan dengan bantuan internet. Hal ini juga mencakup pada sektor perpajakan. Sistem online untuk penghitungan, pembayaran hingga pelaporan bisa dilakukan dengan lebih mudah dengan bantuan internet. Sama halnya dengan identitas perpajakan, membuat NPWP online kini sudah dapat dilakukan.

Selain cepat dan mudah, pembuatan NPWP secara online juga akan menghemat waktu Anda, wajib pajak yang belum memiliki NPWP, untuk mendapatkan identitas perpajakan ini. Nomor Pokok Wajib Pajak, digunakan sebagai identitas utama pada sistem perpajakan untuk mengidentifikasi jenis dan kewajiban pajak yang dimiliki.

Terdapat tiga prosedur utama yang harus Anda lakukan dalam rangka mendapatkan NPWP secara online. Yakni pendaftaran akun NPWP, pengisian formulir NPWP dan penyampaian formulir NPWP yang telah diisi tersebut. Tentu setiap proses harus dilakukan dengan data yang valid dan benar, agar Anda mendapatkan NPWP dengan lancar.

Selain prosedur di atas, Anda juga harus menyiapkan setidaknya lima berkas persyaratan yang akan digunakan untuk mengisi data pada formulir yang telah disediakan. Pertama email yang aktif, kedua file digital KTP, file digital keterangan kerja dari perusahaan (untuk karyawan), file digital SK PNS dan surat keterangan usaha (khusus wiraswasta).

Proses Pendaftaran Akun NPWP

Untuk melakukan registrasi, pertama Anda harus membuka situs https://ereg.pajak.go.id yakni situs resmi milik DJP. Kemudian klik ‘Daftar’ pada panel yang nampak (di bagian bawah). Anda akan melihat panel selanjutnya, mulai lakukan pengisian sesuai dengan data yang diminta. Tahap ini akan meminta email aktif Anda guna melakukan proses selanjutnya.

Lakukan pengecekan email yang Anda masukkan tadi, dan buka email yang masuk dari situs tersebut. Klik pada link yang tersedia untuk melanjutkan proses. Lakukan pengisian lebih lanjut pada panel yang tersedia, kali ini data yang diminta lebih lengkap. Isi dengan sesuai dan pastikan bahwa data yang Anda input valid.

Setelah selesai, klik ‘Daftar’ dan periksa kembali email yang Anda gunakan. Sistem akan mengirimkan lagi email yang berisi link aktivasi akun setelah selesai, Anda bisa masuk ke situs DJP Online dengan menggunakan email dan password yang Anda buat tadi. Setelah masuk, Anda akan mendapati serangkaian formulir yang harus diisi secara lengkap, terkait data diri Anda sebagai wajib pajak.

Pengisian ini dimulai dengan isian kategori, identitas, penghasilan, alamat (saat ini), alamat domisili (berdasarkan KTP), Alamat Usaha (jika ada), info tambahan, persyaratan dan diakhiri dengan pernyataan. Pada bagian persyaratan, dokumen yang diminta disiapkan tadi akan diunggah pada situs ini untuk melengkapi syarat berkasnya.

Proses terakhir adalah pengisian panel pernyataan, yang menyatakan bahwa Anda sebagai wajib pajak sadar akan peraturan perpajakan, sanksi, hak, dan konfirmasi bahwa data yang diisikan adalah benar dan sesuai dengan kenyataan. Tandai kedua kolom yang disediakan, dan klik ‘Simpan’.

Penyampaian Formulir Pengajuan NPWP

Setelah selesai melakukan pengisian dan mengklik ‘Simpan’, maka Anda akan dibawa pada dashboard situs pajak resmi ini. Klik tombol ‘Minta Token’ dan tunggu hingga notifikasi muncul. Notifikasi ini menjadi tanda bahwa token yang Anda minta telah dikirimkan ke email yang Anda gunakan tadi.

Periksa lagi email Anda untuk mendapatkan kode token yang dikirimkan. Setelah ditemukan, disarankan untuk melakukan copy pada kode tersebut untuk menghindari kesalahan ketik ketika memasukan. Kembali ke dashboard tadi, dan klik ‘Kirim Permohonan’. Kode yang tadi Anda copy kemudian di paste pada kolom yang disediakan. Untuk menyelesaikannya, klik ‘Kirim’.

Proses membuat NPWP online telah selesai, Anda bisa menghubungi KPP yang tertera pada pemberitahuan yang muncul untuk melakukan follow up pada permintaan NPWP yang Anda kirimkan tadi.

Kendala Dalam Pengajuan NPWP

Tidak jarang proses membuat NPWP online ini mengalami kegagalan. Sebenarnya kegagalan disebabkan hal sederhana, seperti Anda belum bekerja, atau tidak melampirkan surat keterangan kerja. Solusinya tentu dengan melengkapi berkas yang mungkin tidak dicantumkan, sehingga proses bisa dilakukan dengan lancar.

Pembuatan NPWP online memang lebih ditujukan pada Anda yang berprofesi sebagai karyawan di suatu perusahaan, mengingat syaratnya adalah surat keterangan kerja atau SK pelantikan PNS. Oleh sebab itu, untuk Anda yang belum bekerja atau sebagai pekerja lepas, masih disarankan untuk membuat NPWP dengan mendatangi KPP secara langsung.

Membuat NPWP online memang mudah dan cepat. Selama setiap syarat dan kolom isian diisi dengan data valid, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Proses perpajakan lebih lanjut tentunya adalah pembayaran dan pelaporan pajak, yang bisa Anda selesaikan dengan menggunakan layanan Klikpajak sebagai mitra resmi dari DJP. Proses yang mudah dan gratis tanpa biaya apapun, menjadi nilai utama dari Klikpajak.


PUBLISHED06 Apr 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: