4 Hal Penghambat Pendaftaran NPWP Online di Masyarakat - Klikpajak

4 Hal Penghambat Pendaftaran NPWP Online di Masyarakat

Pembuatan NPWP Online kini sudah banyak digunakan atas kemudahan dan kepraktisan. Proses cepat, sistem terintegrasi dan prosedur yang jelas, menjadi pendorong utama untuk melakukan pendaftaran NPWP secara online. Selain itu, pendaftaran melalui sistem ini tidak mengharuskan Anda sebagai wajib pajak untuk mendatangi KPP secara langsung.

Sistem ini dibuat oleh DJP untuk menjaring sebanyak mungkin wajib pajak yang telah memenuhi syarat agar memiliki NPWP. Karena kepemilikan NPWP akan bersamaan dengan kewajiban dan hak wajib pajak dalam sistem perpajakan, maka DJP berusaha memudahkan proses pendaftarannya.

Meskipun terkesan untuk mendekati wajib pajak muda yang baru saja memenuhi syarat objektif dan subjektif sebagai wajib pajak, sebenarnya pendaftaran NPWP Online ini sendiri diperuntukkan untuk seluruh segmen masyarakat. Namun demikian, dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, ada saja wajib pajak yang tetap tidak mau membuat NPWP.

Jika ditelusuri lebih lanjut, sebenarnya alasan yang mendasari ketidakmauan wajib pajak yang belum memiliki NPWP ini cukup sederhana. Permasalahan tersebut juga sudah diantisipasi oleh DJP dengan fasilitas yang tersedia, agar masyarakat tak lagi memiliki hambatan teknis dalam rangka pengajuan kepemilikan NPWP secara online ini.

Kendala biasanya muncul pada segmen masyarakat yang kurang dekat atau kurang memahami teknologi yang kini ada. Padahal jika segmen ini mau sedikit belajar, maka kesulitan yang ditemui malah akan berbalik menjadi tantangan dan menawarkan banyak keuntungan. Hal ini karena sistem online tak hanya diterapkan untuk pendaftaran, tapi juga berbagai proses perpajakan lain.

Beberapa kendala yang biasanya menjadi penghambat wajib pajak tidak mau menggunakan sistem online adalah sebagai berikut.

Tidak Paham Prosedurnya

Ketidakpahaman pada prosedur yang disediakan oleh DJP dalam melakukan pendaftaran NPWP online menjadi salah satu masalah. Tidak sedikit orang yang masih merasa bahwa prosedurnya akan sulit dan bertele-tele. Tentu ini tidak bisa disalahkan, mengingat segala hal yang berhubungan dengan birokrasi cenderung diingat sebagai proses panjang yang membuang waktu.

Idealnya, artikel tersebut dibuat agar wajib pajak yang belum memiliki NPWP dan juga belum mengerti prosedur dapat melakukan pendaftaran. Artikel yang disediakan bisa dibilang lengkap, dan memuat prosedur langkah demi langkah.

Tidak Ada Waktu

Masalah kedua ini muncul dari skeptis masyarakat yang disebutkan tadi, bahwa proses yang berkaitan dengan birokrasi pemerintah akan memakan banyak waktu dan tidak efektif. Citra ini perlahan-lahan telah berubah menjadi lebih baik, dengan berbagai inovasi yang dilakukan oleh DJP.

Perubahan yang dilakukan oleh DJP sangatlah beragam, mulai dari prosedur tetap yang diterapkan pada setiap kantor pelayanan pajak dan sistem online yang kini digunakan. Tentu, sistem online akan memangkas banyak waktu yang mungkin saja terbuang akibat kendala permasalahan faktor manusia (seperti hari libur atau menunggu tanda tangan dan sebagainya).

Sistem online memungkinkan setiap orang yang ingin mendaftarkan NPWP bisa melakukannya hampir dimanapun dan kapanpun. Proses yang cepat tanpa membuang waktu bisa dilakukan tanpa harus mendatangi KPP. Pengajuan bisa dilakukan lewat perangkat komputer yang dimiliki dengan jaringan publik atau privat di rumah sendiri.

Validitas Proses dan Data

Mengingat sistem online berkenaan dengan penggunaan internet, wajar bila kemudian muncul kekhawatiran mengenai validitas proses dan data yang dimasukkan. Data yang digunakan merupakan data pribadi, yang tentu bersifat rahasia dan tidak untuk disebarluaskan. Kebocoran data dapat digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan.

Namun demikian, setiap proses dan data yang dimasukkan benar-benar valid, aman dan sah. Hal ini karena platform yang disediakan merupakan platform resmi dari Dirjen Pajak, dan diawasi langsung oleh Dirjen Pajak. Sistem keamanan data diterapkan sedemikian rupa sehingga data dari wajib pajak akan masuk ke dalam database Dirjen pajak dengan aman.

Penggunaan Banyak Kanal untuk Berbagai Urusan

Jika secara khusus melakukan pendaftaran NPWP online menggunakan situs yang disediakan oleh Dirjen Pajak, maka masyarakat kemudian masih harus direpotkan dengan penggunaan berbagai kanal untuk menyelesaikan urusan perpajakannya. Memang, pendaftaran NPWP bisa dilakukan pada kanal resmi tersebut, namun bagaimana untuk urusan lain seperti bayar dan lapor pajak?

Dirjen Pajak menyadari keresahan ini. Respon yang diberikan adalah dengan menyediakan berbagai kanal untuk setiap urusan. Sementara ini, urusan pembayaran bisa diselesaikan melalui e-Biling dan pelaporan melalui e-SPT atau e-Filing. Setiap aplikasi ini bisa diakses pada satu situs yang sama yang juga dikelola oleh DJP secara langsung.

Untuk membantu wajib pajak melakukan pendaftaran NPWP online, Klikpajak telah menyediakan berbagai panduan detail terkait hal tersebut. Selain itu untuk menjawab keresahan masyarakat, Klikpajak juga menyediakan berbagai fitur lengkap mulai dari hitung, bayar, lapor, hingga pengarsipan pajak yang dilakukan melalui kanal ini. Klikpajak sendiri merupakan mitra resmi DJP, sehingga terjamin validitas proses dan datanya. Daftar Klikpajak sekarang untuk menggunakan layanan Klikpajak dengan cepat, mudah, dan gratis!


PUBLISHED23 Apr 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: