eNofa Online: Cara Mendapatkan NSFP Melalui e Nofa Online

Panduan Lengkap Cara Mendapatkan NSFP Melalui e-Nofa Online

e-Nofa pajak adalah Elektronik Penomoran Faktur Pajak. eNofa merupakan sistem layanan elektronik DJP untuk mengajukan permohonan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) secara daring. Klikpajak by Mekari akan memberikan panduan lengkap cara mendapatkan NSFP melalui eNofa online untuk Sobat Klikpajak.

Dengan eNofa pajak, diharapkan bisa mempermudah Pengusaha Kena Pajak (PKP) dalam meminta NSFP yang sebelumnya dilakukan secara manual dengan datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Dalam perpajakan Indonesia, NSFP adalah salah satu syarat pembuatan Faktur Pajak.

Dengan adanya eNofa pajak, maka nomor seri ini terhitung mulai 1 Juni 2013 sudah dapat diminta secara online.

Selain terkait eNofa pajak, yang tak kalah penting perlu diperhatikan adalah pengelolaan pajak dan keuangan bisnis yang efektif dapat meningkatkan kinerja dan efisiensi perusahaan.

Lebih mudah kelola pajak dan keuangan perusahaan, ikuti demo online Klikpajak Demo Jurnal, kami dapat menyesuaikan waktu Anda.

Klikpajak by Mekari adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Melalui Klikpajak.id, Sobat Klikpajak dapat menghitung, membayar dan melaporkan pajak kapan saja dan di mana pun Sobat Klikpajak berada, serta menyimpan arsip perpajakan dengan aman dalam satu platform aplikasi pajak online berbasis web yang terintegrasi.

Dengan Klikpajak by Mekari, kelola e-Faktur dan e-Bupot juga lebih mudah dan cepat karena Klikpajak terintegrasi dengan software akuntansi online Jurnal by Mekari. 

Termukan kemudahan kelola pajak dari integrasi Klikpajak.id dan Jurnal.id

Jurnal by Mekari adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Kembangkan bisnis tanpa batas dengan software akuntansi terintegrasi Jurnal by Mekari. Coba Gratis 14 hari sekarang!

Bukan hanya itu, Sobat Klikpajak juga dapat mengelola karyawan dengan mudah melalui sistem HRIS (Human Resources Information System) Talenta by Mekari.

Melalui HRIS Talenta.co, segala urusan payroll dan manajemen HR (Human Resources) lebih mudah dan praktis.

Jaga bisnis tetap produktif dengan software payroll dan HRIS terautomasi Talenta by Mekari. Coba Talenta Gratis sekarang!

“Serahkan semua urusan perpajakan, keuangan perusahaan dan manajemen SDM melalui support system yang lengkap dan terintegrasi guna mendukung kinerja perusahaan dan perkembangan bisnis Sobat Klikpajak.”

Berikut ulasan lengkap dari Klikpajak by Mekari tentang cara mendapatkan Nomor Seri Faktur Pajak elektronik di eNofa online atau eNofa pajak.

Apa itu eNofa dan Kaitannya dengan NSFP?

Seperti yang sempat disinggung di atas, eNofa merupakan situs layanan DJP untuk meminta NSFP secara online.

Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) adalah nomor seri dari DJP yang digunakan untuk membuat Faktur Pajak atau bukti pungutan pajak.

Nomor ini berisi kombinasi angka atau huruf yang berjumlah 16 digit yang terdiri dari:

  • 2 digit pertama: Kode transaksi
  • 1 digit berikutnya: Kode status
  • 13 digit terakhir: Nomor seri faktur

Untuk mendapatkan Nomor Seri Faktur Pajak elektronik, Wajib Pajak (WP) PKP harus mengakses eNofa online DJP.

Ada tahapan-tahapan dalam mengakses eNofa pajak untuk mendapatkan NSFP elektronik ini.

Baca Juga: Lakukan Cara ini Jika Bukti Setor Pajak Hilang

a. Fungsi eNofa Online

eNofa pajak memiliki peran signifikan dalam pembuatan Faktur Pajak.

Selain mempermudah proses penerbitan NSFP bagi PKP, berikut fungsi lain eNofa online bagi DJP:

1. Membantu pengawasan dan pengendalian dengan memantau permohonan NSFP yang diajukan oleh setiap PKP

2. Meminimalkan terjadinya penyalahgunaan Faktur Pajak

Note: Pengertian Prepopulated Pajak Masukan di e-Faktur 3.0

Kasus mengenai Faktur Pajak ilegal pernah marak terjadi di Indonesia dan ini mengakibatkan negara mengalami kerugian cukup besar.

Itulah salah satu dasar DJP meluncurkan sistem eNofa pajak, yakni agar bisa mencegah munculnya ‘permainan kotor’ dari PKP yang ingin mengemplang pajak.

  • Mencegah timbulnya Faktur Pajak ilegal
  • Menelusuri jejak Faktur Pajak apabila terjadi penyelewengan, karena penerbitan NSFP hanya melalui persetujuan DJP
  • Meningkatkan ketertiban aktivitas perpajakan PKP, yang secara langsung diharapkan dapat meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak

eNofa Online: Cara Mendapatkan NSFP Melalui e Nofa OnlineIlustrasi nomor faktur pajak yang didapat melalui eNofa online

b. Syarat Menggunakan eNofa Online

Ada syarat yang harus dipenuhi untuk menggunakan eNofa pajak untuk mendapatkan NSFP secara online.

Berikut beberapa syarat menggunakan eNofa online:

1. Memiliki NPWP Badan

Syarat pertama yang harus dipenuhi WP untuk dapat menggunakan adalah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Badan.

2. Sudah dikukuhkan sebagai PKP

Pastikan Sobat Klikpajak sudah ditetapkan sebagai PKP dan punya akun di DJP.

Dalam perpajakan Indonesia, Pengusaha Kena Pajak merupakan pengusaha yang memiliki perusahaan dengan omzet di atas Rp4,8 miliar per tahun.

Sedangkan Non-PKP adalah pengusaha dengan omzet atau peredaran bruto di bawah angka tersebut, namun mereka pun bisa memilih menjadi PKP maupun tidak.

2. Punya Kode Aktivasi dan Password eNofa

Anda harus memiliki kode aktivasi dan password eNofa yang diperoleh dari DJP.

Belum punya kode aktivasi dan password eNofa online?

3. Memiliki Sertifikat Elektronik

Pengguna harus memiliki Sertifikat Elektronik atau digital certificate yang sebelumnya telah diajukan ke KPP tempat wajib pajak terdaftar.

Masa berlaku sertifikat itu 2 tahun sejak dikeluarkan.

Akan tetapi, PKP bisa saja meminta Sertifikat Elektronik baru, sebelum yang lama habis masa berlakunya.

eNofa Online: Cara Mendapatkan NSFP Melalui e Nofa OnlineIlustrasi PKP yang mengajukan NSFP melalui eNofa online

c. Cara Menggunakan eNofa Online

Berikut tahapan langkah-langkah menggunakan eNofa online untuk mendapatkan NSFP elektronik:

1. ‘Install’ Sertifikat Elektronik

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk dapat menggunakan eNofa online adalah dengan memasang Sertifikat Elektronik pada perangkat komputer.

Cara install Sertifikat Elektronik:

a. ‘Download’ Sertifikat Elektronik

Cara download atau mengunduh Sertifikat Elektronik e-Faktur:

  • Buka laman resmi DJP di https://efaktur.pajak.go.id
  • Masukkan username berupa Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan password eNofa online yang telah didaftarkan pada proses sebelumnya
  • PilihDownload Sertifikat Digital’, klik ‘OK’
  • Kemudian, simpan sertifikat pada folder yang mudah ditemukan
  • Berikutnya install Sertifikat Elektronik pada browser. Cara melakukan pemasangan file sertifikat adalah mengklik dua kali pada folder hasil unduhan.

Buat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Langsung di Klikpajak by Mekari

b. ‘Install’ Sertifikat Elektronik pada Browser

Ketika proses instalasi sedang dijalankan, Anda hanya perlu melakukan:

  • Klik pada tombol ‘Next’ pada kotak dialog ‘Certificate Import Wizard’
  • Pada bagian form ‘Private Key Protection’, masukkan passphrase/password yang telah Sobat Klikpajak isikan pada saat permintaan sertifikat digital sebelumnya
  • Lalu klik ‘Next’ hingga proses instalasi Sertifikat Elektronik pajak telah selesai
  • Setelah semua langkah selesai, Sertifikat Elektronik pajak sudah terimpor

Berikut cara install Sertifikat Elektronik pada pilihan browser yang digunakan pada perangkat komputer Anda:

Lewat Browser Chrome:

  • Masuk ke menu ‘Pengaturan/Settings’, yang ada pada kanan atas layar
  • Klik ‘Pengaturan’, lalu klik ‘Pengaturan Lanjutan/Advanced Settings’
  • Selanjutnya, klik ‘Kelola Sertifikat/Manage Certificates’
  • Berikutnya, klik ‘Impor’ dan ikuti langkah-langkahnya

Lewat Browser Firefox:

  • Klik tombol ‘Pilihan/Options’, pada menu kanan atas layar
  • Klik menu ‘Lanjutan/Advanced’. Selanjutnya klik tab ‘Sertifikat/Certificates’
  • Kemudian, pada tab ‘Sertifikat Anda/Your Certificates’, silakan klik ‘Import’.

Note: Cek Penyebab e-Nofa Login Bermasalah dan Cara Mengatasinya

2. ‘Login’ ke situs eNofa Online DJP di efaktur.go.id

Jika sudah selesai melakukan impor sertifikat elektronik, WP bisa masuk ke situs eNofa pajak untuk meminta NSFP online.

Berikut cara menggunakan eNofa online setelah mendapatkan Sertifikat Elektronik dan kode aktivasi serta password eNofa online:

  • Masuk ke eNofa pajak di https://efaktur.pajak.go.id/login
  • Klik “Permintaan NSFP”
  • Klik sertifikat elektronik WP yang baru saja diimpor dari browser internet
  • Pilih sertifikat elektronik yang baru saja Anda unduh/impor
  • Lakukan permintaan rentang NSFP

Buat Bukti Potong dan lapor SPT PPH 23/26 lebih mudah dan cepat hanya di e-Bupot Klikpajak by Mekari. Coba sekarang!

d. Cara Meminta NSFP di eNofa Online

Setelah memiliki kode aktivasi dan password eNofa pajak, sudah install Sertifikat Elektronik, selanjutnya lakukan langkah berikut untuk mendapatkan NSFP online di eNofa pajak:

1. Login ke eNofa online

2. Masukkan username dan password eNofa Anda

3. Klik “Permintaan NSFP”

4. Ajukan permintaan rentang Nomor Seri Faktur Pajak

Setelah mendapatkan Nomor Seri Faktur Pajak melalui eNofa online, kini Anda sudah dapat membuat Faktur Pajak elektronik melalui e-Faktur Klikpajak.

eNofa Online: Cara Mendapatkan NSFP Melalui e Nofa OnlineIlustrasi membuat e-Faktur setelah mendapatkan NSFP di eNofa Online

Mulai Buat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Tanpa ‘Install’ Aplikasi

Seperti diketahui, DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur untuk melakukan update e-Faktur 3.0 menggantikan e-Faktur 2.2 mulai 1 Oktober 2020.

Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini menggunakan aplikasi e-Faktur Client Desktop DJP, harus install dan download patch terbaru untuk update e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya agar bisa menggunakan aplikasi yang dilengkapi dengan fitur prepopulated ini.

Dengan fitur prepopulated e-Faktur 3.0, maka DJP sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk kemudian PKP tinggal mencocokkan saja saat pembuatan e-Faktur maupun pelaporan SPT Masa PPN-nya.

Ingat, meskipun PKP pengguna e-Faktur Client Desktop sudah update e-Faktur 3.0, tapi tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur Web Based DJP di web-efaktur.pajak.go.id saat akan melaporkan SPT Masa PPN.

Karena DJP telah menutup pelaporan SPT Masa PPN di e-Filing dan e-SPT. Tapi lapor SPT Masa PPN wajib di aplikasi e-Faktur.

Update sistem terbaru e-Faktur 3.0 DJP ini juga harus dilakukan pada server PJAP mitra resmi DJP, seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Anda menggunakan e-Faktur Klikpajak.id, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa keluar atau pindah platform.

“Langsung saja gunakan aplikasinya, biar Klikpajak.id yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur, pembayaran PPN, hingga pelaporan SPT Masa PPN Anda dengan mudah hanya dalam satu langkah.”

Ingin langsung menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install aplikasinya? Langsung saja daftar dan aktifkan akun e-Faktur Anda di https://my.klikpajak.id/register.

Kenapa urus Faktur Pajak lebih mudah di Klikpajak?

Melalui Klikpajak.id, Anda dapat membuat berbagai macam Faktur pajak, mulai dari Faktur Pajak Pengganti, Retur, bahkan dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan langkah-langkah yang mudah hanya dalam satu platform.

Bahkan administrasi e-Faktur semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Sehingga Anda dapat menarik data laporan keuangan yang akan dibuat Faktur Pajaknya dengan sangat mudah dan simpel.

Lihat beberapa tutorial penggunaan aplikasi e-Faktur Klikpajak berikut ini:

  1. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  2. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur Pajak di e-Faktur
  3. Cara Menggunakan Prepopulated Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0

eNofa Online: Cara Mendapatkan NSFP Melalui e Nofa Online

Lebih Mudah Urus Perpajakan Lainnya di Klikpajak

Bukan hanya membuat e-Faktur dan lapor SPT Masa PPN saja, melalui aplikasi pajak online Klikpajak.id Sobat Klikpajak dapat mudah mengurus perpajakan lainnya, seperti menghitung, membayar pajak hingga lapor SPT Tahunan/Masa Pajak Penghasilan (PPh).

Sobat Klikpajak tidak perlu keluar platform untuk melakukan administrasi perpajakan karena Klikpajak memiliki fitur lengkap dan terintegrasi.

Klikpajak by Mekari adalah cara simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak, mulai dari menghitung, membayar dan cara lapor pajak dalam satu platform.

“Klikpajak akan menghitung kewajiban pajak dengan tepat dan akurat sehingga Sobat Klikpajak terhindar dari kesalahan penghitungan yang dapat menyebabkan pengenaan sanksi denda pajak.”

Berikut fitur lengkap Klikpajak yang membuat administrasi perpajakan Sobat Klikpajak lebih efektif dan efisien:

A. Mudah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi yang mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh 23/26 wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk masa pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Kepdirjen Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Klikpajak juga dilengkapi dengan fitur e-Bupot yang semakin memudahkan Anda membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26 dan melaporkan SPT PPh 23/26 melalui e-Bupot dengan menarik data langsung dari laporan keuangan elektronik.

Tutorial Cara Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efektif dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah membuat bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan.

eNofa Online: Cara Mendapatkan NSFP Melalui e Nofa Online

B. Bisa Membuat Kode Billing Sekaligus Bayar Pajak di e-Billing

Sebelum menyetor pajak, harus mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak.

Setelah mendapatkan Kode Billing dari DJP, selanjutnya membayar/menyetor pajak melalui ATM, internet banking atau teller bank/pos persepsi.

Melalui e-Billing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Sobat Klikpajak mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

“e-Billing Klikpajak.id akan menerbitkan ID Billing Sobat Klikpajak resmi dari DJP dan Sobat Klikpajak dapat langsung membayar Pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Sobat Klikpajak akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Langkah-Langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Billing di e-Billing

D. Lapor SPT PPh di e-Filing Klikpajak, Gratis!

Lapor SPT pajak penghasilan melalui e-Filing Klikpajak sangat cepat karena Sobat Klikpajak akan dipandu dengan langkah-langkah yang mudah.

Melalui e-Filing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat melaporkan berbagai jenis SPT Tahunan/Masa PPh dengan langkah-langkah yang mudah.

“Lapor SPT di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya!”

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Sobat Klikpajak akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Sobat Klikpajak juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Sebelum menyampaikan SPT pajak, terlebih dahulu Sobat Klikpajak harus melakukan daftar pajak online.

Setelah melalui tahap cara daftar NPWP online, berikut cara lapor SPT pajak di e-Filing:

Sobat Klikpajak juga dapat mengetahui cara lapor SPT Tahunan Pribadi berikut ini:

Setiap pembayaran dan pelaporan SPT pajak ada batas waktunya

Untuk menghindari sanksi denda telat bayar pajak ataupun terlambat lapor SPT pajak, Klikpajak menyediakan kalender saku di Kalender Klikpajak.

Sobat Klikpajak dapat mengecek jadwal lapor ataupun bayar pajak kapan saja lebih mudah dan terhindar dari sanksi denda akibat terlambat bayar dan lapor pajak.

Aturan Sanksi Pajak Terbaru

Perlu diingat, aturan pengenaan sanksi denda telat lapor atau bayar pajak sudah berubah.

Terbaru, ketentuan tarif sanksi pajak ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Berlaku tarif bunga sanksi administrasi pajak yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan yang perhitungannya mengacu pada suku bunga bank sentral Indonesia (Bank Indonesia/BI 7 days repo reserve rate).

Tarif bunga sanksi administrasi pajak yang ditetapkan Kementerian Keuangan ini digunakan sebagai dasar untuk menghitung besar sanksi pajak yang akan dikenakan pada wajib pajak yang tidak memenuhi ketentuan perpajakan berlaku.

“Jadi, tarif sanksi denda ini akan berbeda-beda setiap bulannya tergantung besar tarif bunga sanksi administrasi pajak yang ditetapkan Menkeu.”

Berikut dasar perhitungan sanksi denda pajak terbaru:

1. Sanksi denda terkait Surat Pemberitahuan (SPT)

Rumus hitungannya:

(Tarif bunga sanksi pajak + 5% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada Wajib Pajak (WP) yang:

  • Melakukan pembetulan SPT sendiri dan membuat utang pajak jadi lebih besar
  • Kurang bayar karena pembetulan SPT Tahunan/Masa
  • Terlambat membayar PPh Pasal 29 SPT Tahunan
  • Terlambat membayar SPT Masa

2. Sanksi denda tidak melunasi SPT kurang bayar

Rumus hitungannya:

(Tarif bunga sanksi pajak + 10% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Note: Ulasan Lengkap PPh Pasal 29: Pengertian, Subjek, Tarif, Contoh dan Cara Bayar

3. Sanksi denda tidak melunasi pajak kurang bayar dan mendapat SKPKB

Rumus hitungannya:

(Tarif bunga sanksi pajak + 15% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada WP yang tidak melunasi pajak kurang bayar dan telah mendapatkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB).

4. Sanksi denda tidak lapor SPT dan mengisi SPT tidak benar

Untuk sanksi denda ini tidak menggunakan tarif fluktuatif yang mengacu pada suku bunga acuan BI.

Sanksi denda tidak lapor SPT atau mengisi SPT dengan tidak benar atau tidak lengkap, maupun melampirkan keterangan yang isinya tidak benar, sebesar 100% dari jumlah pajak yang kurang bayar saat pengungkapan pelaporan pajak tidak benar.

5. Sanksi administratif PPh PKP kurang bayar

Sanksi administratif berupa bunga yang ditetapkan Menteri Keuangan dihitung sejak terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak, bagian Tahun Pajak, atau Tahun Pajak hingga diterbitkannya Surat Tagihan (STP).

Temukan ketentuan terbaru tentang perpajakan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 pada e-Book “Susunan dalam Satu Naskah UU Perpajakan (UU Cipta Kerja)”.

E. Dilengkapi Fitur ‘Multi Users dan Multi NPWP’Unlimited dan Gratis!

Klikpajak.id juga dilengkapi dengan fitur Multi Users dan Multi Company (NPWP) yang semakin membuat aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak lebih efektif.

Fitur ‘Multi Users’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Sobat Klikpajak untuk dapat mengatur siapa saja cdan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses akun aplikasi Klikpajak.id di bawah nama perusahaan yang sama.

Sedangkan fitur ‘Multi Company/NPWP’ adalah fitur yang memungkinkan Sobat Klikpajak untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Lebih jelasnya, berikut cara kerja fitur Multi Users dan Multi Company.

eNofa Online: Cara Mendapatkan NSFP Melalui e Nofa Online

Data Sobat Klikpajak Terlindungi

Tenang, Sobat Klikpajak dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan aman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sebab Klikpajak.id sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standarisasi Internasional ISO (International Organization for Standardization) yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Sobat Klikpajak tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Karena Klikpajak merupakan aplikasi pajak berbasis web (web based) yang didukung dengan teknologi cloud, semakin memudahkan Sobat Klikpajak melakukan semua aktivitas perpajakan hanya dalam satu platform kapan pun dan di mana saja.

Baca Juga: Perbedaan e-Faktur Client Desktop, Web Based, Host to Host dan Penggunaannya

Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.

Melalui teknologi cloud, Sobat Klikpajak bisa menggunakan aplikasi tanpa harus mengunduh (download) dan memasang (install) aplikasi terlebih dahulu.

Sebab sistem cloud yang berbasis web ini memudahkan Sobat Klikpajak dalam mengakses data dan informasi melalui internet secara cepat.

eNofa Online: Cara Mendapatkan NSFP Melalui e Nofa OnlineKeamanan data adalah yang utama

Tim ‘Support’ Klikpajak by Mekari Siap Membantu Sobat Klikpajak!

“Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Sobat Klikpajak yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak dengan mudah.

Tinggal klik, semua urusan pajak Sobat Klikpajak selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Sobat Klikpajak dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif menghemat banyak waktu Sobat Klikpajak?

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Sobat Klikpajak. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan Sobat Klikpajak. Klikpajak by Mekari mengerti yang Sobat Klikpajak butuhkan.”

Cukup daftarkan email Sobat Klikpajak di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Sobat Klikpajak dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang dibayangkan.

Cara mendapatkan NSFP melalui eNofa online mudah, bukan?

Kini saatnya Sobat Klikpajak juga dapat mengetahui pemahaman tentang berbagai aktivitas pajak mulai dari cara menghitung, bayar dan lapor pajak secara komprehensif melalui Mekari University.

Asah kemampuan Sobat Klikpajak tentang perpajakan melalui kursus online di Mekari University, gratis!

Setelah menyelesaikan kursus online pajak ini, Sobat Klikpajak akan mendapatkan sertifikat dari Mekari University yang bisa menjadi portofolio Sobat Klikpajak di bidang perpajakan.

Karena belajar pajak itu mudah!

Tak perlu bayar, kemampuan pajak bisa bertambah melalui Kursus Pajak Online bersama Mekari University.

Jangan lupa, jika Sobat Klikpajak ingin lebih mudah melakukan pengelolaan pajak dan keuangan bisnis, gunakan aplikasi pajak online Klikpajak.id yang terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Ingin mengetahui bagaimana mudahnya kelola pajak dan laporan keuangan perusahaan, ikuti demo online Klikpajak Demo Jurnal. kami dapat menyesuaikan waktu Sobat Klikpajak.

Kategori : Perencanaan Pajak

PUBLISHED13 Apr 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: