Cara ‘Install’ Sertifikat Elektronik Pajak di e-Faktur

Sebagai salah satu syarat agar dapat menggunakan aplikasi e-Faktur dan e-Bupot adalah memiliki Sertifikat Elektronik. Sudah tahu cara instal Sertifikat Elektronik pajak? Cara pasang Sertifikat Elektronik pajak sangat mudah. Klikpajak by Mekari akan menunjukkan cara install Sertifikat Elektronik di eFaktur dan cara import Sertifikat Elektronik di e Faktur serta cara aktivasi Sertifikat Elektronik pajak di e-Faktur.

Cara instal Sertifikat Elektronik memang terbilang cukup mudah. Namun, bagi yang baru saja mengurus administrasi perpajakan, melakukan cara pasang Sertifikat Elektronik pajak akan jadi cukup membingungkan.

Atau, bahkan bagi yang sudah terbiasa urus pajak bisnis sekalipun, mengingat install Sertifikat Elektronik di eFaktur ini cukup jarang dilakukan, bisa jadi lupa bagaimana cara instal Sertifikat Elektronik pajak ini.

Jadi, tidak perlu khawatir atau bingung bagaimana cara instal dan import Sertifikat Elektronik di e Faktur hingga cara aktivasi Sertifikat Elektronik pajak lagi, karena Sobat Klikpajak akan menemukan caranya di sini.

Sertifikat Elektronik (Digital Certificate) adalah sertifikat bersifat elektronik yang memuat tanda tangan elektronik dan identitas yang menunjukkan status subjek hukum pada pihak dalam transaksi elektronik yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-20/PJ/2014 yang telah diubah dengan SE-69/PJ/2015.

Jika sudah mendapatkan digital certificate langkah yang harus Sobat Klikpajak lakukan adalah menginstalnya.

Berikut Klikpajak.id berikan langkah-langkah cara instal Sertifikat Elektronik pajak di eFaktur dan cara aktivasi Sertifikat Elektronik di e Faktur.

Tahu Fungsi Sertifikat Elektronik Sebelum Cara Instal Sertifikat Elektronik Pajak

Mungkin yang masih jadi pertanyaan adalah kenapa Wajib Pajak (WP), khususnya status pelaku usaha atau Pengusaha Kena Pajak (PKP) harus memiliki Sertifikat Elektronik?

Tak lain karena WP pengusaha atau PKP umumnya melakukan transaksi yang mengharuskan membuat Faktur Pajak di e-Faktur, maupun melakukan transaksi terkait Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23/26 yang mengharuskan membuat bukti potongnya di e-Bupot.

Guna menjaga keamanan (security) dalam pembuatan Faktur Pajak Online maupun Bukti Pemotongan secara elektronik itulah diperlukan Sertifikat Elektronik.

Jadi, Sertifikat Elektronik sebagai otentikasi pengguna layanan perpajakan secara elektronik yang disediakan oleh DJP.

Cara Instal Sertifikat Elektronik Pajak & Cara Pasang Sertifikat ElektronikIlustrasi install Sertifikat ELektronik

Baca Juga : Solusi ETAX 40001: eFaktur Error 40001 & Cara Mengatasi ETAX-40001

Apa saja Syarat Mengajukan Sertifikat Elektronik?

Apa saja syarat yang diperlukan untuk mendapatkan Sertifikat Elektronik ini tidak banyak.

Begitu juga cara mengajukan Sertifikat Elektronik ini tidaklah sulit.

Temukan di sini apa saja syaratnya, Berikut Syarat Mengajukan Sertifikat Elektronik

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Baca Juga : Cara Mudah Bayar Pajak Online di e-Billing

Cara Instal Sertifikat Elektronik

Berikut langkah-langkah mendapatkan dan cara menginstall Digital Certificate ini:

1. Bila permohonan permintaan Sertifikat Elektronik sudah disetujui oleh KPP, selanjutnya PKP akan mendapatkan pemberitahuan melalui email;

2. Masuk ke situs http://efaktur.pajak.go.id lalu login menggunakan kode aktivasi dan password yang diberikan oleh DJP;

Cara Instal Sertifikat Elektronik Pajak & Cara Pasang Sertifikat Elektronik

3. Pilih halaman Download Sertifikat Digital lalu klik tombol “Unduh”;

Cara Instal Sertifikat Elektronik Pajak & Cara Pasang Sertifikat Elektronik

4. Pilih folder penyimpanan file sertifikat pajak di PC/laptop;

Cara Instal Sertifikat Elektronik Pajak & Cara Pasang Sertifikat Elektronik

5. Klik dua kali pada file yang sudah disimpan untuk mengeksekusi dan memulai proses instalasi ke perangkat yang digunakan untuk mengakses aplikasi e-Faktur Klikpajak;

6. Sistem akan menampilkan layar Certificate Import Wizard dan ikuti langkah-langkahnya.

Cara Instal Sertifikat Elektronik Pajak & Cara Pasang Sertifikat Elektronik

7. Selanjutnya, Perusahaan harus mengimpor Sertifikat Elektronik yang diperoleh ke browser yang digunakan untuk mengakses situs e-NOFA.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Baca juga Cara Import atau Copy Database e-Faktur yang Mudah

Langkah-langkah Cara Import Sertifikat Elektronik

Berikut adalah cara import Sertifikat Elektronik di e Faktur ke browser:

Browser Chrome

1. Masuk ke menu “Pengaturan/Settings“, yang terletak pada kanan atas layar;

2. Scroll ke bawah lalu klik “More”, pilih “Kelola Sertifikat/Manage Certificates”;

Cara Instal Sertifikat Elektronik Pajak & Cara Pasang Sertifikat Elektronik

3. Selanjutnya, klik “Import” dan ikuti langkah-langkahnya.

Cara Instal Sertifikat Elektronik Pajak & Cara Pasang Sertifikat Elektronik

Browser Firefox

1. Klik tombol “Pilihan/Options“, yang berada pada menu kanan atas layar;

Cara Instal Sertifikat Elektronik Pajak & Cara Pasang Sertifikat Elektronik

2. Pilih tab “Privacy & Security” lalu klik “View Certificates“;

3. Selanjutnya, klik “Import” pada tab “Your Certificates” dan ikuti langkah-langkahnya.

Baca juga Langkah-langkah Cara Meminta Nomor Seri Faktur Pajak di eNofa DJP

Langkah-langkah Meminta NSFP

Bila telah selesai mengimpor Sertifikat Elektronik pajak ke browser, selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut untuk mengajukan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak online:

  1. Akses dan masuk ke https://efaktur.pajak.go.id/pkp/home;
  2. Klik tombol “Permintaan NSFP”;
  3. Pilih sertifikat elektronik yang baru saja di-import dari browser;
  4. Lakukan permintaan range Nomor Seri Faktur Pajak Anda.

 Note: Tata Cara Permohonan NSFP dengan e-Nofa Online

Jika sudah beres urusan install Sertifikat Elektronik, kini saatnya membuat Faktur Pajak di e-Faktur maupun membuat Bukti Potong PPh 23/26 di e-Bupot.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Baca juga Cara Download dan Update Sertifikat Elektronik

Temukan Cara Mudah Membuat e-Faktur dan e-Bupot

Setelah berhasil melakukan cara instal Sertifikat Elektronik pajak atau cara pasang Sertifikat Elektronik pajak dengan langkah-langkah cara install dan cara import Sertifikat Elektronik di e Faktur di atas, berikutnya Sobat Klikpajak sudah bisa menggunakan aplikasi e-Faktur maupun e-Bupot.

Lebih mudah kelola e-Faktur dan e-Bupot melalui aplikasi pajak online mitra resmi DJP, yakni Klikpajak.id.

Kenapa mengelola e-Faktur di Klikpajak sangat mudah?

Sobat Klikpajak dapat membuat Faktur Pajak elektronik dengan cara yang sangat simpel, karena fitur e-Faktur Klikpajak terintegrasi dalam satu platform.

Sehingga dapat mengelola Faktur Pajak Masukan, Pajak Keluaran, Pajak Retur, setor PPN Terutang hingga lapor SPT Masa PPN dengan sangat mudah.

Sudah tahu? Ada Cara Mudah & Cepat Rekonsiliasi Pajak

Kenapa mengelola bukti potong elektronik atau e-Bupot mudah di Klikpajak?

Bukan hanya membuat Faktur Pajak elektronik dan menyampaikan SPT Masa PPN dengan mudah di e-Faktur Klikpajak, melalui aplikasi Klikpajak ini pula Sobat Klikpajak akan menemukan cara yang praktis dalam membuat bukti potong dan pelaporan SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot Klikpajak.

Kemudahan membuat bukti pemotongan dan pelaporan pajak yang praktis di e-Bupot akan Sobat Klikpajak temukan, karena bukan hanya membuat bukti potong saja, tapi Anda sekaligus dapat membayar pemotongan pajaknya di aplikasi ini.

Temukan di sini Cara Kelola Bukti Potong Elektronik di e-Bupot Unifikasi

Sudah punya Akun Pajak Klikpajak? Segera nikmati kemudahan urus pajak bisnis hanya dalam satu langkah bersama Klikpajak by Mekari.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Kategori : Perencanaan Pajak

PUBLISHED26 Oct 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: