Ketahui Cara Pengembalian Nomor Seri Faktur Pajak Saat Akhir Tahun - Klikpajak

Ketahui Cara Pengembalian Nomor Seri Faktur Pajak Saat Akhir Tahun

Di setiap akhir tahun pajak, Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) yang tidak digunakan harus dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai dengan tempat Pengusaha Kena Pajak (PKP) dikukuhkan. NSFP tersebut dapat dilaporkan bersama dengan SPT Masa PPN bulan Desember pada tahun yang bersangkutan. Berikut ini beberapa informasi tentang Nomor Seri Faktur Pajak serta tata cara pengembaliannya yang harus Anda ketahui.

Pengertian Nomor Seri Faktur Pajak

NSFP merupakan nomor seri yang diberikan oleh DJP kepada PKP untuk penomoran Faktur Pajak yang berupa kumpulan angka, huruf, atau kombinasi angka dan huruf yang ditentukan oleh DJP. Sedangkan Faktur Pajak merupakan sebuah bukti dari pajak yang dipungut oleh PKP yang telah melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP). Setiap Faktur Pajak memiliki nomor seri yang diterbitkan oleh pemerintah yang artinya Faktur Pajak hanya dapat diperoleh dari KPP tempat PKP dikukuhkan.

Pentingnya Nomor Seri Faktur Pajak

Nomor Seri Faktur Pajak sangat penting dan dibutuhkan oleh setiap PKP dalam menerbitkan e-Faktur kepada lawan transaksi atau pembeli. Nomor Seri Wajib Pajak yang sah dan resmi adalah NSFP yang diterbitkan oleh DJP. Setiap PKP yang akan menerbitkan e-Faktur harus mengajukan permohonan NSFP terlebih dahulu. Cara pengajuannya terdapat dua pilihan yaitu secara langsung datang ke KPP terdaftar dan/atau secara online melalui e-Nofa.

Penggunaan dan Pengembalian Nomor Seri Faktur Pajak

Dengan adanya permohonan permintaan NSFP yang diajukan PKP kepada DJP, maka terdapat aturan yang mengikat terkait NSFP yang telah diterbitkan. Peraturan tersebut mewajibkan PKP untuk mengadministrasikan NSFP di setiap akhir tahun terutama NSFP yang tidak digunakan pada tahun tersebut. Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor 24 Tahun 2012 Pasal 10 Ayat 2, NSFP yang tidak digunakan dalam suatu tahun pajak tertentu harus dilaporkan ke KPP tempat PKP dikukuhkan bersamaan dengan SPT Masa PPN Masa Pajak bulan Desember tahun pajak yang bersangkutan dengan menggunakan formulir sebagaimana diatur dalam Lampiran IVF yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal Pajak tersebut. Tujuan Direktorat Jenderal Pajak mengatur pengembalian NSFP adalah untuk mencegah penyalahgunaan NSFP dan untuk mengawasi kerapian administrasi wajib pajak.

Tata Cara Pengembalian Nomor Seri Faktur Pajak

Pengembalian Nomor Seri Faktur Pajak yang tidak terpakai hanya dapat dilakukan secara manual dengan menyerahkan formulir Lampiran IVF PER-24/PJ/2012 ke loket di KPP.

  1. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengunduh Formulir Pengembalian NSFP Formulir Pengembalian NSFP.
  2. Selanjutnya Anda harus mengisi formulir tersebut secara lengkap dan benar serta jangan lupa untuk menandatanganinya.
  3. Setelah Anda mengisi formulir tersebut, Anda tinggal melaporkan langsung atau bisa juga Anda laporkan bersama dengan laporan SPT Masa PPN masa Desember.
  4. Pada saat pengembalian NSFP, Anda perlu merinci NSFP mana saja yang belum Anda gunakan dari masing-masing serial nomor. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan NSFP dan mengawasi kerapian administrasi Anda sebagai wajib pajak.
  5. Selain itu, Anda juga bisa meminta NSFP untuk tahun pajak selanjutnya, sebelum pergantian tahun. Sebagai contoh, menjelang akhir tahun 2018 Anda sudah dapat meminta NSFP yang baru untuk transaksi di awal tahun 2019.

Setelah pengembalian dilakukan maka PKP perlu menghapus atau meng-update penggunaan NSFP pada aplikasi e-Faktur. Anda dapat menghapusnya pada menu Referensi Nomor Faktur pada aplikasi e-Faktur tersebut. Hal ini harus Anda lakukan agar NSFP yang telah dikembalikan tidak muncul saat melakukan Rekam Faktur Pajak Keluaran tahun berikutnya. Nomor Seri Faktur Pajak yang telah dikembalikan tidak dapat digunakan kembali oleh PKP. Karena nomor tersebut akan dihapus dan akan menghasilkan keterangan Reject pada saat PKP memaksa melakukan upload dengan nomor yang dimaksud. Oleh karena itu, Anda harus hati-hati dan memastikan bahwa NSFP yang  Anda kembalikan adalah nomor yang benar-benar tidak terpakai. Dapatkan berbagai informasi seputar perpajakan secara lengkap dengan mengakses ke situs Klikpajak. Tidak hanya memberikan informasi dan pengetahuan tentang perpajakan secara lengkap, Klikpajak juga dapat menjadi aplikasi yang membantu Anda untuk bayar dan lapor pajak lebih mudah. Coba Klikpajak sekarang juga!


PUBLISHED28 Dec 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: