Cara Meminta Nomor Seri Faktur Pajak Online melalui e-Nofa - Klikpajak

Cara Meminta Nomor Seri Faktur Pajak Online melalui e-Nofa

Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) merupakan nomor seri yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk Pengusaha Kena Pajak (PKP). Nomor Seri Faktur Pajak merupakan salah satu syarat dalam pembuatan faktur pajak. NSFP tersebut dikeluarkan secara resmi melalui mekanisme khusus penomoran faktur pajak.

Perlu diketahui, jumlah nomor faktur pajak yang dapat diminta wajib pajak tergantung dari jumlah invoice atau faktur komersial yang diterbitkan dalam 3 (tiga) bulan terakhir. Pelajari lebih lanjut mengenai cara meminta Nomor Seri Faktur Pajak lewat e-nofa dalam uraian berikut ini.

Ketentuan Meminta Nomor Seri Faktur Pajak Online

Menurut PENG-4/PJ.02/2014 yang ditetapkan oleh Ditjen Pajak sebagai jawaban seputar tata cara Meminta Nomor Seri Faktur Pajak, berikut adalah tata cara pembetulan dan penggantian, dan tata cara pembatalan faktur pajak dan perubahannya.

  1. Pengusaha Kena Pajak (PKP) diharuskan membuat Faktur Pajak dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) yang terdiri dari 16 digit. Rinciannya 2 digit Kode Transaksi, 1 digit Kode Status, dan 13 digit nomor Faktur Pajak yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
  2. NSFP dapat diperoleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) sesuai tata cara yang telah ditentukan. Contoh: untuk tahun 2018, nomor faktur pajak akan dimulai dari 18.00000001 dan seterusnya.
  3. Nomor faktur pajak yang digunakan untuk penerbitan Faktur Pajak dalam tahun yang sama dengan 2 digit tahun penerbitan yang tertera dalam NSFP.

Seperti telah diuraikan di atas, kini untuk memudahkan wajib pajak, selain di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat PKP dikukuhkan, wajib pajak juga dapat melakukan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak online melalui e-NOFA Pajak.

Elektronik Nomor Faktur Online (e-Nofa) merupakan aplikasi yang disediakan DJP bagi wajib pajak untuk melakukan permintaan nomor faktur pajak secara online. Kehadiran e-NOFA sangat mempermudah Pengusaha Kena Pajak (PKP) dalam meminta NSFP yang sebelumnya dilakukan secara manual.

Cara mudah meminta NSFP Online adalah dengan mengakses situs e-Nofa pajak dari DJP di http://efaktur.pajak.go.id dan memiliki sertifikat digital.

Note: Kemudian, Adakah Versi E-Nofa Terbaru yang Harus Diunduh?

Persyaratan Menggunakan Aplikasi e-Nofa

E-nofa adalah aplikasi yang disediakan oleh Ditjen Pajak dari tahun 2013, guna memudahkan pengawasan sekaligus pencegahan pada faktur pajak ilegal.

Kasus faktur pajak ilegal menimbulkan masalah besar bagi negara karena dapat merugi hingga triliunan rupiah per tahun. Maka dari itu, kini terdapat faktur pajak yang berbasis digital.

Dalam permintaan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) secara online, hanya dapat dilakukan melalui e-Nofa Online. Sebelum menggunakan aplikasi e-Nofa Online, terlebih dahulu Anda harus memenuhi beberapa persyaratan berikut ini:

1. Terdaftar & Dikukuhkan Sebagai PKP

Wajib pajak yang ingin menggunakan aplikasi e-Nofa harus menjadi wajib pajak yang telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak dan memiliki akun PKP. Pengusaha Kena Pajak adalah pengusaha yang memiliki perusahaan dengan omzet di atas Rp4,8 Miliar per tahun.

PKP adalah sebutan bagi pengusaha yang berbisnis menjual Barang Kena Pajak (BKP) dan Jasa Kena Pajak (JKP) yang dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Ketentuan ini telah diatur dalam Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (UU PPN) Tahun 1984. Dalam pengertian hematnya, Pengusaha Kena Pajak merupakan badan atau perseorangan yang menjual barang atau jasa dengan pengenaan PPN.

Persyaratan Pengajuan sebagai PKP:

  1. Menerima atau mendapatkan omzet dalam setahun mencapai Rp4,8 Miliar.
  2. Dinyatakan lulus survei yang dilakukan KPP atau KP2KP.
  3. Telah melengkapi dokumen yang disyaratkan untuk pengajuan PKP.

Pengusaha yang memiliki perusahaan di bawah omzet tersebut, maka dapat memilih menjadi PKP atau pengusaha Non-PKP.

2. Memiliki Sertifikat Elektronik Pajak

Telah memiliki sertifikat elektronik yang sebelumnya telah diajukan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Anda terdaftar dan telah disetujui DJP. Masa berlaku sertifikat digital adalah 2 tahun sejak diberikan. PKP dapat meminta sertifikat digital baru sebelum kadaluarsa.

Sertifikat elektronik pajak adalah sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat tanda tangan elektronik dan identitas yang menujukkan status subjek hukum para pihak dalam Transaksi Elektronik yang dikeluarkan oleh penyelenggara sertifikasi elektronik.

Sertifikat elektronik ini diberikan kepada PKP sebagai bukti otentifikasi pengguna layanan pajak elektronik berupa:

  1. Layanan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak melalui laman (website) yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.
  2. Penggunaan aplikasi atau sistem elektronik yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk pembuatan e-Faktur Pajak.

Sertifikat elektronik pajak berisikan tanda tangan digital beserta identitas wajib pajak yang resmi dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Anda dapat langsung mengunduh dan memasang sertifikat elektronik pajak pada laptop atau komputer Anda.

3. Kode Aktivasi dan Password

Pengusaha kena Pajak harus mempunyai kode aktivasi beserta password yang diberikan oleh DJP.

Perbedaan Mengajukan NSFP Offline & Online

Karena kewenangan untuk mengeluarkan NSFP ada di tangan DJP, maka PKP harus meminta NSFP kepada DJP. Untuk minta nomor seri faktur pajak ini, PKP harus melalui beberapa proses.

Jika zaman dahulu, Anda harus meminta NSFP secara langsung datang ke KPP dan mengajukan permohonan NSFP secara offline, kini Anda bisa mengajukannya secara online lewat aplikasi e-Nofa.

Di bawah ini adalah perbedaan antara cara minta nomor faktur pajak secara offline dan online.

1. Cara Mengajukan NSFP Secara Offline

Sebelum adanya e-faktur, Anda harus meminta NSFP ke KPP. Di bawah ini:

  1. Anda harus mengajukan surat permohonan kode aktivasi dan password ke KPP tempat PKP dikukuhkan. Surat permohonan ini harus diisi lengkap dan disampaikan kembali ke KPP.
  2. Pastikan Anda telah melaporkan SPT Masa PPN untuk 3 masa pajak terakhir yang telah jatuh tempo secara berurutan pada tanggal PKP mengajukan permintaan NSFP.
  3. Kode aktivasi dan password diberikan kepada PKP yang telah memenuhi syarat, antara lain:
    • Sudah melakukan registrasi ulang PKP oleh KPP tempat PKP dikukuhkan berdasarkan Peraturan Ditjen Pajak No.PER-05/PJ/2012.
    • PKP telah melakukan verifikasi berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No.73/PMK.03/2012
  4. Setelah PKP telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah tersebut, maka berikut ini hal-hal yang wajib dilakukan oleh KPP:
    • KPP wajib menerbitkan surat pemberitahuan kode aktivasi yang sudah ditandatangani kepala seksi pelayanan atas nama kepala KPP. Di mana, surat tersebut bisa dikirimkan melalui kantor pos/kurir yang dimasukan dalam amplop tertutup ke alamat PKP.
    • Kemudiam, KPP akan mengirimkan password melalui e-mail ke alamat email PKP yang tertera di surat permohonan kode aktivasi dan password yang dibuat oleh PKP.
  5. Setelah menerima kode aktivasi dan password, Anda bisa meminta NSFP dengan formulir yang sudah disediakan oleh KPP.

2. Cara Mengajukan NSFP Secara Online lewat e-Nofa

Selain mendatangi langsung Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat PKP dikukuhkan, sebagai wajib pajak Anda juga dapat mengajukan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) secara online melalui aplikasi e-Nofa.

Berikut ini adalah penjelasan cara meminta nomor seri faktur pajak dengan mengunduh sertifikat elektronik e-faktur.

a. Browser Chrome

  1. Masuk ke menu “Pengaturan/Settings“, yang terletak pada kanan atas layar
  2. Daftar “Pengaturan”, klik “Pengaturan Lanjutan/Advanced Settings” di bawah
  3. Kemudian Anda klik “Kelola Sertifikat/Manage Certificates
  4. Selanjutnya, klik “Impor” dan ikuti langkah-langkahnya

b. Browser Firefox

  1. Klik tombol “Pilihan/Options“, yang berada pada menu kanan atas layar
  2. Pilih menu “Lanjutan/Advanced” dan klik tab “Sertifikat/Certificates
  3. Selanjutnya, pada tab “Sertifikat Anda/Your Certificates, dan klik Import

Langkah Meminta Nomor Seri Faktur Pajak melalui e-Nofa Online

Setelah selesai melakukan proses impor sertifikat elektronik Anda, segera akses dan masuk pada situs e-Nofa Online untuk mengajukan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak online.

  1. Akses dan login pada situs e-Nofa Online efaktur.pajak.go.id/pkp/home
  2. Setelah masuk website, klik pada tombol “Permintaan NSFP
  3. Pilih sertifikat elektronik yang baru saja Anda impor dari browser
  4. Lakukanlah permintaan rentang Nomor Seri Faktur Pajak Anda

Sulit Login ke e-Nofa? Begini Solusinya

Berbagai penyebab menjadi alasan utama kenapa para wajib pajak gagal login pada aplikasi e-Nofa.

Pertama-tama, terdapat kesalahan saat memasukan password dan username, maka dari itu, simpan baik-baik mengenai kedua hal tersebut. Hal yang dapat dilakukan adalah mengecek email dari efaktur@pajak.go.id.

Namun jika sudah pernah diganti, Anda dapat mengklik tombol “lupa password”, kemudian Anda akan iminta mengisi NPWP dan selanjutnya akan mendapat email untuk perbaruan password. 

Selain itu, server juga dapat menjadi masalah kenapa Anda tidak dapat login e-Nofa, antara sedang diperbaiki atau memang sedang down. Jika hal ini terjadi, mau tidak mau, Anda perlu menunggu hingga dapat diakses kembali.

Laporkan SPT PPN Anda Segera Bersama Klikpajak

Setelah mengetahui dan memahami mudahnya cara meminta Nomor Seri Faktur Pajak melalui aplikasi e-Nofa, sebagai Pengusaha Kena Pajak, Anda akan merasakan banyak keuntungannya. Baik dari segi waktu maupun biaya dalam mengurus permohonan Nomor Seri faktur Pajak.

NSFP disertakan dalam penerbitan faktur pajak yang wajib diurus oleh Pengusaha Kena Pajak dalam segala transaksinya. Selain itu, Pengusaha Kena Pajak juga diwajibkan melaporkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang telah dicantumkan di dalam faktur pajak.

Penyampaian faktur pajak melalui eFaktur merupakan terobosan DJP untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) dalam melaporkan jumlah pajak yang harus dibayarkan.

Anda tidak perlu lagi mengantre untuk membuat faktur pajak dan melakukan pelaporan SPT Masa PPN. Tata cara pembuatan faktur pajak elektronik dan pembuatan SPT Masa PPN secara prosedur sama dengan tata cara pembuatan faktur pajak dan SPT Masa PPN manual. S

ecara umum, tahapan yang harus dilalui adalah: Register Aplikasi, Registrasi User, Administrasi Faktur dan Pembuatan SPT Masa PPN.

Pembayaran dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) baik Masa maupun Tahunan, dapat dilakukan melalui Klikpajak. Layanan Perpajakan Klikpajak membantu para Pengusaha Kena Pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakan secara mudah, cepat, dan praktis.

Segera penuhi kewajiban pajak Anda dan dapatkan Bukti Penerimaan Elektronik yang SAH dan GRATIS selamanya. Daftarkan diri Anda sekarang juga di sini!



PUBLISHED09 Jan 2020
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: