Contoh Perhitungan Pajak Toko Bagi Pengusaha - Klikpajak

Contoh Perhitungan Pajak Toko Bagi Pengusaha

Jika Anda adalah pengusaha toko, wajib hukumnya bagi Anda untuk mengetahui pajak toko yang harus dipenuhi. Sudahkah Anda mengetahui kewajiban perpajakan yang harus dipenuhi? Artikel ini akan membahas mengenai pengenaan pajak usaha toko, beserta contoh perhitungan pajaknya yang akan membantu Anda dalam memahami lebih lanjut mengenai pajak toko.

Ketentuan Perhitungan Pajak Toko

Berikut ini adalah ketentuan, beserta contoh perhitungan pajak berdasarkan penghasilan yang diperoleh.

Penghasilan Bruto di bawah Rp4,8 Miliar per tahun

Ketentuan perhitungan pengenaan pajaknya adalah sebagai berikut:

  • Berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018, pelaku usaha toko online dengan perolehan penghasilan bruto di bawah Rp4,8 Miliar dikenakan tarif 0,5% dari penghasilan bruto.
  • Wajib pajak diharuskan untuk memberitahukan dan melaporkan Peredaran Bruto yang diperoleh, paling lama 3 bulan sejak awal tahun pajak.
  • Penyetoran Pajak Terutang dilakukan setiap bulan atau setiap masa pajak.
  • Wajib pajak tidak perlu melaporkan atas pembayaran setiap bulannya.

Penghasilan Bruto di atas Rp4,8 Miliar per tahun

Ketentuan perhitungan pajaknya adalah sebagai berikut:

  • Dasar Pengenaan Pajak (DPP) adalah nilai Penghasilan Kena Pajak sesuai dengan pembukuan.
  • Pengenaan tarif pajak progresif untuk wajib pajak orang pribadi:
s.d. Rp50.000.000 5%
>Rp50.000.000 s.d. Rp250.000.000 15%
>Rp250.000.000 s.d. Rp500.000.000 25%
Di atas Rp500.000.000 30%
  • Tarif pajak Badan untuk wajib pajak badan.

Penghasilan Bruto > Rp4.8 Miliar < Rp50 M

= 50% x Tarif x [(4.8 M ÷ Bruto)  x Penghasilan Kena Pajak] + Tarif (Penghailan Kena Pajak – [(4.8 M ÷ Bruto) x Penghasilan Kena Pajak)]

  • Rumus Perhitungan Pajak Terutang: (Penghasilan kena Pajak – Penghasilan Tidak Kena Pajak) x Tarif Pajak
  • Penyetoran PPh Pasal 25 dilakukan setiap bulan. Laporan pajak masa atau bulanan diwajibkan hanya jika pada masa tersebut tidak terdapat penyetoran pajak.
  • Jumlah pajak terutang dihitung kembali pada SPT Tahunan PPh Pasal 29 untuk menghitung pajak terutang yang sebenarnya.

Pengusaha Kena Pajak

Pajak terutang: Tarif 10% x Harga jual / penggantian

*Harga jual / penggantian merupakan Dasar Pengenaan Pajak sesuai UU PPN

  • Pajak terutang wajib dipungut oleh Pengusaha Kena Pajak. Wajib pajak yang telah mencapai penghasilan di atas Rp4.8 Miliar, wajib dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP).
  • Penyetoran Pajak wajib dilakukan setiap bulan dengan melampirkan laporan PPN setiap bulannya paling lambat akhir bulan berikutnya.

 

Contoh Perhitungan Pajak Toko

Perhitungan Pajak Toko

Pemerintah telah menetapkan penurunan tarif PPh Final untuk UMKM dari 1% penghasilan bruto menjadi 0,5% dari penghasilan bruto dan bersifat final. Ketetapan ini telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018 dan mulai diberlakukan pada tanggal 1 Juli 2018. Peraturan Pemerintah ini diterbitkan sebagai masa pembelajaran bagi Wajib Pajak (WP) yang memiliki peredaran bruto tertentu untuk dapat menyelenggarakan pembukuan sebelum dikenai Pajak Penghasilan (PPh)dengan rezim umum. Sehingga Wajib Pajak akan lebih mudah dalam melaksanakan dan memenuhi kewajiban perpajakan.

Misalnya, Anda meraup omzet penjualan sebesar Rp15.000.000 dalam satu bulan. Berikut adalah contoh perhitungan pajak yang harus dibaayrkan: 

PPh Final / 0.5% x Omzet dalam satu bulan

= 0.5% x Rp 15.000.000

= Rp 75.000

Maka, pajak penghasilan final yang harus Anda bayar dan lunasi adalah sebesar Rp75.000

 

Cara Pelunasan PPh Final 0,5%

Wajib Pajak yang berpenghasilan tidak lebih dari Rp4,8 Miliar setahun, menyetor sendiri setiap Masa Pajak berdasarkan jumlah peredaran bruto Masa Pajak sebelumnya, paling lama tanggal 15 bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir. Pemungut pajak Wajib Pajak adalah pihak berwenang yang telah ditunjuk. PPh Final dibayarkan ke kantor pos atau bank yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP) yang telah tervalidasi dengan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN). Atau lebih mudah dan praktis dapat dibayarkan melalui ATM.

Klikpajak merupakan salah satu Aplikasi Penyedia Jasa (ASP) mitra resmi Dirjen Pajak. Layanan perpajakan online ini menyediakan berbagai informasi perpajakan terbaru yang dapat membantu wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Klikpajak membantu meringankan beban Anda menghitung, menyetor, dan melaporkan pajak dengan mudah, cepat, praktis. Gabung dan daftarkan akun Klikpajak Anda sekarang!

Kategori : Perhitungan

PUBLISHED23 Jul 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: