Kelebihan Aplikasi E-Faktur dan Tips Agar Pemula Mudah Menggunakannya

Kelebihan Aplikasi E-Faktur dan Tips Agar Pemula Mudah Menggunakannya

Penggunaan e-Faktur saat ini adalah sebuah kewajiban bagi PKP (Pengusaha Kena Pajak). Hal ini telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Pasal 11 Peraturan Direktur Jenderal Pajak (DJP) Nomor PER-16/PJ/2014. Oleh karena itu, semua PKP haruslah melakukan adaptasi penggunaan fitur online. DJP terus berinovasi demi mewujudkan good governance dengan meluncurkan berbagai fitur online pajak yang memudahkan masyarakat dalam melakukan pelaporan dan pembayaran pajak. Salah satunya lewat aplikasi e-Faktur. Sebenernya apa saja kelebihan aplikasi e-Faktur ini, dan fitur-fitur terbaru pada aplikasi e-Gaktur versi 2.1 dan bagaimana tips untuk Anda yang pemula dalam menggunakan aplikasi ini? Baca penjelasan di bawah ini.

Kelebihan Aplikasi E-Faktur

Bagi Anda yang masih bertanya-tanya mengapa aplikasi ini diwajibkan oleh pemerintah untuk digunakan bagi seluruh Wajib Pajak, maka Anda perlu mengetahui kelebihan-kelebihan e-Faktur berikut ini:

  1. Penjual tak perlu repot membubuhkan tanda tangan karena sudah ada tanda tangan elektronik, hemat waktu karena dapat mendapatkan Nomor Seri Faktur Pajak tanpa harus datang ke KPP, mengurangi penggunaan kertas dan yang paling penting adalah terhindar dari faktur pajak tidak lengkap karena semua data di e-Faktur langsung terverifikasi oleh DJP.
  2. Pembeli terlindungi dari penyalahgunaan faktur pajak tidak sah lantaran e-Faktur dilengkapi dengan keamanan berupa QR code yang dapat di verifikasi dengan cara di-scan. Sehingga, PKP pembeli mendapatkan kepastian bahwa PPN yang dibayarkan oleh pembeli datanya telah dilaporkan ke DJP oleh penjual.
  3. DJP mendapatkan kendali penuh secara real time atas semua faktur pajak yang di-upload dan dilaporkan oleh para PKP. Sehingga risiko penyalahgunaan faktur pajak oleh PKP yang nakal dapat diminimalisir.

Fitur yang Terdapat Pada Aplikasi E-Faktur

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus berinovasi dengan aplikasi maupun web server. Salah satunya yang terus dilakukan peningkatan adalah aplikasi e-Faktur. Saat ini DJP telah menyediakan aplikasi e-Faktur pajak versi 2.1 yang dapat diunduh di alamat https://efaktur.pajak.go.id/aplikasi. Aplikasi tersebut dirancang demi meningkatkan kualitas layanan perpajakan bagi para Pengusaha Kena Pajak (PKP). Aplikasi e-Faktur versi 2.1 ini memperbaiki aplikasi sebelumnya antara lain:

  1. Gagal impor data faktur yang berasal dari cabang pada aplikasi pusat.
  2. Tidak bisa melakukan retur faktur pajak sebelum berlakunya e-Faktur (Non E-tax).
  3. Pajak masukan yang terekam ganda pada saat melakukan penggantian, dan berhasil pada saat upload faktur sehingga menyebabkan data di SPT pajak ganda.
  4. Gagal cetak faktur pajak melalui aplikasi client.
  5. Heap Memory Space pada saat membuat file SPT karena data yang besar.

Adapun fitur terbaru yang akan ditambahkan pada aplikasi e-Faktur antara lain:

  1. Field baru untuk memasukkan nomor identitas (NIK atau nomor paspor) dalam hal lawan transaksi tidak memiliki NPWP.
  2. Penambahan fungsi ekspor data Retur Dokumen Lain Pajak Keluaran dan Retur Dokumen Lain Pajak Masukan.
  3. Penambahan validasi wajib pilih Restitusi atau Kompensasi pada saat pembuatan SPT PPN yang statusnya lebih bayar.
  4. Fitur watermark “BATAL” atau “DIGANTI” pada saat download file PDF faktur yang telah dibatalkan atau diganti.

Tips Kemudahan bagi Pengguna Awal Aplikasi

  1. Menyiapkan Berkas Secara Lengkap

Sebelum Anda dapat mengunduh aplikasi e-Faktur, Anda diwajibkan untuk menyiapkan beberapa berkas terlebih dahulu untuk keperluan administrasi. Anda perlu melengkapi beberapa berkas ke KPP terdekat untuk kemudian mendapatkan nomor e-FIN yang kemudian dapat Anda gunakan dalam melakukan registrasi. Pastikan Anda mengecek seluruh berkas yang dibutuhkan agar memudahkan Anda dalam mengurus.

  1. Melakukan Registrasi

Setelah Anda melakukan pemberkasan secara lengkap, jangan lupa untuk melakukan registrasi secara online terlebih dahulu. Yaitu dengan melakukan akses pada web e-Nofa agar dapat selanjutnya melakukan pelaporan e-Faktur dan mendowload aplikasi e-Faktur.

  1. Software dan Spesifikasi Komputer

Setelah masalah administrasi Anda selesaikan, Anda perlu mengetahui bahwa aplikasi e-Faktur hanya dapat diunduh dan diakses pada komputer yang compatible yaitu Anda harus memastikan software dan hardware aplikasi Anda sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi aplikasi e-Faktur.

  1. Data

Setelah Anda memastikan bahwa komputer Anda mampu mengakses aplikasi e-Faktur, hal yang paling penting Anda siapkan adalah data faktur, dikarenakan dalam membuat laporan e-Faktur, aplikasi akan mengakses secara otomatis data-data Anda yang dibutuhkan dalam pembuatan faktur.

Berikut tadi ulasan lengkap dan tips bagi Anda pengguna awal aplikasi e-Faktur yang sangat mudah dan membantu Anda dalam melakukan pelaporan pajak. Ayo biasakan diri menjadi masyarakat yang tertib dalam pelaporan pajak dengan pemanfaatan teknologi. Selamat mencoba!


PUBLISHED17 Oct 2018
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: