Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

Cara Rekonsiliasi Pajak Masukan Lebih Mudah & Cepat

Mengecek satu per satu dari ratusan bahkan ribuan faktur atau invoice dari transaksi pembelian barang dan jasa kena pajak untuk melakukan rekonsiliasi Pajak Masukan? Itu sih cara lama yang menyita banyak waktu dan tenaga. Kini Anda dapat melakukan rekonsiliasi Pajak Masukan otomatis lebih praktis melalui e-Faktur Klikpajak yang langsung menarik data dari laporan keuangan online.

Lalu, bagaimana cara rekonsiliasi Pajak Masukan di eFaktur? Klikpajak by Mekari akan menunjukkan langkah-langkah cara praktis rekonsiliasi Pajak Masukan untuk memudahkan pengelolaan Faktur Pajak elektronik atau e-Faktur Anda.

Sebagai Wajib Pajak (WP), baik WP Badan maupun WP Pribadi yang berstatus Pengusaha Kena Pajak (PKP), tentu tidak akan terlepas dari aktivitas transaksi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ataupun Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) berupa Faktur Pajak Keluaran dan Faktur Pajak Masukan.

Faktur Pajak Keluaran merupakan transaksi PPN maupun PPnBM ketika PKP menjual Barang Kena Pajak (BKP) dan/atau Jasa Kena Pajak (JKP). Sedangkan pada saat PKP tersebut membeli BKP/JKP, maka transaksinya menjadi Faktur Pajak Masukan.

Keduanya, baik Faktur Pajak Keluaran maupun Faktur Pajak Masukan harus dilakukan rekonsiliasi pajak setiap bulannya (Masa Pajak) sebelum menghitung PPN terutang dan menyetorkannya serta melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN.

Begini gambaran Pajak Masukan:

Contoh kasus 1,

PT AAA merupakan WP Badan PKP bergerak di industri tekstil. Pada 1 November 2021 membeli bahan baku tekstil dari PT BBB.

Dari transaksi tersebut, PT AAA menerima bukti pembelian atau invoice dan Faktur Pajak Keluaran yang diterbitkan PT BBB.

Faktur Pajak yang diberikan PT BBB tersebut, menjadi Faktur Pajak Masukan bagi PT AAA.

Contoh kasus 2,

Pak Kelik sebagai WP Pribadi berstatus PKP membeli perangkat mesin giling untuk usahanya pada 1 November 2021 dari CV DDD.

Kemudian Pak Kelik menerima invoice dan Faktur Pajak Keluaran dari CV DDD. Faktur Pajak yang dibuat oleh CV DDD ini menjadi Faktur Pajak Masukan bagi Pak Kelik.

Mengingat rekonsiliasi pajak merupakan agenda wajib setiap bulannya, sudah seharusnya aktivitas yang satu ini dilakukan dengan cara yang efektif.

Melalui fitur rekonsiliasi Pajak Masukan Klikpajak.id, melakukan rekonsiliasi Pajak Masukan jadi lebih mudah dan cepat karena sistem e-Faktur Klikpajak terintegrasi dengan akuntansi online Jurnal.id.

Penjelasan selengkapnya seputar rekonsiliasi Pajak Masukan dan cara rekonsiliasi Faktur Masukan yang praktis melalui fitur rekonsiliasi pajak dari Klikpajak.id, terus simak ulasan berikut ini.

Apa itu Rekonsiliasi Pajak Masukan?

Seperti yang sudah disinggung di atas, selain rekonsiliasi Pajak Keluaran, juga ada rekonsiliasi Pajak Masukan yang artinya mencocokkan data Pajak Masukan.

Jadi, rekonsiliasi Pajak Masukan adalah proses mencari perbedaan antara nilai transaksi yang ada pada Faktur Pajak Masukan dengan nilai transaksi yang terdapat pada invoice pembelian (Faktur Pembelian).

Rekonsiliasi Pajak Masukan diperlukan untuk mencocokkan data antara Faktur Pajak Masukan dengan Faktur Pembelian atau invoice.

Apa tujuan rekonsiliasi Pajak Masukan?

Dari penjelasan apa itu rekonsiliasi Pajak Masukan, maka pada dasarnya rekonsiliasi Faktur Masukan ini bertujuan untuk menyamakan transaksi pembelian yang tercatat di laporan keuangan dan transaksi Faktur Pajak Masukan yang tercatat di e-Faktur.

Baca juga tentang regulasi pajak terbaru dalam Deret Poin Penting Perubahan Regulasi Pajak di UU HPP

Bagaimana Proses Rekonsiliasi Pajak Masukan?

Proses rekonsiliasi Pajak Masukan tak ubahnya seperti melakukan rekonsiliasi Pajak Keluaran. Bedanya, pastinya yang direkonsiliasi adalah Faktur Pajak Masukan dengan Faktur Pembelian.

Jika rekonsiliasi Pajak Keluaran, maka yang dicocokkan datanya adalah Faktur Penjualan dengan Faktur Pajak Keluaran.

Sedangkan dalam proses rekonsiliasi Pajak Masukan, maka yang dilakukan pencocokan data adalah antara Faktur Pembelian dan Faktur Pajak Masukan.

Setidaknya, setiap data yang ada pada Faktur Pembelian dengan Faktur Pajak Masukan harus sama atau ada kecocokan, baik yang tertera pada invoice atau Faktur Pembelian dengan Faktur Pajak Masukan, di antaranya:

  • Nama, Alamat dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Nomor invoice atau Faktur Pembelian
  • Jumlah nominal transaksi
  • Tanggal transaksi
  • Dan detail transaksi lainnya

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

Baca Juga : Solusi ETAX 40001: eFaktur Error 40001 & Cara Mengatasi ETAX-40001

Pentingnya Rekonsiliasi Pajak Masukan Otomatis

Namanya juga mencocokkan data, artinya berapapun jumlah Faktur Pajak Masukan dan Faktur Pembelian harus bisa dipastikan sesuai.

Bisa dibayangkan jika jumlah Faktur Masukan dan Faktur Pembelian yang direkonsiliasi bukan lagi ratusan, tapi ribuan atau puluhan ribu bahkan mencapai ratusan ribu.

Tentu proses rekonsiliasi ini jadi aktivitas yang sangat menyita banyak waktu dan tenaga jika dilakukan secara manual.

Untuk itulah dibutuhkan fitur yang dapat membantu memudahkan proses rekonsiliasi Faktur Masukan dan Faktur Pembelian dengan mudah dan cepat.

Semua kemudahan melakukan rekonsiliasi Faktur Masukan dan Faktur Pembelian dapat Anda temukan hanya di Klikpajak.id.

Sebab melalui fitur rekonsiliasi Pajak Masukan otomatis Klikpajak, Anda dapat dengan mudah menemukan perbedaan data dan melakukan tindakan yang diperlukan seperti meng-upload Faktur Pajak Masukan ataupun mengubah data yang sesuai antara Pajak Masukan dan Faktur Pembelian.

Ketahui juga di sini Cara Rekonsiliasi Pajak Keluaran Otomatis di e-Faktur Klikpajak.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Mulai Melakukan Rekonsiliasi Pajak Masukan di e-Faktur Klikpajak

Seperti yang sudah diuraikan di atas, dengan fitur rekonsiliasi otomatis di Klikpajak.id, artinya Anda dapat mencocokkan data Faktur Pajak Masukan yang ada di e-Faktur dengan data Faktur Pembelian yang ada di laporan keuangan online Jurnal.id.

Melalui fitur rekonsiliasi Pajak Masukan otomatis di Klikpajak ini, Anda dapat dengan mudah melakukan berbagai kebutuhan dalam proses rekonsiliasi faktur ini, seperti:

  • Rekonsiliasi Faktur Masukan dengan Faktur Pembelian dari Jurnal

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk melakukan rekonsiliasi pajak Pajak Masukan tentunya Anda harus sudah melakukan aktivitas pembukuan di akuntansi online Jurnal by Mekari.

Pada saat akan melakukan proses rekonsiliasi Pajak Masukan, Anda harus masuk/login ke akun pajak Klikpajak Anda.

  • Manual Rekonsiliasi

Jika terdapat perbedaan data antara Faktur Pembelian dan Faktur Masukan, misalnya selisih nilai karena perbedaan pembulatan desimal antara pihak bagian accounting dan perpajakan, pengguna dapat melakukan rekonsiliasi manual.

  • Download Rekonsiliasi Data

Anda juga dapat mengunduh hasil rekonsiliasi dalam format excel.

  • Update Rekonsiliasi Data

Selain itu, Anda juga dapat menarik ulang data Faktur Pembelian dari Jurnal.id, sehingga Anda dapat mengetahui jika ada perubahan data di Faktur Pembelian atau Faktur Masukan.

  • Mencari & Cocokkan Faktur Masukan

Ketika ada transaksi tidak ditemukan yang mungkin disebabkan karena Faktur Masukan dibuat dengan Masa Pajak yang berbeda dengan tanggal transaksi, Anda tetap bisa melakukan rekonsiliasi manual dengan fitur Cari & Cocokkan Faktur.

  • Bulk Upload Faktur Masukan

Pada rekonsiliasi, Anda dapat mengupload Faktur Masukan yang sudah terekonsiliasi ke server DJP secara bulk.

  • Membatalkan Rekonsiliasi

Apabila Anda ingin melakukan perubahan data pada Faktur Masukan yang sudah terekonsiliasi, Anda harus membatalkan status rekonsiliasinya terlebih dahulu.

Baca juga tentang Pembuatan Faktur Pajak Masukan dan Regulasinya

Hal ini untuk mencegah perubahan data pada transaksi yang sudah terekonsiliasi.

Klikpajak.id akan menunjukkan satu persatu proses dalam melakukan rekonsiliasi Pajak Masukan di e-Faktur.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

A. Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan dengan Faktur Pembelian dari Jurnal

Setelah login ke akun Klikpajak Anda, berikutnya Anda tinggal mengikuti langkah-langkah yang mudah berikut ini:

1. Masuk ke halaman rekonsiliasi melalui menu “E-Faktur”, lalu pilih “Rekonsiliasi”.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

2. Anda akan diarahkan ke halaman “Daftar Rekonsiliasi”. Halaman ini menampilkan daftar transaksi yang sudah pernah dilakukan rekonsiliasi sesuai dengan Masa Pajaknya.

Kemudian klik tombol “Mulai Rekonsiliasi” dan pilih “Faktur Masukan”.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

3. Anda akan diarahkan ke halaman rekonsiliasi Faktur Masukan. Pilih Masa Pajak yang ingin Anda rekonsiliasi.

4. Pilih jenis PPN dan PPnBM yang tercatat pada Faktur Pembelian di Jurnal.id, lalu klik tombol “Mulai Rekonsiliasi”.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

5. Sistem Klikpajak akan menarik transaksi pembelian yang tercatat di Jurnal sesuai dengan jenis pajak dan periode transaksi yang dipilih.

Lalu sistem juga akan mencocokkan data pembelian dengan Faktur Masukan yang tercatat di Klikpajak.

Setelah proses penarikan dan pencocokan data selesai dilakukan, maka sistem akan menampilkan daftar transaksi dari Jurnal dan Klikpajak beserta hasil rekonsiliasinya.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

6. Anda akan melihat transaksi pembelian dari Jurnal di kiri dan transaksi Faktur Masukan Klikpajak di kanan.

Pada transaksi yang sesuai, sistem akan melakukan pencocokan otomatis.

a. Pencocokan ini dilihat dari data: No. Referensi Supplier, Tanggal, Nomor Identitas (NPWP/KTP) dan Nominal (DPP & PPN).

b. Jenis transaksi pembelian yang dicocokkan dari Jurnal meliputi: Purchase invoice, Expense, Journal Entry dan Bank Deposit yang mengandung pajak PPN/PPnBM.

7. Transaksi yang sudah terekonsiliasi akan dapat dilihat secara lengkap pada informasi Faktur Masukan ditandai adanya keterangan “Terekonsiliasi”.
Catatan:

a. Transaksi yang sudah terekonsiliasi tidak dapat diubah atau dihapus jika statusnya “Belum Approved” dari DJP, dan tidak bisa dibuat menjadi Faktur Pengganti maupun pembatalan faktur jika statusnya “Sudah Approved” oleh DJP.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

b. Apabila Anda ingin mengubah faktur tersebut menjadi Faktur Pengganti dan pembatalan faktur, Anda perlu melakukan pembatalan rekonsiliasi terlebih dahulu, dengan klik “Tanggal Rekonsiliasi”.

Baca juga tentang Syarat dan Cara Membatalkan Faktur Pajak Keluaran bagi Perusahaan

B. Cara Manual Rekonsiliasi

Berikut cara untuk melakukan rekonsiliasi manual saat diperlukan karena ada selisih nilai:

1. Pada halaman rekonsiliasi Faktur Masukan, pilih transaksi yang ingin direkonsiliasi masukan.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

2. Klik button “Cocokkan” di antara Faktur Pembelian dan Faktur Masukan.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

3. Setelah itu, sistem akan memperbarui status rekonsiliasi transaksi dari Faktur Pembelian dan Faktur Masukan yang sebelumnya “Belum Terekonsiliasi” menjadi “Terekonsiliasi”.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

C. Cara Batalkan Rekonsiliasi

Untuk melakukan pembatalan rekonsiliasi Pajak Masukan yang sudah dilakukan karena berbagai sebab, berikut cara membatalkannya:

1. Pada halaman rekonsiliasi Faktur Masukan, pilih transaksi yang ingin dibatalkan status rekonsiliasinya.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

2. Klik button “Batalkan Pencocokan” di antara Faktur Pembelian dan Faktur Masukan.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

3. Pilih “Batalkan Rekonsiliasi” untuk konfirmasi batalkan status rekonsiliasi.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

4. Setelah itu, sistem akan memperbarui status rekonsiliasi transaksi dari Faktur Pembelian dan Faktur Masukan yang sebelumnya “Terekonsiliasi” menjadi “Belum Terekonsiliasi”.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

Baca juga tentang Cara Input Dokumen Lain Pajak Masukan di e-Faktur

D. Cara Download Rekonsiliasi Data

Ketika ingin mengunduh rekonsiliasi data, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Pada halaman rekonsiliasi Faktur Masukan, klik icon “Download”.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

2. Sistem akan meng-export hasil rekonsiliasi ke dalam format excel.
Berikut contoh hasil rekonsiliasi yang berhasil di-download:

E. Cara Update Rekonsiliasi Data

Untuk melakukan update rekonsiliasi data agar mengetahui apabila ada perubahan data di Faktur Pembelian maupun di Faktur Masukan, berikut cara memperbarui atau menarik ulang data rekonsiliasi:

1. Pada halaman detail rekonsiliasi Faktur Masukan, klik button “Update Data”.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

2. Sistem Klikpajak akan menarik ulang transaksi pembelian yang tercatat di Jurnal sesuai dengan jenis pajak dan periode transaksi yang sedang direkonsiliasi.

Lalu sistem juga akan mencocokkan kembali Faktur Pembelian dengan Faktur Masukan yang tercatat di Klikpajak.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

3. Setelah proses penarikan dan pencocokan data selesai dilakukan, maka sistem akan menampilkan daftar transaksi dari Jurnal dan Klikpajak beserta hasil rekonsiliasinya.

4. Sistem memberi tanda warna kuning pada baris transaksi yang ada perubahan serta memberi warna merah pada data yang berubah.

Baca juga tentang Cara Input PIB di e-Faktur 3.0 untuk Importir

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

F. Cara Mencari & Cocokkan Faktur Masukan dengan Faktur Pembelian

Ketika akan melakukan pencarian dan pencocokan data, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Pada halaman rekonsiliasi Faktur Masukan, pilih Faktur Pembelian yang tidak ditemukan, lalu klik “Cari & Cocokkan Faktur”.

2. Sistem akan menampilkan Faktur Masukan dari Klikpajak sebagai referensi data yang ingin dicocokkan dan daftar Faktur Pembelian dari Jurnal sesuai dengan Masa Pajak yang sedang direkonsiliasi.

3. Jika Anda ingin mencari Faktur Pembelian yang dibuat pada Masa Pajak yang berbeda, pilih “Masa Pajak”.

Anda juga bisa mencari berdasarkan ‘Nama Supplier’ dengan menginput pada field “Nama Supplier”, lalu klik “Cari”.

4. Sistem akan melakukan pencarian transaksi sesuai dengan kriteria Anda.

5. Setelah itu, pilih Faktur Pembelian dan klik “Impor Faktur”.

6. Setelah itu Faktur Pembelian akan muncul di sisi kiri.

Bagaimana jika ingin Cari & Cocokkan dengan Faktur Masukan dari Prepopulated DJP?

Ketika ada transaksi yang tidak ditemukan, mungkin disebabkan karena Faktur Masukan belum dibuat di Klikpajak.

Sehingga Anda masih bisa mengimpor Faktur Masukan dari prepopulated DJP (e-Faktur 3.0), dengan menggunakan fitur “Cari & Cocokkan Faktur”.

Untuk melakukan pencarian & pencocokan data dari prepopulated DJP saat rekonsiliasi Pajak Masukan, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Pada halaman rekonsiliasi Faktur Masukan, pilih Faktur Masukan yang tidak ditemukan, lalu klik “Cari & Cocokkan Faktur”.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

2. Sistem akan menampilkan Faktur Pembelian dari Jurnal sebagai referensi data yang ingin dicocokkan dan daftar Faktur Masukan.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

3. Pilih sumber data, Masa Pajak dan nama supplier (optional), lalu klik “Cari”.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

4. Sistem akan melakukan pencarian transaksi sesuai dengan kriteria Anda.

5. Setelah itu pilih Faktur Masukan dan klik “Impor Faktur”.

Rekonsiliasi Pajak Masukan: Cara Rekonsiliasi Faktur Masukan

6. Setelah itu Faktur Masukan akan muncul di sisi kanan.

Baca juga tentang Pajak Perusahaan Go Public & Pentingnya e-Bupot Unifikasi untuk Perseroan Tbk

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

G. Cara Melakukan Bulk Upload Faktur Masukan

Ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukan cara bulk upload melalui halaman rekonsiliasi Faktur Masukan:

1. Pada halaman rekonsiliasi Faktur Masukan detail, klik “Cek Hasil Rekonsiliasi”.

2. Anda akan diarahkan ke halaman Hasil Rekonsiliasi Faktur Masukan.

Pada halaman ini akan ditampilkan daftar Faktur Masukan yang sudah terekonsiliasi, baik yang sudah approved atau belum approved oleh DJP.

3. Kemudian pilih transaksi yang ingin di-upload e DJP dan klik “Upload”.

Catatan: Anda hanya dapat memilih transaksi yang status approvalnya “Belum Approved”.

4. Apabila upload ke DJP berhasil, status approval akan langsung berubah menjadi “Approved”.

5. Jika sudah selesai, Anda kembali ke halaman daftar history rekonsiliasi dengan klik “Selesai Rekonsiliasi”.

Baca juga tentang Jenis Faktur Pajak yang Tidak Dapat Dikreditkan. Apa Penyebabnya?

Itulah cara mudah rekonsiliasi Pajak Masukan dengan Faktur Pembelian yang menjadi bagian aktivitas rutin PKP.

Melalui aplikasi pajak online Klikpajak yang terintegrasi sebagai mitra resmi DJP, bukan hanya mudah melakukan proses rekonsiliasi Pajak Masukan, Anda juga dimudahkan mengurus pajak lainnya.

Temukan di sini Fitur Lengkap Perpajakan Online Klikpajak yang Memudahkan Urusan Pajak Bisnis Anda.

Ingin mengetahui lebih lanjut pengelolaan pajak perusahaan dengan cara efektif dan efisien hanya di Klikpajak? Jangan segan menghubungi tim support Klikpajak.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Buat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Langsung di Klikpajak by Mekari

Kategori : Produk

PUBLISHED16 Nov 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: