Faktur Pajak Pengganti Beda Masa: Beda Tanggal, Bulan dan Tahun

Faktur Pajak Pengganti Beda Masa: Beda Tanggal, Bulan dan Tahun

Faktur Pajak Pengganti merupakan Faktur Pajak yang dibuat untuk membetulkan faktur terdahulu dalam transaksi yang sama. Ketahui perbedaan Faktur Pajak Pengganti beda tanggal, bulan dan beda tahun agar tak salah buat.

Pembetulan faktur biasanya disebabkan oleh kesalahan yang dilakukan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) dalam menginput data dan informasi pada Faktur Pajak yang sebelumnya.

Meski demikian, Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) yang digunakan untuk membuat Faktur Pajak pengganti tidaklah berbeda dari pendahulunya.

Hal yang membedakannya hanya terletak pada kode status Faktur Pajak, yang sebelumnya berkode 010, berubah menjadi 011.

Seperti apa penjelasan lebih panjut terkait Faktur Pajak Pengganti beda masa, beda tanggal, bulan dan beda tahun ini, berikut ulasan dari Klikpajak by Mekari.

Jenis-Jenis Faktur Pajak Pengganti

Apabila dilihat dari waktu yang tercantum pada faktur, maka ada tiga jenis Faktur Pajak Pengganti, yakni Faktur pajak pengganti beda tanggal, Faktur Pajak pengganti beda bulan dan Faktur Pajak Pengganti beda tahun.

a. Faktur Pajak Pengganti Beda Tanggal

Faktur Pajak pengganti beda tanggal merupakan faktur yang dibuat untuk merevisi Faktur Pajak yang mengalami kesalahan, tetapi masih berada dalam periode pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sama.

Contoh kasus;

PT AAA sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) membuat Faktur Pajak pada 7 September 2020. Namun, karena ada kesalahan penginputan data transaksi, PT AAA membuat Faktur Pajak pengganti pada 17 Oktober 2020.

Karena berada dalam periode pelaporan SPT masa yang sama, maka PKP tidak perlu merevisi SPT Masa PPN. Hal itu dikarenakan batas akhir pelaporan SPT Masa PPN masa pajak September jatuh pada 30 Oktober 2020.

Ilustrasi membuat Faktur Pajak pengganti

b. Faktur Pajak Pengganti Beda Bulan

Berbeda dari sebelumnya, faktur pajak pengganti beda bulan adalah faktur pajak yang dibuat untuk membetulkan faktur pajak yang mengalami kesalahan, tetapi telah melewati batas pelaporan SPT masa PPN.

Misalnya, PKP membuat faktur pajak pada bulan 29 Agustus 2020, namun baru menyadari jika ada kesalahan terhadap faktur pajak pada bulan 27 Oktober 2020. Hal ini berarti tanggal terbitnya faktur pajak pengganti sudah berbeda bulan dengan batas pelaporan SPT masa PPN.

PKP penerbit faktur pajak pengganti diharuskan merevisi SPT Masa PPN masa pajak Agustus. Sementara PKP yang menerima faktur pajak pengganti beda bulan harus mengoreksi SPT Masa PPN pada masa pajak yang sama saat faktur pajak pengganti dilaporkan.

Note: Ingin mengetahui panduan lengkap langkah-langkah membuat e-Faktur dan lapor SPT Masa PPN? Baca selengkapnya tentang Alur Pembuatan e-Faktur: Bayar PPN dan Pelaporan SPT Masa PPN.

c. Faktur Pajak Pengganti Beda Tahun

Terakhir, Faktur Pajak pengganti beda tahun merupakan faktur yang dibuat untuk mengoreksi Faktur Pajak yang mengalami kesalahan, tetapi sudah berbeda tahun pajak.

Misal;

PKP PT AAA membuat Faktur Pajak pada 3 Desember 2020, tetapi melakukan pembetulan Faktur Pajak pada 17 Januari 2021.

Meski tahunnya berganti, namun tetap saja hitungannya seperti beda tanggal. Penerbit Faktur Pajak tak perlu merevisi SPT PPN masa Desember yang jatuh pada 31 Januari 2021.

Jika Faktur Pajak pengganti diterbitkan pada bulan berbeda, misalnya 14 Februari 2021, maka PKP penerbit maupun penerima Faktur Pajak pengganti beda tahun harus merevisi SPT PPN Masa Desember.

Ketiga jenis Faktur Pajak pengganti di atas pada dasarnya dibedakan oleh tanggal penggantian yang dilakukan.

Faktur Pajak Pengganti Beda Bulan dan 2 Jenis Faktur Pengganti LainnyaIlustrasi melakukan pembetulan Faktur Pajak pengganti

Syarat Membuat Faktur Pajak Pengganti

Terdapat beberapa ketentuan yang harus diperhatikan oleh PKP dalam membuat Faktur Pajak pengganti dengan benar, sehingga kesalahan dalam pembuatan tidak terulang.

Perhatikan syarat pembuatan Faktur Pajak pengganti berikut ini:

  1. Kode status yang digunakan pada Faktur Pajak pengganti adalah kode status 1
  2. Tahun penerbitan pada Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) menggunakan tahun penerbitan pajak yang digantikan
  3. Faktur Pajak pengganti dengan nomor urut pada kode NSFP harus dibuat dengan nomor urut sebenarnya
  4. Tanggal penerbitan Faktur Pajak pengganti sama dengan tanggal penerbitan Faktur Pajak terdahulu
  5. Faktur Pajak pengganti dibubuhkan cap yang mengindikasikan kode serta NSFP dan tanggal Faktur Pajak pendahulu
  6. Faktur Pajak pengganti harus digabung dengan Faktur Pajak pendahulu
  7. PKP harus merevisi SPT Masa PPN pada masa pajak yang sama dengan saat pelaporan Faktur Pajak pendahulu

Pembetulan Faktur pajak ini tentunya memiliki konsekuensi bagi masing-masing pihak bersangkutan karena menyebabkan kelalaian terhadap pelaporan pajak.

Oleh karena itu, PKP harus teliti dalam membuat Faktur Pajak untuk menghindari terjadinya kesalahan yang menyebabkan harus dibuatnya Faktur Pajak pengganti beda tanggal, beda bulan, maupun beda tahun.

Agar pembuatan Faktur Pajak lancar tanpa hambatan kesalahan yang mengharuskan membuat Faktur Pajak Pengganti beda tanggal, beda bulan maupun beda tahun dan lainnya, gunakan aplikasi pajak online Klikpajak.id.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Contoh fitur e-Faktur dalam aplikasi pajak online Klikpajak

e-Faktur Klikpajak, Cara Mudah Membuat Faktur Pajak

Dengan e-Faktur Klikpajak, Anda akan mudah mengelola administrasi perpajakan mulai dari:

  • Membuat Faktur Pajak Masukan
  • Faktur Pajak Keluaran
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Mengelola Faktur Pajak Masukan, Keluaran, dan Retur

Anda akan dipandu dengan langkah-langkah penggunaan fitur e-Faktur yang mudah dan sederhana.

Fitur e-Faktur Klikpajak juga memudahkan Anda mengelola NSFP dan memperoleh Surat Pemberitahuan PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Note: Anda juga dapat menginput data Faktur Masukan dengan mudah menggunakan Scan QR Code e-Faktur Klikpajak secara gratis. Langkah-langkah input Faktur Pajak Masukan hanya lewat ponsel ini selengkapnya bisa Anda lihat di SINI.

Contoh membuat Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

Manfaatkan Fitur Lengkap Klikpajak

Selain e-Faktur yang memudahkan Anda membuat dan mengelola Faktur Pajak, Klikpajak.id juga memiliki fitur lengkap lainnya yang membantu Anda melakukan aktivitas perpajakan dengan cepat dan mudah.

“Klikpajak memiliki fitur lengkap sebagai aplikasi pajak online yang membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang bekerja sebagai tax officer di perusahaan.”

Anda dapat nyaman menggunakan aplikasi Klikpajak karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin. Sebab Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Apa saja fitur lengkap Klikpajak yang semakin memudahkan Anda dalam melakukan aktivitas perpajakan?

Contoh fitur membuat bukti potong PPh Pasal 23/26 di e-Bupot Klikpajak

e-Bupot Klikpajak

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah. Karena alur yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).

Seperti diketahui, pembuatan Bukti Potong PPh Pasal 23/26 wajib menggunakan e-Bupot berlaku mulai 1 Agustus 2020 ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-269/PJ/2020.

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

e-Bupot Klikpajak memiliki keunggulan yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu bisnis perusahaan, di antaranya:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di PJAP dan DJP karena Klikpajak menggunakan teknologi cloud. Sehingga tak perlu khawatir bukti potong dan lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop karena Anda tetap bisa mengaksesnya di mana pun.
  • Keamanan dan kerahasiaan data terjamin karena Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO, yang menjadi standar keamanan sistem teknologi informasi.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.idsehingga semakin mudah dalam pembuatan bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data faktur pajak atas transaksi yang dilakukan.

Note: Langkah-langkah membuat bukti potong PPh Pasal 23/26 dan penjelasan lengkap mengenai bukti pemotongan, baca di SINI.

Contoh BPE yang diterbitkan Klikpajak resmi dari DJP

e-Billing Klikpajak

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi. Sebelum menyetor pajak, Anda perlu mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP melalui e-Billing.

Anda bisa membuat ID Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan masa pajak yang diinginkan. Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) juga akan disimpan dengan rapi dan aman pada Arsip Pajak di Klikpajak.

e-Filing Klikpajak

Anda akan mendapatkan kemudahan cara lapor SPT Tahunan/Masa pajak dengan menggunakan aplikasi e-Filing Klikpajak. Sebab Anda akan dipandu dengan langkah-langkah mudah.

Anda bisa melaporkan seluruh jenis SPT secara gratis selamanya melalui e-Filing Klikpajak kapan saja dan di mana saja, seperti:

  • Surat Pemberutahuan (SPT) Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Note: Selengkapnya kemudahan dalam urusan penyampaian pajak mulai dari membuat ID Billing hingga lapor SPT online lewat aplikasi e-Filing Klikpajak, baca di SINI.

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Hindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Terintegrasi dengan Aplikasi Akuntansi ‘Online’

Kelebihan lain Klikpajak adalah bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online. Salah satunya adalah Jurnal.id.

Anda semakin mudah dalam membuat dan mengelola e-Faktur serta e-Bupot karena Klikpajak bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online seperti Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software.

Ini adalah teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian accounting (keuangan) lebih cepat dan mudah. Sehingga proses pengelolaan pajak jadi makin gampang dan tepat hanya dengan Klikpajak.

Contoh fitur aplikasi akuntansi online Jurnal.id yang terintegrasi dengan support system pajak online Klikpaja.id

Tim ‘Support’ Klikpajak Siap Membantu Anda!

Sebagai mitra resmi DJP, KlikPajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar hingga melaporkan kegiatan perpajakan. Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis Anda dalam membuat Faktur Pajak secara efektif yang dapat menghemat banyak waktu Anda?

“Kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya. Klikpajak mengerti yang Anda butuhkan.”

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan manfaatkan kemudahan dalam mengurus perpajakan Anda mulai dari menghitung, membayar hingga melaporkan pajak hanya dalam satu platform.


PUBLISHED16 Sep 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: