Cara Lapor Pajak Badan Online, Begini Cara Lapor SPT Online

Cara Lapor SPT Tahunan Badan Melalui Lapor SPT ‘Online’

Mau mengingatkan, sudahkan Sobat Klikpajak lapor SPT Tahunan Badan? Ingat! batas akhir lapor SPT online Tahunan Badan 30 April. Segera lapor SPT online Sobat Klikpajak untuk menghindari sanksi denda telat lapor pajak online. Klikpajak by Mekari akan menunjukkan cara lapor Pajak Badan online yang mudah.

Guna mempermudah Wajib Pajak (WP) dalam menunaikan kewajiban perpajakan, pemerintah telah meluncurkan sistem pelaporan pajak secara daring atau lapor pajak online.

Bagi Sobat Klikpajak yang berstatus WP Badan, ketahui cara lapor Pajak Badan online melalui lapor SPT online.

Terlebih lagi di masa lapor SPT Tahunan Badan yang sudah ditentukan batas akhir lapor SPT online bagi Wajib Pajak Badan ini hingga 30 April setiap tahunnya untuk Tahun Pajak sebelumnya.

Sebelum lebih lanjut membahas tentang lapor Pajak Badan online dan tata cara lapor SPT Tahunan Badan ini, Klikpajak.id akan kembali mengingatkan pentingnya kelola pajak dan keuangan bisnis yang efektif untuk meningkatkan efisiensi perusahaan.

Ingin tahu cara kelol pajak dan keuangan bisnis yang mudah dan cepat?

Ikuti demo online cara mengelola perpajakan dan laporan keuangan perusahaan atau usaha di Klikpajak Demo Jurnal, kami dapat menyesuaikan waktu Sobat Klikpajak kapan saja.

Klikpajak by Mekari adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Melalui Klikpajak.id, Sobat Klikpajak dapat membayar dan melaporkan pajak dengan mudah dan cepat kapan pun dan di mana saja, serta menyimpan arsip perpajakan dengan aman dalam satu platform aplikasi pajak online berbasis web yang terintegrasi.

Kelola e-Faktur dan e-Bupot juga lebih efektif dan efisien karena Klikpajak terintegrasi dengan software akuntansi online Jurnal by Mekari.

Temukan kemudahan kelola pajak dari integrasi Klikpajak.id dan Jurnal.id

Jurnal by Mekari adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Kembangkan bisnis tanpa batas dengan software akuntansi terintegrasi Jurnal by Mekari Coba Gratis 14 hari sekarang!

Klikpajak juga akan menghitung kewajiban pajak Sobat Klikpajak dengan tepat dan akurat karena dilengkapi sistem hitung otomatis.

Sobat Klikpajak pun tidak perlu bingung dan pusing bagaimana cara menghitung kewajiban pajak yang harus dibayarkan.

Bukan hanya itu, Sobat Klikpajak juga dapat mengelola karyawan dengan mudah melalui sistem Human Resources Information System (HRIS) Talenta by Mekari.

Jaga bisnis tetap produktif dengan software payroll dan HRIS terautomasi Talenta by Mekari. Coba Talenta Gratis sekarang!

“Serahkan semua urusan perpajakan, keuangan perusahaan dan manajemen SDM melalui support system yang lengkap dan terintegrasi untuk mendukung kinerja perusahaan dan perkembangan bisnis Sobat Klikpajak.”

Kembali ke topik cara lapor Pajak Badan online, dengan adanya pelaporan SPT online, Sobat Klikpajak tidak perlu lagi mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat hanya untuk lapor SPT Tahunan.

Cukup perlu mengakses e-Filing, yaitu penyampaian SPT Tahunan melalui situs DJP Online dan Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) seperti Klikpajak.id.

Tapi lapor SPT Tahunan makin gampang dilakukan di mana saja dengan cara lapor pajak online melalui aplikasi e-Filing Klikpajak.

Lapor SPT Tahunan Badan melalui e-Filing Klikpajak jauh lebih praktis dan menghemat waktu, karena Sobat Klikpajak dapat melakukannya kapan pun.

Tak hanya itu, e-Filing Klikpajak juga memiliki tampilan ramah pengguna dan memuat panduan pelaporan SPT yang mudah dipahami. 

Bagaimana cara lapor SPT Tahunan Badan melalui lapor SPT online, berikut ulasan Klikpajak by Mekari yang juga akan membahas tentang dasar hukum serta ketentuan cara lapor Pajak Badan online melalui e-Filing.

Aturan Kewajiban e-Filing dalam Lapor Pajak Badan Online

Sebagai informasi, berkenaan dengan penggunaan e-Filing, DJP mengeluarkan Pengumuman Direktorat Jenderal Pajak Nomor PENG-04/PJ.09/2016 tentang Kewajiban Pelaporan Pajak secara Elektronik Bagi Pengusaha Kena Pajak Pengguna e-Faktur. 

Peraturan tersebut menyatakan bahwa Wajib Pajak yang telah ditetapkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) dan membuat e-Faktur, harus melakukan e-Filing atau menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan.

Namun khusus untuk pelaporan SPT Masa PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sejak Oktober 2020 sudah tidak dapat lagi menggunakan e-Filing, melainkan harus lewat e-Faktur.

Buat dan kelola e-Faktur lebih mudah dan cepat dengan tarik data langsung dari laporan keuangan online di e-Faktur Klikpajak. Coba sekarang!

Dasar Hukum e-Filing Klikpajak

Klikpajak merupakan salah satu PJAP atau ASP resmi yang disahkan oleh DJP melalui Surat Keputusan Nomor KEP-169/PJ/2018 untuk membantu Sobat Klikpajak menunaikan kewajiban perpajakan.

Artinya, ada jaminan bahwa pelaporan Pajak Badan atau perusahaan Sobat Klikpajak akan langsung diintegrasikan ke sistem DJP dengan aman.

Cara Lapor Pajak Badan Online, Begini Cara Lapor SPT OnlineIlustrasi cara lapor Pajak Badan online melalui e-Filing Klikpajak

Siapkan ini Sebelum Cara Lapor Pajak Badan Online

Sebelum mulai cara lapor Pajak Badan online atau lapor SPT Tahunan Badan, ada beberapa hal yang perlu Sobat Klikpajak siapkan di antaranya:

a. Memiliki EFIN Badan

Nomor EFIN atau Electronic Filing Identification Number merupakan nomor identifikasi wajib pajak yang dikeluarkan oleh DJP untuk mendaftar akun DJP Online dan mengakses e-Filing.

Jadi, EFIN ini sebagai syarat pertama yang harus ada untuk melakukan cara lapor Pajak Badan online.

Belum punya EFIN?

Cara Lapor Pajak Badan Online, Begini Cara Lapor SPT OnlineContoh EFIN dalam proses cara lapor Pajak Badan online di e-Filing

b. Formulir SPT Tahunan 1771 dan Lampirannya

Sebelum lapor SPT online, Sobat Klikpajak akan diarahkan untuk mengisi SPT atau membuat file CSV di e-SPT DJP Online, yaitu Formulir 1771. 

Formulir 1771 merupakan formulir SPT Tahunan PPh Badan yang digunakan untuk melaporkan penghasilan, biaya dan perhitungan PPh Terutang dalam kurun waktu satu Tahun Pajak.

Formulir ini terdiri dari dua halaman yang memuat enam lampiran terkait informasi mengenai pajak I-IV. yakni:

  • Lampiran I: Formulir yang memuat informasi mengenai laporan keuangan komersial dan perhitungan penghasilan neto fiskal.
  • Lampiran II: Formulir untuk menginformasikan perincian harga pokok penjualan, biaya usaha secara komersial, dan biaya dari luar usaha.
  • Lampiran III: Formulir untuk melaporkan kredit pajak dalam negeri.
  • Lampiran IV: Formulir untuk menginformasikan jumlah penghasilan yang dikenakan PPh final, jumlah PPh final yang dibayarkan, serta jumlah penghasilan yang bukan objek PPh.
  • Lampiran V: Formulir untuk melaporkan daftar pemegang saham atau pemilik modal dan jumlah dividen yang dibagikan, serta susunan pengurus dan komisaris.
  • Lampiran VI: Formulir untuk melaporkan daftar penyertaan modal pada perusahaan afiliasi, daftar utang dari pemegang saham dan/atau perusahaan afiliasi, daftar piutang kepada pemegang saham dan/atau perusahaan afiliasi.

Selain keenam lampiran tersebut, ada pula lampiran khusus 1A hingga 8A yang perlu diisi Sobat Klikpajak.

Lampiran tersebut antara lain memuat daftar penyusutan dan amortisasi, serta daftar cabang utama perusahaan.

Data-data yang diisikan pada formulir tersebut nantinya akan dilaporkan melalui e-Filing.

Cara Lapor Pajak Badan Online, Begini Cara Lapor SPT OnlineIlustrasi laporan keuangan dalam proses cara lapor Pajak Badan online

c. Dokumen Pelengkap

Selanjutnya, Sobat Klikpajak harus mengunggah berkas-berkas pelengkap yang sesuai dengan peraturan PER-01/PJ/2017.

Berkas-berkas atau dokumen untuk lapor SPT Tahunan melalui lapor SPT online tersebut antara lain:

  • Laporan Keuangan
  • Penghitungan Peredaran Bruto & Pembayaran (Khusus Wajib Pajak PP 46/2013)
  • Laporan Debt to Equity Ratio & Utang Swasta Luar Negari (Khusus Wajib Pajak PT yang membebankan Utang)
  • Ikhtisar Dokumen Induk & Dokumen Lokal (Khusus Wajib Pajak dengan Transaksi Hub Istimewa)
  • Laporan Penyampaian CBCR Country oleh Country Report)
  • Dafnom Biaya Entertainment (jika ada)
  • Dafnom Biaya Promosi (jika ada)
  • Khusus Wajib Pajak Migas: Laporan Tahunan Penerimaan Negara dari Kegiatan Hulu Minyak dan/atau Gas Bumi
  • Khusus BUT (Bentuk Usaha Tetap), yaitu SSP PPh Pasal 26 Ayat 4, Pemberitahuan Bentuk Penanaman Modal, Laporan Keuangan Konsolidasi/Kombinasi.

Kelola pajak dan laporan keuangan lebih mudah dan cepat hanya di Klikpajak by Mekari yang terintegrasi dengan laporan keuangan online Jurnal by Mekari. Coba sekarang!

Cara Lapor Pajak Badan Online, Begini Cara Lapor SPT OnlineIlustrasi lapor SPT Tahunan Badan secara online

Cara Lapor Pajak Badan Online atau SPT Online di e-Filing

Setelah semua persyaratan yang diperlukan untuk lapor SPT online, kini saanya Sobat Klikpajak mulai lapor pajak online dengan cara lapor Pajak Badan online yang mudah.

Bagaimana caranya?

Atau Sobat Klikpajak dapat mencoba cara lapor SPT online dengan tahapan-tahapan yang lebih detail dari dasar pemahaman lapor pajak online melalui kursus online di Mekari University.

Bukan hanya fitur lapor SPT online saja, melalui Klikpajak by Mekari, Sobat Klikpajak juga dapat dengan mudah mengurus perpajakan lainnya seperti bayar atau setor pajak, membuat Faktur Pajak elektronik dan lapor SPT Masa PPN tanpa pindah platform, buat Bukti Potong dan lapor SPT PPh Pasal 23/26, hingga menyimpan arsip pajak dengan aman.

Apa saja fitur lengkap Klikpajak lannya yang sangat mmembantu memudahkan aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak?

Cara Lapor Pajak Badan Online, Begini Cara Lapor SPT OnlineContoh fitur cara lapor Pajak Badan online di e-Filing Klikpajak

Fitur Lengkap dan Terintegrasi Klikpajak by Mekari yang Memudahkan Kelola Pajak

Klikpajak.id memiliki fitur lengkap dan cara yang simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan, mulai dari menghitung, membayar dancara lapor pajak maupun badan dalam satu platform.

Klikpajak akan menghitung kewajiban pajak dengan tepat dan akurat sehingga Sobat Klikpajak terhindar dari kesalahan penghitungan yang dapat menyebabkan pengenaan sanksi denda pajak.

Berikut fitur lengkap Klikpajak lainnya yang semakin memudahkan urusan perpajakan Sobat Klikpajak?

A. Membuat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Tanpa ‘Install’ Aplikasi

Seperti diketahui, DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur untuk melakukan update e-Faktur 3.0 menggantikan e-Faktur 2.2 mulai 1 Oktober 2020.

Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini menggunakan aplikasi e-Faktur Client Desktop DJP, harus install dan download patch terbaru untuk update e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya agar bisa menggunakan aplikasi yang dilengkapi dengan fitur prepopulated ini.

Sobat Klikpajak dapat membuat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN tanpa ‘install’ aplikasi di e-Faktur Klikpajak

Dengan fitur prepopulated e-Faktur 3.0, maka DJP sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk kemudian PKP tinggal mencocokkan saja saat pembuatan e-Faktur maupun pelaporan SPT Masa PPN-nya.

Ingat, meskipun PKP pengguna e-Faktur Client Desktop sudah update e-Faktur 3.0, tapi tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur Web Based DJP di web-efaktur.pajak.go.id saat akan melaporkan SPT Masa PPN.

Karena DJP telah menutup pelaporan SPT Masa PPN di e-Filing dan e-SPT. Tapi lapor SPT Masa PPN wajib di aplikasi e-Faktur.

Update sistem terbaru e-Faktur 3.0 DJP ini juga harus dilakukan pada server PJAP mitra resmi DJP, seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Sobat Klikpajak menggunakan e-Faktur Klikpajak, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa keluar atau pindah platform.

“Langsung saja gunakan aplikasinya, biar Klikpajak by Mekari yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur, pembayaran PPN, hingga pelaporan SPT Masa PPN dengan mudah hanya dalam satu langkah.”

Ingin langsung menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install aplikasinya? Langsung saja daftar dan aktifkan akun e-Faktur Sobat Klikpajak di https://my.klikpajak.id/register.

Kenapa urus Faktur Pajak lebih mudah di Klikpajak?

Sebab Sobat Klikpajak dapat membuat berbagai macam Faktur pajak, mulai dari Faktur Pajak Pengganti, Retur, bahkan dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan langkah-langkah yang mudah hanya dalam satu platform.

Bahkan administrasi e-Faktur semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Sehingga Sobat Klikpajak dapat menarik data laporan keuangan yang akan dibuat Faktur Pajaknya dengan sangat mudah dan simpel.

Lihat beberapa tutorial penggunaan aplikasi e-Faktur Klikpajak berikut ini:

  1. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  2. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur Pajak di e-Faktur
  3. Cara Menggunakan Prepopulated Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0

Cara Lapor Pajak Badan Online, Begini Cara Lapor SPT Online

B. Mudah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi yang mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh 23/26 wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk masa pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Kepdirjen Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Klikpajak juga dilengkapi dengan fitur e-Bupot yang semakin memudahkan Sobat Klikpajak membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26 dan melaporkan SPT PPh 23/26 melalui e-Bupot dengan menarik data langsung dari laporan keuangan elektronik.

Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efektif dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal by Mekari, sehingga semakin mudah membuat bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan.

Cara Lapor Pajak Badan Online, Begini Cara Lapor SPT Online

C. Buat Kode Billing Langsung Bayar Pajak di eBilling Online Pajak (Klik Pajak e-Billing)

Sebelum menyetor pajak, harus mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak di eBilling online.

Melalui e-Billing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem eBilling pajak online akan membimbing Sobat Klikpajak mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

“Klikpajak akan menerbitkan ID Billing Sobat Klikpajak resmi dari DJP dan Sobat Klikpajak dapat langsung membayar pajak tanpa keluar dari platform. Karena klik pajak e-Billing terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Sobat Klikpajak akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direkorat Jenderal Pajak (DJP).

Langkah-Langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Billing di eBilling Online

D. Dilengkapi Fitur ‘Multi Users dan Multi NPWP’ Unlimited dan Gratis!

Klikpajak.id juga dilengkapi dengan fitur Multi Users dan Multi Company (NPWP) yang semakin membuat aktivitas perpajakan Sobat Klikpajak lebih efektif.

Fitur ‘Multi Users’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Sobat Klikpajak untuk dapat mengatur siapa saja dan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses akun aplikasi Klikpajak.id di bawah nama perusahaan yang sama.

Sedangkan fitur ‘Multi Company/NPWP’ adalah fitur yang memungkinkan Sobat Klikpajak untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Lebih jelasnya bagaimana cara kerja fitur baru ini, baca Fitur Multi Users dan Multi Company atau Multi NPWP.

Cara Lapor Pajak Badan Online, Begini Cara Lapor SPT Online

Data Sobat Klikpajak Terlindungi

Tenang, Sobat Klikpajak dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan aman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sebab Klikpajak.id sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standarisasi Internasional ISO (International Organization for Standardization) yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Sobat Klikpajak tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Lebih mudah & cepat buat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh 23/26 di e-Bupot Klikpajak. Coba sekarang!

Karena Klikpajak merupakan aplikasi pajak berbasis web (web based) yang didukung dengan teknologi cloud, semakin memudahkan Sobat Klikpajak melakukan semua aktivitas perpajakan hanya dalam satu platform kapan pun dan di mana saja.

Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.

Melalui teknologi cloud, Sobata Klikpajak bisa menggunakan aplikasi tanpa harus mengunduh (download) dan memasang (install) aplikasi terlebih dahulu.

Sebab sistem cloud yang berbasis web ini memudahkan Sobat Klikpajak dalam mengakses data dan informasi melalui internet secara cepat.

Cara Lapor Pajak Badan Online, Begini Cara Lapor SPT OnlineKeamanan data adalah yang utama

Hindari Sanksi Akibat Terlambat Lapor SPT Tahunan Perusahaan

Perlu diingat, ketentuan pengenaan sanksi pajak terbaru diatur melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Sesuai UU Cipta Kerja ini, berlaku tarif bunga sanksi administrasi pajak ditetapkan oleh Menteri Keuangan yang perhitungannya mengacu pada suku bunga bank sentral Indonesia (Bank Indonesia/BI).

Tarif bunga sanksi administrasi pajak ini digunakan sebagai dasar untuk menghitung besar sanksi pajak yang akan dikenakan pada wajib pajak tidak memenuhi ketentuan perpajakan yang berlaku.

Temukan ketentuan terbaru tentang perpajakan dalam UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada e-Book “Susunan dalam Satu Naskah UU Perpajakan (UU Cipta Kerja)”, di bawah ini:

UU Pajak

Tarif Sanksi Pajak Terbaru

Bicara sanksi pajak, besar tarif sanksi terbaru diatur dalam Undang-U No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Berikut tarif bunga sanksi administrasi pajak sebagai komponen untuk menghitung besarnya sanksi atau denda pajak:

1. Sanksi denda terkait Surat Pemberitahuan (SPT)

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 5% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada Sobat Klikpajak yang:

  • Melakukan pembetulan SPT sendiri dan membuat utang pajak jadi lebih besar
  • Kurang bayar karena pembetulan SPT Tahunan/Masa
  • Terlambat membayar PPh Pasal 29 SPT Tahunan
  • Terlambat membayar SPT Masa

Baca Juga: Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Pribadi: Formulir 1770SS, 1770S dan 1770

2. Sanksi denda tidak melunasi SPT kurang bayar

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 10% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

PPh Pasal 29: Pengertian, Subjek, Tarif, Contoh dan Cara Bayar

3. Sanksi denda tidak melunasi pajak kurang bayar dan mendapat SKPKB

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 15% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dijatuhkan pada WP yang tidak mau melunasi pajak kurang bayar dan WP sudah mendapatkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB).

Baca Juga: Surat Ketetapan Pajak dalam Pemeriksaan Pajak, Pebisnis Wajib Tahu

4. Sanksi denda terkait tindak pidana karena pengungkapan ketidakbenaran

Untuk tarif sanksi denda ini, tidak menggunakan tarif fluktuatif yang mengacu pada suku bunga acuan BI.

Tarif sanksi dijatuhkan karena pengungkapan ketidakbenaran atau ketidaksesuaian data dalam konteks tindak pidana perpajakan, maupun melampirkan keterangan yang isinya tidak benar, sebesar 100% dari jumlah pajak yang kurang bayar saat pengungkapan pelaporan pajak tidak benar.

5. Penghentian Penyidikan

Penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan cuma bisa dilakukan setelah melunasi semua utang pajak yang tidak/kurang bayar/seharusnya dikembalikan.

Sobat Klikpajak juga harus menyelesaikan sanksi administrasi berupa denda sebesar 3 kali jumlah pajak yang tidak/kurang dibayar, atau yang tidak seharusnya dikembalikan.

Note: Tahapan Pengenaan Sanksi Pajak: Pemeriksaan & Penyelesaiannya

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Tak perlu bingung kapan waktunya harus bayar lapor pajak untuk menghindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak.

Lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Tim ‘Support’ Klikpajak by Mekari Selalu Siap Membantu Sobat Klikpajak!

“Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Sobat Klikpajak para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Sobat Klikpajak yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu Sobat Klikpajak dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak Sobat Klikpajak dengan mudah.

Tinggal klik, semua urusan pajak Sobat Klikpajak selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Sobat Klikpajak dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif menghemat banyak waktu Sobat Klikpajak?

Bayar Pajak Online di eBilling, dan Cara Mudah Membuat Kode Billing

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Sobat Klikpajak. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan Sobat Klikpajak. Klikpajak by Mekari mengerti yang Sobat Klikpajak butuhkan.”

Cukup daftarkan email Sobat Klikpajak di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Sobat Klikpajak dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang dibayangkan.

Cara lapor lapor Pajak Badan online atau SPT online mudah, ‘kan?

Kini saatnya Sobat Klikpajak juga dapat mengetahui pemahaman tentang berbagai aktivitas pajak mulai dari cara menghitung, bayar dan lapor pajak secara komprehensif melalui Mekari University.

Asah kemampuan Sobat Klikpajak tentang perpajakan melalui kursus online di Mekari University, gratis!

Setelah menyelesaikan kursus online pajak ini, Sobat Klikpajak akan mendapatkan sertifikat dari Mekari University yang bisa menjadi portofolio Sobat Klikpajak di bidang perpajakan.

Karena belajar pajak itu mudah!

Tak perlu bayar, kemampuan pajak bisa bertambah melalui Kursus Pajak Online bersama Mekari University.

Ingin tahu cara kelola pajak dan keuangan bisnis dengan mudah dan praktis? Klik banner di bawah ini.

Kategori : Perencanaan Pajak

PUBLISHED01 Apr 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: