Kurs Pajak Juli 2019, Mengapa Mengalami Penurunan? - Klikpajak

Kurs Pajak Juli 2019, Mengapa Mengalami Penurunan?

Dalam transaksi ekspor impor, tanggung jawab pajak tetap ada dan harus dilaksanakan oleh pihak terkait. Biasanya, transaksi seperti ini menggunakan mata uang asing sehingga perlu disepakati nilai tukar mata uang asing tersebut terhadap rupiah. Dalam kegiatan ekspor impor dan kaitannya dengan pajak, Indonesia memiliki kurs pajak rutin yang selalu di update. Untuk kurs pajak Juli 2019 sendiri nampaknya rupiah mengalami sedikit pelemahan.

Mengapa disampaikan kurs pajak Juli 2019? karena kurs pajak ini diperbaharui dalam tempo mingguan. Dinamika yang terjadi sering kali mengejutkan, walaupun tetap dapat diprediksi. Seperti beberapa minggu lalu, kurs pajak terhadap mata uang asing hampir seluruhnya mengalami penguatan. Meski tidak dalam skala yang besar, penguatan ini bisa menunjukkan tren positif yang sedang terjadi untuk industri ekspor impor Indonesia.

Lalu sebenarnya apa yang berpengaruh pada kurs pajak di Indonesia? Mengapa pada akhir bulan Juli ini hanya mengalami 1 penguatan saja dari sekian banyak mata uang yang ada dalam kurs kita?

 

Industri yang Kuat

Penguatan industri ekspor dalam negeri dapat memberi pengaruh langsung pada kekuatan nilai tukar mata uang Rupiah terhadap mata uang asing. Mengapa demikian? Ketika ekspor yang dilakukan meningkat, maka jumlah mata uang asing yang berada di pasaran akan meningkat. Ini akan menurunkan nilai mata uang tersebut terhadap rupiah karena negara akan lebih banyak menerima pembayaran dari pada melakukan pembelian.

 

Nilai Barang Ekspor Tinggi

Stimulus terus dilakukan pemerintah agar pengusaha dapat mengekspor barang bernilai tinggi, salah satunya dengan menghimbau agar ekspor yang dilakukan berupa barang setengah jadi atau barang jadi. Ekspor barang mentah, meski jumlahnya besar, nilainya akan lebih rendah daripada jika yang diekspor barang setengah jadi atau barang jadi yang nilainya lebih besar.

 

Kebutuhan Impor

Ketika industri dalam negeri mampu mencukupi kebutuhan masyarakat secara maksimal, maka otomatis kebutuhan impor akan menurun. Menurunnya impor yang dilakukan akan mengurangi nilai belanja negara pada komoditas tersebut sehingga nilai Rupiah bisa terus terjaga pada kondisi stabil. Berkurangnya impor juga jadi salah satu faktor yang berpengaruh pada dinamika kurs pajak Indonesia.

 

Devisa Negara

Semakin banyak turis asing yang datang ke Indonesia, maka belanja Rupiah akan juga meningkat. Turis asing datang dengan membawa mata uang asing, kemudian ditukarkan dengan mata uang Rupiah. Belanja mata uang ini juga akan berdampak positif pada nilai kurs pajak. Tidak hanya itu, meningkatnya devisa dari TKI yang jumlahnya terus bertambah juga akan meningkatkan nilai Rupiah secara berkelanjutan.

 

Pembagian Deviden

Ketika masyarakat atau perusahaan Indonesia memiliki saham atau investasi di perusahaan luar negeri, pembagian laba atau deviden yang diterima akan juga memberikan dampak positif untuk kekuatan nilai tukar Rupiah. Namun demikian, kini yang terjadi justru sebaliknya, lebih banyak warga yang memiliki investasi pada perusahaan luar negeri yang berada di Indonesia sehingga justru warga atau perusahaan harus membayar dividen kepada investasi asing yang ada di negara ini.

 

Stabilitas Politik

Memang sedikit normatif jika berbicara mengenai stabilitas politik. Namun pada kenyataannya, hal ini bisa benar-benar mempengaruhi kekuatan Rupiah di pasar global. Tren menunjukkan ketika terjadi pesta demokrasi beberapa waktu lalu, nilai rupiah melemah, tidak hanya pada kurs pajak namun pada nilai tukarnya secara umum. Kini ketika situasi dan kondisi politik sudah lebih dingin, perlahan nilai Rupiah kembali menguat. Meski memang belum dapat benar-benar signifikan dan sangat menguntungkan.

 

Perhitungan Pajak yang Taat

Bagaimana hal ini bisa berpengaruh? Logikanya, ketika Anda sebagai pengusaha melakukan perhitungan kewajiban pajak ekspor Anda dengan cermat, maka nilai yang dibayarkan adalah nilai yang benar dan merupakan jumlah ideal. Lain halnya jika Anda sengaja mengurangi nilai pajak yang Anda setorkan, penerimaan negara akan menurun sehingga akan turut berpengaruh pada nilai kurs pajak yang berlaku. Untuk itu penting rasanya menjadi pengusaha yang taat menghitung, membayar dan melaporkan pajak, demi tumbuhnya iklim industri yang produktif, baik untuk pengusaha maupun untuk negara. Lagipula ketika pajak dibayarkan secara tepat, pembangunan infrastruktur juga akan kembali dinikmati masyarakat bukan?

 

Pelemahan kurs pajak di penghujung bulan Juli 2019 ini mungkin bisa menjadi koreksi untuk semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ekspor impor di Indonesia. Dengan melihat nilai kurs tersebut, pasti ada beberapa hal yang bisa dibenahi agar kurs bisa kembali menguat secara stabil.

Mengetahui kurs pajak Juli 2019 menjadi penting dalam rangka transaksi ekspor impor dan penghitung pajak yang harus dibayar. Anda bisa mengunjungi situs resminya di sini, untuk mengetahui nilai pajak terkini. Untuk membantu pembayaran atau penghitungan serta pelaporan, Anda bisa menggunakan layanan Klikpajak, yang merupakan mitra resmi dari DJP. Semua proses yang dijalankan sah secara hukum, karena telah terverifikasi oleh DJP sebagai pihak paling berwenang terkait perpajakan.

 


PUBLISHED22 Aug 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: