Gagal 'Update' e-Faktur? Ini Alternatif 'Download' e-Faktur 3.0

Gagal ‘Update’ e-Faktur? Ini Alternatif ‘Download’ e-Faktur 3.0

Sebagai Wajib Pajak (WP) yang berstatus Pengusaha Kena Pajak (PKP), mungkin Anda kerap menghadapi sejumlah kendala saat menggunakan aplikasi pembuatan Faktur Pajak elektronik. Salah satunya saat harus melakukan update e-Faktur. Ketahui alternatif download e-Faktur 3.0 di sini.

Bagi PKP, membuat e-Faktur merupakan suatu kewajiban yang telah diberlakukan sejak Juli 2016 lalu. Selain proses yang lebih simpel, salah satu tujuan penggunaan aplikasi e-Faktur ini adalah untuk mengurangi adanya Faktur Pajak fiktif.

Faktur pajak sendiri sangat penting bagi PKP karena dapat digunakan sebagai bukti atau pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang dibuat oleh PKP dalam transaksi jual/beli produk dan jasa yang tergolong sebagai Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP).

Bagaimana alternatif download e-Faktur 3.0 saat melakukan pembaruan sistem yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), berikut ulasan dari Klikpajak by Mekari.

Cara ‘Update’ dan ‘Download’ e-Faktur Versi Terbaru

e-Faktur merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh DJP untuk memudahkan PKP untuk membuat Faktur Pajak elektronik dan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN secara daring.

Seiring berjalannya waktu, DJP terus melakukan pembaruan sistem pada aplikasi e-Faktur untuk memberikan layanan yang semakin memudahkan aktivitas perpajakan.

Namun untuk bisa menikmati layanan dari pembaruan sistem tersebut, Anda harus melakukan update aplikasi e-Faktur versi terbaru. e-Faktur terbaru adalah e-Faktur 3.0 yang berlaku nasional mulai 1 Oktober 2020.

Caranya, dengan mengunduh (download) dari patch yang disediakan DJP dan memasang (install) ke perangkat komputer Anda.

Note: Cek Penyebab e-Nofa Login Bermasalah dan Cara Mengatasinya

Berikut langkah-langkah cara update e-Faktur 3.0 yang menggantikan versi e-Faktur 2.2:

  1. Back up e-Faktur versi terdahulu, yakni e-Faktur 2.2 untuk berjaga-jaga apabila terjadi gagal update aplikasi e-Faktur 3.0. 
  2. Lalu siapkan dokumen berupa nomor sertifikat elektronik.
  3. Unduh aplikasi e-Faktur 3.0 pada laman efaktur.pajak.go.id
  4. Apabila sudah terunduh, extract file aplikasi e-Faktur 3.0 itu. Setelah selesai, akan ada tiga file, yakni ETaxInvoice, ETaxInvoiceMain dan ETaxInvoiceUpd
  5. Copy tiga file tersebut, lalu paste ke dalam folder e-Faktur 2.2 yang akan diupdate
  6. Setelah itu muncul notifikasi, lalu klik replace the files. Kemudian, klik jalankan aplikasi e-Faktur Anda dengan mengklik ETaxInvoice
  7. Anda akan diarahkan untuk memilih database. Silakan klik local database. Lalu klik connect.
  8. Setelah itu, login ke dalam aplikasi e-Faktur. Jika e-Faktur berhasil diupdate maka Anda akan melihat menu baru yaitu prepopulated data
  9. Jangan lupa lakukan setting referensi Sertifikat Elektronik sebelum menggunakan e-Faktur 3.0

Ilustrasi update e-Faktur 3.0

‘Update’ e-Faktur Gagal, Bagaimana Solusinya?

Tidak dimungkiri, tak jarang saat melakukan proses instalasi e-Faktur itu mengalami kegagalan. Ada banyak faktor yang membuat proses update e-Faktur gagal.

Mulai dari karena adanya gangguan sinyal dari koneksi internet, klien tidak terdaftar, sistem operasi komputer tidak mendukung, serta file corrupt yang disebabkan oleh koneksi atau adanya virus.

Note: Penyebab Permintaan Nomor Seri Faktur Pajak Gagal dan Cara Mengatasi

Agar terhindar dari kegagalan update e-Faktur, berikut solusi yang bisa Anda lakukan:

  1. Jangan download e-Faktur pada jam-jam sibuk karena rentan akan gangguan/eror.
  2. Jika gagal, ulangi lagi prosesnya, sebab bisa saja itu dipicu oleh jam-jam sibuk atau koneksi internet yang tidak stabil.
  3. Perbesar bandwith atau jaringan pita lebar, yang merupakan kapasitas maksimum dari suatu jalur komunikasi yang digunakan untuk mengirim data dalam hitungan detik.
  4. Periksa kembali koneksi internet.

Ilustrasi gagal download e-Faktur 3.0

Perhatikan ini Sebelum ‘Download’ e-Faktur

Untuk dapat menggunakan aplikasi e-Faktur di perangkat komputer atau laptop Anda, maka terdapat beberapa spesifikasi teknis dan sistem operasi komputer yang harus dipenuhi, di antaranya:

a. Spesifikasi Teknis:

  • Processor Dual Core.
  • Memory 3GB RAM.
  • Kapasitas penyimpan 50 GB Harddisk space.
  • Monitor/layar VGA dengan minimal resolusi layar 1024 x 768.
  • Perangkat penunjang untuk jaringan (intranet maupun internet).

Note: Ingat! ‘Update’ e-Faktur Pajak 3.0 Berlaku Tahun ini

b. Spesifikasi Sistem Operasi:

  • Komputer menggunakan sistem operasi Linux/Mac OS/ Microsoft Windows.
  • Sistem operasinya menggunakan versi 32 bit atau 64 bit.
  • Perangkat sudah terinstall Adobe Reader dan Java Runtime Environment (JRE) 7 atau biasa disebut versi 1.7 Jika belum terpasang, Anda dapat menginstall program-program tersebut terlebih dahulu. 

Selain spesifikasi teknis dan sistem operasi komputer, yang tak kalah penting pastikan pula koneksi internet Anda berjalan mulus agar tak terjadi hambatan saat download e-Faktur atau update e-Faktur 3.0.

Ilustrasi e-Faktur versi terbaru 3.0

Cara Mudah Gunakan e-Faktur 3.0 Tanpa ‘Update’ Sistem

Tahukah, ada cara mudah bagi Anda untuk bisa memanfaatkan fitur baru dalam e-Faktur 3.0.

Caranya, gunakan aplikasi e-Faktur Klikpajak, biar Klikpajak.id yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan Faktur Pajak dan pelaporan SPT Masa PPN Anda.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi DJP yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Sebagai aplikasi pajak berbasis web (web based), Klikpajak didukung dengan teknologi cloud yang memudahkan Anda melakukan semua aktivitas perpajakan hanya dalam satu platform kapan pun dan di mana pun.

Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.

Melalui teknologi cloud, Anda bisa menggunakan aplikasi tanpa harus mengunduh (download) dan memasang (install) aplikasi terlebih dahulu.

Sebab sistem cloud yang berbasis web ini memudahkan Anda dalam mengakses data dan informasi melalui internet secara cepat.

Ilustrasi sistem keamanan cloud

Keamanan Data

Melalui Klikpajak, Anda dapat menyimpan berbagai riwayat permbayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan aman.

Sebab Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Anda pun dapat nyaman menggunakan aplikasi pajak online Klikpajak karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sehingga Anda tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Contoh fitur lengkap Klikpajak

Fitur Lengkap Klikpajak

“Klikpajak memiliki fitur lengkap sebagai aplikasi pajak online yang membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang bekerja pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Apa saja fitur lengkap Klikpajak yang semakin memudahkan Anda dalam melakukan aktivitas perpajakan?

e-Faktur Klikpajak

Melalui fitur e-Faktur yang terintegrasi dalam satu platform, Anda dapat mengelola administrasi perpajakan mulai dari:

  • Faktur Pajak Masukan
  • Faktur Pajak Keluaran
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Mengelola Faktur Pajak Masukan, Keluaran, dan Retur

Anda akan dipandu dengan langkah-langkah penggunaan fitur e-Faktur yang mudah dan sederhana.

Alur pembuatan e-Faktur, Bayar dan Lapor SPT Masa PPN bisa Anda lihat di SINI

Fitur e-Faktur Klikpajak juga memudahkan Anda mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan (Pajak Pertambahan Nilai) PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Note: Anda juga dapat menginput data Faktur Masukan menggunakan Scan QR Code e-Faktur Klikpajak secara gratis. Langkah-langkah input Faktur Pajak Masukan lewat handphone selengkapnya lihat di SINI.

Contoh fitur membuat bukti potong PPh 23/26 di e-Bupot Klikpajak

e-Bupot Klikpajak

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah.

Seperti diketahui, melalui Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-269/PJ/2020, mulai 1 Agustus 2020 setiap Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama seluruh Indonesia harus membuat bukti potong dan melaporkan SPT masa PPh Pasal 23/26 secara elektronik melalui aplikasi e-Bupot.

Kini, penerapan wajib e-Bupot secara nasional berlaku mulai 1 September 2020 bagi semua wajib pajak yang telah memenuhi ketentuan Pasal 6 dari PER-04/PJ/2017, melalui KEP-368/PJ/2020.

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

e-Bupot Klikpajak memiliki keunggulan yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu bisnis perusahaan, di antaranya:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan.

Contoh fitur BPE yang diterbitkan Klikpajak resmi dari DJP

e-Billing Klikpajak

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

Sebelum menyetor pajak, Anda perlu mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP melalui e-Billing.

Anda bisa membuat ID Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan masa pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) juga akan disimpan dengan rapi dan aman pada Arsip Pajak di Klikpajak.

Ilustrasi lapor SPT pajak di e-Filing Klikpajak

e-Filing Klikpajak

Anda akan mendapatkan kemudahan cara lapor SPT Tahunan/Masa pajak dengan menggunakan aplikasi e-Filing Klikpajak. Sebab Anda akan dipandu dengan langkah-langkah mudah.

Anda bisa melaporkan seluruh jenis SPT secara gratis selamanya melalui e-Filing Klikpajak kapan saja dan di mana saja, seperti:

  • SPT Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Note: Selengkapnya cara mudah membuat Kode Billing dan menyampaikan SPT online lewat e-Filing Klikpajak, lihat langkah-langkahnya di SINI.

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Hindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Terintegrasi dengan Aplikasi Akuntansi ‘Online’

Kelebihan lain Klikpajak adalah bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Anda semakin mudah dalam membuat dan mengelola e-Faktur serta e-Bupot karena Klikpajak bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online seperti Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software.

Temukan kemudahan yang Anda dapatkan dari integrasi Klikpajak dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id di SINI

Ini adalah teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian accounting (keuangan) lebih cepat dan mudah.

Sehingga proses pengelolaan pajak jadi makin gampang dan tepat hanya dengan Klikpajak.

Contoh fitur akuntansi online Jurnal.id yang terintegrasi dengan support system pajak online Klikpajak.id

Tim ‘Support’ Klikpajak Siap Membantu Anda!

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar hingga melaporkan kegiatan perpajakan. Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis Anda dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Masa PPN dan aktivitas perpajakan lainnya secara efektif yang dapat menghemat banyak waktu Anda?

“Kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya. Klikpajak mengerti yang Anda butuhkan.”

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan manfaatkan kemudahan dalam mengurus perpajakan Anda mulai dari menghitung, membayar hingga melaporkan pajak hanya dalam satu platform.


PUBLISHED29 Sep 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: