Cara Mengisi SPT Tahunan Badan Yayasan atau LSM

Cara Mengisi SPT Tahunan Badan Yayasan atau LSM

Yayasan atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) merupakan Subjek Pajak Badan. Oleh karena itu, pengelola sudah seharusnya mengetahui cara mengisi SPT Tahunan Badan Yayasan atau LSM ini.

Yayasan atau LSM berdasarkan Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh) Nomor 36 Tahun 2008 merupakan Subjek Pajak Badan. Sama seperti subjek pajak lainnya, sebuah yayasan atau LSM yang didirikan memiliki kewajiban perpajakan yang harus dipenuhi,

Bicara pajak penghasilan, bagaimana kewajiban pepajak subjek pajak dan bagaimana cara mengisi SPT Tahunan Badan Yayasan atau LSM ini, berikut ulasan Klikpajak by Mekari.

Yayasan/LSM sebagai Wajib Pajak Badan

Yayasan atau LSM mengisi SPT Tahunan Badan sesuai dengan UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) terkait dengan pengertian Badan itu sendiri.

Pada UU tersebut disebutkan, Badan adalah sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan suatu kesatuan. Kesatuan tersebut yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha.

Berdasarkan pengertian di atas, Badan meliputi:

  • Perseroan Terbatas (PT)
  • Perseroan Komanditer (CV)
  • Perseroan lainnya
  • Kongsi
  • BUMN/BUMD
  • Firma
  • Dana Pensiun
  • Koperasi
  • Persekutuan
  • Yayasan
  • Perkumpulan
  • Lembaga
  • Organisasi massa
  • Organisasi sosial politik
  • Bentuk badan lainnya

Note: Tidak semua subjek atau objek pajak dikenakan pajak penghasilan. Inilah Daftar Subjek dan Objek Pajak yang Dikecualikan dari PPh

Walaupun merupakan Subjek Pajak Badan, untuk menjadi Wajib Pajak (WP), suatu Yayasan atau LSM harus memenuhi persyaratan subjektif dan objektif.

Setelah itu, barulah Yayasan/LSM memiliki kewajiban untuk punya Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP), lapor SPT serta kewajiban perpajakan lainnya.

Ilustrasi penyusutan fiskal atau kerugian dalam komponen pengisian SPT Tahunan Badan Yayasan atau LSM

Ketentuan Pengisian SPT Tahunan Yayasan/LSM

Hal yang tak luput harus diperhatikan dalam pengisian pelaporan SPT Tahaunan Yayasan atau LSM alah memahami dan mengisi bagian-bagian lampiran yang ada dalam tahap-tahap pengisian SPT.

Setidaknya ada beberapa lampiran dalam pelaporan SPT Tahunan Yayasan ini, di antaranya:

  • Lampiran Khusus 1A tentang daftar penyusutan fiskal
  • Lampiran 6 tentang data jika terdapat penyertaan modal ke badan lain, jika tidak ada abaikan
  • Lampiran V tentang daftar pengurus badan
  • Lampiran IV tentang isi jenis penghasilan yang Anda peroleh sesuai tabel yang ada. Jika Yayasan/LSM dikenakan PPh Final UMKM, maka isi kolom penghasilan final tersebut di kolom penghasilan lainnya
  • Lampiran III tentang data PPh yang dipotong oleh pihak lain sesuai dengan jenisnya
  • Lampiran II tentang laporan keuangan laba rugi
  • Lampiran I tentang peredaran usaha selama setahun sesuai dengan laporan keuangan laba rugi
  • Pilih Lampiran 8A sesuai dengan jenis usaha lalu isi dengan elemen dari neraca dan laporan laba rugi

Ilustrasi mengisi SPT Tahunan Badan Yayasan atau LSM

Cara Mengisi SPT Tahunan Yayasan/LSM

Cara mengisi SPT Tahunan Badan bagi Yayasan atau LSM kurang lebih sama seperti WP Badan lainnya, antara lain:

  1. Telah melakukan Registrasi di DJP Online atau e-Filing Klikpajak
  2. Menyiapkan pembukuan/laporan keuangan serta daftar pembayaran pajak penghasilan (PPh) Final atau PPh Pasal 25 yang sebelumnya sudah dibayarkan
  3. Login ke DJP Online
  4. Buat SPT melalui fitur e-form
  5. Unduh formulir 1771, dengan cara klik ‘e-form SPT 1771’, pilih tahun pajak yang sesuai lalu klik ‘Kirim Permintaan’. Dokumen e-form akan otomatis terunduh, bersamaan dengan itu Anda juga akan mendapatkan kode verifikasi melalui email Anda yang terdaftar.
  6. Install aplikasi form viewer, dengan cara klik ‘Download Viewer, klik ‘windows (24mb)’. Setelah itu, install form viewer tersebut.
  7. Isi dokumen e-form sampai selesai sesuai dengan dokumen yang telah Anda siapkan
  8. Mengisi lampiran dengan lengkap sesuai dengan kondisi yayasan/LSM Anda
  9. Klik menu pada pojok kiri atas untuk mengisi tempat dan tanggal pembuatan SPT
  10. Periksa nama serta NPWP penandatangan SPT telah terisi. Klik submit
  11. Unggah lampiran yang telah discan dalam 1 file .pdf
  12. Verifikasi pengisian SPT dengan cara menyalin kode verifikasi yang dikirimkan oleh DJP melalui email Anda yang terdaftar
  13. Kirim SPT dengan cara klik submit. Bukti penerimaan elektronik akan dikirimkan ke email Anda.

Ilustrasi mengisi SPT Tahunan Badan Yayasan atau LSM di Klikpajak

Kewajiban Perpajakan Lainnya Yayasan/LSM

Selain membuat SPT Tahunan Badan, Yayasan atau LSM juga memiliki  kewajiban pelaporan pajak secara bulanan.

Pelaporan pajak yang dilakukan secara bulanan tersebut antara lain SPT Masa PPh Pasal 21, kemudian apabila Yayasan/LSM tersebut adalah Pengusaha Kena Pajak (PKP) maka mereka juga harus melaporkan SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) serta SPT Masa PPh Pasal 25.

Tentu saja hal ini merupakan tambahan pekerjaan bagi pengurus Yayasan/LSM. Tapi Anda tidak perlu kawatir karena proses tersebut dapat dilakukan secara mudah menggunakan aplikasi pajak online KlikPajak.id.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Anda dapat nyaman menggunakan aplikasi Klikpajak karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin. Sebab Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Contoh fitur lapor dan mengisi SPT Tahunan Badan Yayasan atau LSM di Klikpajak

Fitur Lengkap Klikpajak 

“Klikpajak memiliki fitur lengkap sebagai aplikasi pajak online yang membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang bekerja sebagai tax officer di perusahaan.”

Berikut fitur-fitur aplikasi pajak online Klikpajak yang semakin mempermudah aktivitas perpajakan Anda:

e-Filing

Anda bisa melaporkan seluruh jenis SPT secara gratis selamanya melalui fitur e-Filing Klikpajak kapan saja dengan mudah.

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Note: Langkah-langkah membuat ID Billing dan Lapor SPT Pajak melaluie-Filing selengkapnya bisa dilihat di SINI

Semua jenis SPT bisa dilaporkan melalui e-Filing di Klikpajak, di antaranya:

  • SPT Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Semua itu bisa dilakukan dengan mudah dan cepat karena panduan pengisian SPT yang simpel.

Ketahui Batas Waktu Bayar dan Lapor SPT Pajak

Hindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

 

e-Faktur

Klikpajak merupakan aplikasi pajak online lengkap dan terintegrasi dalam satu platform yang memungkinkan Anda bisa mengelola administrasi perpajakan, mulai dari:

  • Membuat Faktur Pajak Masukan
  • Membuat Faktur Pajak Keluaran
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Mengelola Faktur Pajak Masukan, Keluaran, dan Retur

Anda akan dipandu dengan langkah-langkah penggunaan fitur e-Faktur yang mudah dan sederhana.

Panduan lengkap langkah-langkah pembuatan e-Faktur, pembayaran dan pelaporan SPT Masa PPN selengkapnya bisa dilihatdi SINI.

Fitur e-Faktur Klikpajak juga memudahkan Anda mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan (Pajak Pertambahan Nilai) PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Note: Anda juga dapat input data Faktur Masukan menggunakan Scan QR Code e-Faktur Klikpajak secara gratis. Untuk langkah-langkah input Faktur Pajak Masukan lewat handphone selengkapnya lihat di SINI.

Contoh membuat Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

e-Bupot

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah. Karena alur yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).

Seperti diketahui, pembuatan Bukti Potong PPh Pasal 23/26 wajib menggunakan e-Bupot yang berlaku mulai 1 Agustus 2020 ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-269/PJ/2020.

Contoh fitur e-Bupot Klikpajak untuk membuat bukti potong PPh 23/26

e-Billing

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi. Sebelum menyetor pajak, Anda perlu mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP melalui e-Billing.

Anda bisa membuat ID Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan masa pajak yang diinginkan. Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) juga akan disimpan dengan rapi dan aman pada Arsip Pajak di Klikpajak.

Contoh BPE yang diterbitkan Klikpajak resmi dari DJP

Terintegrasi dengan Aplikasi Akuntansi ‘Online’

Kelebihan lain Klikpajak adalah bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online. Salah satunya adalah Jurnal.id.

Anda semakin mudah dalam membuat dan mengelola e-Faktur serta e-Bupot karena Klikpajak bisa menarik data langsung dari laporan keuangan pengguna aplikasi akuntansi online seperti Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software.

Ini adalah teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian accounting (keuangan) lebih cepat dan mudah. Sehingga proses pengelolaan pajak jadi makin gampang dan tepat hanya dengan Klikpajak.

Contoh fitur aplikasi akuntansi online Jurnal.id

Tim ‘Support’ Klikpajak Siap Membantu Anda!

Sebagai mitra resmi DJP, KlikPajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar hingga melaporkan kegiatan perpajakan. Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis Anda dalam membuat Faktur Pajak secara efektif yang dapat menghemat banyak waktu Anda? Kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya.

Ilustrasi tim support Klikpajak yang selalu siap membantu keperluan perpajakan Anda

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan manfaatkan kemudahan dalam mengurus perpajakan Anda mulai dari menghitung, membayar hingga melaporkan pajak hanya dalam satu platform.


PUBLISHED28 Aug 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: