Menghitung PPh Pasal 21 Karyawan yang Pindah Kerja dan Pindah Tugas - Klikpajak

Menghitung PPh Pasal 21 Karyawan yang Pindah Kerja dan Pindah Tugas

Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh Pasal 21) berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-32/PJ/2015 merupakan pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apapun sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi subjek pajak dalam negeri.

Perhitungan PPh 21 bagi karyawan yang pindah kerja atau pindah tugas terkadang memerlukan ketelitian. Sebenarnya cara menghitung PPh Pasal 21 karyawan perusahaan yang pindah kerja atau pindah tugas sama saja dengan perhitungan pajak pada umumnya. Ketentuan perhitungan ini tetap mengacu pada penghasilan tahunan.

Besar Tarif PPh 21

Berdasarkan UU No. 36/2008, besaran tarif PPh Pasal 21 berdasarkan penghasilan yang diperoleh dalam satu tahun adalah sebagai berikut:

Penghasilan Tahunan

Tarif Pajak

sampai dengan Rp50.000.000 5%
Rp50.000.001-Rp250.000.000 15%
Rp250.000.001-Rp500.000.000 25%
Diatas Rp500.000.001 30%

Cara Menghitung PPh 21 Karyawan Pindah Tugas atau Pindah Kerja

  • Contoh Perhitungan Karyawan Pindah Tugas

Nina adalah seorang akuntan lajang yang bekerja di sebuah klinik kecantikan ternama dengan gaji yang diperoleh Rp7.000.000 setiap bulannya dan membayar iuran pensiun sebesar Rp250.000. Pada bulan November 2018, Nina dipindah tugaskan dari kantor Yogyakarta ke biro Bandung. Berapakah besaran PPh Pasal 21 yang harus dipotong atau dipungut perusahaan dari perusahaan Nina yang kini bekerja di Bandung?

 

Bukti Potong PPh 21 (Januari-Oktober) di Yogyakarta

Gaji   Rp7.000.000
Biaya Jabatan Rp350.000 5%
Iuran Pensiun Rp250.000  
    -Rp600.000
Penghasilan Neto 1 Bulan   Rp6.400.000
Penghasilan Neto 1 Tahun   Rp76.800.000
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)   Rp54.000.000
Penghasilan Kena Pajak   Rp22.800.000
PPh dalam 1 tahun (5%) ×5% Rp1.140.000
PPh Pasal 21 terutang (10 bulan) Rp1.140.000 Rp11.400.000
PPh 21 telah dipotong dan dilunasi di Yogyakarta   -Rp11.400.000
PPh Pasal belum dipotong   NIHIL

 

Bukti Potong PPh Pasal 21 (November-Desember) di Bandung

Gaji   Rp7.000.000
Biaya Jabatan Rp350.000 5%
Iuran Pensiun Rp250.000  
    -Rp600.000
Penghasilan Neto 1 Bulan   Rp6.400.000
Penghasilan Neto 1 Tahun   Rp76.800.000
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)   Rp54.000.000
Penghasilan Kena Pajak   Rp22.800.000
PPh dalam 1 tahun (5%) ×5% Rp1.140.000
PPh Pasal 21 terutang (2 bulan) Rp1.140.000 Rp2.280.000
PPh telah dipotong perusahaan dan dilunasi   -Rp2.280.000
PPh Pasal 21 belum dipotong   NIHIL

Contoh Perhitungan PPh Pasal 21 Karyawan Pindah Tugas

Rohmat seorang karyawan lajang yang bekerja di pertambangan batubara PT Bara Cahaya di Banjarmasin. Rohmat menerima gaji Rp10.000.000 per bulan dan diwajibkan untuk membayar iuran pensiun sebesar Rp250.000. Pada Bulan Juli, Rohmat pindah kerja ke PT Sentosa Abadi di Tarakan dengan gaji Rp12.000.000. Berapakah PPh Pasal 21 yang harus dipotong di perusahaan baru?

 

Bukti Potong PPh 21 PT Bara Cahaya (Januari-Juni)

Gaji   Rp10.000.000
Biaya Jabatan Rp500.000 5%
Iuran Pensiun Rp250.000  
    -Rp750.000
Penghasilan Neto 1 Bulan   Rp9.250.000
Penghasilan Neto 6 Bulan (Januari-Juni) Rp55.500.000  
Penghasilan Neto 1 Tahun   Rp111.000.000
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)   Rp54.000.000
Penghasilan Kena Pajak   Rp57.000.000
PPh dalam 1 tahun (5%) Rp2.850.000  
PPh Pasal 21 terutang (6 bulan)   Rp1.425.000
PPh telah dipotong PT Bara Cahaya dan dilunasi   -Rp1.425.000
PPh Pasal 21 belum dipotong   NIHIL

 

Bukti Potong PPh 21 PT Sentosa Abadi (Juli-Desember)

Gaji   Rp12.000.000
Biaya Jabatan Rp600.000 5%
Iuran Pensiun Rp250.000  
    -Rp850.000
Penghasilan Neto 1 Bulan   Rp11.150.000
Penghasilan Neto 6 Bulan (Januari-Juni) PT Bara Cahaya Rp66.900.000  
Penghasilan Neto 1 Tahun   Rp133.800.000
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)   -Rp54.000.000
Penghasilan Kena Pajak   Rp79.800.000
PPh dalam 1 tahun (5%) Rp3.990.000  
PPh 21 terutang (6 bulan)   Rp2.495.000
PPh telah dipotong Sentosa Abadi dan dilunasi   -Rp2.495.000
PPh 21 belum dipotong   NIHIL

 

Demikian penjelasan mengenai cara menghitung Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) untuk karyawan yang pindah tugas atau pindah kerja. Anda bisa menggunakan layanan perpajakan Klikpajak untuk membantu menghitung Pajak Penghasilan karyawan Anda secara cepat, tepat, dan akurat. Segera coba klikpajak untuk segala urusan perpajakan Anda!


PUBLISHED17 Jan 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: