Apa Itu Faktur Pajak Pengganti Beda Bulan? - Klikpajak

Faktur Pajak Pengganti Beda Bulan dan 2 Jenis Faktur Pengganti Lainnya

Dalam rangka transaksi antar Pengusaha Kena Pajak, diperlukan satu berkas yang disebut dengan Faktur Pajak. Fungsinya jelas, untuk menunjukkan bahwa PPN dalam transaksi tersebut sudah dibayar. Namun demikian, mungkin saja terjadi kesalahan data yang tercatat. Atas kesalahan data bisa diselesaikan dengan faktur pajak pengganti beda tanggal, faktur pajak pengganti beda bulan dan faktur pajak pengganti beda tahun atau faktur pajak pengganti lain sesuai dengan kesalahan yang ada pada faktur tersebut.

Mengapa kesalahan dalam faktur pajak perlu dikoreksi dan dilakukan penggantian faktur? Karena pada dasarnya faktur pajak adalah dokumen bukti bahwa transaksi Barang Kena Pajak dan Jasa Kena Pajak sudah memperhitungkan Pajak Pertambahan Nilai. Di mana PPN merupakan kewajiban utama dari transaksi yang dilakukan PKP terhadap kewajibannya sebagai wajib pajak.

Ketika terjadi kesalahan dan tidak dilakukan revisi, maka PKP bisa saja mendapat masalah karena dinilai melaporkan pencatatan pajak yang memiliki kekeliruan sehingga merugikan negara. Di sisi lain, ketika Pajak Keluaran dan Masukan yang tercatat memiliki selisih, maka PKP berhak mengajukan klaim. Logikanya, klaim ini tentu tidak bisa diajukan atas dasar Faktur Pajak yang salah bukan?

 

Hal Penting dalam Faktur Pajak Pengganti

Dalam melakukan perbaikan dengan faktur pajak, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  • Jika yang terjadi kesalahan pengisian nomor urut, maka faktur pajak pengganti yang dibuat harus mencantumkan nomor urut sebenarnya serta NSFP yang benar yang dimiliki PKP.
  • Kode status yang digunakan untuk faktur pajak pengganti adalah kode status 1.
  • Tahun penerbitan faktur pajak ini sama dengan tanggal penerbitan faktur pajak awal.
  • Bubuhkan cap yang menunjukkan kode dan NSFP serta tanggal faktur pajak yang diganti.
  • Kedua faktur pajak, yang asli dan pengganti, dilaporkan dalam satu berkas yang sama.
  • PKP wajib melakukan pembetulan SPT Masa PPN pada periode yang sama dengan masa pelaporan faktur pajak yang mengalami kesalahan dan diganti.

Baca Juga : Pembuatan Faktur Pajak Masukan dan Regulasinya

 

3 Jenis Faktur Pajak Pengganti

Setidaknya dilihat dari tanggal yang tertera dalam faktur pajak, terdapat 3 jenis faktur pajak pengganti yang dikenal di Indonesia. Yaitu Faktur Pajak Pengganti Beda Tanggal, Faktur Pajak Pengganti Beda Bulan dan Faktur Pajak Pengganti Beda Tahun.

Faktur Pajak Pengganti Beda Tanggal

Faktur pajak ini dibuat untuk melakukan penggantian pada faktur pajak yang mengalami kesalahan dan berada dalam satu periode pelaporan SPT Masa. Artinya, selama belum melewati batas waktu pelaporan SPT Masa PPN, maka faktur pajak yang dibuat akan menjadi faktur pajak pengganti beda tanggal.

Faktur Pajak Pengganti Beda Bulan

Untuk faktur pajak pengganti yang dibuat dan telah melewati batas pelaporan SPT Masa PPN, maka faktur pajak tersebut dinamakan faktur pajak pengganti beda bulan. Misalnya, faktur pajak dibuat pada bulan Januari, namun baru disadari ada kesalahan pada bulan Maret. Padahal batas pelaporan SPT Masa PPN bulan Januari adalah akhir bulan Februari. Maka faktur pajak dapat dibuat dengan nama pengganti beda tanggal asal masih dalam satu periode tahun pajak.

Faktur Pajak Pengganti Beda Tahun

Nah, jenis yang terakhir mungkin sangat jarang digunakan karena jenis ini hanya dibuat jika faktur pajak yang diganti sudah berbeda tahun pajak. Namun demikian, yang paling umum adalah penggantian faktur pajak yang terjadi antara bulan Desember hingga Januari. Di mana tidak hanya berganti bulan, namun juga berganti tahun.

Baca Juga : Hal Penting Tentang Pelaporan SPT Masa PPN yang Harus Diketahui

 

Pada dasarnya perbedaan utama dari ketiga jenis faktur pajak pengganti ini berada pada waktu penggantian tersebut dilakukan. Tentu saja akan ada konsekuensi tertentu karena PKP melakukan kelalaian terhadap pelaporan pajak yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya. Namun dengan prosedur ini, paling tidak penggantian dan perbaikan faktur pajak bisa dilakukan agar kedepan tidak ada faktur pajak yang mengalami kesalahan lagi.

Dalam transaksi antar PKP, faktur pajak memegang peranan penting. Demi menjaga kredibilitas, PKP yang taat pajak akan senantiasa membuat faktur pajak dengan teliti sehingga tidak perlu dilakukan prosedur penggantian faktur pajak, baik faktur pajak pengganti beda tanggal, faktur pajak pengganti beda bulan atau faktur pajak pengganti beda tahun karena akan menambah pekerjaan PKP.

 

Ketaatan pajak dari Pengusaha Kena Pajak secara langsung akan memberikan tambahan pemasukan negara dari sektor pajak. Transaksi yang dilakukan oleh PKP dengan menggunakan faktur pajak tentu bernilai besar, dan akan sebanding dengan besaran pajak yang masuk ke dalam kas negara. Ini mengapa negara selalu menekankan pentingnya patuh pajak dan taat aturan pajak bagi PKP dan masyarakat pada umumnya.

Faktur pajak pengganti beda tanggal, faktur pajak pengganti beda bulan dan faktur pajak pengganti beda tahun tidak perlu dilakukan jika faktur pajak awal yang dibuat sudah benar. Untuk itu, Anda bisa menggunakan bantuan dari Klikpajak untuk menghitung besaran nilai PPN yang ada dalam transaksi Anda sebagai PKP. Klikpajak merupakan mitra resmi DJP dan dapat digunakan secara gratis. Klikpajak adalah mitra terbaik Anda dalam perpajakan.

 


PUBLISHED04 Oct 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: