Adakah Versi E-Nofa Terbaru yang Harus Diunduh? - Klikpajak

Adakah Versi E-Nofa Terbaru yang Harus Diunduh?

Penomoran faktur pajak merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperketat regulasi dan meningkatkan keamanan faktur pajak yang dibuat. Dahulu, nomor faktur pajak harus diajukan pada awal tahun pajak secara manual, sejumlah yang dibutuhkan untuk satu tahun ke depan. Namun kini dengan e-Nofa terbaru, Nomor Seri Faktur Pajak bisa didapatkan dengan mudah dan cepat tanpa harus menunggu lama.

Tidak seperti aplikasi e-Faktur yang terus mengalami update, e-Nofa hingga saat ini masih menggunakan versi yang sama seperti saat dikeluarkan tahun 2013 lalu. Hal ini karena e-Nofa yang  masih relevan dan dapat memfasilitasi kebutuhan PKP dalam rangka mengajukan permohonan NSPP yang diperlukan. Jadi jika Anda mencari e-Nofa versi terbaru, mungkin Anda sudah memilikinya.

 

Penggunaan e-Nofa

Jika Anda adalah wajib pajak baru yang ingin menggunakan e-Nofa untuk keperluan bisnis dan pembuatan faktur pajak, pertama yang harus Anda lakukan adalah mendaftarkan diri atau badan usaha menjadi Pengusaha Kena Pajak. Beberapa syarat harus dipenuhi untuk mendapatkan status ini, misalnya dengan memiliki omzet diatas Rp. 4,8 miliar per tahunnya.

Setelah mendapatkan status PKP, kemudian yang harus dilakukan adalah mengajukan kepemilikan Sertifikat Elektronik Pajak. Permohonan bisa dilakukan secara online maupun manual, tergantung dengan keinginan Anda. Berkas ini berisi identitas Anda sebagai PKP dan tanda tangan digital yang berfungsi untuk mendaftarkan akun e-Nofa terbaru yang akan digunakan.

Baca Juga : Keuntungan Menjadi Pengusaha Kena Pajak Bagi Perusahaan

Setelah itu, tentu saja Anda harus memiliki aplikasi e-Nofa. Aplikasi ini berhubungan erat penggunaannya dengan e-Faktur yang dimiliki DJP, dimana kaitannya adalah sebagai client-server. Anda harus menginstal aplikasi yang sesuai dengan versi perangkat komputer yang Anda gunakan agar dapat berfungsi dengan benar. Langkahnya adalah:

  • Pertama, unduh installer e-Nofa yang sesuai dengan spesifikasi komputer, akan ada penjelasan pada setiap link yang terdapat pada laman resminya.
  • Lalu kedua, klik tombol ‘Download’, tunggu hingga pengunduhan selesai.
  • Ketiga, lakukan ekstraksi pada file yang selesai diunduh. Klik folder tersebut dan temukan file dengan nama EtaxInvoice.exe (pastikan perangkat Anda terhubung ke internet).
  • Setelah selesai, Anda bisa langsung login ke aplikasi tersebut (jangan lupa pasang sertifikat elektronik yang Anda miliki).
  • Terakhir, Anda bisa mengajukan permohonan NSFP yang Anda butuhkan, berdasarkan jumlah transaksi yang dilakukan pada tahun sebelumnya.

 

Update E-Faktur

Nah, untuk menggunakan e-Faktur Anda harus memastikan aplikasi e-Faktur Anda sudah menggunakan update terbaru. Bagaimana caranya? Tenang, akan disampaikan pula sehingga Anda tak perlu repot mencarinya lagi.

  • Pertama, lakukan backup database yang Anda miliki pada aplikasi yang Anda gunakan.
  • Kedua, unduh aplikasi e-Faktur 2019 versi 2.2 yang paling baru, Anda bisa mengunduhnya di https://efaktur.pajak.go.id/aplikasi.
  • Ketiga, lakukan ekstraksi pada file yang tadi diunduh.
  • Keempat, salin database dari aplikasi e-Faktur lama ke e-Faktur baru, pastikan proses penyalinan selesai.
  • Kelima, ganti nama file EtaxInvoiceUpd.exe menjadi EtaxInvoiceUpd_old.exe.
  • Pembaruan aplikasi e-Faktur sudah selesai dilaksanakan dan bisa digunakan.
  • Untuk mencegah terjadinya error, lakukan penyetelan ulang referensi Sertifikat Elektronik dengan cara pilih menu ‘Referensi’, lalu ‘Administrasi Sertifikat’, lalu ‘Oper’, dan pilih file Sertifikat Elektronik. Setelah selesai, masukkan Passphrase dan pilih ‘Simpan’.

Demikian proses update yang harus Anda lakukan sebelum dapat menggunakan aplikasi e-Faktur resmi milik DJP Online.

 

Berbagai cara kini telah disediakan untuk memfasilitasi wajib pajak dalam melakukan administrasi perpajakan. Mulai dari hitung, bayar hingga lapor, semua bisa diselesaikan dengan aplikasi atau layanan online, baik yang secara resmi disediakan oleh DJP maupun yang disediakan oleh aplikasi layanan perpajakan resmi mitra DJP.

Namun demikian, untuk e-Nofa hingga saat ini rasanya belum terdapat aplikasi mitra resmi DJP yang dapat membantu untuk mendapatkannya. Karena sifatnya yang sensitif, NFSP sepenuhnya dikelola oleh DJP secara langsung untuk memudahkan DJP memantau dan mengontrol jumlah nomor faktur pajak yang beredar dan dapat digunakan.

Baca Juga : Mudahnya Prosedur Permohonan NSFP Melalui Portal e-Nofa

 

Untuk membantu Anda dalam pengelolaan pajak seperi membayar, melaporkan dan menyimpan bukti pajak, Anda bisa menggunakan layanan perpajakan mitra resmi DJP, Klikpajak. Selain menjadi mitra resmi yang dapat dipastikan setiap prosesnya valid, Anda juga sama sekali tidak dipungut biaya dalam penggunaannya. Permudah urusan pajak Anda dengan Klikpajak.

 

Kategori : Berita Regulasi

PUBLISHED30 Sep 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: