eFiling Pajak 2020, Cara Daftar atau Registrasi Akun DJP Online

Cara Registrasi Online Akun Wajib Pajak e-Fling Pajak 2020

eFiling pajak 2020, cara mudah lapor pajak SPT online tapi harus daftar akun DJP Online. Ini cara daftar akun DJP Online atau registrasi akun DJP Online akun wajib pajak di Ditjen Pajak. Karena lapor SPT Pajak lebih mudah melalui lapor pajak online.

Sekarang ini semakin banyak Wajib Pajak (WP) memanfaatkan teknologi e-Filing dalam menjalankan aktivitas perpajakan mereka.

Selain praktis karena tak perlu antre di Kantor Pelayanan Pajak (KPP), pelaporan pajak lewat eFiling juga lebih aman di tengah penyebaran Virus Corona (Covid-19) seperti sekarang ini.

Bagi Anda yang mungkin sebagai WP pemula atau baru pertama kalinya memenuhi kewajiban pajak, tentu harus melewati serangkaian proses daftar DJP online untuk bisa lapor Surat Pemberitahuan (SPT) pajak lewat e-Filing.

Daftar Akun Wajib Pajak eFiling Pajak 2020

e-Filing adalah aplikasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dengan fitur untuk melaporkan SPT pajak, baik itu pribadi maupun badan secara online dan real time melalui laman resmi DJP online.

e-Filing dinilai aman karena menggunakan nomor EFIN atau Electronic Filing Identification Number (EFIN), yang membuat transaksi perpajakan terenkripsi secara aman dan rahasia.

Sistem perpajakan online ini juga membebaskan WP dari keharusan mencantumkan tanda tangan, dan sebagai gantinya akan dikirimkan kode verifikasi.

Kode tersebut nantinya harus dimasukkan oleh WP ketika akan melakukan transaksi pembayaran dan pelaporan pajak secara online.

Tapi, untuk dapat menggunakan aplikasi pelaporan SPT pajak online ini, WP harus terdaftar pada sistem DJP online terlebih dahulu.

Bagaimana cara registrasi online akun wajib pajak untuk dapat menggunakan aplikasi e-Filing ini?

Berikut ulasan dari Klikpajak by Mekari cara daftar akun di DJP Online atau daftar akun DJP Online untuk eFiling pajak 2020.

Tahapan Registrasi Akun DJP Online untuk Lapor SPT di e-Filing Pajak 2020

Sebelum dapat menggunakan e-Filing, WP harus melakukan registrasi akun wajib pajak untuk dapat melaporkan pajak.

Pendaftaran atau registrasi akun wajib pajak eFiling 2020 ini merupakan rangkaian dari pengajuan permohonan EFIN ke DJP.

Setelah memperoleh EFIN dari DJP, wajib pajak juga harus melakukan aktivasi EFIN terlebih dahulu.

a. Mengajukan Permintaan EFIN

Berikut cara membuat EFIN sebagai cara daftar DJP Online atau registrasi akun DJP Online wajib pajak:

  • Masuk ke situs resmi DJP di www.pajak.go.id
  • Setelah masuk ke halaman DJP, scroll halaman ke bawah, lihat bagian tepi kanan, pada button ‘Formulir Perpajakan’, klik button “Lihat Semuanya”.

eFiling pajak 2020, cara mudah lapor pajak SPT online tapi harus daftar akun DJP.

  • Anda akan diarahkan ke “Halaman Formulir Perpajakan”. Berikutnya akan terlihat sederet formulir dengan keguanaannya masing-masiang. 
  • Kemudian pilih dan klik ‘Formulir Permohonan EFIN’.

eFiling pajak 2020, cara mudah lapor pajak SPT online tapi harus daftar akun DJP.

  • Lalu Anda akan diarahkan ke halaman download formulir permohonan EFIN dalam berntuk pdf. Lalu klik “Formulir Permohonan EFIN.pdf”.

eFiling Pajak 2020, Cara Daftar atau Registrasi Akun DJP Online

  • Unduh Formulir Permohonan EFIN pdf tersebut, dan isi data dalam formulir tersebut dengan benar.

eFiling pajak 2020, cara mudah lapor pajak SPT online tapi harus daftar akun DJP.Contoh formilir permohonan EFIN

Dokumen Pengajuan EFIN

Berikut ini dokumen yang harus dilengkapi oleh WP yang ingin mengajukan nomor EFIN:  

  • Asli dan fotokopi KTP untuk WNI, atau paspor, KITAS atau KITAP untuk WNA 
  • Asli dan fotokopi NPWP atau Surat Keterangan Terdaftar (SKT)
  • Email dan nomor telepon seluler aktif

Mengaktifkan EFIN

Setelah melengkapi permohonan pengajukan EFIN, selanjutnya adalah mengaktifkan EFIN.

Cara mengaktifkan EFIN: 

  • Bawa Formulir Permohonan EFIN dan dokumen pelengkap tersebut ke KPP terdekat untuk mendapatkan nomor EFIN.
  • Lakukan aktivasi EFIN melalui situs DJP. Caranya, klik Login => Isi kolom dengan memasukkan nomor NPWP.
  • Masukkan nomor EFIN dan kode keamanan yang tertera.
  • WP selanjutnya akan menerima email konfirmasi berisi password sementara. Klik link tersebut dan ganti password sesuai keinginan, bisa berupa huruf atau angka.
  • Setelah mendapatkan EFIN ini, WP harus mengaktifkannya dalam waktu 30 hari. Lewat dari jangka waktu tersebut, EFIN akan hangus dan WP harus mengajukan permohonan ulang untuk mendapatkan EFIN baru.

Note: Panduan Lengkap Langkah-Langkah Mendapatkan EFIN Online untuk EFIN Pribadi dan EFIN Badan

b. Daftar Akun di DJP Online atau Registrasi Akun DJP Online untuk eFiling Pajak 2020

Langkah berikutnya agar bisa menggunakan fasilitas e-Filing, WP harus memiliki akun DJP Online.

Buat akun DJP online atau registrasi akun wajib pajak eFiling pajak 2020 dengan menyiapkan NPWP, EFIN yang telah diaktivasi, serta emaik aktif.

Berikut tahapan daftar akun DJP Online atau registrasi akun DJP Online akun wajib pajak eFiling pajak 2020:

  • Masuk ke situs resmi DJP Online di pajak.go.id.
  • Klik “Login” pada sudut kanan atas halaman DJP
  • Kemudian klik “Belum Registrasi”

eFiling pajak 2020, cara mudah lapor pajak SPT online tapi harus daftar akun DJP.

  • Kemudian masukkan nomor NPWP dan EFIN
  • Masukkan juga Kode Keamanan atau captcha
  • Lalu klik button “Submit”

eFiling pajak 2020, cara mudah lapor pajak SPT online tapi harus daftar akun DJP.

  • Berikutnya masukkan alamat “Email” aktif dan “Nomor Ponsel” dimulai dengan angka “62” diikuti nomor ponsel, contoh” 62811112223
  • Buat kata sandi untuk login DJPP Online Anda, lalu masukkan Kode Keamanan, dan klik “Submit”

eFiling pajak 2020, cara mudah lapor pajak SPT online tapi harus daftar akun DJP.

  • Setelah klik Submit, Anda akan mendapatkan email dari efiling@pajak.go.id, yang berisi tautan atau link untuk mengaktifkan akun DJP Online Anda
  • Jika tidak menerima email verifikasi dari DJP, cek folder spam email Anda atau melakukan pendaftaran ulang
  • Perlu diingat, lakukan pendaftaran ulang menggunakan email aktif Anda, karena satu email hanya untuk satu NPWP

eFiling pajak 2020, cara mudah lapor pajak SPT online tapi harus daftar akun DJP.

  • Setelah berhasil login, Anda sudah bisa melakukan pelaporan SPT secara online melalui e-Filing

Jika Lupa EFIN Saat Registrasi Akun DJP Online untuk eFiling Pajak 2020

Namanya juga manusia yang terkadang bisa lupa, apalagi kalau harus menghafal angka.

Jika Anda lupa EFIN saat daftar akun DJP Online atau registrasi akun DJP Online akun untuk melakukan transaksi eFiling pajak 2020, jangan panik.

Lakukan ini jika lupa EFIN atau kehilangan EFIN:

  1. Buka email dan carilah email masuk dari Ditjen Pajak yang berisi nomor pendaftaran EFIN pertama kali mengajukan EFIN. 
  2. Jika jejak email tak lagi ditemukan, coba periksa berkas perpajakan dari KPP yang mencantumkan EFIN
  3. Jika masih belum ketemu, hubungi pihak DJP, bisa dengan menggunakan fitur Layanan Pengaduan & Live Chat pada situs resmi DJP di pajak.go.id. WP juga bisa meminta bantuan melalui Twitter di @kring_pajak, atau menghubungi call center Kring Pajak di 1500200. Bisa juga mendatangi KPP terdekat untuk meminta bantuan.

Lakukan ini jika lupa password akun DJP Online:

  1. Kalau masih ingat alamat email yang digunakan untuk mendaftar akun DJP Online, maka lakukan reset password. Caranya, masuk ke DJP Online  di https://djponline.pajak.go.id/account/login
  2. Kemudian klik “Lupa Kata Sandi”
  3. Anda akan diarahkan pada halaman Permohonan Ubah Kata Sandi
  4. Isi setiap kolom, mulai dari NPWP dan EFIN
  5. Centang kolom “Lupa Email?” centang “Ya”
  6. Masukkan Kode Keamanan dan klik Submit
  7. Password baru akun DJP Online akan dikirim ke e-mail yang Anda gunakan untuk mendaftar

Lupa alamat email yang digunakan untuk mendaftar akun DJP Online? Ini solusinya:

  1. Jika WP masih menyimpan nomor EFIN, lakukan reset sama seperti ketika lupa password
  2. Buka situs DJP Online dan klik Login
  3. Klik tautan (link) “Lupa Password?”
  4. Isi setiap kolom yang ada, mulai dari NPWP dan EFIN
  5. Centang kolom Lupa Email?
  6. Masukkan alamat email Baru yang ingin digunakan
  7. Masukkan Kode Keamanan dan klik Submit
  8. Alamat email baru untuk akun DJP Online akan dikirim email Anda. Selesai.

eFiling Pajak 2020, Cara Daftar atau Registrasi Akun DJP Online

Cara Lapor Pajak dan Unggah SPT Melalui DJP Online eFiling Pajak 2020

Setelah berhasil registrasi online akun wajib pajak eFiling pajak 2020, selanjutnya tinggal menggunakan DJP yang telah terdaftar untuk melaporkan SPT Pajak di eFiling.

a. Cara Lapor Pajak dan Unggah SPT melalui DJP Online

Setelah memiliki akun di DJP Online, WP sekarang sudah bisa melakukan pelaporan pajak menggunakan eFiling dan mengunggah SPT. Caranya seperti berikut :

  • Masuk ke website DJP online
  • Klik Login di halaman Beranda
  • WP akan menerima tampilan petunjuk untuk menentukan jenis formulir SPT apakah SPT 1770-SS, 1770-S dan 1770
  • Setelah WP menentukan jenis formulir yang harus diisi, download formulir tersebut
  • Isi formulir tersebut. Bagi yang bingung dengan tata cara pengisian formulir, bisa mengikuti panduan tertulis ataupun video tutorial yang disediakan
  • Setelah formulir terisi, WP akan mendapatkan kode verifikasi yang dikirimkan ke email. Salin kode tersebut pada kolom yang tersedia, kemudian klik “Kirim SPT”, maka secara otomatis data WP tersimpan di sistem DJP Online

Selanjutnya, WP akan menerima tanda terima yang dikirimkan ke email sebagai bukti pelaporan SPT tahunan sudah dilakukan.

Note: Cara Lapor SPT Pajak Online Tahunan Pribadi e-Filing 1770 S

b. Cara lain untuk mengakses e-Filing

  • Masuk ke website DJP online
  • Klik Login di halaman Beranda
  • Masukkan NPWP, password dan kode keamanan
  • Klik ‘Lapor’. Klik ikon eFiling, klik ikon ‘Buat SPT’
  • WP akan diberikan beberapa pertanyaan terkait status wajib pajak
  • Isi data dengan mengikuti panduan atau video tutorial
  • WP akan mendapatkan kode verifikasi yang dikirimkan melalui email, salin kode tersebut, kemudian klik “Kirim SPT”. Secara otomatis data WP akan tersimpan di sistem DJP Online
  • WP akan menerima tanda terima yang dikirimkan ke email sebagai bukti sudah melakukan pelaporan SPT tahunan

Melakukan pelaporan SPT secara online tidak rumit bukan, bukan?

Sebab DJP telah membuat prosedurnya sesederhana mungkin demi kemudahan dan kenyamanan WP.

Dengan begitu, diharapkan pula segala kemudahan ini bisa mendorong masyarakat tidak bermalas-malasan melakukan kewajiban pajaknya sehingga pendapat negara dari sektor pajak pun bisa terus meningkat.

Tahukah, untuk mempermudah WP melakukan kewajiban pajaknya, DJP menggandeng Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) sebagai mitra resminya, salah satunya Klikpajak.id.

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Ditjen Pajak yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Lebih Mudah Urus Pajak di Klikpajak

Anda akan lebih mudah mengurus perpajakan, mulai dari menghitung, membayar dan melaporkan pajak kapan saja serta di mana pun Anda berada.

Sistem Klikpajak akan membantu Anda menghitung kewajiban perpajakan Anda dengan akurat, sehingga menghindari adanya kesalahan penghitungan.

Fitur lengkap Klikpajak.id juga memudahkan Anda melakukan administrasi perpajakan dalam satu platform karena sistem yang terintegrasi.

Apa saja fitur lengkap Klikpajak yang semakin membuat urusan pajak Anda efektif dan efisien?

a. Bisa Membuat Kode Billing Sekaligus Bayar Pajak di e-Billing

Sebelum menyetor pajak, harus mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak.

Setelah mendapatkan Kode Billing dari DJP, berikutnya harus membayar billing ke pos atau bank persepsi melalui ATM, internet banking atau teller.

Melalui e-Billing Klikpajak, Anda dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan Masa Pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) akan disimpan dengan rapi dan aman pada fitur Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

“Klikpajak akan menerbitkan ID Billing Anda resmi dari DJP dan Anda dapat langsung membayar pajak tanpa keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Anda akan langsung menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Note: Langkah-Langkah Cara Membuat Kode Billing dan Bayar Billing di e-Billing

b. Lapor SPT Pajak di e-Filing Klikpajak Gratis!

Melalui e-Filing Klikpajak, Anda dapat melaporkan semua jenis SPT Tahunan/Masa dengan langkah-langkah yang mudah.

Lapor SPT pajak di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya, seperti:

  • SPT Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Setelah menyampaikan SPT pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak.id, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Untuk mengetahui cara lapor SPT PPh Pribadi, dapat melihat tutorialnya pada video berikut ini:

Mudah Lihat Batas Waktu Bayar dan Lapor Pajak

Tidak perlu bingung kapan waktunya harus membayar dan melaporkan pajak Anda tepat waktu.

Hindari sanksi atau denda terlambat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan SPT pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

c. Membuat e-Faktur dan Lapor SPT Masa PPN Tanpa ‘Install’ Aplikasi

Seperti diketahui, sejak berlakunya e-Faktur 3.0 pada 1 Oktober 2020, pembuatan Faktur Pajak elektronik harus melalui sistem terbaru dan pelaporan SPT Masa PPN wajib melalui e-Faktur web based.

Seiring pembaruan sistem ini, Wajib Pajak (WP) Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang selama ini menggunakan aplikasi e-Faktur Client Desktop DJP, harus install dan download patch terbaru e-Faktur 3.0 pada perangkat komputernya agar bisa menggunakan aplikasi ini.

Tutorial cara update e-Faktur 3.0

Namun, bagi pengguna e-Faktur Client Desktop DJP tetap harus berpindah ke aplikasi e-Faktur 3.0 Web Based DJP di https://web-efaktur.pajak.go.id/ ketika ingin melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Update e-Faktur 3.0 ini juga diharuskan bagi Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) mitra resmi DJP seperti Klikpajak.id.

Jadi, ketika Anda menggunakan aplikasi e-Faktur Klikpajak.id, bukan hanya dapat langsung memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur 3.0 DJP untuk membuat Faktur Pajaknya, tapi juga bisa lapor SPT Masa PPN di e-Faktur tanpa keluar platform.

“Langsung gunakan aplikasinya, biar Klikpajak.id yang mengurus sistemnya untuk memudahkan pembuatan e-Faktur dan pelaporan SPT Masa PPN Anda.”

Dengan fitur prepopulated e-Faktur 3.0 ini, artinya DJP sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk kemudian WP PKP tinggal mencocokkan saja dan bisa langsung dibuat Faktur Pajaknya atau pelaporan SPT Masa PPN-nya.

Ingin langsung menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 tanpa install aplikasinya, daftar dan aktifkan akun e-Faktur Anda di https://my.klikpajak.id/register.

Kenapa Lebih Mudah di Klikpajak?

Melalui Klikpajak, Anda dapat membuat Faktur Pajak Keluaran, Faktur Pajak Pengganti, Faktur Pajak Retur, dapat menghapus draft Faktur Pajak, hingga bayar PPN dan lapor SPT Masa PPN dengan mudah hanya dalam satu platform.

  1. Cara Impor Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0
  2. Alur Pembuatan Faktur Pajak, Bayar PPN dan Lapor SPT Masa PPN di e-Faktur
  3. Tutorial Membuat Berbagai Jenis Faktur pajak di e-Faktur

Bahkan pembuatan Faktur Pajak semakin cepat dan praktis karena Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id, sehingga dapat menarik data laporan keuangan yang akan dibuat Faktur Pajaknya.

d. Mudah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh 23/26 di e-Bupot

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong PPh Pasal 23/26 dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah.

Melalui fitur e-Bupot Klikpajak, Anda juga dapat langsung menarik data laporan keuangan elektronik yang akan dibuatkan bukti pemotongan pajaknya maupun penyampaian SPT PPh Pasal 23/26.

Wajib e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/26, wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk Masa Pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Note: Tutorial Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot.

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efektif dan ramah penggunaan (user friendly)
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah membuat bukti potong
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan

e. Dilengkapi Fitur ‘Multi Users dan Multi NPWP’ Unlimited dan Gratis!

Klikpajak.id juga dilengkapi dengan fitur Multi Users dan Multi Company (NPWP) yang semakin membuat aktivitas perpajakan Anda lebih efektif.

Fitur ‘Multi Users’ Klikpajak adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk dapat mengatur siapa saja dan berapa banyak pengguna yang dapat mengakses akun aplikasi Klikpajak.id di bawah nama perusahaan yang sama.

Sedangkan fitur ‘Multi Company/NPWP’ adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk mengelola beberapa perusahaan dalam satu akun Klikpajak.

Note: Lebih jelasnya bagaimana cara kerja fitur Multi Users dan Multi Company ini, selengkapnya lihat di SINI.

f. Terintegrasi Jurnal.id: Administrasi Perpajakan Makin Mudah dan Cepat

Agar semakin mudah dan praktis dalam melakukan administrasi perpajakan Anda, gunakan juga pembukuan dan laporan keuangan dalam aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Karena aplikasi pajak online Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Anda dapat menarik data transaksi dalam laporan keuangan untuk langsung dibuatkan Faktur Pajaknya maupun Bukti Potong Pajaknya secara langsung, dan saat diperlukan untuk melaporkan SPT pajaknya dengan cepat dalam satu platform.

Integrasi dengan Jurnal by Mekari ini merupakan teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian keuangan (accounting) lebih cepat dan mudah.

Jurnal.id adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Dan lainnya yang memudahkan Anda mengelola faktur, biaya, stok barang, cash link atau transfer langsung dalam aplikasi, hingga melihat ringkasan bisnis dari smartphone Anda.

Note: Ingin mengetahui bagaimana integrasi aplikasi akuntansi online Jurnal.id dan aplikasi pajak online Klikpajak.id ini semakin memudahkan urusan perpajakan Anda, selengkapnya temukan di SINI

Keamanan Data Terlindungi

Tenang, Anda dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan nyaman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sistem keamanan yang berlapis dan menjaga data Anda dengan aman adalah menjadi komitmen utama.

Klikpajak.id sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Anda tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan maupun kehilangan komputer atau laptop.

Keamanan data adalah yang utama

Tim ‘Support’ Klikpajak Selalu Siap Membantu Anda!

“Fitur lengkap Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak Anda dengan mudah.

Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Anda dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan Pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif menghemat banyak waktu Anda?

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan urusan perpajakan Anda. Klikpajak mengerti yang Anda butuhkan.”

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Anda dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang Anda bayangkan.

 


PUBLISHED15 Dec 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: