Lebih Mudah Melaporkan Pajak dengan Membuat Form E-Filing - Klikpajak

Lebih Mudah Melaporkan Pajak dengan Membuat Form E-Filing

Dirjen Jenderal Pajak mewajibkan bagi seluruh wajib pajak untuk melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) bagi wajib pajak pribadi maupun badan. Dalam melakukan pelaporan ini, para wajib pajak memiliki beberapa pilihan cara seperti datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan mengantre, melakukan pengiriman melalui ekspedisi, ataupun secara online dengan e-filling. Manakah yang akan Anda pilih dalam melakukan Surat Pemberitahuan Tahunan? E-filling rasanya pilihan yang tepat untuk Anda lakukan dalam pelaporannya. Berikut ini penjelasannya.

Pengertian

E-filing adalah suatu cara penyampaian SPT secara elektronik yang dilakukan secara online dan realtime melalui Internet pada website Direktorat Jenderal Pajak atau Penyedia Layanan SPT elektronik atau Application Service Provider (ASP). Dengan e-filing ini, Anda akan merasakan beberapa keuntungannya antara lain:

  1. Efisiensi waktu dan biaya, Anda tidak perlu mendatangi kantor pajak karena proses pelaporan SPT dapat dilakukan di mana dan kapan saja tanpa dikenai biaya administrasi.
  2. Metode perhitungan dilakukan secara komputerisasi sehingga data yang dihasilkan tepat dan akurat.
  3. Data akan lebih lengkap karena terdapat validasi data dalam pengisian SPT.
  4. Tidak perlu melampirkan dokumen data pelengkap karena semua diinput secara online, kecuali data tersebut diminta oleh KPP.

Langkah Melakukan Laporan SPT dengan E-Filing

Dalam membuat SPT melalui e-filing haruslah melalui beberapa langkah yang harus dilakukan, langkah-langkah yang dapat dilakukan antara lain :

  1. Permohonan efin di NPWP terdaftar

Langkah awal yang harus anda lakukan ialah melakukan permohonan efin di NPWP terdaftar. Anda harus pergi ke KPP tempat Anda mendaftarkan NPWP untuk mendapatkan nomor efin, yang kemudian dapat anda gunakan unutk membuat akun.

  1. Akses URL djponline.pajak.go.id

  2. Registrasi akun

  • Setelah Anda mengakses URL DJP online, masukkan nomor pokok wajib pajak (NPWP), nomor e-FIN yang Anda peroleh dari KPP, serta masukkan keamanan captcha.
  • Setelah itu akan muncul halaman baru mengenai verifikasi pendaftaran, secara otomatis nama akan terisi, anda tinggal mengisi email dan password.
  • Kemudian Anda akan menerima balasan melalui email, di email tersebut akan terdapat link yang dapat Anda lakukan untuk login dalam laman e-filing.
  1. Laporan SPT via e-filing

Setelah anda berhasil masuk login, Anda akan diberikan 2 pilihan yaitu dengan upload berkas atau mengisi form SPT dari awal.

a. Lapor SPT dengan upload data

Jika Anda memilih untuk melakukan upload data, silakan klik tombol upload SPT, Anda diarahkan pada menu upload SPT masa/tahunan dengan ketentuan sebagai berikut :

  • File SPT yang dilaporkan harus dibuat dengan menggunakan program SPT dari Dirjen Pajak.
  • File SPT yang diupload berekstensi CSV, dan dokumen lapirannya haruslah dalam format PDF.
  • Nomor NPWP yang digunakan dalam pembuatan e-spt harus sama dengan NPWP yang digunakan untuk login akun DJP.

Adapun jenis SPT ada 3 yaitu :

  1. E-filing 1770 SS (sangat sederhana)
  • Penghasilan setahun kurang dari 60 juta
  • Pekerjaan Anda adalah pegawai swasta, PNS/ASN. TNI/POLRI, atau pegawai BUMN/BUMD
  • Bukan pengusaha atau pekerjaan bebas
  1. E-filing 1770 S (sederhana)
  • Penghasilan setahun Anda 60 juta atau lebih
  • Pekerjaan Anda adalah pegawai swasta, PNS/ASN, TNI/POLRI, atau pegawai BUMN/BUMD
  • Bukan pengusaha atau pekerjaan bebas
  1. SPT 1770

Bagi Anda yang berprofesi sebagai pengusaha atau memiliki pekerjaan bebas yang profesional (contoh: akuntan, dokter, notaris)

b. Lapor SPT dengan mengisi langsung form pada e-filling

dalam SPT 1770 ada 18 formulir yang perlu anda isi, antara lain :

  1. Form – 1 : memilih tahun pajak pelaporan SPT tahunan
  2. Form – 2 : input data pemotongan PPh dari pihak ketiga
  3. Form – 3 : Input penghasilan netto dalam negeri
  4. Form – 4 : Input penghasilan netto dalam negeri
  5. Form – 5 : input penghasilan dari luar negeri
  6. Form – 6 : input penghasilan yang bukan objek pajak
  7. Form – 7 : input penghasilan yang pajaknya sudah dipotong secara final
  8. Form – 8 : input harta
  9. Form – 9 : input hutang
  10. Form – 10 : input anggota keluarga yang menjadi tanggungan
  11. Form – 11 : input pembayaran kepada badan resmi amil zakat
  12. Form – 12 : input status wajib pajak & golongan PTKP
  13. Form – 13 : input pph pasal 24
  14. Form – 14 : input realisasi pembayaran pph pasal 25
  15. Form – 15 : hasil perhitungan pajak penghasilan
  16. Form – 16 : pemilihan cara mengangsur pph 25 tahun berikutnya
  17. Form – 17 : konfirmasi persetujuan
  18. Form – 18 : pengisian SPT tahunan

Berikut tadi langkah serta formulir e-filing jika anda membuat SPT tahunan. Cukup panjang memang untuk menyelesaikan semua form pelaporan SPT. Namun cara ini jauh lebih mudah daripada anda harus melakukan secara manual. Karena jika Anda masih melakukannya secara manual, Anda perlu berkali-kali pergi ke kantor pajak dan kurang efisien. Kesalahan juga lebih besar terjadi. Namun jika melalui form e-filing, pasti harus melalui langkah yang urut, dan sistem validasi yang memungkinkan input data lebih akurat.


PUBLISHED17 Jul 2018
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: