Apa Itu Brevet Pajak A, B dan C? Ketahui Penjelasannya Berikut!

Apa Itu Brevet Pajak A, B dan C? Ketahui Penjelasannya Berikut!

Secara umum brevet pajak merupakan kegiatan pelatihan atau kursus pajak (taxation) dengan atau tanpa pengaplikasian software pajak. Brevet dibedakan menjadi tiga kategori yaitu Brevet A, Brevet B dan Brevet C. Pengelompokkan brevet dilakukan berdasarkan klasifikasi atau tingkatan jenis materi pajak yang diajarkan. Simak penjelasan lebih lengkap berdasarkan tingkatan brevet berikut.

3 Jenis Brevet Pajak

1. Brevet A  (Brevet Tingkat A)

Untuk jenis brevet pertama adalah Brevet A yang merupakan tingkatan kursus atau pelatihan pajak mulai dari pembahasan dasar hingga ketentuan perpajakan. Ketentuan perpajakan tersebut dimulai dengan pajak penghasilan orang pribadi. biasanya materi yang disampaikan mencakup ketentuan umum tentang tata cara perpajakan (KUP), PBB, BPHTB, Bea Materai hingga PPh Orang Pribadi.

2. Brevet B (Brevet Tingkat B)

Jenis Brevet B merupakan tingkatan pelatihan atau kursus pajak dengan pembahasan dasar sampai menengah. Pembahasan dimulai dengan ketentuan perpajakan Badan atau perusahaan. Materi yang diajarkan mencakup Pemotongan dan Pemungutan (PPh Pot-Put), Pajak Penghasilan Pasal 21, Pasal 15, Pasal 23, Pasal 25, Pasal 26, Pasal 4 ayat (2) dan sebagainya, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Akuntansi Pajak dan Pajak Penghasilan (PPh) Badan.

3. Brevet C (Brevet Tingkat C)

Brevet jenis terakhir, yaitu Brevet C, merupakan tingkatan pelatihan atau kursus pajak dengan pembahasan menengah sampai lanjutan, hingga pembahasan Perpajakan Internasional. Materinya yang diberikan mencakup PPh Orang Pribadi dan PPh Badan, Pajak Internasional, Pajak Internasional Bank, Akuntansi Pajak dan Tax Planning.

Apa Perbedaan Brevet AB dan Brevet C?

Dalam upaya meciptakan efisiensi dari suatu pembahasan atau materi, Brevet tingkat A dan tingkat B digabungkan menjadi Brevet AB. Sehingga partisipan akhirnya hanya bisa memilih dua program saja, yaitu Brevet AB dan Brevet C. Anda dapat memilih untuk memulai jenis Brevet mana yang akan dimulai terlebih dahulu, dengan ketentuan dan syarat yang berlaku.

Perbedaan Brevet AB dan Brevet C terletak pada bahasa pengantar yang digunakan. Untuk Brevet AB menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar materi yang disampaikan. Sementara Brevet AB menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar materinya.

Ketentuan yang disyaratkan untuk partisipan Brevet C adalah peserta yang telah mendapatkan ilmu pajak sebelumnya dari pendidikan di sekolah maupun universitas. Apabila peserta tersebut belum mendapatkannya, maka calon partisipan tersebut harus mengikuti program brevet AB terlebih dahulu.

Demikian penjelasan mengenai Brevet Pajak A, Brevet Pajak B dan Brevet Pajak C.


PUBLISHED08 Dec 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: