Alasan Kenapa Wajib Pajak Harus Menggunakan e-Filing Pajak

eFiling adalah aplikasi pajak yang wajib digunakan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP). Mungkin, alasan kenapa Wajib Pajak harus menggunakan e-Filing pajak masih jadi pertanyaan sebagian WP.

Klikpajak by Mekari akan mengulas seputas pengertian eFiling adalah dan alasan kenapa Wajib Pajak harus menggunakan e-Filing pajak dalam memenuhi kewajiban pajaknya.

Seperti kita tahu, melakukan aktivitas perpajakan di Indonesia kini semakin mudah dan simpel karena dapat dilakukan secara daring atau online.

Salah satunya adalah aplikasi pajak online yang disediakan DJP maupun Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) mitra resmi Ditjen Pajak, seperti Klikpajak.id.

Melalui aplikasi pajak online Klikpajak.id, segala urusan administrasi perpajakan dapat dilakukan secara elektronik, tanpa harus datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Ada banyak jenis aktivitas pajak yang dapat dilakukan secara daring, salah satunya adalah lapor pajak.

Lalu, apa alasan Wajib Pajak harus menggunakan eFiling adalah menjadi hal yang perlu dipahami setiap wajib pajak.

Apa itu e-Filing Pajak & Alasan Wajib Menggunakan eFiling adalah?

Pelaporan pajak di Indonesia kini semakin mudah karena adanya terobosan cara lapor pajak online melalui aplikasi e-Filing Pajak.

Jadi, bisa dibilang eFiling adalah jawaban atas kebutuhan Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban pelaporan pajak penghasilannya.

Lalu, apa itu e-Filing pajak?

Merujuk pada penjelasan dari laman DJP, eFiling adalah suatu cara penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website DJP atau Klikpajak sebagai PJAP yang ditunjuk Direktur Jenderal Pajak.

Setidaknya, ada beberapa alasan kenapa Wajib Pajak harus menggunakan eFiling.

Berikut ini beberapa alasan kenapa Wajib Pajak harus menggunakan e-Filing pajak.

Ketentuan mengenai eFiling diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-03/PJ/2015.

Dengan adanya e-Filing atau lapor pajak online, diharapkan dapat mengurangi antrean di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang selalu diramaikan oleh masyarakat yang ingin menunaikan kewajiban mereka untuk mengurus perpajakan.

Latar belakang diberlakukannya eFiling adala merupakan suatu transformasi terhadap sistem administrasi perpajakan di Indonesia.

Jika sebelumnya proses pelaporan pajak dilakukan dengan cara Wajib Pajak harus selalu datang ke KPP, kini tidak lagi.

Disamping itu, proses lapor pajak sebelum adanya e-Filing tentu sangat berbeda dan banyak kendala-kendala yang dihadapi seperti:

  1. Sebelum diberlakukan e-Filing, DJP memiliki beban administrasi yang cukup besar untuk melakukan penerimaan, pengolahan, dan pengarsipan SPT di sepanjang tahun.
  2. Biaya yang dibutuhkan untuk proses penerimaan, pengolahan, dan pengarsipan SPT manual sangat panjang dan memakan waktu yang lama.
  3. Hal-hal tersebutlah yang melatarbelakangi diciptakannya proses penyampaian SPT yang lebih praktis, minim biaya, waktu, dan lebih memudahkan wajib pajak, yaitu dengan e-Filing. Karena DJP mementingkan inovasi berbasis teknologi untuk menuju proses administrasi perpajakan yang lebih “lean” atau ramping.

eFiling Adalah dan Kenapa Wajib Pajak Harus Menggunakan e-Filing Pajak

Penting, Manfaat eFiling adalah?

Apa yang dimaksud dengan e-Filing pajak dan manfaatnya bagi Wajib Pajak nyatanya masih cukup banyak belum dipahami oleh Wajib Pajak.

Dengan hadirnya sistem lapor SPT online, sebenarnya dapat memberikan berbagai manfaat bagi Wajib Pajak dan proses penyampaian SPT itu sendiri, di antaranya adalah:

  1. Dapat mempermudah proses perekaman data SPT di dalam basis data DJP. Jika sebelumnya perekaman data dilakukan secara manual dan menghabiskan waktu yang banyak, kini dengan sistem lapor pajak online tentu saja dapat menghemat waktu.
  2. Dapat mengurangi pertemuan langsung Wajib Pajak dengan petugas pajak. Wajib Pajak sudah tidak harus selalu datang ke KPP, apalagi bagi Wajib Pajak yang tinggal di kota besar membutuhkan waktu lebih banyak di jalan karena macet.
  3. Selain itu, e-Filing dapat mengurangi dampak antrian dan volume pekerjaan proses penerimaan SPT. Adanya lapor SPT online ini bertujuan agar mengurangi jumlah Wajib Pajak yang datang ke KPP sehingga tidak ada lagi antrian yang panjang.
  4. Dapat mengurangi volume berkas fisik atau kertas dokumen perpajakan. Pemanfaatan sistem online tentu saja akan mengurangi penggunaan kertas atau dokumen yang perlu dibawa oleh Wajib Pajak. Selain itu juga dapat mengurangi risiko hilang dan rusak dokumen saat disimpan.

Ketahui juga tentang Aplikasi e-Filing, Cara Mudah dan Cepat Lapor Pajak Online

Pentingnya Penggunaan eFiling adalah?

  1. Lapor SPT dapat dilakukan dengan cepat karena melalui jaringan internet yang proses penerimaan datanya dilakukan secara online dan real time.
  2. E-Filing pajak dapat dilakukan kapan dan di mana saja selama Wajib Pajak terhubung dengan internet.
  3. E-Filing merupakan sebuah aplikasi yang mudah digunakan (user-friendly). Setiap Wajib Pajak hanya perlu masuk ke website DJP Online atau ASP resmi, seperti Klikpajak.
  4. Penggunaan e-Filing terbukti tidak ribet. Setiap Wajib Pajak tidak perlu melakukan instalasi aplikasi apapun jika melakukan e-Filing melalui website DJP atau menggunakan aplikasi pajak dari ASP resmi lainnya.
  5. Dengan menggunakan e-Filing, setiap Wajib Pajak dapat melakukan monitoring secara real time dari pelaporan pajak yang telah dikirimkan.
  6. Menggunakan e-Filing tentu saja dapat menghemat biaya. Artinya, setiap Wajib Pajak tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pergi ke KPP.
  7. Dengan adanya layanan ini, maka Wajib Pajak diharapkan dapat lebih mudah dalam lapor pajak. Dan tentunya harus lebih taat lagi dalam membayar pajak. Karena penggunaan eFiling tanpa dipungut biaya apapun alias gratis.

Setelah mengetahui beberapa hal tentang e-Filing pajak, kini Anda tidak perlu lagi repot-repot pergi ke KPP untuk mengurus perpajakan Anda.

Agar proses lapor SPT online Anda lebih mudah, gunakan ASP resmi dari DJP seperti Klikpajak.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Jangan Lupa Lapor SPT Tahunan Pajak

Musim lapor SPT Tahunan Pajak dimulai setiap awal tahun hingga 31 Maret bagi WP Pribadi dan 30 April untuk WP Badan.

Kini, lapor SPT Tahunan Pribadi maupun SPT Tahunan Badan sangat mudah dan cepat melalui Klikpajak.

Berikut tutorial cara lapor SPT Tahunan pajak:

Bukan hanya mudah lapor SPT pajak, kelola pajak lainnya juga lebih praktis melalui Fitur Lengkap Aplikasi Pajak Online Terintegrasi untuk kemudahan urus pajak bisnis.

Klikpajak merupakan salah satu mitra resmi DJP yang dapat Anda gunakan secara gratis. Coba registrasi sekarang di sini!

Kategori : Tips Pajak

PUBLISHED27 Feb 2021
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: