Kapan Batas Waktu Penerbitan Faktur Pajak?

Batas waktu penerbitan Faktur Pajak sudah diatur oleh pemerintah, sehingga Pengusaha Kena Pajak (PKP) harus mengikuti aturan tersebut saat menerbitkan e-Faktur.

Sebelum dapat membuat Faktur Pajak elektronik di e-Faktur, wajib memiliki Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) yang diajukan melalui e Nofa pajak.

Aturan penerbitan Faktur Pajak ini diberikan agar terciptanya ketertiban dan kepatuhan pembayaran pajak setiap Wajib Pajak (WP).

Supaya tidak menyalahi ketentuan yang ada, ketahui kapan batas waktu penerbitan Faktur Pajak. Berikut ulasan dari Klikpajak by Mekari untuk Anda.

Waktu Pembuatan Faktur Pajak

Berdasarkan Undang-Undang No. 42 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), disebutkan bahwa Faktur Pajak harus dibuat saat:

  1. Penyerahan Barang/Jasa Kena Pajak (BKP/JKP)
  2. Penerimaan pembayaran, sebelum adanya penyerahan BKP/JKP
  3. Penerimaan pembayaran termin dalam hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan
  4. Waktu lain yang diatur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK)

Syarat Penerbitan Faktur Pajak

Faktur pajak harus dicantumkan keterangan tentang penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) dan/atau penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP) yang paling sedikit memuat:

  • Nama, alamat, dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang menyerahkan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak
  • Nama, alamat, dan NPWP pembeli Barang Kena Pajak atau penerima Jasa Kena Pajak
  • Jenis barang atau jasa, jumlah Harga Jual atau Penggantian, dan potongan harga
  • Pajak Pertambahan Nilai yang dipungut
  • Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang dipungut
  • Kode, nomor seri, dan tanggal pembuatan Faktur Pajak
  • Nama dan tanda tangan elektronik yang berhak menandatangani Faktur Pajak

Tujuan Penetapan Batas Waktu Penerbitan Faktur Pajak

Pemerintah menetapkan aturan batas waktu penerbitan faktur pajak bukanlah tanpa tujuan.

Secara umum, tujuan utama aturan ini adalah untuk memastikan pungutan pajak, dalam hal ini PPn dan PPnBM, terlaksana secara penuh.

Penetapan batas waktu penerbitan Faktur Pajak juga diperlukan untuk menyelaraskan perhitungan pajak.

Artinya, ketentuan ini juga diperlukan untuk melakukan penyelarasan pengakuan penghasilan di dalam perhitungan peredaran usaha.

Biasanya hal ini digunakan untuk penghitungan Pajak Penghasilan (PPh) dengan peredaran usaha untuk penghitungan PPN.

Saya Mau Coba Gratis Klikpajak Sekarang!

Batas Waktu Penerbitan Faktur Pajak

Sesuai dengan aturan yang berlaku, batas waktu penerbitan Faktur Pajak ditetapkan berdasarkan lima kondisi berikut ini:

  1. Pada akhir bulan berikutnya setelah bulan penyerahan BKP/JKP. Dalam hal ini pembayaran diterima setelah akhir bulan berikutnya setelah bulan penyerahan BKP/JKP
  2. Saat penerimaan pembayaran. Dalam hal ini pembayaran terjadi sebelum akhir bulan berikutnya setelah bulan penyerahan BKP/JKP
  3. Saat penerimaan pembayaran dalam hal penerimaan pembayaran terjadi sebelum penyerahan BKP/JKP
  4. Pada waktu penerimaan pembayaran termin dalam hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan
  5. Ketika PKP menyampaikan tagihan kepada Bendaharawan Pemerintah sebagai pemungut PPN

PKP diperkenankan untuk membuat Faktur Pajak dalam jangka waktu tiga bulan sejak berakhirnya batas waktu pembuatan Faktur Pajak di atas.

Dan bagi PKP pembeli, dapat mengkreditkan Faktur Pajak yang telah diterbitkan tersebut.

Note: Cara Membuat Faktur Pajak jika Pembeli Tidak Punya NPWP

Sanksi Terlambat Menerbitkan Faktur Pajak

PKP wajib menerbitkan Faktur Pajak secara tepat waktu sesuai dengan aturan batas waktu penerbitan Faktur Pajak.

Setiap keterlambatan yang penerbitan Faktur Pajak meskipun hanya sehari, akan dikenakan sanksi denda keterlambatan.

Jika PKP terlambat menerbitkan Faktur Pajak, yaitu melewati batas waktu 3 bulan dari aturan yang sudah ditetapkan, akan dianggap tidak membuat Faktur Pajak.

Sanksi yang dikenakan jika PKP tidak membuat Faktur Pajak diatur dalam regulasi pajak terbaru yang didasaarkan pada tarif bunga sanksi administrasi pajak untuk mengetahui jumlah sanksi/denda pajaknya.

BKP/JKP dengan harga jual yang lebih besar tentu memiliki nilai sanksi denda yang lebih besar pula sehingga merugikan PKP sendiri.

Selain itu, PKP juga tidak bisa mengkreditkan Pajak Masukan di waktu yang sudah ditentukan.

Penerbitan Faktur Pajak : Kapan Batas Waktu Penerbitan Faktur Pajak?Ilustrasi sanksi denda terlambat atau tidak melakukan penerbitan Faktur Pajak

Lebih Mudah dan Cepat Kelola Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

Itulah penjelasan batas waktu penerbitan Faktur Pajak yang wajib diketahui dan dipahami setiap PKP.

Agar lebih mudah membuat Faktur Pajak dan menghindari sanksi denda keterlambatan pembuatannya, gunakan e-Faktur Klikpajak.

Klikpajak adalah Penyedia Jasa Apikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi DJP yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Melalui e-Faktur Klikpajak, Anda dapat membuat Faktur Pajak dengan cara yang sangat praktis, karena fitur yang terintegrasi dalam satu platform.

Sehingga Anda dapat mengelola Faktur Pajak Masukan, Pajak Keluaran, Pajak retur dan lainnya dengan sangat mudah.

Anda juga bisa mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Bahkan pembuatan dan pengelolaan e-Faktur Anda semakin cepat karena salah satu kelebihan Klikpajak adalah terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software.

Ini adalah teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengelolaan data pajak dari bagian keuangan (accounting) lebih cepat dan mudah.

Melalui e-Faktur Klikpajak, Anda bisa menarik data langsung dari pembukuan atau laporan keuangan Jurnal.id tanpa harus keluar masuk platform lagi.

Tentu saja, hal ini semakin menghemat waktu Anda, bukan?

Bukan hanya itu, melalui Klikpajak Anda juga langsung dapat memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur 3.0 tanpa install sendiri pada perangkat komputer Anda.

Karena Klikpajak merupakan aplikasi pajak online berbasis web (web-based) sehingga update sistem e-Faktur terbaru dari DJP sudah otomatis dilakukan oleh PJAP.

“Gunakan aplikasi e-faktur, biar Klikpajak yang mengurus sistemnya untuk memudahkan pembuatan e-Faktur dan pelaporan SPT Masa PPN Anda”

Berikut kemudahan kelola Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak yang terintegrasi dengan laporan keuangan online:

Kategori : Perencanaan Pajak

PUBLISHED12 Oct 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: