Digital Certificate e-Faktur: Cara Download dan Update Sertifikat Elektronik

Digital Certificate e-Faktur: Cara Download dan Update Sertifikat Elektronik

Digital certificate digunakan untuk mengakses layanan elektronik pajak, salah satunya aplikasi e-Faktur. Ketahui cara download dan update Sertifikat Elektroni atau sertel ini.

Digitalisasi layanan pajak semata ditujukan demi memberikan kemudahan dan kepraktisan bagi para Wajib Pajak (WP) dalam menunaikan hak dan kewajiban pajaknya.

Namun namanya teknologi, kadang ada saja kendala yang muncul saat mengakses e-Faktur.

Salah satu keluhan yang muncul adalah bagaimana mengunduh Sertifikat Elektronik dan memperbaharuinya.

Hal ini bisa membingungkan terutama bagi pengusaha yang baru mendapat pengukuhan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP). 

Berikut ulasan Klikpajak by Mekari mengenai bagaimana cara download dan update Sertifikat Elektronik yang mudah.

Sertifikat Elektronik Digunakan untuk?

Tentu saja, fungsi digital certificate atau Sertifikat Elektronik tidak hanya dibutuhkan pada saat mengakses aplikasi e-Faktur saja, tapi juga aktivitas pajak secara elektronik lainnya.

Sertifikat elektronik yang diterima WP PKP bisa digunakan untuk mengakses layanan pajak elektronik diantaranya:

  • Permintaan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP)
  • Untuk membuat e-Faktur
  • Pembuatan e-Bupot 
  • Digunakan untuk mengakses e-Objection
  • Pengajuan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT oleh Wajib Pajak
  • Pengajuan pengungkapan ketidakbenaran perbuatan Wajib Pajak

Sertifikat Elektronik e-Faktur berisi identitas serta tanda tangan elektronik milik PKP.

Dokumen ini penting karena dalam perpajakan berfungsi sebagai otentikasi pengguna untuk mengakses layanan pajak elektronik, yang disediakan oleh Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan RI.

Ilustrasi membuat Faktur Pajak elektronik di aplikasi e-Faktur

 

Cara ‘Download’ Sertifikat Elektronik

Pengusaha yang baru dikukuhkan sebagai PKP, harus mempelajari bagaimana cara mengunduh Sertifikat Elektronik.

Sebab tanpa mempelajari cara mengunduh Sertifikat Elektronik, tidak jarang muncul kendala soal pelayanan pajak digital ini, seperti aplikasi yang gagal diakses, susah Login dan persoalan teknis lainnya.

Dengan begitu, mau tak mau PKP harus memahami bagaimana cara mengunduh dan harus memperbarui Sertifikat Elektronik.

Terlebih memiliki Sertifikat Elektronik adalah syarat mutlak jika ingin mengakses aplikasi e-Faktur dan layanan pajak elektronik lainnya.

Sertifikat Elektronik bisa diperoleh dengan cara mengunduh di aplikasi e-Nofa.

Note: Cek Penyebab e-Nofa Login Bermasalah dan Cara Mengatasinya

a. Aplikasi e-Nofa

e-Nofa adalah aplikasi yang ditujukan untuk melakukan permintaan NSFP.

Ketika ingin meminta NSFP, maka PKP akan diminta untuk mengunduh Sertifikat Elektronik melalui aplikasi e-Nofa tersebut.

Dengan begitu, ini bisa disebut satu proses yang saling terangkai.

e-Nofa DJP ini hanya bisa diakses melalui komputer yang kompatibel untuk menjalankan aplikasi  e-Nofa.

Dengan begitu, supaya komputer atau laptop PKP dapat menggunakan aplikasi e-Nofa dengan lancar, PKP harus menginstal Sertifikat Elektronik pada browser.

Langkah ini penting bagi PKP yang ingin melakukan permintaan NSFP secara online.

PKP bisa saja meminta NSFP dengan datang langsung ke KPP tempat PKP dikukuhkan, namun mendapatkan NSFP secara online jelas lebih menghemat waktu dan tenaga, apalagi jika lokasi kerja PKP jauh dari KPP.

Ilustrasi download Sertifikat Elektronik

b. Tutorial Download Sertifiikat Elektronik

Berikut detail ini tahapan untuk mengunduh Sertifikat Elektronik:

1. PKP harus mengajukan permohonan dengan melampirkan sejumlah dokumen yang dibutuhkan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat PKP dikukuhkan. Proses ini bisa dilakukan oleh direktur atau staf yang sudah tunjuk PKP dan namanya tertera dalam akta perusahaan.

2. PKP akan mendapatkan pemberitahuan melalui e-mail jika permohonannya disetujui.

3. Selanjutnya, log in ke aplikasi e-Nofa => menu Download Sertifikat Digital seperti gambar di bawah ini => klik unduh.

4. Klik pada menu Download Sertifikat Digital di menu.

5. Klik Save untuk menyimpan file tersebut di tempat yang diinginkan seperti pada gambar berikut.

6. Klik dua kali pada file yang sudah disimpan itu untuk memulai proses download atau instalasi ke perangkat yang digunakan PKP untuk mengakses aplikasi e-Faktur.

7. Saat muncul gambar seperti tabel berikut, klik Next

8. Ketika tampil form seperti di bawah ini, masukkan passphrase yang telah Anda isikan pada saat permintaan Sertifikat Elektronik sebelumnya, lalu klik next.

9. Selanjutnya akan muncul formulir untuk memasukan passphrase yang telah diminta pada saat permintaan sertifikat sebelumnya. Klik Next.

11. Klik Finish, proses download atau instalasi sertifikat elektronik selesai. PKP pun mendapatkan Sertifikat Elektronik yang sudah bisa dipergunakan atau Sertifikat Elektronik pajak telah terimport.

Cara ‘Update’ Sertifikat Elektronik

Untuk melakukan update Sertifikat Elektronik tahapannya sangat sederhana seperti berikut ini:

  1. Masuk ke aplikasi e-Faktur => pilih menu Referensi => klik Administrasi Sertifikat.
  2. Klik menu Open => pilih file Sertifikat Elektronik yang disimpan di perangkat PKP (komputer/laptop) => klik Simpan => isi passphrase => klik OK.

Penting untuk diperhatikan, file Sertifikat Elektronik jangan disimpan di flashdisk atau media eksternal lain.

  • Namun, simpanlah di komputer atau laptop dengan kondisi teknis yang mumpuni untuk menjalankan aplikasi perpajakan digital.
  • Selanjutnya, jika sertifikat user atau passphrase yang dimasukan tidak sesuai, maka akan muncul notifikasi pesan Error.

Jangan panik, klik tombol OK dan ulangi lagi. Jika berhasil atau passphrase sudah benar, maka akan tampil pemberitahuan ‘Patch Sertifikat Berhasil Diupdate’.

Bicara soal passphrase atau kata sandi, perlu diingat passphrase atau kata sandi ini bersifat rahasia, yang hanya dapat diketahui oleh PKP.

Untuk itu, PKP dianjurkan untuk menyimpan passphrase tersebut.

Apabila PKP lupa atau menghilangkan sandi itu, maka harus memasukkan surat permohonan pencabutan Sertifikat Elektronik ke KPP tempat PKP dikukuhkan.

Semua prosesnya dimulai lagi dari awal dan sama seperti saat mengajukan permohonan Sertifikat Elektronik pertama kali.

  • Apabila passphrase sudah benar, proses instalasi sudah selesai, maka akan muncul pemberitahuan “The import was successful”. Selanjutnya, tinggal klik “OK”.

Ilustrasi download dan update Sertifikat Elektronik

Sanksi jika Dokumen Pengajuan Sertifikat Elektronik Tidak Sah

Hal penting lainnya, apabila ada data di dokumen yang diserahkan ke KPP ternyata tidak sesuai dengan aslinya, baik itu sengaja atau tidak disengaja atau kesalahan yang dibuat dengan sadar memalsukan dokumen saat melakukan permohonan permintaan Sertifikat elektronik;

Maka DJP berwenang mencabut Sertifikat Elektronik yang diberikan pada PKP tersebut.

Sertifikat Elektronik yang sudah dicabut oleh DJP tidak dapat dipergunakan kembali untuk memperoleh layanan perpajakan secara elektronik yang disediakan oleh DJP.

Jadi, sebaiknya berhati-hati mengenai hal ini.

Selain itu, sebelum PKP mengajukan permohonan Sertifikat Elektronik, pastikan PKP tersebut memiliki kode aktivasi dan password serta mengaktifkan akun PKP.

Setelah urusan mendapatkan atau download maupun update Sertifikat Elektronik ini rampung, lakukan urusan perpajakan dengan cara yang lebih mudah dan simpel dengan aplikasi pajak online Klikpajak.id

Klikpajak.id adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi DJP yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Ilustrasi permohonan Sertifikat Elektronik dicabut

Apa yang Anda Dapatkan dengan Klikpajak?

Klikpajak merupakan aplikasi pajak berbasis web (web based) yang didukung dengan teknologi cloud sehingga bisa semakin memudahkan PKP melakukan semua aktivitas perpajakan hanya dalam satu platform di mana pun dan tanpa batas waktu.

Anda dapat menemukan semua kemudahan mengurus dan melakukan administrasi perpajakan melalui Klikpajak.

Berikut fitur-fitur pajak yang memudahkan Anda melakukan administrasi perpajakan menggunakan aplikasi pajak online mitra resmi DJP, Klikpajak.id.

a. Dapat Membuat e-Faktur Tanpa ‘Install’ Aplikasi

Karena berbasis web, Anda dapat membuat e-Faktur tanpa harus melakukan update atau menginstal aplikasi terlebih dahulu.

Seperti diketahui, mulai 1 Oktober 2020 DJP telah mewajibkan pengguna e-Faktur client desktop harus update e-Faktur 3.0 karena e-Faktur versi 2.2 telah ditutup.

Note: Ini perbedaan e-Faktur 3.0 dan e-Faktur 2.2.

Melalui e-Faktur Klikpajak, Anda tidak perlu repot-repot download patch terbaru e-Faktur ini karena Anda bisa langsung menggunakannya dan memanfaatkan fitur prepopulated e-Faktur pada versi 3.0 ini.

“Gunakan aplikasinya, biar Klikpajak yang mengurus sistemnya untuk mempermudah pembuatan e-Faktur hingga pelaporan SPT Masa PPN Anda.”

Di e-Faktur Klikpajak, Anda juga dapat mengelola Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan memperoleh Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN sesuai data yang diunggah ke DJP.

Bahkan pembuatan dan pengelolaan e-Faktur Anda semakin cepat karena salah satu kelebihan Klikpajak adalah terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari Simple Online Accounting Software.

Anda dapat menarik data langsung dari pembukuan atau laporan keuangan Jurnal.id tanpa harus keluar masuk platform lagi.

Tentu saja, hal ini semakin menghemat waktu Anda, bukan?

Untuk mengetahui bagaimana cara membuat e-Faktur, bayar PPN dan melaporkan SPT Masa PPN, lihat tutorialnya di SINI.

Lebih jelasnya bagaimana cara membuat:

  • Cara membuat Faktur Keluaran
  • Membuat Faktur Pengganti
  • Cara membuat Faktur Pajak Pembatalan
  • Membuat Faktur Pajak Retur
  • Cara menghapus ‘Draft’ Faktur Pajak

Berikut panduan langkah-langkah membuat berbagai jenis Faktur Pajak melalui e-Faktur ‘Online’.

Contoh fitur membuat Faktur Pajak di e-Faktur Klikpajak

b. Dapat Membuat Bukti Potong PPh 23/26 di e-Bupot Klikpajak

Klikpajak juga dilengkapi fitur e-Bupot yang memudahkan Anda menerbitkan Bukti Potong dan mengelola bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah.

Bahkan melalui fitur e-Bupot Klikpajak, Anda dapat langsung menarik data laporan keuangan elektronik yang akan dibuatkan bukti pemotongan pajaknya maupun pelaporan SPT PPh 23/26.

Wajib e-Bupot

Seperti diketahui, baik WP Pengusaha Kena Pajak (PKP) maupun Non-PKP yang melakukan transaksi yang mengharuskan membuat bukti pemotongan PPh 23/26 wajib menggunakan e-Bupot mulai 1 Oktober untuk masa pajak September 2020.

Wajib e-Bupot bagi WP PKP dan Non-PKP ini diatur dalam Kepdirjen Nomor KEP-368/PJ/2020 tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23/26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23/26 Berdasarkan PER-04/PJ/2017.

Note: Tutorial Langkah-Langkah Membuat Bukti Potong dan Lapor SPT PPh 23/26 di e-Bupot

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Berikut keunggulan e-Bupot Klikpajak yang dapat membantu bisnis perusahaan:

  • Pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak lebih mudah karena alur pembuatan yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly).
  • Penghitungan pajak otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.
  • Pengiriman bukti pemotongan pajak langsung ke lawan transaksi.
  • Bukti pemotongan serta pelaporan SPT Masa PPh 23/26 tidak perlu ditandatangani dengan tanda tangan basah.
  • Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan aman, baik di Klikpajak dan DJP.
  • e-Bupot Klikpajak juga terintegrasi dengan sistem pembukuan akuntansi online Jurnal.id, sehingga semakin mudah dalam pembuatan bukti potong.
  • e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan.
  • Layanan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui.
  • Fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data faktur pajak atas transaksi yang dilakukan.

Contoh fitur membuat bukti potong dan lapor SPT PPh Pasal 23/26 di e-Bupot Klikpajak

Membuat Kode Billing Sekaligus Bayar Pajak di e-Billing

Sebelum menyetor pajak, Anda perlu mendapatkan Kode Billing atau ID Billing terlebih dahulu dari DJP sebagai syarat untuk membayar pajak.

Melalui e-Billing Klikpajak, Anda dapat membuat Kode Billing untuk semua jenis Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) dengan mudah dan gratis.

Semua riwayat ID Billing dan SSP akan tersimpan dengan aman sesuai jenis dan masa pajak yang diinginkan.

Begitu juga Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) juga akan disimpan dengan rapi dan aman pada Arsip Pajak di Klikpajak.

Sistem e-Billing akan membimbing Anda mengisi Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan benar sesuai transaksi.

“Klikpajak akan menerbitkan ID Billing Anda resmi dari DJP dan Anda dapat langsung membayar pajak tanpa harus keluar dari platform. Karena e-Billing Klikpajak terintegrasi dengan bank persepsi yang ditunjuk DJP untuk menerima pembayaran/setoran pajak.”

Setelah pembayaran pajak selesai, Anda akan langsung menerima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) resmi dari DJP.

Note: Langkah-langkah cara membuat Kode Billing dan Bayar Billing, selengkapnya lihat di SINI.

c. Lapor SPT Pajak di e-Filing Klikpajak Gratis!

Melalui e-Filing Klikpajak, Anda dapat melaporkan semua jenis SPT Tahunan/Masa dengan langkah-langkah yang mudah.

Lapor SPT pajak di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya, seperti:

  • SPT Tahunan Pajak Badan
  • SPT Masa (Bulanan) Pajak
  • SPT Tahunan Pajak Pribadi

Setelah menyampaikan SPT Pajak, Anda akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP, yang berisi:

  • Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Tanggal pembuatan BPE
  • Jam pembuatan BPE
  • Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak, Anda juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Note: Tutorial Cara Lapor SPT Pajak di e-Filing

Mudah Lihat Batas Waktu Bayar dan Lapor Pajak

Tak perlu bingung kapan waktunya harus membayar dan melaporkan pajak Anda tepat waktu.

Hindari sanksi atau denda telat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan pajak pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.

Bagaimana dengan keamanan data?

Tenang, Anda dapat menyimpan berbagai riwayat pembayaran atau bukti pelaporan pajak maupun aktivitas pajak lainnya dengan nyaman, karena keamanan dan kerahasiaan data terjamin.

Sebab Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Sehingga Anda tidak perlu khawatir kehilangan bukti bayar atau lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Ilustrasi sistem keamanan cloud yang berlapis

Mudah Urus Administrasi Perpajakan karena Terhubung Jurnal.id

Agar semakin mudah dan praktis dalam melakukan administrasi perpajakan Anda, gunakan juga pembukuan dan laporan keuangan dalam aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Karena aplikasi pajak online Klikpajak.id terintegrasi dengan aplikasi akuntansi online Jurnal.id.

Anda dapat menarik data transaksi dalam laporkan keuangan untuk langsung dibuatkan Faktur Pajaknya maupun Bukti Pemotongan pajaknya serta langsung saat diperlukan untuk melaporkan SPT pajaknya dengan cepat dalam satu platform.

Integrasi dengan Jurnal by Mekari ini merupakan teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian keuangan (accounting) lebih cepat dan mudah.

Jurnal.id adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Dan lainnya yang memudahkan Anda mengelola faktur, biaya, stok barang, cash link atau transfer langsung dalam aplikasi, hingga melihat ringkasan bisnis dari smartphone Anda.

Note: Ingin mengetahui bagaimana integrasi aplikasi akuntansi online Jurnal.id dan aplikasi pajak online Klikpajak.id ini semakin mempermudah urusan Anda, selengkapnya lihat di SINI.

Contoh fitur aplikasi akuntansi online Jurnal.id yang terintegrasi dengan aplikasi pajak online Klikpajak.id

Tim ‘Support’ Klikpajak Selalu Siap Membantu Anda!

“Fitur Klikpajak membantu mempermudah urusan perpajakan bagi Anda para pelaku usaha, konsultan pajak, maupun bagi Anda yang berprofesi pada bagian keuangan atau sebagai tax officer di perusahaan.”

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak akan membantu Anda dalam menghitung, membayar dan melaporkan pajak Anda.

Tinggal klik, semua urusan pajak Anda selesai dalam sekejap!

Ingin melihat bagaimana Klikpajak dapat membantu bisnis atau aktivitas Anda dalam membuat Faktur Pajak, Bukti Pemotongan pajak, penyampaian SPT Tahunan/Masa PPh dan PPN, serta berbagai aktivitas perpajakan lainnya secara efektif yang dapat menghemat banyak waktu Anda?

“Jangan segan menghubungi kami, karena kami senang berbicara dengan Anda. Jadwalkan demo dan kami dapat menunjukkan caranya untuk memudahkan Anda. Klikpajak mengerti yang Anda butuhkan.”

Cukup daftarkan email Anda di www.klikpajak.id dan temukan bagaimana Anda dapat melakukan urusan pajak dengan sangat menyenangkan. Lebih mudah dari sekadar yang Anda bayangkan.


PUBLISHED05 Nov 2020
Fitriya
Fitriya

SHARE THIS ARTICLE: