Keterangan Lengkap Kode Akun Pajak PPN untuk Pembayaran Pajak

Keterangan Lengkap Penggunaan Kode Akun Pajak PPN untuk Pembayaran Pajak Online

Sistem pembayaran pajak secara online memerlukan kode-kode tertentu yang dimasukkan ke dalam kolom yang tersedia untuk mengidentifikasi jenis setoran atau pembayaran yang akan dilakukan oleh wajib pajak. Terdapat dua jenis kode, yakni kode akun pajak dan kode jenis pajak. Keduanya digunakan untuk mengidentifikasikan jenis pajak dan jenis SPT yang dilaporkan, misalnya untuk Kode Akun Pajak PPN SPT Masa akan dituliskan 41121-100.

Kode 41121 merupakan kode khusus untuk melakukan pembayaran Pajak Pertambahan Nilai, sedangkan kode 100 di belakangnya merupakan kode untuk menunjukkan bahwa yang ditujukan adalah SPT Masa.

Pengenalan dan penggunaan kode-kode ini memungkinkan wajib pajak untuk melakukan pembayaran dan pelaporan dengan lebih mudah dan ringkas, sehingga potensi terjadinya kesalahan lebih kecil. Hal ini akan terasa ketika wajib pajak melakukan kesalahan, dan harus melakukan proses pemindahbukuan yang cukup menyita waktu.

Dalam prakteknya, kode akun pajak dan kode jenis setoran akan diaplikasikan pada pengisian formulir surat setoran elektronik e-Billing untuk membayarkan pajak secara online. Jika wajib pajak pernah melakukan proses transaksi di aplikasi e-Billing, maka data dan kode yang digunakan akan terekam secara otomatis sehingga memudahkan proses pembayaran selanjutnya.

[adrotate banner=”3″]

Kode yang Digunakan dalam Transaksi e-Billing

Sebenarnya terdapat banyak kode yang digunakan, karena masing-masing transaksi dan masing-masing pajak memiliki kode tersendiri. Selain itu, kode ini juga akan dibedakan berdasarkan jenis setoran yang dilakukan. Dengan satu jenis pajak saja, bisa terdapat belasan kode yang digunakan untuk masing-masing jenis setoran yang berbeda.

Pada artikel ini secara khusus akan dibahas mengenai kode akun pajak PPN, dimana meliputi  PPN Impor dan PPN Lainnya yang digunakan dalam e-Billing.

PPN Impor

Jenis pajak Kode Akun Pajak Kode Jenis Pajak Jenis Setoran
PPN Impor 411212 100 Setoran Masa PPN Impor
PPN Impor 411212 199 Pembayaran Pendahuluan Surat Ketetapan Pajak PPN Impor
PPN Impor 411212 300 Surat Tagihan Pajak PPN Impor
PPN Impor 411212 310 Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar PPN Impor
PPN Impor 411212 320 Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan PPN Impor
PPN Impor 411212 390 Pembetulan atas Surat Keputusan Pembetulan, Surat Keputusan Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan Peninjauan Kembali
PPN Impor 411212 500 PPN Impor atas pengungkapan ketidakbenaran
PPN Impor 411212 501 PPN Impor atas Penghentian Penyidikan Tindak Pidana
PPN Impor 411212 511 Sanksi Denda Administrasi Berupa Denda atas Penghentian Penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan
PPN Impor                 . 411212 510 Sanksi Administrasi Berupa Denda atau Kenaikan atas Pengungkapan Ketidakbenaran Pengisian SPT PPN
PPN Impor 411212 900 Pemungut PPN Impor

PPN Lainnya

Jenis Pajak Kode Akun Pajak Kode Jenis Pajak Jenis Setoran
PPN Lainnya 411219 100 Setoran Masa PPN Lainnya
PPN Lainnya 411219 300 Surat Tagihan Pajak PPn Lainnya
PPN Lainnya 411219 310 Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar PPN Lainnya
PPN Lainnya 411219 320 Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan PPN Lainnya
PPN Lainnya 411219 390 Pembayaran atas Surat Keputusan Pembetulan, Surat Keputusan Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan Peninjauan Kembali
PPN Lainnya 411219 500 PPN Lainnya atas Pengungkapan Ketidakbenaran
PPN Lainnya 411219 501 PPN Lainnya atas Penghentian Penyidikan Tindak Pidana
PPN Lainnya 411219 510 Sanksi Administrasi berupa Denda atau Kenaikan atas Pengungkapan Ketidakbenaran Pengisian SPT PPN
PPN Lainnya 411219 511 Sanksi Denda Administrasi berupa Denda atas Penghentian Penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan

Setiap kode di atas perlu dimasukkan, sesuai dengan keperluan dan setoran yang akan dilakukan oleh wajib pajak. Cermati setiap kodenya, karena jika Anda salah memasukkan satu angka saja dapat membuat pembayaran yang dimaksud tidak dapat terlaksana, dan berakibat pada pengulangan proses pembayaran melalui e-Billing.

Untuk keperluan pembayaran wajib pajak bisa menggunakan kanal resmi dari DJP, atau menggunakan kanal swasta yang telah menjadi mitra resmi DJP. Selain sama-sama sah dan valid, pembayaran yang dilakukan melalui sistem pelayanan pajak swasta biasanya lebih cepat, karena kepadatan server yang jauh lebih rendah daripada kanal resmi milik DJP.

Pembayaran terkait PPN, juga sebenarnya masih berkaitan dengan PPnBM, namun bahasan terkait PPnBM akan dilakukan pada kesempatan lain agar setiap kode bisa lebih mudah dipahami dan mengurangi kebingungan wajib pajak dalam menggunakan kode tersebut.

Kode akun pajak, perlu dipahami agar pembayaran yang dilakukan berjalan dengan lancar. Wajib pajak juga dapat menggunakan layanan swasta seperti Klikpajak untuk melakukan pembayaran pajak. Sistem dan prosedurnya tidak berbeda jauh. Bahkan setelah pembayaran yang dilakukan, wajib pajak dapat menyimpan arsip pembayaran secara otomatis dan terhubung pada akun Klikpajak yang dimiliki. Coba gratis di sini sekarang juga.

[adrotate banner=”8″]


PUBLISHED08 Mar 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: