Error dengan Kode ETAX 60011 dan Solusinya - Klikpajak

Error dengan Kode ETAX 60011 dan Solusinya

Penggunaan e-Faktur dalam rangka transaksi barang dan jasa kena pajak kini sudah menjadi hal yang umum. Selain lebih praktis, e-Faktur juga banyak memudahkan kedua belah pihak dalam melakukan transaksi hingga pelaporan, sehingga akan menguntungkan. Namun demikian, bagaimana jika terjadi error ETAX 60011 atau ETAX kode lain? Pernahkan Anda mengalaminya?

Kesalahan pada e-Faktur memang terkadang masih terjadi. Penyebabnya beragam, mulai dari koneksi internet yang tidak stabil, aplikasi e-Faktur yang belum diperbaharui, hingga kesalahan input data yang diperlukan pada setiap kolom e-Faktur. Pada artikel ini akan membahas secara khusus mengenai salah satu kode error, yakni ETAX 60011 yang muncul pada aplikasi e-Faktur.

Faktur Pajak

Seperti yang sudah diketahui, transaksi barang atau jasa kena pajak yang dilakukan di Indonesia wajib melibatkan pencatatan PPN pada faktur pajak. Kini, bentuk faktur pajak sudah menjadi digital dan dibuat melalui e-Faktur. Dengan demikian, baik pembeli maupun penjual dapat secara langsung membuat dan memeriksa faktur pajak yang dilibatkan dalam transaksi.

Misalnya saja ketika Anda harus membuat e-Faktur keluaran setelah transaksi barang atau jasa kena pajak yang Anda lakukan, Anda memiliki kewajiban untuk membayar sejumlah beban Pajak Pertambahan Nilai atas faktur yang Anda keluarkan dalam transaksi tersebut. Ketika pembayaran sudah dilakukan di Bank atau tempat lain, maka Anda akan mendapat bukti setor pajak, dimana terdapat Nomor Transaksi Penerimaan Negara atau NTPN. Kode ini merupakan bukti yang digunakan untuk melakukan input SPT pada aplikasi e-Faktur.

Error pada Aplikasi e-Faktur

Jika semua berjalan lancar, maka Anda tidak akan menemui masalah dan kewajiban perpajakan Anda sudah terlaksana secara sah. Namun, ketika terjadi error terkait beberapa hal, tentu kewajiban Anda sebagai wajib pajak akan terhambat. Salah satu error yang sering muncul adalah ETAX 60011, dengan keterangan ‘Gagal menyimpan SSP’. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Terjadinya error pada aplikasi ini biasanya dikarenakan terjadinya kesalahan pada bagian input data. Tentu saja, sebelum menduga hal ini, Anda sebaiknya memastikan beberapa penyebab yang disampaikan pada bagian awal artikel tadi seperti kondisi sambungan internet, versi dari aplikasi e-Faktur dan keadaan teknis lainnya.

Bagian dimana sering terjadi kesalahan input adalah bagian kolom NTPN. NTPN terdiri dari kombinasi huruf dan angka sebanyak 15 hingga 16 digit. Kode ini tercantum dalam bukti pembayaran pajak yang Anda terima ketika selesai membayarkan Pajak Pertambahan Nilai di Bank atau Kantor Pos atau tempat lain yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Kode ini kemudian harus dimasukkan secara tepat sesuai dengan apa yang diterbitkan tempat pembayaran, agar proses dapat dilanjutkan. Sialnya, karena kendala teknis terkadang kode yang tertera dan tercetak sulit diidentifikasi dan dipastikan. Hal ini yang biasanya menjadi penyebab utama munculnya kode error ETAX 60011 pada aplikasi e-Faktur.

Solusi Problem Error

Untuk menyiasati hal ini, sebenarnya ada cara mudah yang bisa Anda lakukan. Anda bisa melakukan pemeriksaan kode NTPN pada situs SSE dan memeriksa kode NTPN di sana. Yang harus Anda lakukan adalah langkah berikut.

  • Login dengan identitas akun yang Anda miliki (kombinasi NPWP dan password).
  • Kemudian klik pada menu ‘View Data’ dan lakukan konfirmasi NTPN.
  • Pada bagian ‘NOP’ isikan dengan NPWP lawan transaksi Anda.
  • Pada bagian ‘Filter berdasarkan’ pilih ‘Kode Billing’, karena yang Anda miliki adalah Kode Billing dan Anda ingin memastikan NTPN yang benar.
  • Klik ‘Verifikasi’, dan akan ditampilkan data lengkap terkait transaksi yang Anda lakukan.

Anda dapat melihat secara jelas kode NTPN yang benar pada data yang ditampilkan di atas. Jika ingin mengurangi resiko kesalahan memasukkan NTPN, Anda juga bisa melakukan copy-paste pada NTPN tersebut untuk ditempel pada formulir yang tadi mengalami error.

 

Sebenarnya error yang terjadi pada administrasi perpajakan sebagian besar dikarenakan oleh kesalahan dari faktor manusia. Kesalahan memasukkan satu karakter kode saja, bisa menyebabkan error muncul dengan berbagai kode. Yang harus diingat adalah Anda tidak perlu cemas, selama memiliki bukti atas transaksi yang Anda lakukan dan transaksi dilakukan sesuai aturan, semua dapat dilacak kembali untuk diperbaiki.

Kehadiran e-Faktur didukung dengan banyak aplikasi dan layanan lain dari DJP, seperti misalnya saja e-Nofa, yang berfungsi sebagai kanal penerbitan nomor faktur, dan e-Billing serta e-Filing. Setiap kanal ini dibuat agar pelaksanaan administrasi pajak lebih mudah dan praktis.

Klikpajak selaku mitra resmi dari DJP, juga hadir untuk memudahkan kewajiban perpajakan Anda. Fitur hitung, bayar/setor dan lapor yang dimiliki Klikpajak telah terverifikasi oleh DJP sehingga setiap prosesnya valid. Selain itu Anda juga akan mendapatkan arsip data sistematis secara khusus, yang memberikan kemudahan pelacakan transaksi perpajakan Anda. Segera daftarkan akun Klikpajak Anda dan mulai administrasi perpajakan secara praktis!


PUBLISHED08 Jul 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: