e-Nofa Dan Solusi Error Permintaan NSFP Elektronik - Klikpajak

e-Nofa Dan Solusi Error Permintaan NSFP Elektronik

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah mewajibkan seluruh Pengusaha Kena Pajak (PKP) di Indonesia untuk menggunakan e-Faktur per 1 Juli 2016. e-Faktur merupakan aplikasi pelaporan pajak secara online yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak. Melalui aplikasi ini, PKP akan dengan mudah melaporkan transaksi perpajakan perusahaannya. Namun ternyata masih ada perusahaan yang merasa kebingungan dalam menggunakan e-Faktur, khususnya saat diminta memasukkan password. Untuk membuat e-Faktur pajak online, Anda harus memiliki kode aktivasi, password dan passphrase untuk mendapatkan sertifikat elektronik serta mengajukan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) elektronik atau e-Nofa.  Di bawah ini adalah penjelasan tentang e-Nofa dan kode-kode lainnya yang harus Anda pahami termasuk solusi error permintaan NSFP elektronik.

Persiapan Menggunakan e-Faktur

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda persiapkan terlebih dahulu sebelum menggunakan e-Faktur:

  1. Lengkapi formulir dan persyaratan yang diperlukan seperti Surat Permintaan Sertifikat Elektronik, Surat Permohonan Kode Aktivasi dan Password, serta Surat Permohonan Aktivasi Akun PKP.
  2. Datangi langsung KPP sesuai tempat Anda sebagai PKP terdaftar.
  3. Lakukan aktivasi akun PKP Anda di KPP sesuai tempat PKP terdaftar dengan membawa Surat Penyetujuan Kode Aktivasi dan Password dari DJP, serta Surat Permohonan Aktivasi Akun PKP.
  4. Melakukan permintaan NSFP pada website e-Nofa Pajak
  5. Setelah selesai, barulah Anda dapat membuat e-Faktur.

Apa Pengertian e-Nofa?

e-Nofa adalah sebuah website permohonan NSFP yang dibuat oleh DJP untuk mempermudah PKP dalam melakukan permintaan NSFP yang sebelumnya dilakukan secara manual. e-Nofa pajak ini telah diatur dalam ketetapan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-17/PJ/2014 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-24/PJ/2012 tentang Bentuk, Ukuran, Tata Cara Pengisian Keterangan Prosedur Pemberitahuan dalam Rangka Pembuatan, dan Tata Cara Pembetulan atau Penggantian, serta Tata Cara Pembatalan Faktur Pajak. Beberapa perubahannya adalah sebagai berikut:

  1. PKP harus membuat faktur pajak dengan kode dan NSFP, yaitu terdiri dari 16 digit yang terdiri dari dua digit Kode Transaksi, satu digit Kode Status, serta 13 digit nomor faktur pajak yang telah ditentukan DJP.
  2. NSFP dapat diperoleh PKP sesuai dengan tata cara yang telah ditentukan. Sebagai contoh, untuk tahun 2018, nomor faktur pajak akan dimulai dari 000.18.00000001 dan seterusnya.
  3. Nomor faktur pajak yang digunakan untuk penerbitan faktur pajak dalam tahun yang sama dengan dua digit tahun penerbitan yang tertera di dalam NSFP.

Istilah dalam e-Nofa

a. Kode Aktivasi dan Password e-Nofa

Kode aktivasi dan password e-Nofa adalah dua hal yang akan didapatkan oleh PKP ketika permohonan aktivasi akunnya telah diterima. Kode aktivasi akan dikirimkan ke alamat korespondensi PKP sekaligus untuk menguji kebenaran alamat. Sedangkan password e-Nofa akan dikirimkan melalui email PKP yang telah terdaftar.

Kode aktivasi digunakan untuk mengaktivasi aplikasi e-Faktur untuk pertama kalinya. Kode aktivasi ini juga dapat dilihat pada menu profile pada akun PKP Anda di efaktur.pajak.go.id. Di sana terdapat dua jenis kode, yaitu “kode aktivasi” dan “kode aktivasi e-Faktur desktop”. Pada awalnya dua kode ini sama identik. Namun apabila Anda melakukan reset aplikasi e-Faktur, maka akan terbentuk kode baru untuk “kode aktivasi e-Faktur desktop”. Kode baru inilah yang dapat digunakan untuk aktivasi ulang e-Faktur Anda yang sudah direset.

b. Passphrase

Passphrase merupakan serangkaian angka dan/atau huruf dan/atau karakter tertentu yang digunakan untuk melakukan instalasi Sertifikat Elektronik. Passphrase ini merupakan password yang Anda buat ketika mendaftarkan Sertifikat Elektronik. Fungsi utama passphrase adalah untuk mengaktivasi e-Faktur, karena salah satu rangkaian proses aktivasi e-Faktur adalah memasukkan sertifikat Elektronik. Ketika Sertifikat Elektronik dimasukan, maka Anda akan diminta untuk memasukkan passphrase agar Anda dapat melanjutkan proses instalasi. Selain itu, passphrase juga berfungsi untuk menginstal Sertifikat Elektronik pada browser untuk dapat meminta nomor faktur.

c. Captcha

Captcha merupakan suatu bentuk uji tantangan-tanggapan (challenge-response test) yang digunakan dalam perkomputeran untuk memastikan bahwa jawaban tidak dihasilkan oleh suatu komputer. Captcha dapat digunakan sebagai salah satu rangkaian penyelesaian aktivasi aplikasi e-Faktur. Selain itu, captcha juga dapat digunakan untuk upload faktur dan dimasukkan secara bersamaan dengan password e-Nofa.

Persyaratan Menggunakan Aplikasi e-Nofa

Sebelum Anda mengajukan permohonan NFSP elektronik atau e-Nofa, pastikan Anda telah memenuhi persyaratan berikut ini:

  1. Anda sebagai pemohon adalah yang berstatus sebagai Wajib Pajak Badan dengan omzet di atas Rp4,8 miliar dalam satu tahun. Sedangkan pengusaha yang memiliki omzet di bawah Rp4,8 miliar dalam satu tahun dapat memilih untuk menjadi PKP atau non PKP.
  2. Memiliki kode aktivasi dan password yang telah diberikan oleh DJP.
  3. Memiliki Sertifikat Elektronik yang sebelumnya telah diajukan ke kantor pelayanan pajak (KPP) tempat Wajib Pajak terdaftar dan telah disetujui oleh DJP. Masa berlaku Sertifikat Elektronik tersebut yaitu 2 tahun sejak diberikan.

Fungsi Password e-Nofa

Ada beberapa fungsi utama password e-Nofa yaitu untuk login ke akun e-Nofa di efaktur.pajak.go.id. Selain itu, password e-Nofa juga berfungsi untuk proses registrasi aplikasi e-Faktur untuk pertama kali dan untuk menjalankan menu upload pada e-Faktur pajak yang telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP).

Permintaan Nomor Seri Faktur Pajak Secara Online

e-Nofa pajak merupakan sebuah aplikasi pajak untuk mendapatkan NSFP elektronik yang akan digunakan pada e-Faktur. Untuk mengajukan permintaan NSFP elektronik melalui e-Nofa, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan seperti berikut ini:

  1. Langkah pertama akses dan masuk pada situs efaktur.pajak.go.id/login

  2. Kemudian Anda dapat memasukan NPWP dan password

  3. Setelah berhasil login, klik tombol pilihan “PERMINTAAN NSFP” yang terdapat pada bagian kiri

  4. Lalu isilah data yang diminta dengan benar, dan setelah menyelesaikan permintaan data klik “PROSES”.

Jumlah permintaan NSFP elektronik yang dapat Anda ajukan berdasarkan jumlah invoice atau faktur komersial yang diterbitkan dalam tiga bulan terakhir. Apabila NSFP elektronik sudah habis, Anda dapat mengajukan permintaan kembali melalui e-Nofa pajak.

Solusi Mengatasi Error Saat Permintaan NSFP Elektronik

Pada saat permintaan NSFP elektronik atau e-Nofa, terkadang ada permasalahan yang dialami oleh wajib pajak. Permasalahan tersebut diantaranya; Sertifikat Elektronik belum terinstal pada browser, belum melakukan laporan SPT Masa PPN selama 3 bulan, dan Sertifikat elektronik bermasalah. Sebagai contoh, pada saat permintaan NSFP elektronik muncul keterangan “Sertifikat Elektronik Yang Anda Gunakan Tidak Valid”. Apabila Anda mengalami error seperti contoh tersebut, ada beberapa solusi yang bisa Anda lakukan:

  1. Pertama, Anda harus mengecek apakah Sertifikat Elektronik yang Anda miliki sudah kadaluarsa. Jika sudah kadaluarsa, maka Anda harus segera mengajukan pembaruan Sertifikat Elektronik ke KPP tempat Anda terdaftar.
  2. Apabila setelah dicek, ternyata Sertifikat Elektronik Anda masih berlaku namun Anda tetap tidak bisa minta NSFP elektronik, maka solusi selanjutnya adalah Anda dapat mengganti Sertifikat Elektronik yang terinstal pada browser Anda. Sertifikat Elektronik yang baru bisa Anda download di e-Nofa online.
  3. Setelah berhasil mengunduh, jangan langsung dibuka ataupun di-rename. Namun Anda harus menyimpannya lalu lakukan install ke browser.

Laporkan SPT Masa PPN Anda Segera Bersama Klikpajak

Setelah mengetahui dan memahami mudahnya cara meminta Nomor Seri Faktur Pajak melalui aplikasi e-Nofa, Anda akan merasakan banyak keuntungannya sebagai Pengusaha Kena Pajak. Baik dari segi waktu maupun biaya dalam mengurus permohonan Nomor Seri Faktur Pajak. NSFP disertakan dalam penerbitan faktur pajak yang wajib diurus oleh Pengusaha Kena Pajak dalam segala transaksinya. Selain itu, Pengusaha Kena Pajak juga diwajibkan untuk melaporkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang telah dicantumkan di dalam faktur pajak.

Penyampaian faktur pajak melalui eFaktur merupakan terobosan DJP untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) dalam melaporkan jumlah pajak yang harus dibayarkan. Anda tidak perlu lagi mengantre untuk membuat faktur pajak dan melakukan pelaporan SPT Masa PPN. Tata cara pembuatan faktur pajak elektronik dan pembuatan SPT Masa PPN secara prosedur sama dengan tata cara pembuatan faktur pajak dan SPT Masa PPN manual. Secara umum, tahapan yang harus dilalui adalah: Register Aplikasi, Registrasi User, Administrasi Faktur dan Pembuatan SPT Masa PPN.

Pembayaran dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dapat dilakukan melalui Klikpajak. Layanan Perpajakan Online dari Klikpajak membantu para Pengusaha Kena Pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakan secara mudah, cepat, dan praktis. Segera penuhi kewajiban pajak Anda dan dapatkan Bukti Penerimaan Elektronik yang SAH dan GRATIS selamanya. Daftarkan diri Anda sekarang juga di Klikpajak!


PUBLISHED08 May 2019
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: